Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Not a member yet
1299 research outputs found
Sort by
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PRODUK PADA USAHA BINGKE KHATULISTIWA PONTIANAK
The study entitled analysis of cost of goods manufactured in the determination of the sale price of the product On Bingke Khatulistiwa Pontianak. This event will be based on writing by the large number of business practices on Micro, small, and medium Enterprises (UMKM) who have not yet applied the accounting theory in the process of operation, the related cost of goods production and the determination of sale price of the product. The determination of the proper production rates can be relevant in determining the reference sale price so businessmen can do a projection of the reception of profit from the proceeds. The results of research is an attempt of Bingke Khatulistiwa Pontianak has not made the report cost of goods production as well as in setting the selling price of products based on the purchasing power of consumers and the market price. Keywords: Accounting, Cost of Goods Manufactured, Full Costing, Absorption Cost
ANALISIS IMPLEMENTASI ANGGARAN BERBASIS KINERJA (PERFORMANCE BASED BUDGETING) PADA SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN SAMBAS
Anggaran berbasis kinerja merupakan metode penganggaran bagi manajemen untuk mengaitkan setiap pendanaan yang dituangkan dalam kegiatan-kegiatan dengan keluaran dan hasil yang diharapkan termasuk efisiensi dalam pencapaian hasil dari keluaran tersebut. Keluaran dan hasil tersebut dituangkan dalam target kinerja dalam unit kinerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis melalui observasi dan wawancara bahwa penerapan anggaran berbasis kinerja pada Sekretariat DPRD Kabupaten Sambas telah berjalan dengan cukup baik dan optimal. Sekretariat DPRD Kabupaten Sambas juga merasakan kegunaan dari anggaran berbasis kerja, hal ini dapat dilihat dari pencapaian kinerja yang telah sesuai dengan visi, misi, tujuan, sasaran, dan target yang telah ditetapkan. Dalam hal ini Sekretariat DPRD Kabupaten Sambas mengalami kendala yang berupa kualitas sumber daya manusia, keterbatasan dana, dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kinerja. Kata kunci: Anggaran Berbasis Kinerja, PP RI No 3 Tahun 2007, Keputusan Direktorat Jendral Anggaran, LAKI
analisis pengendalian internal pada sistem pemberian kredit studi kasus pada CU lantang tipo kc sungai raya dalam
ABSTRAK Credit Union (CU) merupakan salah satu lembaga keuangan bukan bank yang bergerak dalam bidang pemupukan simpanan dari para anggotanya, untuk kemudian dipinjamkan kembali kepada para anggota yang memerlukan bantuan modal. Tidak seperti bank, Credit Union (CU) menyelenggarakan kegiatannya usahanya berdasarkan nilai, norma dan prinsip koperasi dimana kedudukan anggotanya adalah sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Oleh karena itu, dalam melaksanakan kegiatanya Credit Union (CU) harus memiliki kinerja yang baik. Maka dari itu diperlukan adanya suatu pengendalian internal terhadap sistem dan prosedur terutama dalam hal penyaluran kredit.Dalam penelitian ini koperasi yang dijadikan sebagai objek penelitian adalah Credit Union Lantang Tipo KC Sungai Raya Dalam yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari anggota dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sistem pengendalian yang diterapkan oleh koperasi terhadap sistem dan prosedur penyaluran kredit serta faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya tunggakan kredit tersebut.Untuk melakukan penilaian efektivitas sistem pengendalian internal terhadap penyaluran kredit Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang berdasarkan kepada COSO (Committee of Sponsoring Organitation of The Treadway Commission), alat analisis adalah ICQ (Internal Control Questionnaire), Flowchart,dan struktur organisasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap penyaluran kredit yang diterapkan oleh koperasi sudah cukup efektif, akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diperbaiki, antara lain bagian aktivitas pengendalian (Control Activity) agar tidak terjadinya perangkapan tugas maka perlu adanya pembagian tugas dan wewenang yang jelas serta adanya penambahan karyawan dalam koperasi, pada bagian aktivitas pemantauan (Monitoring), perlu adanya pengawasan terhadap kegiatan usaha anggota setelah dana tersebut dicairkan. Serta dalam pemberian kredit harus melaksanakan prosedur yang telah ditetapkan dengan baik, misalnya dalam pemberian kredit harus selalu berpegang pada prinsip analisis 5C untuk mencegah serta meminimalisir terjadinya tunggakan kredit. Kata Kunci: sistem pengendalian internal, COSO, penyaluran kredit, Credit Union
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) PADA LITTLE BITES CAFE
Penelitian ini meneliti mengenai Perancangan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada Little Bites Cafe. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelemahan sistem informasi akuntansi yang ada dan memberikan rekomendasi terhadap sistem informasi akuntansi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara wawancara dan observasi langsung kepada pemilik Little Bites Cafe. Hasil dari penelitian ini masih terdapat kelemahan yaitu sistem informasi akuntansi yang ada masih sangat sederhana. Berdasarkan kelemahan tersebut, peneliti memberikan rekomendasi perancangan sistem informasi akuntansi yang diantaranya siklus pendapatan (penjualan tunai), siklus pengeluaran (pembelian tunai) dan siklus penggajian. Pembagian tugas pada masing-masing bagian di struktur organisasi serta dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam siklus pendapatan, siklus pengeluaran dan siklus penggajian. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Siklus Pendapatan, Siklus Penjualan Tunai, Siklus Pengeluaran, Siklus Pembelian Tunai, Siklus Penggajian
