Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN POWER OTOT LENGAN DENGAN KETERAMPILAN SMASH NORMAL DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER SMAN COLOMADU KARANGANYAR
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara, power otot tungkai, power otot lengan dengan ketrampilan smash normal dalam permainan bola volipadasiswa putra ekstrakurikuler SMAN Colomadu Karanganyar Tahun 2019. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi korelasional. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah:(1). Tes dan pengukuran power otot tungkai dengan standing broad jumptest (Ismaryati, 2008: 64). (2) Tes dan pengukuran power otot lengan dengan two-hand medicine ball put (Ismaryati, 2011:64). (3) Tes keterampilan smash normal dari Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani, Departemen Pendidikan Nasional (2003: 16).
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan ketrampilan smash normal dalam permainan bola voli pada siswa putra ekstrakurikuler SMAN Colomadu Karanganyar Tahun 2018, rhitung = 0,428> rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Power otot lengan ketrampilan smash normal dalam permainan bola voli pada siswa putra ekstrakurikuler SMAN Colomadu Karanganyar Tahun 2018,rhitung = 0,461> rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai, power otot lengandan koordinasi mata tangandengan ketrampilan smash normal dalam permainan bola voli pada siswa putra ekstrakurikuler SMAN Colomadu Karanganyar Tahun 2018, R2y(123) sebesar 0,433 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 6,6289> ftabelpada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89.
Kata Kunci: Power Otot Tungkai, Power Otot Lengan, Keterampilan Smas
HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN DENGAN KEMAMPUAN LONCAT KATAK KIDS ATHLETIC PADA SISWA PUTRA KELAS 4 DAN 5 SD IT ABU JAFAR TAHUN AJARAN 2020/2021
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Power Otot Tungkai Dengan Kemampuan Loncat Katak Kids Athletic Pada Siswa Putra Kelas 4 Dan 5 SD IT Abu Jafar Tahun Ajaran 2020/2021. (2) Hubungan antaraKekuatan Otot Lengan Dengan Kemampuan Loncat Katak Kids Athletic Pada Siswa Putra Kelas 4 Dan 5 SD IT Abu Jafar Tahun Ajaran 2020/2021. (3) Hubungan antara KelentukanDengan Kemampuan Loncat Katak Kids Athletic Pada Siswa Putra Kelas 4 Dan 5 SD IT Abu Jafar Tahun Ajaran 2020/2021. (4) Hubungan antara, Power Otot Tungkai, Kekuatan Otot Lengan Dan Kelentukan Dengan Kemampuan Loncat Katak Kids Athletic Pada Siswa Putra Kelas 4 Dan 5 SD IT Abu Jafar Tahun Ajaran 2020/2021.
Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi korelasional.Penelitian ini dilaksanakan di Lapangan SD IT Abu Jafar Tahun Ajaran 2020/2021dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2020.
Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikanantara Power Otot Tungkai dengan Lompat katak , rhitung = 0,473 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Lengan dengan Lompat katak , rhitung = 0,441 > rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Kelentukan dengan Lompat katak , rhitung = 0.469 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Power Otot Tungkai , Kekuatan Otot Lengan dan Kelentukan dengan Lompat katak , R2y(123) sebesar 0.407 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 7.5284 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89.
Kata Kunci: Power Otot Tungkai, Kekuatan Otot Lengan, Kelentukan Loncat Katak Kids Athleti
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN METODE DRILL DAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH NORMAL DALAM PERMAINAN BOLAVOLI PADA ATLET PUTRA USIA 13-15 TAHUN CLUB BOLAVOLI REVOT KARANGANYAR TAHUN 2021
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Metode drill dan bermain terhadap kemampuan smash normal dalam permainan bolavoli pada atlet putra usia 13-15 tahun club bolavoli Revot Karanganyar tahun 2021, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Pengaruh Metode drill dan bermain terhadap kemampuan smash normal dalam permainan bolavoli pada atlet putra usia 13-15 tahun club bolavoli Revot Karanganyar tahun 2021.
