Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
BAHASA INDONESIA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI WASIT DENGAN PEMAIN SEPAK BOLA
Tujuan dari penulisan artikel ini antara lain untuk keseragaman komunikasi Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan bahasa Indonesia, wasit dapat memastikan bahwa komunikasi dengan pemain sepakbola di liga Indonesia selalu seragam dan tidak menimbulkan kebingungan. Dengan berkomunikasi dalam bahasa yang dipahami oleh semua pihak, wasit dapat memastikan bahwa semua petunjuk dan peringatan dari wasit dapat dipahami dengan jelas serta meminimalkan kekeliruan. Menggunakan bahasa Indonesia yang dipahami oleh semua pihak dapat mengurangi kemungkinan kebingungan atau kesalahpahaman. Ini sangat penting terutama dalam situasi-situasi krusial seperti memberikan penjelasan terkait keputusan wasit. Jika pemain tidak memahami apa yang diinginkan wasit, hal ini dapat menyebabkan frustasi dan meningkatkan potensi konflik di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Bahasa Indonesia berfungsi sebagai sarana komunikasi krusial antara wasit dan pemain sepak bola untuk memastikan pemahaman aturan serta instruksi selama pertandingan.
Kata Kunci : Sepakbola, Kelincahan, Keseimbanga
HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI,PERSEPSI KINESTETIK DAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS IV DAN V SDN 2 RANDUBLATUNG BLORA TAHUN 2022
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara power otot tungkai terhadap lompat jauh gaya jongkok pada siswa putra dan putrikelas IV dan V Siswa Putra Kelas IV Dan V SDN 2 Randublatung Blora Tahun 2019. (2) Hubungan antara persepsi kinestetik terhadap lompat jauh gaya jongkokpada siswa putrikelas IV dan V Siswa Putra Kelas IV Dan V SDN 2 Randublatung Blora Tahun 2022. (3) Hubungan antara kekuatan otot perut terhadap lompat jauh gaya jongkokpada siswa putrikelas IV dan V Siswa Putra Kelas IV Dan V SDN 2 Randublatung Blora Tahun 2022. (4) Hubungan antara power otot tungkai, persepsi kinestetik dan kekuatan otot perut terhadap lompat jauh gaya jongkokpada siswa putra dan putri kelas IV dan V Siswa Putra Kelas IV Dan V SDN 2 Randublatung Blora Tahun 2022.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif studi korelasional. Hubungan antara variabel ditentukan dengan menggunakan koefisien yang dihitung dengan teknik analisis statistikâ€Â. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara power otot tungkai, persepsi kinestetik, dan kekuatan otot perut dengan lompat jauh gaya jongkok.Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1)Tes dan pengukuran power otot tungkai dengan Standing Broad Jump Test Ismaryati(2)Tes dan pengukuran persepsi kinestetik(3)Tes danpengukuran kekuatan otot perut dengansit-up test(4) pengukuran lompat jauh gaya jongkok menggunakan petunjuk pelaksanaan tes lompat jauh Petunjuk peleksanaan masing-masing tes terlampir.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikanantara Power Otot Tungkai dengan Lompat Jauh Gaya Jongkok, rhitung = 0,428 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Persepsi Kinestetikdengan Lompat Jauh Gaya Jongkok, rhitung = 0,440 > rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Perut dengan Lompat Jauh Gaya Jongkok, rhitung = 0,499 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Power Otot Tungkai , Persepsi Kinestetikdan Kekuatan Otot Perut dengan Lompat Jauh Gaya Jongkok, R2y(123) sebesar 0,379 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 5.3093 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89.
