Jurnal GENERIC
Not a member yet
60 research outputs found
Sort by
Analisis Perbandingan Load Balancing Web Server Tunggal Dengan Web Server Cluster menggunakan Linux Virtual Server
Virtual server adalah server yang mempunyai skalabilitas dan ketersedian yang tinggi yang dibangun diatas sebuah cluster dari beberapa real server. Real server dan load balancer akan saling terkoneksi baik dalam jaringan lokal kecepatan tinggi atau yang terpisah secara geografis. Load balancer dapat mengirim permintaan-permintaan ke server yang berbeda dan membuat paralel service dari sebuah cluster pada sebuah alamat IP tunggal dan meminta pengiriman dapat menggunakan teknologi IP load balancing atau level aplikasi teknologi load balancing. Linux Virtual Serverjuga mampu memeratakan beban request / paket dari client kepada beberapa Real-Server yang telah ter-clusterdan terintegrasi pada sebuah Virtual-Service
Enhanced Self Organizing Map and Particle Swarm Optimization for Classification
Hybrid technique for Self Organizing Map and Particle Swarm Optimization approach is commonly implemented in clustering area. In this paper, a hybrid approach that is based on Enhanced Self Organizing Map and Particle Swarm Optimization (ESOM/PSO) for classification is proposed. Enhanced Self Organization map which based on Kohonen network structure is to improve the quality of the data classification and labeling. New formulation of hexagonal lattice area is used for the enhancement Self Organizing Map structure. The proposed hybrid ESOM/PSO algorithm uses PSO to evolve the weights for ESOM. The weights are trained by ESOM in the first stage. In the second stage, they are optimized by PSO. In the proposed algorithm, the result is measured by usin
Pengembangan Sistem Pakar Identifikasi Hama dan Penyakit Tanaman Kelapa
Menurunnya tingkat produksi kelapa, sebagai salah satu komoditi ekspor, yang disebabkan karena adanya serangan hama dan penyakit yang tidak pernah berakhir. Sistem pakar ini berfungsi sebagai alat bantu untukmengidentifikasi jenis hama dan penyakit pada tanaman kelapa serta cara penganggulangannya, berdasarkan gejala kerusakan yang terlihat pada bagian luar tanaman, seperti batang, daun, bunga, dan buah. Sistem pakar identifikasi hama dan penyakit tanaman kelapa ini dikembangkan dengan menggunakan Prolog, yang merupakan bahasa pemrograman deklaratif, di mana masalah akan diselesaikan secara deduktif, yaitu dari beberapa fakta dan aturan akan diturunkan suatu kesimpulan sebagai jawaban. Hasil yang diperoleh adalah solusi dari permasalahan tanaman kelapa disertai keterangan dan cara penanggulangannya. Dengan adanya sistem ini, keberadaan seorang pakar di bidang pertanian, khususnya tanaman kelapa, dapat digantikan sehingga penurunan tingkat produksi kelapa dapat diatasi
Penerapan Relasi Komposi Samar dalam Pendiagnosisan Suatu Penyakit
Pendiagnosisan suatu gejala penyakit oleh dokter merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan jenis penyakit yang diderita oleh seorang pasien. Kekurangtepatan dalam pendiagnosisan penyakit akan mengakibatkan terapi atau pengobatan yang salah. Kesalahan ini dapat terjadi oleh pemikiran subjektif seorang dokter terhadap gejala-gejala penyakit yang diderita oleh pasien, sehingga hasil diagnosis dari beberapa dokter berkemungkinan berbeda. Pemikiran subjektif ini memerlukan penafsiran yang konsisten dengan menggunakan relasi komposisi samar antara gejala-gejala suatu penyakit yang diderita oleh pasien yang berperanan besar terhadap hasil diagnosis penyakit seorang pasien. Berdasarkan penerapan tiga relasi komposisi samar pada 10 orang pasien, diperoleh hasil yang sama untuk relasi komposisi max-min dan min-max, sedangkan pada relasi komposisi maxprod terdapat hasil yang berbeda
Menekan Tingkat Ber Pada Sistem Komunikasi Direct-Sequence CDMA(DS-CDMA) Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Transient Chaos
Sistem penerima konvensional pada sistem komunikasi DS-CDMA, terjadi degradasi kinerja akibat perbedaan daya dengan sinyal penginterferensi yang tinggi (Nearto-Far) dan nilai korelasi silang kode user yang berbeda tidak nol, yang mengakibatkan Multiple Access Interference (MAI). Jaringan Saraf Tiruan Transient Chaos (TCNN), sangat potensial untuk mengatasi permasalahan MAI dan Near-to-Far pada penerima konvensional DS-CDMA. Sistem penerima Jaringan Saraf Tiruan Transient Chaos (TCNN) dapat diturunkan dengan memanfaatkan fungsi Likelihood. Dengan fungsi Likelihood tersebut akan diperoleh fungsi energi atau fungsi cost dari sistem penerima multiuser DS-CDMA. Fungsi energi sistem penerima multiuser DS-CDMA diselesaikan dengan algoritma TCNN. Pengujian dilakukan dengan simulasi komputer untuk membandingkan kinerja penerima TCNN dengan konvensional. Hasil simulasi, dapat dilihat bahwa sistem penerima Jaringan Saraf Tiruan Transient Chaos dapat memberikan perbaikan kinerja dibandingkan sistem penerima konvensional (Mathced Filter). Perbaikan kinerja penerima TCNN sebesar 85.092 % pada kondisi E1/No = 6dB , Near-to-Far E2/E1 = 6dB , tetapi memerlukan tambahan waktu 0.4845 sekon-per-iterasi algoritma TCNN. Kata Kunci— Likelihood, Matched Filter, Multiple Access Interference, Near-to-Fa