Sampel penelitian adalah pada atlet putra usia 13-15 tahun club bolavoli Revot Karanganyar dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknikPorpusive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Hasil kemampuan smash normal dengan Metode drill dan bermain sebagai variabel bebas serta Hasil kemampuan smash normal variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design.Tes untuk mengetahui kemampuan smash normal.teskemampuan smash normal menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dan pengukuran kemampuan menggiring bola Nurhasan, ( 2001 : 160-161). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.
Hasilanalisis data maka simpulan diperoleh: (1)Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Metode drill Dan Bermain Terhadap Kemampuan smash normal dalam permainan bolavoli pada atlet putra usia 13-15 tahun club bolavoli Revot Karanganyar tahun 2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 0.4320 lebih kecil dari pada ttabel= 2,145dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan Metode drilllebih baik pengaruhnya dari pada metode Bermain dalam Terhadap Kemampuan smash normal dalam permainan bolavoli pada atlet putra usia 13-15 tahun club bolavoli Revot Karanganyar tahun 2021. Berdasarkan persentase peningkatan kemampuan smash normal dalam permainan bolavoli menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Metode drill ) adalah 20.528% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat Metode bermain) adalah 13.310%.
Kata Kunci: Kemampuan smash bola vol
UPAYA MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PENCAK SILAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MOVE COLOUR PADA SISWA PUTRA KELAS 4 DAN 5 SD IT ABU JAFAR TAHUN AJARAN 2020/2021
ABSTRAK
Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil pembelajaran teknik dasar pencak silat melalui model pembelajaran Move Colour pada siswa putra kelas 4 dan 5 SD It Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua Siklus, dengan tiap Siklus terdiri atas Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian terdiri siswa putra kelas 4 dan 5 SD It Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 32 siswa. Sumber data berasal dari Siswa. Pengumpulan data dengan tes unjuk kerja Ketrampilan teknik dasar pencak silat (Psikomotor), Observasi pengamatan Sikap Siswa (Afektif), dan Pengetahuan Siswa (Kognitif) yang di Rekapitulasikan selama kegiatan Proses pembelajaran berlangsung melalui model pembelajaran Move Colour. Teknik analisis data menggunakan analisis Diskriptif terhadap hasil ketuntasan hasil pembelajaran yang di dapatkan siswa.
Pada penelitian kondisi awal didapatkan hasil ketuntasan pembelajaran siswa hanya 31,25 % dengan rata-rata nilai 68,68 (dibulatkan 68,7) dan setelah diadalan Tindakan I menghasilkan suatu data peningkatan siswa dalam pembelajaran teknik dasar pencak silat melalui model pembelajaran Move Colour. Ketuntasan hasil pembelajaran teknik dasar pencak silat dari Kondisi Awal ke Siklus I mengalami peningkatan sebesar 31,25 % menjadi 62,50% dengan rata-rata nilai 74,43. Dari Siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan sebesar 18,75 % menjadi 81,25 %. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa: melalui model pembelajaran Move Colour dapat meningkatkan hasil pembelajaran teknik dasar pencak silat pada siswa putra kelas 4 dan 5 SD It Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021.
Kata Kunci : Pencak Silat, Model Pembelajaran, Ketuntasan Hasil Pembelajara
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT PERUT DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLA VOLI
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot perut dan daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan smash bola voli . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota UKM Bola Voli UMS yang berjumlah 20 orang. Data di kumpulkan dengan menggunakan instrument sit up test untuk mengukur kekuatan otot perut dan vertical jump test untuk mengukur daya ledak otot tungkai, melakukan uji ketepatan smash sebanyak 3 kali pengulangan,. Hasil analisis data menunjukkan bahwa : (1) kekuatan otot perut memiliki hubungan dengan kemampuan smash sebesar, diperoleh nilai r_hitung sebesar 0,585 dan r_hitung (20 ; 0,05) sebesar 0,456 sedangkan r_hitung (20 ; 0,01) 0,575 maka dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antar keduanya sebesar 58,5%. (2) kekuatan otot perut memiliki hubungan dengan kemampuan smash nilai r_hitung sebesar 0,366 dan r_hitung (20 ; 0,05) sebesar 0,456 sedangkan r_hitung (20 ; 0,01) 0,575., maka dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antar keduanya sebesar 36,6 % (3) kekuatan otot perut dan daya ledak tungkai, memiliki hubungan dengan kemampuan smash bola voli diperoleh nilai r_hitung sebesar 0,462 dan r_hitung (20 ; 0,05) sebesar 0,456 sedangkan r_hitung (20 ; 0,01) 0,575. maka dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antara kekuatann otot perut dan daya ledak tungkai, dengan kemampuan smash bola voli signifikan sebesar 45,6%.
