Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

opac-caknur.fah.uinjkt.ac.id
Not a member yet
    13681 research outputs found

    Respon kolonial belanda terhadapmasyarakat blitar pasca meletusnya gunung kelud 1919

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon Kolonial Belanda terhadap masyarakat Blitar yang terdampak letusan Gunung Kelud pada tahun 1919. Kondisi wilayah Blitar porak-poranda dan sangat memprihatinkan akibat banjir lahar yang amat besar. Peristiwa tersebut juga menimbulkan dampak yang luar biasa bagi lingkungan maupun kehidupan sosial di sekitarnya. Sementara itu, Kolonial Belanda memiliki peran yang sangat penting dalam merespon dampak yang terjadi. Mereka melakukan bantuan pertolongan baik berupa materiil maupun non materiil. Bantuan tersebut ditujukkan kepada masyarakat yang terdampak akibat bencana khususnya di wilayah Blitar. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah kolonial berfokus pada sektor perekonomian dan perbaikan infrastruktur kota. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode hisoris dengan pendekatan sosiologi dan menggunakan teori berupa tindakan sosial oleh Max Weber. Teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dengan menganalisis sumber seperti: arsip, koran, buku, serta jurnal. Hasil dari penelitian ini adalah penjelasan secara mendalam kondisi Blitar pasca letusaan Gunung Kelud tahun 1919 dan bagaimana respon yang diberikan oleh Kolonial Belanda amat berdampak bagi kehidupan sosial antar keduanya. Kolonial Belanda dengan misi utamanya yaitu memulihkan dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi ekonomi dan politik kolonial, di sisi lain mereka juga telah menciptakan perubahan yang positif terhadap masyarakat sekitar. Apa yang telah Kolonial Belanda lakukan berdampak baik dalam upaya melakukan mitigasi dan rehabilitasi pasca bencana serta secara tidak langsung membangun hubungan erat terhadap penduduk lokal dengan banyaknya kerjasama yang mereka lakukan

    Praktik filantropi k.a.r bosscha di hindia belanda 1910-1928

    No full text
    Penelitian mengenai Praktik filantropi K.A.R Bosscha di Hindia Belanda 1910-1928 ditujukan untuk melengkapi sejarah filantropi yang dilakukan masyarakat sipil, salah satunya pengusaha kaya K.A.R Bosscha yang kemudian dalam praktiknya memberikan insipirasi kepada rakyat pribumi untuk melakukan filantropi secara modern, yang orientasinya bertujuan untuk melakukan perubahan yang berkaitan dengan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan masalah sosial budaya dalam arti luas. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan empat tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K.A.R Bosscha melakukan praktik filantropi dalam berbagai aspek. Dalam bidang pendidikan, K.A.R Bosscha membangun Sekolah Rakyat dengan nama Vervolg Malabar, serta turut mendirikan Sekolah Tinggi Teknik di Bandung dengan nama Technische Hoogeschool te Bandoeng. Dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, K.A.R Bosscha ikut mendirikan Observatorium Bosscha dan menjadi penyandang dana terbesar. Selain itu, Bosscha juga memainkan peran penting dalam pendirian Preanger Telefoon Maatschappij, sebuah sarana komunikasi di wilayah Bandung. Tidak hanya aktif dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan, Bosscha juga terlibat dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Ia mendirikan Lembaga Cahaya Kusta di Plantungan (Bosscha Lepra Licht Instituut te Plantoengan), sebuah institusi yang bertujuan untuk membantu korban penyakit kusta di Hindia Belanda. Bosscha juga menyumbangkan tanah dan gedung untuk Lembaga Tuna Netra (Blinden Instituut) dan memberikan sumbangan dana untuk Lembaga Bisu Tuli di Bandung (Doofstommen Instituut), Institut Kanker Hindia Belanda (Nederlandsch Indie Kanker Instituut), serta pembangunan Gedung Nasional di Surabaya. Selain itu, Bosscha juga membangun rumah sakit kota di Bandung dengan nama Het Algemene Bandoengsche Ziekenhuis. Melalui upaya filantropinya, K.A.R Bosscha mendorong perubahan positif untuk kemajuan masyarakat Hindia Belanda.xi,93 hl

    Representation of sexism in bombshell film (2019)

    No full text
    Bombshell is a 2019 American biographical drama film directed by Jay Roach and written by Charles Randolph. This research analyzes the representation of sexism in the Bombshell film (2019). This research aims to find how is the representation of sexism in the Bombshell film. This research uses a qualitative methods with descriptive analysis to explore and analyze descriptive data to reveal the depiction of sexism experienced by the characters of female employees in the workplace. To support the analysis, the writer uses representation theory by Stuart Hall with the constructive approach to find the representation of sexism experienced by female employees in the workplace in Bombshell film. From the analysis of the data, the writer found that there are several scenes depicting sexism. First, Hostile sexism, there are 3 scenes that depict that women as objects of contempt for men. Second, benevolent sexism, there are 3 scenes that depict that women as sexual objects for men.vii,38 hl

    Membangun generasi aktif literasi tahun 2023

    No full text
    Buku membangun generasi aktif literasi ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut agar aktivitas membaca dan menulis selain benar - benar bermanfaat, juga bisa dinikmati oleh siapa saja. Buku ini juga memperkenalkan berbagai inovasi di bidang literasi seperti book game, cerpen-gram box, metode korita, reading record, kartu catatan kontemporer, dan sebagainya.x, 196 hlm, 22,9 x 15,7 c

    Sikap sosial staf layanan pemustaka di pusat perpustakaan uin syarif hidayatullah jakarta berdasarkan analisis dramaturgi .