Analisis Sistem Pembayaran Billing Container PT.Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak
ANALISIS SISTEM PEMBAYARAN BILLING CONTAINER PT. PELABUHAN INDONESIA II (PERSERO) CABANG PONTIANAKNYEMAS DITA ARIANIAKUNTANSIABSTRAK Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan serta untuk mengukur tingkat efektifitas dan efisiensi sistem pembayaran yang diterapkan Billing Container PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, internal control questionnaire (IQC), studi literatur, dan dokumentasi. Alat analisis data yang digunakan berupa struktur organisasi, analisis percakapan, bagan alir/flowchart, dan internal control questionnaire (IQC). Struktur organisasi PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak merupakan struktur organisasi berbentuk garis dengan berbagai penyempurnaan. Analisis percakapan dilakukan dengan mewawancarai Supervisor Pembendaharaan yang bertanggung jawab atas operasional Billing Container. Bagan alir/flowchart dibuat berdasarkan hasil wawancara dengan Supervisor Pembendaharaan yang kemudian dijadikan alat analisis untuk membuat bagan alir/flowchart yang baru. Internal control questionnaire (IQC) diisi oleh Supervisor Pembendaharaan. Hasil penelitian ini berupa bagan alir/flowchart yang dibuat secara rinci serta menggambarkan bagaimana sistem pembayaran ini berjalan dan dapat diketahui bahwa tingkat efektifitas sistem pembayaran sudah cukup efektif sedangkan tingkat efisiensi sistem pembayaran sudah efektif. Kata kunci: Bagan alir/flowchart, Sistem pembayaran, efektifitas dan efisiens
Analisis Prosedur Piutang Jasa Layanan Kesehatan Pasien Asuransi Kesehatan Pada RSUD Dr. Soedarso Pontianak
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh Rumah Sakit untuk menagih piutang pasien asuransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan keefesienan prosedur akuntansi piutang jasa layanan kesehatan pasien asuransi kesehatan pada RSUD dr. Soedarso Pontianak dan mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam melakukan penagihan piutang. Penelitian ini dilakukan di RSUD dr. Soedarso Pontianak dengan menggunakan data primer berupa wawancara serta observasi dan data sekunder berupa dokumen atau catatan terkait. Adapun teknik analisis data menggunakan flowchart dan struktur organisasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa prosedur akuntansi piutang jasa layanan kesehatan pasien asuransi kesehatan pada RSUD dr. Soedarso Pontianak sudah berjalan dengan efektif dan efisien. Faktor yang menghambat dalam melakukan penagihan piutang yaitu kesalahan pencatatan yang dilakukan oleh petugas, kurang tegas dalam melakukan penagihan dan kurang memperhatikan umur piutang. Kata kunci: Sistem Akuntansi, Sistem Pengendalian Internal, Asuransi, Piutang, Rumah Sakit ABSTRACT This motive of this research was the problem faced by hospital to collect receivables from insurance patients. This research was aimed to know the effectiveness and efficiency of the accounting procedures for receivables by insurance patients at RSUD dr. Soedarso in Pontianak. This research was also aimed to identify factors that hamper receivables collecting process. This research was done at RSUD dr. Soedarso Pontianak by using primary data in form of interviews and observation, and secondary data in form of documents and notes related. Data analyzing with flowchart and organization structure was also done. The result of this research shows that the accounting procedures for receivables by insurance patients at RSUD dr. Soedarso in Pontianak has been applied effectively and efficiently. Factors that hamper the receivable collection process are wrong records done by the person in charge, the person in charge was less strict in collecting receivables, and was not aware of the receivable span. Keywords: Accounting System, Internal Control System, Insurance, Receivables, Hospita
ANALISIS PENERAPAN SAK EMKM DALAM LAPORAN KEUANGAN TOKO ABANG APPLE
Penelitian ini meneliti mengenai penerapan SAK EMKM didalam laporan keuangan toko abang apple. Laporan keuangan merupakan sumber informasi yang esensial bagi pihak yang berkepentingan, termasuk UKM. UKM sendiri mempunyai peran penting bagi pertumbuhan ekonomi negara. Kendala utama yang menjadi fokus dalam pengembangan UKM selain modal adalah pengolahan keuangan. Sistem pembukuan UKM selama ini sangat sederhana dan cenderung mengabaikan standar yang berlaku. Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia telah mengesahkan SAK EMKM pada tanggal 18 Mei 2016 agar UKM dapat membuat laporan keuangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilakukan pada Toko Handphone Abang Apple. Penelitian dilakuan bertujuan untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan, penerapan SAK EMKM dalam menyusun laporan keuangan serta kendala dalam menyusun laporan keuangan. Penelitan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Abang Apple belum menerapkan SAK EMKM didalam penyusunan laporan keuangan serta hanya mencatat penerimaan dan pengeluaran secara sederhana. Kendala didalam menyusun laporan keuangan adalah kurangnya pemahaman mengenai SAK EMKM. Kata kunci: UKM, Laporan Keuangan, SAK EMKM