Kata Kunci : Lompat jauh gaya jongkok, power otot tungkai, persepsi kinestik, kekuatan otot peru
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI PARTISIPASI DALAM OLAHRAGA
Keikutsertaan seseorang dalam suatu olahraga tidaklah terjadi dalam konteks otomatis memiliki dampak positif atas pembentukan kepribadian manusia. Karakter suatu individu dapat dibentuk oleh setiap pengalaman dari kejadian yang terjadi ,salah satunya adalah pengalaman olahraga,Tapi ini sebatas bisa terjadi jika diciptakannya lingkungan olahraga serta bagi tujuan pengembangan karakter. Latihan bisa melakukan pembentukan karakter positif jikalau keadaan mendukungnya dalam arti positif dilakukan pemenuhan terhadapnya, contohnya dengan kepemimpinan yang baik serta perilaku pembinaan yang baik. Menyumbangkan pemain, administrator, penonton, orangtua serta pelatih itu sendiri amat penting guna mendapatkan dampak positif dari partisipasi olahraga.
Kata Kunci: Karakter, Olahrag
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN SIDE KICK DRILL DAN VERTICAL KICK DRILL TERHADAP KECEPATAN RENANG 100 METER GAYA BEBAS PADA ATLET RENANG ELITE SWIMMING CLUB SOLO
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Ada tidaknya pengaruh metode latihan drill side kick dan vertical kick terhadap kecepatan renang 100 meter gaya bebas pada atlet Perkumpulan Renang Elite Swimming Club Solo Tahun 2022. (2). Untuk mengetahui seberapa besar efektifitas metode latihan drill side kick dan vertical kick terhadap kecepatan renang 100 meter gaya bebas pada atlet Perkumpulan Renang Elite Swimming Club Solo.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen pretest dan post-test. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan drill side kick dan vertical kick terhadap kecepatan renang 100 meter gaya bebas. Subyek penelitian ini adalah atlet Perkumpulan Renang Elite Swimming Club Solo Tahun 2022 yang berjumlah 20 atlet dengan metode total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes kecepatan renang 100 meter gaya bebas. Analisis data menggunakan uji prasyarat analisis data (uji normalitas dan uji homogenitas) dan uji perbedaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Hasil perhitungan untuk pretest dari kelompok A dan kelompok B senilai -3,397 dan t-tabel = -1,833. Sehingga nilai t-hitung lebih kecil ( < ) dari t-tabel, yang berarti bahwa ha diterima. 2) Hasil perhitungan data prosentase peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas pada kelompok A sebesar 1% (00:10:02), sedangkan untuk kelompok B prosentase peningkatan renang 100 meter gaya bebas sebesar 0% (00:04:47). Yang berarti metode latihan side kick drill lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan vertical kick drill terhadap peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas pada atlet renang perkumpulan renang Elite Swimming Club Solo
Kata Kunci : Side Kick Drill, Vertical Kick Drill, Kecepatan Renang 100 Meter Gaya Beba
PENGARUH PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA BIDANG PENDIDIKAN JASMANI UNTUK MENINGKATKAN DAN MENGEMBANGKAN PRESTASI SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan pembelajaran bahasa Indonesia terhadap prestasi belajar siswa dalam bidang pendidikan Jasmani. Perbedaan dalam tingkat prestasi akademik siswa dalam bidang pendidikan jasmani setelah mengalami peningkatan penguasaan Bahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa adalah alat komunikasi yang penting dalam pembelajaran, termasuk dalam pelajaran pendidikan jasmani. Dengan kemampuan berkomunikasi yang lebih baik dalam bahasa Indonesia, siswa mungkin dapat memahami instruksi dan konsep dengan lebih baik, mengikuti materi pembelajaran dengan lebih efektif, dan menyampaikan pengetahuan atau keterampilan yang mereka miliki dengan lebih jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan penguasaan bahasa Indonesia secara signifikan memberikan kontribusi pada peningkatan prestasi siswa dalam bidang pendidikan jasmani. Kemampuan memahami perintah, mengkomunikasikan gagasan, dan mengkomunikasikan pengetahuan atau keterampilan dengan jelas dan efektif merupakan aspek penting yang mempengaruhi peningkatan kinerja akademik.
