ucs.sulsellib.net
Not a member yet
    125479 research outputs found

    Tradisi Maccera Bola pada Masyarakat Desa Ajakkkang Kabupaten Barru (Studi Unsur-unsur Budaya Islam)

    No full text
    Hasil penelitian ini menunjukkan 1. Eksistensi tradisi Maccera'bola terkait keberadaan tradisi tersebut menjadi perdebatan dikalangan masyarakat. Ada yang percaya bahawa tradisi ini harus dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur pemilik rumah keapada Allah SWT. Ada juga sebagian msyarakat yang berpendapat bahwa tradisi Maccera'bola merupakan perbuatan syirik yang menduakan Allah Swt. 2. Prosesi pelaksanaan tradisi tradisi Maccera bola di Desa Ajakkang kabupaten Barru memiliki berbagai tahapan. Mulai dari tahapan persiapan hingga proses pembacaan doa selamat dan barasanji. 3. Adanya nilai-nilai budaya islam yang terkandung dalam tradisi Maccera bola di desa Ajakkang kabupaten barru diantaranya nilai silaturrahmi, tolong-menolong dan nilai solidaritas.xi, 68 hlm.: ilus.; 27cm

    Dempa Dalam Ritual Anrio Tomate Pada Masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba

    No full text
    Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana makna yang terkandung pada simbolik dempa serta prosesi, nilai-nilai Islam, dan eksistensi masa kini ritual anrio tomate pada masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba. Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimanakah ritual anrio tomare pada masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba? Pokok masalah tersebut selanjutnya menjadi submasalah atau pertanyaan penelitian, yaitu: 1) bagaimanakah makna simbolik dempa dalam ritual anrio tomate pada masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba? 2) Bagaimanakah prosesi dalam pelaksanaan ritual anri tomate pada masyarakat Kajang Kabupaten Bulukuba? 3) Bagaimanakah unsur- unsur Islam dalam pelaksanaan ritual anrio tomate pada Masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba?Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif deskriftif dengan pendekatan penelitian adalah, Pendekatan Antropologi, Pendekatan Sossiologi, Pendekatan Agama dan Pendekatan Sejarah. Adapun sumber data penelitian dari narasumber seperti pemangku adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempatselanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran referensi dari perpustakaan. Kemudian pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga metode yaitu: metode induktif, mctode deduktif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) makna simbolik dempa pada ritual anrio tomate yaitu sebagai sebuah tatanan nilai yang menggambarkan siklus kehidupan manusia. 2) Pada prosesi anrio tomate ada enam orang yang bertugas sebagai petugas memandikan jenazah. 3) Unsur-unsur islam yang terkandung didalamnya yaitu tatacara Islam dalam pelalaksanaan sebelum pemandian, pada prosesi ritual pemandian, prosesi mengkafani, prosesi menshalati dan prosesi menguburkan jenazah. Bahkan dalam tradisi masyarakat Kajang yaitu addangan atau memperingati hari kematian ada banyak unsur islam yang terkandung didalamnyaSebagai sebuah identitas tradisi sangat penting kiranya menjaga tradisi dari prosesi ritual anrio tomate dengan menggunakan dempa. Diharapkan dapat menambah wawasanmasyarakat luas untuk mengetahui di Kabupaten Bulukumba khususnya masyarakat Kajang. Kemudian menjelaskan tentang nilai-nilai Islam yang terkandung didalamnya.x, 85 hlm.: ilus.; 29cm

    Pelestarian koleksi budaya lokal di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang

    No full text
    Skripsi ini membahas tentang pelestarian koleksi Budaya lokal di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang. Adapun pokok masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu tentang proses pelestarian koleksi budaya lokal di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan KAbupaten Enrekang dan kendal-kendala yang dihadapi pustakawan dalam melestarikan koleksi budaya lokal di Dinas Peerpustakaan dan Kabupaten Enrekang.xiv, 69 hlm : ilus ; 28 c

    Peranan Raja Bone La Temmasonge Sultan Abdul Razak Jalaluddin Dalam Mengembangkan Islam di Jazirah Sulawesi Tahun 1749-1775

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian sejarah. untuk mengungkap fakta sejarah yang terjadi pada tahun 1749-1775, maka penulis menggunakan beberapa pendekatan yang tentunya sangat relevan dengan penelitian ini. Adapun beberapa pendekatan yang digunakan oleh penulis yakni pendekatan sejarah, agama, sosiologi dan politik. Adapun langkah yang diperoleh untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu: heuristiok, krtik sumber, interprestasi dan histografi.x, 67 hlm.: ilus.; 27cm