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk memahami sikap sosial staf layanan pemustaka saat berinteraksi dengan pemustaka di front stage dan saat berinteraksi dengan sesama kolega di back stage Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jenis penelitian ini menggunakan fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kajian pustaka, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melakukanreduksidata, penyajiandata,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa front stage staf layanan pemustaka ditampilkan dalam front personal dan setting. Pada front personal, staf menunjukkan penampilan yang formal dan memiliki gaya sigap, ramah, dan tegas terhadap aturan perpustakaan. Sementara itu, setting terjadi pada ruang layanan sirkulasi, referensi, dan American corners. Di sisi lain, back stage para staf menunjukkan sikap sosial yang positif melalui tiga aspek, yaitu kerjasama, solidaritas, dan tenggang rasa. Kerjasama dalam kegiatan Jum'at bersih, pengisian konten Instagram, bantuan layanan online, dan menjadi panitia acara internal perpustakaan. Solidaritas dengan menghadiri acara lepas kangen dan sambut staf baru, dan acara buka bersama. Tenggang rasa staf dalam bentuk penghormatan kepada rekan staf dan sebagai perwakilan dari bagian layanan pemustakavii,97 hl

    No full text
    vii,99 hl

    Pemanfaatan metode komunikatif dalam penerjemahan kitab al-akhl?q li al-ban?n jilid ii karya syekh umar bin ahmad baradja .

    No full text
    Bahasa sasaran yang cenderung kaku dan terpaku pada bahasa sumber terkadang menyulitkan pembaca untuk memahami pesan yang ada dalam suatu teks, terutama teks terjemahan kitab. Inilah yang melatari penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui penerapan metode komunikatif dan strategi penerjemahan dalam penerjemahan kitab al-akhlaviii,72 hl

    No full text
    The research is slated for giving a brief description about the representation and cultural identity of hippie cultures which appears in Captain Fantastic film. This film tells about the hippies family living in the forest.vii,46 hl

    Penanggulangan pandemi covid-19 melalui arsip rekam medis tahun 2023

    No full text
    Munculnya virus covid 19 yang melanda dunia belakangan ini memang menghebohkan berbagai pihak, karena banyak menimbulkan korban jiwa, namun dunia bukan pertama kali mengalami pandemi. Pernah tercatat tahun 1918 ketika pandemic influenza pertama kali terjadi. Pandemi Covid -19 ini adalah pandemi paling mirip dengan influenza, kejadian pandemi seperti ini tenunya bisa membuat kita belajar dari pandemi masa lalu atau kejadian pandemi yang sudah terjadi di masa lalu melalui arsip. Semua arsip yang tercipta semasa pandemi dapat membuatnya menjadi arsip statis karena akan menjadi sejarah dan pembelajara dimasa yang akan datang. Maka buku ini berisi tentang bagaimana pengelolaan arsip pasien Covid atau rekam medis (medical record). Dibutuhkan pengelolaan yang baik untuk arsip rekam medis khususnya rekam medis pasien covid 19. Ada dua rumah sakit (RS) besar yang mensupport pasien covid-19 (RS rujukan covid-19) yang akan menjadi objek kajian ini. Rumah sakit yang pertama adalah rumah sakit pemerintah yang khusus terfokus pada penanganan covid-19 yakni RSUD Adhyatma, MPH atau yang dikenal juga dengan sebutan RSUD tugurejo semarang. RSUD tugurejo ini yang terletak di daerah tambakaji, ngaliyan, semarang dan RSU tangerang selatan dalam mendukung penanggulangan pandemi covid 19. Arsip rekam pasien covid memiliki nilai guna yang tinggi serta dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Salah satunya untuk penanggulangan pandemi covid 19 melalui arsip rekam medis. pemanfaatan arsip rekam medis pasien covid Rumah Sakit Tugurejo adalah untuk data-data administrasi seperti data jumlah pasien, nama pasien, jumlah yang meninggal, jumlah yang sembuh, dan data-data lain yang dibutuhkan oleh pemerintah dalam menanggulangi Pandemi Covid-19 begitu juga dengan RSUD Tangerang Selatan. Implikasi dari kajian ini yaitu memberikan informasi tentang bagaimana rumah sakit di Indonesia mengelola arsip rekam medis mereka, khususnya arsip rekam medis pasien Covid-19 sehingga dapat memberikan pertimbangan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan dalam membuat sebuah kebijakan untuk pengelolaan arsip rekam medis Covid-19. Hal ini dibutuhkan karena sampai saat ini belum ada peraturan pemerintah yang mengatur penyimpanan atau pemusnahan dari arsip rekam medis pasien Covid-19, khususnya jika arsip rekam medis tersebut berbentuk elektronik.vii, 130 hlm, 20,5 x 14,1 c

    Analisis kalimat efektif dalam terjemahan buku ringkasan Nun : sejarah nabi muhammad saw jilid 1

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas terjemahan buku Ringkasan Nun : Sejarah Nabi Muhammad SAW Jilid 1 dengan menggunakan teori kalimat efektif. Aspek yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini adalah efektivitas kalimat dalam konteks penerjemahan.vii, 60 hl

    0

    full texts

    13,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac-caknur.fah.uinjkt.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