ucs.sulsellib.net
Not a member yet
125479 research outputs found
Sort by
KEKERASAN TERHADAP TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PEREMPUAN KAMAR KARYA AGUS SUBAKIR
ix, 98 hlm., 29 cm
Implementasi Algoritma K-Nearest Neighbor (K-Nn) Pada Aplikasi Pemilihan Jenis Furniture Pada Grandtoserba
xi, 75 hlm.; 29 cm
TURN TAKING STRATEGIES USED IN THE SECOND PRESIDENTIAL DEBATE BETWEEN HILLARY CLINTON AND DONALD TRUMP
RICKY SAPUTRA. Turn Taking Strategies Used in the Second Presidential Debates Between Hillary Clinton and Donald Trump .(Dibimbing oleh Marleny Rajuni dan Nadira Mahaseng).The purpose of this research is to analyze the turn taking strategies in the second presidential debate between Hillary Clinton and Donald Trump in 2016 in Las Vegas, which every candidates use the strategies to make the conversation run well. In this case, the aims of this research are: (1) To identify the kinds of turn taking strategy in the second presidential debate between Hillary Clinton and Donald Trump, (2) To find out the dominant type of turn taking strategy in the second presidential debate between Hillary Clinton and Donald Trump.The method of this research use qualitative method. The data were the dialogues uttered by participants in the second presidential debate, and then classified with the same categories. To get the answer for the research problem, this study uses theory of turn taking strategy proposed by Stenstrom (1994). There are 3 kinds of turn taking strategy which are taking the turn strategy, holding the turn strategy and yielding the turn strategy.The results of this research are stated as follows. Firstly, there are thirty one data collected from sample, those collected data resulted three main kinds of turn taking mechanism, and those are taking the turn, holding the turn, and yielding the turn and all kinds found in that conversation. Secondly, there are 31 datas which consist of 23 data of taking the turn strategies, 7 data of holding the turn strategies, and 1 data of yielding the turn strategies were found in this debate. The last is, uptakes is mostly presented by participants in the debateKeywords: Turn Taking Strategies, Conversation Analysis, Debate?ABSTRACTRICKY SAPUTRA. Strategi Pergantian Berbicara Yang Digunakan Dalam Debat Capres Kedua Antara Hillary Clinton dan Donald Trump. (Dibimbing oleh Marleny Rajuni dan Nadira Mahaseng).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi turn taking dalam debat calon presiden kedua antara Hillary Clinton dan Donald Trump tahun 2016 di Las Vegas, dimana setiap kandidat menggunakan strategi tersebut untuk membuat percakapan berjalan dengan baik. Dalam hal ini, tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengidentifikasi jenis-jenis strategi turn taking dalam debat presiden kedua antara Hillary Clinton dan Donald Trump, (2) Untuk mengetahui jenis strategi turn taking yang dominan di debat capres kedua antara Hillary Clinton dan Donald Trump.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Datanya adalah dialog-dialog yang diucapkan peserta debat capres kedua, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori yang sama. Untuk mendapatkan jawaban atas masalah penelitian, penelitian ini menggunakan teori strategi turn taking yang dikemukakan oleh Stenstrom (1994). Ada 3 macam strategi turn taking yaitu strategi taking the turn, strategi holding the turn dan strategi yielding the turn.Hasil penelitian ini adalah, Pertama, ada tiga puluh satu data yang dikumpulkan dari sampel, data yang dikumpulkan menghasilkan tiga jenis mekanisme giliran berbicara, yaitu taking the turn, holding the turn, dan yielding the turn dan semua jenis yang ditemukan dalam percakapan itu. Kedua, terdapat 31 data yang terdiri dari 23 data taking the turn 7 data holding the turn, dan 1 data yielding the turn ditemukan dalam debat ini. Terakhir, uptakes adalah strategi yang paling sering digunakan oleh peserta debat.Kata Kunci: Strategi pergantian berbicara, Analisis Wacana, Debatxiv, 53 hlm., 29 cm
VALENSI MORFOLOGIS AFIKS-AFIKS BAHASA INDONESIA DENGAN KATA PINJAMAN BAHASA INGGRISDI TWITTER
DEVIANTI TAJUDDIN. Valensi Morfologis Afiks-afiks Bahasa Indonesia dengan Kata Pinjaman Bahasa Inggris di Twitter (dibimbing oleh Muhammad Darwis dan Hasan Ali).Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan derivasi dan infleksi penggunaan afiks-afiks bahasa Indonesia yang bervalensi dengan kata pinjaman bahasa Inggris di twitter dan (2) menguraikan bentuk penerapan kaidah-kaidah morfofonemik pada penggunaan afiks-afiks bahasa Indonesia terhadap kata pinjaman bahasa Inggris di twitter.Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan morfologi. Dilakukan di kota Makassar, Sulawesi Selatan selama tiga bulan, yakni dari bulan Januari 2021 hingga Maret 2021. Sumber data pada penelitian ini adalah kata pinjaman bahasa Inggris di twitter dengan jumlah populasi 104 dan sampel 51. