Jurnal Profesi Kependidikan
Not a member yet
197 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Sebagai Usaha Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMKS Darussalam Blokagung Pada Kompetensi Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yangbertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning sebagai usaha meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan Smks Darussalam Blokagung pada Kompetensi Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan tahun pelajaran 2020/2021 sebanyak 20 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dengan proses penelitian merencanakan tindakan, melaksanakan tindakan siklus I dan siklus II, mengadakan pengamatan selama berlangsungnya pembelajaran pada siklus I dan siklus II, mengadakan evaluasi pada tiap akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa pada tes akhir siklus I adalah 6,48 dan nilai rata-rata pada tes akhir adalah 8,05 berarti ada peningkatan sebesar 1,57. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat diperoleh gambaran bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning sebagai usaha meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan Smks Darussalam Blokagung pada Kompetensi Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan dapat ditingkatkan dengan menggunakan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning.Kata kunci: Problem Based Learning, hasil belajar, Pemeliharaan Mesin, Kendaraan Ringa
Pembelajaran Model PBL Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Dapat Meningkatkan Motivasi Belajar IPA
Di awal masa pandemi, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dirasa masih menyenangkan bagi siswa. Mereka selalu hadir dalam Video Converence (vicon) dan mengumpulkan tugas tepat waktu. Namun, makin lama siswa mulai menujukkan sikap kurang bersemangat. Dari persoalan inilah penulis melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sidoharjo. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif, yang dilaksanakan sejumlah dua siklus. Data diambil dari pemberian angket kepasa siswa. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Hasilnya, pada siklus pertama, siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran. Siklus kedua, ada peningkatan keaktifan siswa, yang ditunjukkan oleh keaktifan dalam diskusi kelompok, maupun interaksi siswa saat kegiatan presentasi. Keaktifan ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa.Kata Kunci : Motivasi belajar, PBL, Problem Based Learning, IP
Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menerapkan Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Materi Teknik Dasar Otomotif Kendaraan Ringan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatkan hasil belajar Produktif pada materi Teknik Dasar Otomotif Kendaraan Ringan dengan metode pembelajaran berbasis masalah pada peserta didik SMK Muhammadiyah 5 Babat kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Muhammadiyah 5 Babat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas belajar peserta didik dan soal tes. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajarpeserta didik kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Muhammadiyah 5 Babat yaitu Pada siklus 1: ranah kognitif 83,07 dengan ketuntasan 86%, ranah psikomotorik 77,07 dengan ketuntasan 79%, ranah afektif 76,79 dengan ketuntasan 79%. Pada siklus 2: ranah kognitif 80,4 dengan ketuntasan 78%, ranah psikomotorik 77,78 dengan ketuntasan 89%, ranah afektif 77,78 dengan ketuntasan 78%. Pada siklus 3 ranah kognitif 91,7 dengan ketuntasan 100%, ranah psikomotorik 81,2 dengan ketuntasan 100%, ranah afektif 80 dengan ketuntasan 100%. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Muhammadiyah 5 Babat pada materi Teknik Dasar Otomotif Kendaraan Ringan.Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belaja
Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar IPA Kelas VIII SMPN 13 Satap Sungai Kakap
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sistem pencernaan manusia kelas VIII SMP Negeri 13 Satap Sungai Kakap menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan non tes, dengan alat pengumpul data berupa lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, dan lembar tes akhir setiap siklus. Persentase ketuntasan belajar pada siklus I adalah 75,00 %, siklus II menjadi 83,33 % dan siklus III menjadi 84,61 %. Hasil penelitian di atas membuktikan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Materi Sistem Pencernaan Manusia kelas VIII SMP Negeri 13 Satap Sungai Kakap.Kata kunci: Model Pembelajaran, Problem Based Learning, Hasil Belaja
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Melalui Pendekatan TPACK dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan di Kelas VIII A SMPN 50 Batam