Kata kunci: Kekuatan Otot Perut, Daya Ledak Otot Tungkai, Kemampuan smash , Bola Vol
HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA PUTRA KELAS IV DAN V SDN MENAWAN GROBOGAN TAHUN 2021
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara power otot tungkai terhadap lompat jauh gaya jongkok Pada Siswa Putra Kelas IV Dan V SDN Menawan Grobogan Tahun 2021. (2) Hubungan antara kekuatan otot perut terhadap lompat jauh gaya jongkokPada Siswa Putra Kelas IV Dan V SDN Menawan Grobogan Tahun 2021.
Penelitian ini dilaksanakan di Pada Siswa Putra Kelas IV Dan V SDN Menawan Grobogan Tahun 2021,siswa putrakelas IV Dan V SDN Menawan Grobogan Tahun 2021dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan April tahun 2021. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikanantara Power Otot Tungkai dengan Lompat Jauh Gaya Jongkok, rhitung = 0,428 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Perut dengan Lompat Jauh Gaya Jongkok, rhitung = 0,499 > rtabel 5% = 0,361.
Kata Kunci: Power Otot Tungkai, Kekuatan Otot perut, Lompat jauh Gaya Jongko
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLIOMETRIK DOUBLE LEG BOUND DAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA ATLET PUTRA PASI SUKOHARJO TAHUN 2020
ABSTRAK
Tujuan Penelitian untuk mengetahui Pengaruh latihan pliometrik double leg bound dan alternate leg bound terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh gaya jongkok, dan Kemampuan lompat jauh gaya jongkok atlet putra pada PASI Sukoharjo tahun 2020.
Penelitian ini dilaksanakan di PASI Sukoharjo dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini menggunakan pretest-posttest design. Metode analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh : (1) Ada Perbedaan pengaruh latihan pliometrik doubleleg bound dengan latihan pliometrik alternate leg boundterhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkokpada atletputra PASI Sukoharjotahun 2020, dengan nilai perhitungan thit 2.434 >ttabel2.145 pada taraf signifikasi 5%. (2) Latihan pliometrik alternate leg bound lebih baik pengaruhnya daripada latihan pliometrik double leg bound kemampuan lompat jauh gaya jongkok pada atlet putra PASI Sukoharjo tahun 2020. KelompokI (kelompok yang mendapat perlakuan pliometrik alternate leg bound) memiliki peningkatan sebesar 9.933%. Sedangkan kelompok 2 (kelompok yang mendapat latihan pliometrik double leg bond memiliki peningkatan sebesar 3.250%.
Kata Kunci: Pliometrik Double Leg Bound, Alternate Leg Bound, Lompat ja
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC DAN LATIHAN CIRCUIT TERHADAP JUMPING SMASH PADA ATLET BULUTANGKIS PB INDEPENDENT KARANGANYAR TAHUN 2020
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan plyometric dan latihan circuit terhadap peningkatan kemampuan jumping smash bulutangkis pada atlet PB Independent Karanganyar. (2) Untuk mengetahui perbedaan pengaruh yang lebih baik antara latihan plyometric dan latihan circuit terhadap peningkatan kemampuan jumping smash bulutangkis pada atlet PB Independent Karanganyar.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain “two groups pre-test-post-test designâ€Â. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet PB. Independen Karanganyar yang berjumlah 20 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan Ketepatan Jumping smash yang dikemukakan oleh PBSI. Teknik analisis data menggunakan uji reliabilitas, uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji t.
Simpulan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan latihan plyometric dan latihan circuit terhadap peningkatan kemampuan jumping smash bulutangkis pada atlet PB Independent Karanganyar. Peningkatan persentase kelompok latihan plyometric sebesar 4% dan Peningkatan persentase kelompok latihan circuit sebesar 2%. (2) Latihan plyometric memberikan pengaruh yang lebih signifikan daripada latihan circuit terhadap peningkatan ketepatan jumping smash bulutangkis pada atlet PB Independent Karanganyar, dengan selisih rata-rata kenaikan nilai sebesar 0,700.