Perencanaan Model Arsitektur Bisnis, Arsitektur Sistem Informasi, dan Arsitektur Teknologi Informasi Dengan Menggunakan TOGAF: Studi Kasus BAKOSURTANAL
The Information Technology was rapidly developed and it has affected on developing business. Information Technology is a necessary in BAKOSURTANAL to support some business in relation with data and spatial information. Users will get the advantage of easy and fast access to data and spatial information. The enterprise architecture takes role to support company, by facilitating the technology and process structure such as fundamental in information technology strategy. Enterprise architecture planning should be managed based on standardize framework in accordance to the world wide basic architecture framework reference. Architecture framework will accelerate and simplify the development of enterprise architecture, ascertaining comprehensive coverage of solutions, ensure that the result of enterprise architecture is in line with the growth of BAKOSURTANAL. This paper will study through the standard configuration of enterprise architecture. There are several framework of enterprise architecture e.g.: Zachman Framework, TOGAF (The Open Group Architecture Framework), etc. The result of this research showed that the most suitable enterprise architecture framework for BAKOSURTANAL’s blueprintdevelopment and to propose enterprise architecture model (business architecture, information system architecture, technology architecture) and to give suggestion or recommendation on technical basics shall be implemented as the architecture has been chosen
Pengembangan Perangkat Lunak Pembangkit Geometri Fraktal Berbasis Bilangan Kompleks (PLFraKom)
In fractal geometry, object is drawn using iterativealgorithm. Fractal has self similarity by nature, such that each part of fractal is similar to the bigger part, but in different scale. Fractal generation process is done by iteration toward certain mathematic function. One of the mathematic function is the complex number-based one. The methodology used in developing this software is waterfall model. The design used functional model, that is DFD (Data Flow Diagram). PLFraKom software is developed in Microsoft Windows programming environment. Programming language used here is Borland C++ Builder 6.0. This software has produce the desired output, such as fractal image generation
Penggunaan DLL Untuk Meningkatkan Modularitas dan Portabilitas Perangkat Lunak Yang Dikembangkan Dengan Paradigma Berorientasi Objek
Penggunaan DLL Untuk Meningkatkan Modularitas dan Portabilitas Perangkat Lunak Yang Dikembangkan Dengan Paradigma Berorientasi Obje
Desain dan Pembuatan Alat Pendeteksi Golongan Darah Menggunakan Mikrokontroler
Sebuah mikrokontroler ATMEGA 8535 dirancang untuk tujuan pendeteksi golongan darah otomatis yang portable sehingga mudah dibawa serta digunakan, dalam pengujiannya metode yang digunakan adalah metode ABO. Untuk mendesain alat, desain framework menjadi landasan dalam pemikiran konsep, selanjutnya diterjemahkan dalam bentuk sket desain dan CAD desain. Langkah selanjutnya adalah perakitan komponen dari segi perangkat keras dan pembuatan program (software). Untuk perangkat keras yang menjadi inti sistem adalah sensor yang memanfaatkan sistem LED dan LDR sedangkan bahasa yang digunakan adalah bahasa C. Pada proses pengujian alat dilakukan menggunakan cara statistik, yaitu dengan mengukur waktu pengujian untuk mendapatkan nilai rata-rata. Nilai rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mendeteksi golongan darah adalah 2 menit 30 detik dengan jumlah sampel yang diambil adalah 12 orang, dengan rincian 3 orang golongan darah A, 3 orang darah B, 3 orang darah AB serta 3 orang O. adapun tingkat akurasi dari alat ini adalah 100
Studi Komparatif Penggunaan Open Source Content Management System Joomla dan Drupal Untuk Pembuatan Website
Penggunaan Content Management System (CMS) saat ini telah berkembang pesat hingga pemakaiannya terbilang sangat luas. Tidak hanya penggunaan CMS dalam bidang pendidikan, namun juga telah merambah dunia bisnis. CMS memberikan kemudahan dalam hal teknis dan mengakomodasi secara mudah bagi orang awam yang ingin membangun sebuah website untuk tujuan tertentu. Disaat yang bersamaan para web developer berlomba-lomba membangung sebuah CMS yangmemberikan fitur-fitur menarik bagi pengguna. Joomla dan Drupal adalah dua dari sekian banyak CMS yang terbilang sukses mewarnai dunia CMS saat ini. Pemakaian keduanya sangat luas dari kategori tujuan maupun klasifikasi pengguna. Penulis mencoba membuat perbandingan dari keduanya berdasarkan data-data valid yang diperoleh tentang keduanya kemudian mencoba menganalisisnya hingga didapati hasil studi komparati