Tujuan pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Stuktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan di kelas VIII A SMPN 50 Batam. Model yang digunakan adalah Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui Pendekatan Technology, Pedagogical, Content and Knowledge (TPACK). Subjek penulisan PTK adalah Peserta didik SMPN 50 Batam 875 orang terdiri dari laki-laki 442 orang dan perempuan 433 orang dengan sample sebanyak 14 - 20 orang (diambil pada kondisi pandemic). Proses pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2020/2021. PTK dilaksanakan sebanyak III siklus. Pada siklus 1, keterampilan membuat poster sebesar 70 % dengan kategori Amat Baik. Keterampilan proses sains menunjukkan capaian 100 % dengan kategori Sangat Lengkap, dan keterampilan presentasi sebesar 67% dengan kategori Baik dan 33 % dengan kategori Baik Sekali. Pada Siklus 3, keterampilan membuat laporan sebesar 100 % dengan kategori Sangat Lengkap. Keterampilan presentasi juga sudah dicapai sebesar 100 % dengan kategori Baik Sekali.Kesimpulan dari penelitian tindakan kelas ini hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang sangat signifikan.Kata Kunci : IPA, PTK, Model Pembelajaran, PBL, TPAC
Upaya Meningkatkan Kemampuan Keaksaraan Awal Dengan Menggunakan Media Kartu Huruf Bergambar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran media kartu huruf bergambar yang dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan awal pada anak didik TK Negeri Bandar Madani Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakam Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelompok B pada semester ganjil 2020-2012 berjumlah 13 anak. Pengambilan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Prosedur penelitian Tindakan Kelas terdiri dari dua siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil menujukkan kemampuan keaksaraan awal dapat di tingkatkan dengan menggunakan media kartu huruf bergambar. Kemampuan mengenal keaksaraan awal dapat menyebutkan huruf dari benda yang ada disekitar.Kata kunci : Keaksaraan Awal, Media Kartu Huruf Bergamba
Implementasi Pembelajaran Praktikum Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di SMKN 2 Tanah Grogot
Artikel ini merupakan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMKN 2 Tanah Grogot 2021-2022, Semester I Tahun Pelajaran 2021-2022, Kelas XI TKR, dengan jumlah siswa 20 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu siswa dalam pembelajaran praktik melalui materi yang mudah didapat siswa dan disiapkan untuk materi sistem bahan bakar, sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hasil siklus I menunjukkan 74% siswa aktif mengikuti pembelajaran. Aktivitas belajar siswa dievaluasi berdasarkan pengamatan kelompok kerja selama praktikum sistem bahan bakar. Hasil yang diperoleh pada Siklus II menunjukkan bahwa 82% siswa aktif belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dibandingkan dengan Siklus I, aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 8%. Pada saat yang sama, minat belajar siswa juga meningkat sebesar 5%.Kata Kunci : Minat belajar, sistem bahan bakar, praktikum
Penerapan Model Pembelajaran PBL Berintegrasi ICT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII
Penelitian bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar melalui penerapan model Probem Based Learning berintegrasi Information and Communication Technology. Tingkat ketuntasan tahun sebelumnya hanya 30%. Tempat dan waktu penelitian di SMP Wali Songo, tanggal 31 Mei - 13 Juli 2021 dengan subjek siswa kelas VII. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Pengambilan data melalui tes dan observasi. Teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar71,66 pada siklus I, 74,29 pada siklus II, dan 84,77 pada siklus III. Penerapan model Problem Based Learning berintegrasi Information and Communication Technology dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII.Kata Kunci : Problem Based Learning, ICT, Hasil Belaja
Peningkatan Aktifitas Dan Hasil Belajar Materi Listrik Statis Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas IX SMP YPVDP Bontang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar Materi Listrik Statis kelas IX SMP YPVDP Bontang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMP YPVDP Bontang Pada semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 10 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes formatif pilihan ganda untuk mengetahui hasil belajar siswa sedangkan untuk mengetahui ketercapaian sintaks PBL menggunakan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa untuk siklus I sebesar 78 selanjutnya pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 80. Berdasarkan data observasi keterlaksanaan sintaks PBL dalam aktifitas belajar siswa untuk siklus I sebesar 73%, dan siklus II sebesar 85%. Berdasarkan data hasil analisis dan observasi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Base Learning (PBL) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar IPA.Kata Kunci : PBL, Aktifitas Belajar, Listrik Statis, IPA
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Tehnik 3M Boneka Tangan Kertas Siswa Kelompok B
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 Siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Permata Ibu Surabaya. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adlah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang adalah deskridtif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak dalam kegiatan menggunting, melipat dan menempel. Hal ini dapat dilihat dari persentase rata-rata hasil kemampuan motorik halus anak sebelum tindakan sebesar 36,7%, Siklus 1 sebesar 62,5% dan Siklus 2 sebesar 87,5%.Kata Kunci : motorik halus, menggunting, melipat, menempe