    Tradisi Songkabala pada masyarakat di Desa Paranglabbua Kelurahan Bontoparang Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana nilai-nilai islam terintegrasi dalam tradisi songkabala pada masyarakat di Desa Paranglabbua kelurahan Bontoparang kecamatan Parangloe. Dengan mengambil permasalahan : 1. Bagaimana eksistensi Songkabala? 2. Bagaimana Proses pelaksanaan tradisi Songkabala? 3. Integrasi nilai-nilai budaya islam dalam tradisi songkabala.?. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan dengan menggunakan mulai dari pendekatan sejrah, pendekatan agama, pendekatan antropologi dan pendekatan sosiologi. Adapun meeteode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, dalam hal ini penulis berusaha untuk mengemukakan objek yang dikaji sesuai kenyataan yang terjadi di masyarakat.viii, 68 hlm.: ilus.; 28 cm

    Perang Appa' Sulapa' Dalam Menghadapi Agresi Belanda di Malino

    No full text
    Skripsi ini adalah studi tentang Perang Appa' Sulapa' dalam menghadapi agresi Belanda di Malino. Adapun permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah; pertama, terjadinya perang Appa' Sulapa' di Malino; kedua, bentuk terjadinya perang Appa' Sulapa' di Malino; ketiga, dampak terjadinya Perang Appa' Sulapa' di Malino.Untuk menjawab ketiga permasalahan tersebut di atas penulis menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan kritis yakni: (1) Heuristik atau pengumpulan data; (2) Kritik Sumber; (3) Interpretasi; dan (4) Historiografi.viii, 59 hlm.: ilus.; 27cm

    Gelar karaeng di kabupaten Jeneponto (Studi tentang Perubahan Sosial)

    No full text
    Hasil penelitian ini menunukkan bahwa 1. Kondisi sosial masyarakat Jeneponto dari segi ekonomi hampirbsma dengan daerah-daerah lain yang dengan propesi petani, pedagang, nelayan, PNS, pegawai swasta, buruh dan sopir. Memiliki budaya tersendiri yakni budaya yang sudah ada sejak dulu salah satunya adalah status sosial yakni karaeng yang hingga saat ini masih melestarikan. Mayorotas masayarakat Jeneponto beraghama islam. 2. daalm penggunaan simbol atau gelar karang bagi masyarakat jeneponto memiliki tiga pemaknaan yakni kepada keturunan saja, kepada kaum bangsawan, dan sebagai sa[aan atau seruan dengan artian "tuan" seoramh karaeng dapat dilihat dari yang nampak antara lain namanya memakai kata "karaeng" atau diseingkat "Kr".ix, 74 hlm.: 29 cm

    A DUAL-LEVEL THEORY AND CONSTRUCTIONOF ESP READING MATERIAL FOR ISLAMIC STUDIESAT UIN ALAUDDIN MAKASSAR

    No full text
    xvi, 192 halaman, 29 cm

    Efektivitas Antibakteri Pasta Nanopartikel Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Bakteri Enterococcus Faecalis

    No full text
    Tujuan perawatan saluran akar adalah memelihara gigi dalam rongga mulut yang terinfeksi bakteri pada jaringan pulpa.Penelitian ini untuk mengetahui apakah pasta nanopartikel daun kelor memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Entecoccus Faecalis

    VANDALISME PADA RUMAH ADAT SAORAJA LAPINCENGKABUPATEN BARRU

    No full text
    Moch.Taufiqurachiem. Vandalisme Pada Rumah Adat Saoraja Lapinceng,Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, dibimbing oleh Dr.Khadijah Thahir Muda, M.Si dan Yusriana, S.S, M.APenelitian ini membahas tentang Vandalisme Pada Rumah Adat SaorajaLapinceng, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Pembahasanpada penelitian ini terfokus pada bentuk-bentuk vandalisme rumah adat SaorajaLapinceng. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif denganpendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya buktivandalisme yang berbeda-beda seperti tulisan, coretan, kandang ternak, aktivitasbakar sampah, penangkaran ikan, rumah, saluran pembuangan air, dan strukturbangunan. Adapun faktor yang melatarbelakangi kegiatan vandalisme yaitulemahnya sistem keamanan pada situs, kurangnya pemahaman terkait pentingnyasitus, dan aktivitas masyarakat sekitar situs.Kata Kunci : Vandalisme, Rumah Adat Saoraja Lapinceng, Cagar BudayaxviiABSTRACTThis study discusses Vandalism at the Saoraja Lapinceng Traditional House,Balusu District, Barru Regency, South Sulawesi. The discussion in this studyfocuses on the forms of vandalism of the Saoraja Lapinceng traditional house. Themethod in this study uses a descriptive method with a qualitative approach. Theresults of this study indicate that there are different evidences of vandalism suchas writing, graffiti, cattle pens, garbage burning activities, fish breeding, houses,sewers, and building structures. The factors behind the vandalism activities are theweak security system at the site, lack of understanding regarding the importanceof the site, and community activities around the site.Keywords : Vandalism, Lapinceng Soraja Traditional House, Curtural Heritagexiv, 67 halaman, 29 cm

    0

    full texts

    125,479

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ucs.sulsellib.net
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