Kata kunci : Latihan plyometric, Latihan circuit, Ketepatan jumping smas
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN, KEKUATAN OTOT PUNGGUNG, DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KEMAMPUAN TOLAK PELURU GAYA O’BRIEN PADAANAK PUTRA REMAJA DESA WIROGUNAN TAHUN 2020.
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPadaAnak putra Remaja Desa Wirogunan Tahun 2020.(2) Hubungan antara Kekuatan Otot Punggung Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPadaAnak putra Remaja Desa Wirogunan Tahun 2020. (3) Hubungan antara Kekuatan Otot Perut Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPadaAnak putra Remaja Desa Wirogunan Tahun 2020 (4) Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan, Kekuatan Otot Punggung, Dan Kekuatan Otot Perut Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPadaAnak putra Remaja Desa Wirogunan Tahun 2020.
.Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi Hubungan korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan bola Desa Wirogunandan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2020. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1)Tes dan pengukuran kekuatan otot lengan dengan push up test(Ismaryati, 2008: 116-117). (2) Tes dan pengukuran kekuatan otot punggung dengan back dynamometer (Ismaryati, 2008:114). (3) Tes dan pengukuran kekuatan otot perut dengan sit-up test (Nurhasan,2001:141). (4) Tes dan pengukuran tolak peluru gaya O’Brien menggunakan petunjuk pelaksanaan testolak peluru gaya O’Brien (A. Widya dan Mochamad Djumidar, 2004:127). Petunjuk peleksanaan masing-masing tes terlampir.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikanantara Kekuatan Otot Lengan dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien, rhitung = 0.411 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Punggung dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien, rhitung = 0.448 > rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Perut dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien, rhitung = 0.433 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Lengan , Kekuatan Otot Punggung dan Kekuatan Otot Perut dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien, R2y(123) sebesar 0,434 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 6.6541 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89.
Kata Kunci : Kekuatan Otot Lengan , Kekuatan Otot Punggung dan Kekuatan Otot Perut dengan Tolak Peluru Gaya O’Brie
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN STOP-FREEZA DAN MODIFY RULES TERHADAP KEMAMPUAN PASSING SEPAKBOLA PADA ANAK USIA 14-16 TAHUN SSB JUNIOR SPORT ACADEMY SUKOHARJO TAHUN 2021.
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Stop-Freeza dan Modify Rules Terhadap Kemampuan Passing Sepakbola pada anak usia 14-16 Tahun SSB Junior Sport Academy Sukoharjo Tahun 2021, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara kemampuan passing bola antara latihan Stop-Freeza dengan Modify Rules dan terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepakbola pada Atlet Putra Umur 14-16 Tahun SSB Junior Sport Academy Sukoharjo tahun 2021.
Sampel penelitian adalah Atlet Putra Umur 14-16 Tahun SSB Junior Sport Academy Sukoharjo yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik porpusive sampling. Variabel penelitian ini yaitu hasil peningkatan kemampuan passingdengan metode latihan passing dengan Stop-Freeza dan Modify Rules sebagai variabel bebas kemampuan passing sebagai variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Menggunakan tes keterampilan hasil menendang bola dari Nurhasan (2001). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.
Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh latihan passing dengan Stop-Freeza dan Modify Rules terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepakbola pada Atlet Putra Umur 14-16 Tahun SSB Junior Sport Academy Sukoharjo tahun 2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3,2314 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan Stop-Freeza lebih baik pengaruhnya dari pada Modify Rules terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepakbola pada Atlet Putra Umur 14-16 Tahun SSB Junior Sport Academy Sukoharjo tahun 2021. Berdasarkan persentase kemampuan passing menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode latihan Stop-Freeza) adalah 4,989% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan latihan Modify Rules) adalah 2,943%.
Kata Kunci : Metode Latihan Stop-Freeza, Modify Rules, Kemampuan Passing Sepakbola