12595 research outputs found
Sort by
Aplikasi Metode Riset : praktik penelitian kualitatif, kuantitatif & mix methods
Menyusun penelitian merupakan salah satu problematika yang paling banyak dihadapi sehingga banyak mengalami kendala didalamnya. Mayoritas buku-buku penelitian mengangkat tentang metodologi penelitian, baik kualitatif, kuantitatif dan metode kombinasi yang menjelaskan filosofi penelitian dari berbagai aspek, tahapan, prosedur, skema, maupun grand desain penelitian. Buku ini membedah teknis dan prosedur penelitian secara aplikatif dan disertai contoh-contoh konkret. Adapun uraian bab dalam buku ini dimulai dari pendahuluan, fenomena atau masalah dalam penelitian, permasalahan dan persoalan dalam penelitian, teori dan konsep dalam penelitian, definisi operasional, penelitian terdahulu, alur atau kerangka pemikiran, garis besar penelitian kualitatif dan kualitatif, serta garis besar kerangkanga penelitian mix methods.xii +136 hal.: ilus.; 23 c
Nutrisi Tanaman
Penyediaan bahan pangan dan sandang merupakan tantangan yang sangat berat di masa depan karena pertambahan penduduk yang jauh lebih pesat daripada produksi pertanian. Jumlah penduduk Indonesia adalah 230 juta jiwa, sedangkan luas lahan pertanian 9,8 juta ha. Oleh karena itu, luas lahan pertanian dibagi dibagi jumlah penduduk hanya 426m2 (luas lahan berkapita). Sempitnya lahan per kapita ini memberi rambu-rambu kepada stakeholders pertanian untuk menempuh jalur intensifikasi dalam berproduksi. Intensifikasi adalah pilihan yang sulit karena membutuhkan teknologi dan input yang memadai. Selain itu, ada permasalahan lingkungan hidup, yaitu climate change yang dipicu oleh makin tingginya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Aktivitas budi daya tanaman memiliki kontribusi besar dalam menghasilkan gas CO2 dan N2O. Produksi dan penggunaan pupuk yang berlebihan menghasilkan emisi gas rumah kaca.xvi + 128 hal.: ilus.; 23 c
Meningkatkan efektivitas Penyusunan Laporan Kinerja melalui Pembangunan Sistem Informasi Pelaporan (SIMPEL) di Bakamla RI : Laporan Aksi Perubahan Kinerja Pelayanan Publik
Dalam penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) salah satu variabel terpenting dan menjadi penilaian dari Kemenpan dan RB adalah Pelaporan Kinerja. Penyusunan Pelaporan Kinerja Bakamla RI saat ini masih terpusat di Unit Kerja Biro Perencanaan dan Organisasi dan Pengumpulan data capaian kinerja dalam rangka penyusunan laporan kinerja masih dilakukan secara manual dan belum menggunakan Teknologi Informasi sehingga data kinerja yang tersaji belum terinventarisir dengan baik dan penyajian data capaian kinerja tidak terupdate secara real time sehingga menyebabkan belum optimalnya proses penyusunan laporan kinerja di Bakamla RI. Untuk mengatasi permasalahan tersebut Kepala Sub Bagian Pelaporan melakukan Efektivitas Penyusunan Laporan Kinerja melalui Pembangunan dan penerapan Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan (SIMPEL) yang dapat diakses secara online. Dalam jangka pendek 2 bulan SIMPEL telah diuji coba dan diterapkan pada Biro Perencanaan dan Organisasi. Setelah dilaksanakan evaluasi terhadap penerapan SIMPEL terbukti dapat memberikan manfaat terhadap proses penyusunan laporan kinerja. Dalam jangka menengah 6 bulan SIMPEL dapat diterapkan pada seluruh unit kerja di Bakamla RI dan pada jangka panjang 12 bulan diharapkan SIMPEL dapat terintegrasi dengan aplikasi lain yang ada di Bakamla RI. SIMPEL telah mendapat dukungan dari pimpinan di Bakamla RI.75p.:ills.; 29 cm(+lampiran
Pintar membuat Kompos : Dari sampah Rumah tangga & Limbah Pertanian/peternakan
Pupuk kompos sebagai produk organik dapat dibuat dari sampah organik rumah tangga, limbah pertanian seperti jerami, batang jagung, dan lain-lain serta limbah ternak yang lebih dikenal sebagai pupuk kandang. Limbah peternakan atau pupuk kandang yang tidak diolah menjadi kompos tidak akan memberikan manfaat yang baik bagi kesuburan tanah dan tanaman. Buku ini membicarakan bagaimana pengomposan terjadi dan memberikan cara pembuatan kompos dari sampah rumah tangga, kompos dari limbah pertanian, dan kompos dari limbah peternakan.202 hal.: ilus.; 23 c
Budidaya Empon-empon Berkhasiat