Kata Kunci: Bahasa, Pendidikan, Prestasi
IMPLEMENTASI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER FUTSAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter yang diterapkan untuk siswa yang mengikuti ekstrakulikuler futsal di SMPN 48 Kota Bandung. Melalui pendidikan karakter yang diterapkan oleh para pelatih. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pelatih dan siswa sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan penelitian tersebut menunjukan hasil bahwa kegiatan ektrakulikuler futsal merupakan salah satu latihan yang digunakan untuk membantu siswa membangun karakternya. Ini adalah hasil dari tindakan ekstrakulikuler futsal adalah kegiatan yang dapat membantu anak-anak menemukan bakat mereka, meningkatkan kepercayaan diri mereka, dan menyempurnakan keterampilan, hobi, dan kemampuan mereka.. Karakter yang didapat siswa setelah mengikuti ekstrakulikuler futsal diantaranya adalah: kolaborasi pengendalian diri, akuntabilitas, kemandirian, integritas, dan ketekunan.
Kata-kata kunci: karakater, siswa, esktrakulikule
PENGARUH LATIHAN METODE SHUTTLE RUN TERHADAP KETERAMPILAN DRIBLING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA ATLET PUTRA USIA 12-15 TAHUN
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan shuttle run terhadap dribble sepak bola. Metode yang digunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Subyek dalam penelitian ini SSB Asri Gemolong usia 12-15 tahun sebanyak 30 atlet. Teknik pengumpulan data dengan tes driblle sepak bola. Hasil analisis data (1) Ada pengaruh yang signifikan antara metode shuttle run terhadap keterampilan dribling dalam sepak pada atlet putra usia 12-15 Tahun SSB Asri Gemolong. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 1,7431 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%.
Kata kunci : Shuttle Run, Sepak Bola, Usia 12-15
PENGARUH LATIHAN MEDICINE BALL DAN LATIHAN SHOOTING SECARA CONTINUE TERHADAP FREETHROW DALAM PERMAINAN BOLA BASKET DI BISON PATRIOT ACADEMY KABUPATEN SRAGEN
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan medicine ball dan shooting secara continue terhadap Freethrow dalam permainan bola basket pada atlet putra usia 12-14 tahun bison patriot academy sragen tahun 2021. Manakah yang lebih maksimal pengaruhnya antara latihan medicine ball dan shooting secara continue terhadap Freethrow dalam permainan bola basket pada atlet putra usia 12-14 tahun bison patriot academy sragen tahun 2021.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi subyek dalam penelitian ini berjumlah 40 dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yang berjumlah 30 peserta di Gor Diponegoro, Kabupaten Sragen tahun 2021. Teknik pengumpulan data untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini menggunakan tes tembakan bola basket (11) ( Baterai test dari AAHPERD Basket Ball Test Manual dari Johnson & Nelson,1986: 275-279). Dalam penelitian ini peserta Bison Patriot Academy Kab. Sragen melaksanakan latihan medicine ball dan latihan shooting secara continue terhadap Freethrow bola basket.
Berdasarkan hasil analisis data : Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan medicine ball dan latihan shooting secara continue terhadap Freethrow bola basket pada atlet Bison Patriot Academy 2021. Dari perhitungan yang telah dilakukan kelompok latihan medice ball diperoleh nilai t sebesar 5.806, ternyata lebih besar yaitu 2.131. Dari perhitungan yang telah dilakukan kelompok latihan shooting secara continue diperoleh nilai t sebesar 4.802, ternyata lebih besar yaitu 2.131. Latihan medicine ball lebih baik pengaruhnya terhadap kemampuan Freethrow bola basket pada atlet Bison Patriot Academy Kab. Sragen 2021. Peningkatan kemampuan latihan Freethrow kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan latihan medicine ball) adalah sebesar 26,04% ? kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan latihan random practice ) yaitu sebesar 18%.