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan menggunakan teknik tangkap layar (screenshot) dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode distribusional dengan menggunakan teknik ganti dan teknik perluasan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat lima jenis perubahan kategori kata dari data yang berderivasi, yaitu perubahan kategori kata nomina menjadi verba, perubahan kategori kata verba menjadi nomina, perubahan kategori kata adjektiva menjadi verba, perubahan kategori kata adjektiva menjadi nomina, dan perubahan kategori kata adjektiva menjadi adverbia. Adapun pada data yang berinfleksi hanya ditemukan satu jenis infleksi, yaitu kategori kata verba tetap bertahan sebagai verba. (2) Pada penerapan kaidah morfofonemik afiks-afiks bahasa Indonesia dengan kata pinjaman bahasa Inggris ditemukan dua perubahan morfofonemik, yaitu perubahan morfofonemik yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan perubahan morfofonemik yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Adanya ketidaksesuaian kaidah bahasa Indonesia disebabkan oleh morfem dasar pada fonem awal kata pinjaman bahasa Inggris tidak mengalami peluluhan saat bervalensi karena kata pinjaman tersebut belum mengalami penyesuaian ejaan atau masih pada tahap peminjaman kata secara utuh dan belum diterima sebagai warga bahasa Indonesia.Kata kunci: valensi, afiksasi bahasa Indonesia, kaidah-kaidah morfofonemik.ABSTRAKDEVIANTI TAJUDDIN. Morphological Valence of Indonesian Affixes with English Loan Words on Twitter (guided by Muhammad Darwis and Hasan Ali).This study purposes (1) explain the derivation and inflection of the use of Indonesian language affixes that have valence with credit words on Twitter and (2) describe the form of application of morphophonemic rules on the use of Indonesian language affixes to credit words on Twitter.The type of research used is descriptive qualitative with a morphological approach. It was carried out in the city of Makassar, South Sulawesi for three months, from January 2021 to March 2021. The data source in this study was English loan words on Twitter with a population of 104 and a sample of 51. The data collection method used was the listening method using screen capture techniques (screenshots) and note-taking techniques. The data analysis method used is the distributional method using the replacement technique and the expansion technique.The results showed that (1) there were five types of changes in word categories from derived data, namely changes in the category of nouns into verbs, changes in the category of verbs into nouns, changes in the category of adjectives becomes a verb, changes in the category of adjectives into nouns, and changes in the category of adjectives into adverbs. As for the inflected data, only one type of inflection was found, namely the category of verbs which persisted as verbs. (2) In the application of the morphophonemic rules of Indonesian affixes with English loan words, two morphophonemic changes were found, namely morphophonemic changes that were in accordance with Indonesian rules and morphophonemic changes that were not in accordance with Indonesian rules. The discrepancy between the Indonesian language rules is caused by the basic morpheme in the initial phoneme of the English loanword not melting when it has valence because the loan word has not yet undergone a spelling adjustment or is still at the stage of borrowing the whole word and has not been accepted as an Indonesian language citizen.Keywords: valence, Indonesian affixation , morphophonemic rules.xiv, 176 hlm., 29 cm
Analisis perbandingan numerical system dan comprehensive system pada pendidikan profesi kedokteran gigi (Kajian literatur)
Perawatan gigi dengan sistem comprehensive merupakan pemenuhan kebutuhan perawatan gigi yang terakumulasi.Untuk mengetahui sistem kurikulum klinis profesi kedokteran gigi dan untuk mengetahui perbandingan antara sistem comprehensive dan sistem numerical requirement
Efektivitas antibakteri pasta nanopartikel daun kelor (Moringa oleifera) dengan konsentrasi berbeda terhadap bakteri enterococcus faecalis
Endodontik merupakan perawatan dalam kedokteran gigi yang bertujuan mengeliminasi bakteri dari sistem saluran akar.Penelitian ini untuk mengetahui apakah pasta nenopartikel daun kelor memiliki efektivitas antibakteri terhadap bakteri enteococcus faecalis
Islamisasi Kedatuan Suppa Abad ke -17 M
Implikasi dalam penelitian ini adalah Kesuksesan Penegmabangan Islam pada masyarakat Kedatuan Suppa apada Abad ke-17 M., tidak terlepas dari perasnan para ulama. Berangkat dari pengalam sejarah diatas, maka sebaiknya para Ulama dan pemerintah saling berdampingan sebagai mitra penegembanagan syariat islam di Masyarakat.viii, 80 hlm.: 27 cm
Smile in career of evil novel
The main objekctive of this researech is discussing about simile in Novel of career of Evil. This research aim to understand how simile are shown in novel. This research focuses on analysing simile in the novel career of Evil based on fromilhaque theory. in analyzing the data, the reseach used descriptive anaysis method.xii, 68 hlm.: ilus.; 27 cm