Sudah sejak lama nenek moyang kita memanfaatkan empon-empon. Entah sebagai bumbu dapur (penyedap masakan), minuman berkhasiat, bahan kosmetika-kecantikan, ramuan tradisional, peningkat daya tahan tubuh untuk menangkal virus dan sebagainya. Sebagai bahan dapur, rasa-rasanya kita tak pernah meninggalkan empon-empon. Seberapa pun empon-empon digunakan toh tetap harus hadir. Kata "empon-empon" berasal dari kata Jawa: "empu", artinya rimpang induk atau akar tinggal. Pengelompokan nama empon-empon tidak dilakukan berdasarkan klasifikasi dan kaidah ilmiah tertentu. Namun, ia dimaksudkan untuk menyebut sekelompok tanaman yang nilai ekonomisnya terletak pada rimpang dibandingkan bagian tanaman lainnya.Buku ini menyajikan budi daya dan khasiat 12 komoditas empon-empon yang didominasi oleh famili Zingiberaceae, yakni: temu lawak, temu putih, temu manga, temu kunci, temu hitam, temu giring, lengkuas, lempuyan kencur, jahe, dan bangle.x + 142 hal.: ilus.; 24,5 c
Apotek : Daun Betadin, Penyembuh Luka Chika
Di zaman sekarang ini hidup sehat dengan bahan alami sangat penting untuk dikenalkan kepada anak-anak. Dalam buku ini kan dijelaskan langkah-langkah meracik tanaman obat, yang mudah dipraktikkan hingga memanen tanaman obat. Disajikan melaui cerita yang menarik sehingga anak-anak dapat mengaplikasi penggunaan daun betadin sebagai obat luka.ii, 30 hal.: ilus.; 25c
Ayo Mengenal Rempah Nusantara
Aneka rempah akrab dengan kehidupan keluarga Indonesia. Aneka menu masakan, kue, dan minuman dengans entuhan rempat dapat dinikmati oleh keluarga termasuk anak-anak. Bahkan sempat hadir di tengah keluarga untuk menjaga kesehatan. Namun, seringkali anak-anak dan anggota keluarga lainnya belum mengenal rempah-rempah tersebut, padahal rempah merupakan kekayaan alam Indonesia. Melalui buku ini anak-anak aneka rempah sejah dini yang dipadukan dengan cerita menarik dan bahasa yang sederhana.iv 48 hal.: ilus.; 23 c
Optimalisasi ketersediaan data dukung penyusunan Kebijakan Distribusi Pangan melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC) : Laporan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi
Bidang Distribusi Pangan mempunyai tugas dan fungsi yaitu memberikan kontribusi yang cukup besar kepada pelaksanaan kegiatan di Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan maupun Badan Ketahanan Pangan. Kegiatan Prioritas Badan Ketahanan Pangan adalah pengembangan Usaha Pangan Masyarakat melalui Toko Tani Indonesia (PUPM-TTI) dan Toko Tani Indonesia Center (TTIC). Fokus aksi perubahan pada tata laksana dengan menerapkan sistem, proses dan prosedur kerja yang lebih jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip good governance dan peningkatan pelayanan publik dengan memberikan pelayanan yang prima sesuai kebutuhan dan harapan. Tujuan aksi perubahan adalah menghasilkan dan memanfaatkan sistem pelaporan data kinerja Toko Tani Indonesia Center (TTIC) menggunakan aplikasi berbasis android dan web untuk menyediakan data dukung penyusunan kebijakan distribusi pangan. Kegiatan aksi perubahan dilakukan dalam jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Aksi perubahan melalui pengembangan aplikasi Sistem Informasi Toko Tani Indonesia (SITANI) dapat menjadi solusi dalam pelaporan data dengan memberikan kemudahan bagi petugas provinsi maupun petugas pusat dalam pengumpulan dan analisis data sehingga dapat mengoptimalkan ketersediaan data dukung penyusunan kebijakan distribusi pangan dalam upaya peningkatan kinerja Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan.v,84p.:ills.; 29 cm(+lampiran
Peningkatan aktivitas Harian Pegawai melalui Form Pemantauan Target Kinerja Harian : Laporan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang merupakan lembaga pendidikan dibawah Kementerian Pertanian didirkan dengan mandat untuk mengembangkan diri sebagai pendidikan tinggi berdasarkan kebijakan Kementerian Pertanian yang dipadukan dengan kebijakan penyelenggaraan pendidikan tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Polbangtan Malang dituntut untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif dalam membantu memecahkan berbagai persoalan pembangunan pertanian. Peningkatan SDM Pertanian melalui pendidikan vokasi yang diselenggarakan Polbangtan Malang merupakan upaya strategis yang perlu dipertahankan dan dikembangkan terutama dalam rangka memenuhi tenaga-tenaga pertanian ahli yang memiliki kualifikasi sesuai dengan tuntutan masyarakat, industri serta tuntutan profesi. Masalah kinerja pegawai merupakan permasalahan yang utama yaitu rendahnya kinerja aktivitas harian pegawai dalam mencapai output yang diharapkan. Mekanisme pembuatan target aktivitas harian perlu dibuat sebelum melakukan pekerjaan dan disetujui oleh atasan atau atasan dapat memberikan tambahan aktivitas sesuai target yang diselesaikan dalam bidang masing-masing.vi,58p.:ills.; 29 cm (+lampiran