Kata kunci : Bola Basket,Medicine ball,Shooting Secara Continue,Freethro
PENGARUH METODE LATIHAN SERVIS MELALUI MODIFIKASI JARAK DAN TINGGI NET TERHADAP SERVIS ATAS BOLA VOLI
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh latihan servis dengan modifikasi jarak servis dan tinggi net terhadap keterampilan servis atas Bola Voli pada siswa putra MAN GONDANGREJO Kabupaten Karanganyar tahun ajaran 2020/2021. (2) Keterampilan servis yang lebih baik pengaruhnya antara modifikasi jarak servis dan tinggi net terhadap keterampilan servis atas Bola Voli pada siswa putra ekstrakurikuler MAN GONDANGREJO Kabupaten Karanganyar tahun ajaran 2020/2021.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra ekstrakurikuler Bola Voli MAN GONDANGREJO Kabupaten Karanganyar tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 28 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah total sampling. Jmlah sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan tes dan pengukuran keterampilan servis atas Bola Voli dari Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani (2003: 11-12). Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t pada taraf sugnifikansi 5%.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebgai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan servis dengan modifikasi jarak servis dan tinggi net terhadap keterampilan servis atas Bola Voli siswa putra ekstrakurikuler MAN GONDANGREJO Kabupaten Karanganyar tahun ajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung=2,81 lebih besar dari ttabel=2,14 dengan taraf signifikansi 5%. (2) Metode latihan modifikasi jarak servis lebih baik pengaruhnya daripada metode latihan modifikasi tinggi net terhadap peningkatan keterampilan servis atas Bola Voli siswa putra ekstrakurikuler MAN GONDANG REJOKabupaten Karanganyar tahun ajaran 2020/2021. Berdasarkan presentase peningkatan keterampilan servis atas Bola Voli menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode latihan modifikasi jarak servis) adalah 19,09% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan metode latihan jarak servis) adalah 14,15%
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN MASSED PRACTICEDAN VARIASI DRIBBLE TERHADAP PENINGKATANDRIBBLEDALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA ATLET PUTRI USIA 12 TAHUN – 14 TAHUN CLUB BASKET BYSON SRAGEN TAHUN 2021
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui ’Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Massed Practice dan Variasi Dribble terhadap Peningkatan Dribble dalam Permainan Bola Basket pada Atlet Putri Usia 12 Tahun – 14 Tahun Club Basket BYSON SRAGEN Tahun 2021, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Latihan Massed Practice dan Variasi Dribble terhadap Peningkatan Dribble dalam Permainan Bola Basket pada Atlet Putri Usia 12 Tahun – 14 Tahun Club Basket BYSON SRAGEN Tahun 2021.
Sampel penelitian adalah pada PemainPutra Club Basket BYSON SRAGEN dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Hasil Kemampuan Menggiring Bola dengan Latihan Massed Practice dan Variasi Dribble sebagai variabel bebas serta Hasil Kemampuan Menggiring Bola variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui Kemampuan Menggiring Bola Dalam Permainan Bola Basket menggunakan tes menggiring bola menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dan pengukuran kemampuan menggiring bola nan, 2005:186). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.
Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Latihan Metode Massed Practice Dan Variasi Dribble dalam Permainan Bola Basket pada Atlet Putri Usia 12 Tahun – 14 Tahun Club Basket BYSON SRAGEN Tahun 2021’’. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaituthitung= 0.14 lebih kecil dari pada ttabel= 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan Metode Massed Practice lebih baik pengaruhnya dari pada metode Latihan Variasi Dribble Terhadap Kemampuan Menggiring Bola dalam Permainan Bola Basket pada Atlet Putri Usia 12 Tahun – 14 Tahun Club Basket BYSON SRAGEN Tahun 2021. Berdasarkan persentase peningkatan kemampuan menggiring bola dalam permainan Sepak Bola menunjukkan bahwa kelompok1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Latihan Metode Massed Practice ) adalah 11.448% <kelompok2 (kelompok yang mendapat Latihan Variasi Dribble) adalah 22.020%.
Kata kunci : Metode Latihan Massed Practice, Variasi Dribbledan Permainan Bola Baske