ucs.sulsellib.net
Not a member yet
    125479 research outputs found

    No full text
    xi, 65 hlm., 29 cm

    LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK PT SERMANI STEEL MAKASSAR/LKKP OSP 2021

    No full text
    viii+38hlm;21x28c

    No full text
    x, 69 halaman, 29 cm

    BENTUK-BENTUK SINGKATAN BAHASA INDONESIAPADA OBROLAN CHAT PRIBADI (WHATSAPP) DI KALANGAN REMAJA

    No full text
    FARAH ANNISA PRATIWI. Indonesian Language Abbreviations in Private Chat (WhatsApp) Among Youth (supervised by Hj. Asriani Abbas and H. Tammasse).This study aims to classify forms of abbreviations and explain abbreviation factors in chat chat (WhatsApp).The research data were collected by two methods, namely library research and field research. Field research was carried out using the listening method, documentation technique, and note-taking technique.The results of this study indicate that private chat chat among teenagers produces abbreviations that can be divided into: (1) vowel omission, (2) vowel preservation, (3) consonant omission, (4) consonant preservation, (5) numeric use, (6 ) the use of the number two (2), and (7) the use of the logogram. Next, refer to the abbreviation factor. 4 abbreviation factors, namely (1) slang factor, (2) efficiency factor, (3) creativity factor in language, (4) linguistic creativity factor, (5) language role model, and (6) the desire to create variants (language). Indonesian) which can support the expression of the speaker's feelings, thoughts, and lingual identity.Keywords: abbreviation, chat, form.xABSTRAKFARAH ANNISA PRATIWI. Bentuk-bentuk Singkatan Bahasa Indonesia pada Obrolan Chat (WhatsApp) Pribadi di Kalangan Remaja (dibimbing oleh Hj. Asriani Abbas dan H. Tammasse).Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan bentuk-bentuk singkatan dan menjelaskan faktor penyingkatan pada obrolan chat (WhatsApp).Data penelitian ini dikumpulkan dengan dua metode, yaitu penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Penelitian lapangan dilakukan menggunakan metodek simak, teknik dokumentasi, dan teknik catat.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa obrolan chat pribadi kalangan remaja menghasilkan bentuk singkatan yang dapat dibagi menjadi: (1) penghilangan vokal, (2) pengekalan vokal, (3) penghilangan konsonan, (4) pengekalan konsonan, (5) pemanfaatan angka, (6) pemanfaatan angka dua (2), dan (7) pemenfaatan logogram. Selanjutnya, merujuk pada faktor penyingkatan. 6 faktor singkatan, yaitu (1) faktor gaul, (2) faktor Efisiensi, (3) faktor kreativitas dalam berbahasa, (4) faktor kreativitas linguistik, (5) faktor anutan bahasa, dan (6) adanya keinginan untuk menciptakan varian (bahasa Indonesia) yang dapat menunjang ekspresi perasaan, pikiran, dan identitas lingual penuturnya.Kata kunci: singkatan, chat, bentuk.xii, 53 halaman, 29 cm

    Tradisi Manca dalam upaya adat pernikahan di Desa Lenggo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar

    No full text
    Pokok permasalahan ini adalah Tradisi Manca" dalam Adat Pernikahan DiDesa Lenggo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. 1.) Eksistensi munculnya tradisi "Manca" dalam adat pernikahan di Desa Lenggo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. 2) Proses Pelaksanaan Tradisi Manca Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. 3) Nilai-Nilai Tradisi Manca'dalam Adat Pernikahan Desa Lenggo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian budaya dengan menggunakan penelitian data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pada umumnya masyarakat di Desa Lenggo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. masih memegang teguh tradisi yang diwariskan oleh leluhur mereka. Tradisi ini dilakukan secara turun-temurun yang merupakan sebagai penghibur dalam upacara adat pernikahan. Penulis berharap masyarakat setempat tetap melestarikan tradisi manca" di Desa Lenggo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. sebagai salah satu warisan budaya lokal Indonesia.1) Prosesi pementasan manca dalam adat pernikahan di DesaLenggo Kecamatan Bulo Kabupaten Mandar.2) Simbol gerakan manca" dalam adat pernikahan. 3) Nilai-nilai yang terkandung dalam manca".Implikasi penelitian ini yaitu pemerintah dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam pertunjukan tradisi adat mancaxiii, 60 hlm.: ilus.; 29cm

    PENGELOLAAN SUMBERDAYA BUDAYA DI KAWASANADAT KAJANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATADI SULAWESI SELATAN

    No full text
    xx, 98 halaman, 29 cm

    Kasipalli Pada Masyarakat Desa Maradekaya Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa (Studi Nilai-Nilai Islam Dalam Kearifan Lokal)

    No full text
    Pokok masalah dari skripsi ii membahas tentang bagaimana kasipalli pada masyarakat Desa Maradekaya Kecamata Baeng Kabupaten Gowa (Stady Sejarah dan Kearifan Lokal). Tujuan penelitian ini untuk menjawab pokok permasalahan mengenai: 1. Bagaimana asal-usul munculnya kasipalli pada masyarakat Desa Maradekaya, 2. Bagaimana dinamika kasipalli dalam kehidupan masyarakat Desa Maradekaya, 3. Bagaimana bentuk dan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi kasipalli di Desa Maradekaya Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.Penelitian ini menggunakan metode penelitian jenis kualitatif, yaitu jenis penelitian ini menggambarkan mengenai objek yang dibicarakan sesuai kenyataan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Desa Maradekaya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa pendekatan yaitu Historis, Filosofis, dan Budaya.Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa Kasipalli merupakan pantangan seseorang untuk tidak mengerjakan sesuatu yang jika dilanggar maka yang bersangkutan akan terkena dampaknya. Kasipalli merupakan budaya lisan yang mempunyai kekuatan tersendiri dalam sebuah masyarakat. Hal tersebut tentunya tidak sesuai dengan nalar seseorang.xi, 68 hlm.: ilus.; 27cm

    Penerapan Sistem DDC (Dewey Decimal Classification) di Perpustakaan Universitas Islam Makassar

    No full text
    Skripsi ini membahas tentang penerapan kegiatan klasifikasi sistem DDC (Dewey Decimal Clasification) di Perpustakaan Universitas Islam Makassar. Inti permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana proses klasifikasi bahan pustaka menggunakan sistem DDC serta penerapannya di Perpustakaan Universitas Islam Makassar dan kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penerapan sistem klasifikasi DDC di Perpustakaan Universitas Islam Maksassar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses klasifikasi bahan pustaka dengan sistem DDC dan penerapannya di Perpustakaan Universitas Islam Makassar dan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam penerapan sistem klasifikasi DDC.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan sistem DDC di Perpustakaan Universitas Islam Makassar oleh pustakawan dalam mengklasifikasi bahan pustaka sudah menerapkan sesuai teori klasifikasi dalam memberikan nomor kelas pada bahan pustaka, akan tetapi terdapat kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem klasifikasi DDC yaitu terdapat jenis koleksi yang tidak mudah untuk diklasifikasi seperti bahan pustaka yang memiliki dua subjek yang saling berkaitan dan koleksi yang berbahasa asing, kurangnya tenaga pengelola perpustakaan terutama dibidang klasifikasi, ruangan atau fasilitas rak buku yang kurang memadai sehingga penyusunan atau penataan koleksi bahan pustaka yang telah diklasifikasi belum berjalan sesuai aturan klasifikasi DDC.xi, 85 hlm.: ilus.; 27cm

    0

    full texts

    125,479

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ucs.sulsellib.net
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