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI SAK ETAP PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) (Studi Pada Toko Pakaian Wanita di Sekitar Kota Pontianak)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan akuntansi yang dilakukan pelaku usaha toko pakaian wanita yang ada di sekitar Kota Pontianak telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini bejumlah 20 pelaku usaha yang memiliki usaha took pakaian wanita yang berada disekitar Kota Pontianak, yaitu menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu. Pengumpulan data diperoleh melalui pengisian jawaban kuesioner dan wawancara kepada pelaku usaha toko pakaian wanita di sekitar Kota Pontianak. Data-data yang telah dikumpulkan kemudian dikelompokkan menurut jenisnya masing-masing yang dituangkan kedalam bentuk tabel dan dianalisis menggunakan deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Standar Akuntansi Keuangan Entintas Tanpa Akuntabilita Publik (SAK ETAP) belum sepenuhnya diterapkan di laporan keuangan para UKM toko pakaian wanita di sekitar Kota Pontianak. Maka, para UKM hanya menyiapkan pelaporan sederhana seperti laporan laba rugi. Para UKM toko pakaian wanita di sekitar Kota Pontianak belum mengetahui tentang adanya Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas (SAK ETAP) bahkan mereka tidak pernah mendengar apa itu SAK ETAP, hal ini dikarenakan masih minimnya pengetahuan para pelaku usaha dan kurangnya sosialisasi pemerintah akan penyusunan laporan keuangan untuk para UKM. Keyword : UKM, Penerapan Akuntasi, SAK ETA
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, UKURAN KAP TERHADAP AUDIT DELAY” (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013-2015)
Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Ukuran KAP terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2013-2015. Sampel pada penelitian ini dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Sampel yang diperoleh dari tiga puluh satu perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan pengamatan selama tiga tahun, sehingga sampel yang terpilih sebanyak sembilan puluh tiga sampel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan uji regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukan bahwa audit delay secara signifikan dipengaruhi oleh ukuran KAP. Dan nilai adjusted R2 sebesar 6,5%, dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas dan ukuran KAP hanya mampu menjelaskan variabel audit delay sebesar 6,5%. Kata kunci: audit delay, ukuran perusahaan, profitabilitas dan ukuran KAP Abstract :This study aims to determine the effect of Company Size, Profitability and Size of Firm to audit delay in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the years 2013-2015. Samples were selected based on purposive sampling method. Samples were obtained from thirty one mining company listed on the Indonesia Stock Exchange with observations for three years, so that the selected sample as many as ninety-three samples. The analytical method used is descriptive analysis, classic assumption test and multiple regression test. The results of multiple regression test shows that audit delay is significantly influenced by firm size. And the value of R2 adjusted 6.5%, from these results it can be concluded that company size, profitability and firm size variables can only explain the audit delay of 6.5%. Keywords: audit delay, company size, profitability and firm siz
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE PONTIANAK
Rumah sakit merupakan salah satu organisasi sektor publik yang bergerak di bidang pelayanan jasa kesehatan. Dalam kegiatan operasinya rumah sakit dapat menghasilkan limbah. Rumah sakit sebagai instansi pelayanan masyarakat diharapkan dapat menunjukkan tanggung jawab sosial dengan menerapkan akuntansi lingkungan. Penelitian ini mengambil sampel pada RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif, data yang diambil berdasarkan wawancara dan dokumentasi pada RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak kurang lebih dua bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan akuntansi lingkungan yang dilakukan rumah sakit dalam mengelola limbah dan proses pembebanan biaya lingkungan di dalam laporan keuangan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perlakuan khusus dalam pelaporan dan penyajian biaya lingkungan oleh rumah sakit. Didalam tahap-tahap perlakuan biaya lingkungan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak menganggap bahwa biaya yang dikeluarkan untuk pengelolaan lingkungan merupakan biaya yang tidak terlalu signifikan dan dapat dikategorikan sebagai biaya umum yang tidak memerlukan perlakuan khusus untuk dipisahkan sebagai lembaran tersendiri. RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak dapat disimpulkan menggunakan model normatif dalam perlakuan biaya lingkungannya yaitu manajemen menggabungkan rekening biaya-biaya yang serumpun menjadi satu pos biaya dan tidak dibuat dalam jurnal khusus tersendiri. Kata kunci : akuntansi lingkungan, biaya lingkungan, pengelolaan limba