STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Penerapan Pola Asuh Orang Tua Demokratis Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpendapat Pada Anak Usia Di RA Tamrinuth Thullab Sowan Lor Kedung Jepara Tahun 2020/2021
Dalam penelitian ini peneliti melangsungkan penelitian langsung ke lokasi untuk mencapai kekonkritan data tentang penerapan pola asuh demokratis orang tua untuk meningkatkan kemampuan berpendapat pada anak usia dini.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan pola asuh demokratis orang tua pada anak usia dini, (2) mengetbahui ketingkatan kemampuan berpendapat pada anak usia dini. (3) mengetahui faktor penerapan pola asuh demokratis orang tua untuk meningkatkan kemampuan berpendapat pada anak usia dini
Penerapan pola asuh berupa pembiasaan pada anak, mengajarkan anak bertutur kata dengan baik, mengetahui cara-cara mendidik anak dengan baik, mengetahui kebutuhan belajar anak, memberikan pengetahuan cara menghadapi sifat anak dan mengawasi anak bermain. Terdapat tiga tipe pengasuhan yang terkait dengan aspek-aspek yang berbeda untuk meningkatkan berpendapat anak yaitu demokratis, otoriter dan permisif.
Data yang sudah terkumpul di analisis dengan teknik analisis data terdiri dari data indikator, sub-indikator, deskripsi sub-indikator. Hasil penelitian bahwa (1) penerapan pola asuh orang tua demokratis untuk meningkatkan kemampuan berpendapat pada anak usia dini, bahwa selama proses pengasuhan orang tua memiliki penerapan sangat penting dalam kemampuan berpendapat anak sebagai berikut, memberikan waktu bersama anak, memberikan rasa cinta dan kasih sayang, memberikan fasilitas belajar, memberikan contoh yang baik. (2) meningkatkan kemampuan berpendapat. Dua jenis pendapat untuk meningkatkan kemampuan berpendapat anak sebagai berikut a) anak aktif yaitu keadaan otaknya normal tanpa ada gangguan b) anak pasif yaitu anak cenderung diam, pasrah apa yang terjadi terhadapnya. (3) faktor penerapan pola asuh orang tua demokratis untuk meningkatkan kemampuan berpendapat pada anak usia dini. Faktor intern adanya rasa malas pada diri anak sehingga enggan bila anak mengungkapkan berpendapat ketika sedang belajar, faktor ekstern merupakan faktor yang sangat mempengaruhi dalam pembentukan kepribadia
Pengaruh Daya Tarik, Aksesibilitas, dan Pendapatan terhadap Minat Berkunjung Wisatawanpada masa Pandemi Covid-19 di Hutan Mangrove Kabupaten Rembang
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang mendukung kemajuan perekonomian masyarakat. Tetapi, sejak memasuki pandemi covid-19 perkembangan jumlah kunjungan wisatawan di Indonesia pada tahun 2019 sampai 2021 mengalami penurunan. Salah satu tempat wisata yang terdampak adalah hutan mangrove di Desa Pasar Banggi, Kabupaten Rembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daya tarik, aksesibilitas, dan pendapatan terhadap minat berkunjung wisatawan pada masa pandemi covid-19 di hutan mangrove Kabupaten Rembang secara parsial maupun simultan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik penentuan sampel yaitu accidental sampling kepada 100 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka, observasi, dan kuesioner. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program olah data SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan pada masa pandemi covid-19 di hutan mangrove Kabupaten Rembang, aksesibilitas tidak berpengaruh terhadap minat berkunjung wisatawanpada masa pandemi covid-19 di hutan mangrove Kabupaten Rembang, pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung wisatawanpada masa pandemi covid-19 di hutan mangrove Kabupaten Rembang, serta daya tarik, aksesibilitas, dan pendapatan berpengaruh secara simultan terhadap minat berkunjung wisatawan pada masa pandemi covid-19 di hutan mangrove Kabupaten Rembang
Pengaruh Ketersediaan Produk, Harga Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Di Dealer Honda Taruna Motor Tanjung Karang Kudus
Penelitian ini disusun guna memenuhi tugas perkuliahan untuk memperoleh gelar sarjana strata satu (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam program studi MBS IAIN Kudus.
Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui ketersediaan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Dealer Honda Taruna Tanjung Karang Kudus. 2) Untuk mengetahui penerapan harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Dealer Honda Taruna Tanjung Karang Kudus. 3) Untuk mengetahui lokasi berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Dealer Honda Taruna Tanjung Karang Kudus.
Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan populasi Pelanggan Honda Taruna Motor di Kudus dengan Sampel penelitian berjumlah 108 Pelangan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis data menggunakan analisis regresi berganda.
Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa: Hasil pengujian ketersediaan produk, harga dan lokasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian di Dealer Honda Taruna, Tanjung Karang Kudus menunjukkan nilai Dari hasil uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar 35,698 dengan tingkat signifikansi menggunakan 0,000. Karena Fhitung > F tabel (35,698 > 2,79) maka Ho ditolak, artinya ketersediaan produk, harga dan lokasi secara simultan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian di Dealer Honda Taruna, Tanjung Karang Kudus
Implementasi Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Putatsari Grobogan tahun 2021
Pendidikan pesantren merupakan pendidikan yang berbeda dengan pendidikan yang lainya yang mempunyai ciri khusus yang unik dan menonjol, santri mempuyai hubungan yang erat dengan kiyai, Hubungan tersebut dapat menumbuhkan sikap persaudaraan yang erat. Tata nilai pesantren ditanamkan pada diri santri agar terbiasa hidup sebagai tata tertib. Sehingga pesantren menjadi sebuah lembaga yang sangat efektif dalam pengembangan pendidikan karakter santri. Penerapan pendidikan karakter pada santri di Pondok pesantren Manbaul Hikmah menggunakan keteladan ustadz/ustadzah, pembiasaaan melalui jadwal kegiatan dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajarannya melalui kitab-kitab ahlak, seperti: kitab Aqidatul Awam, Bidayatul Hidayah, Ta’limul Muta’alim, Hikam dan Ihya’ Ulumuddin.
Pertanyaan penelitian pada skripsi ini adalah bagaimana implementasi nilai-nilai karakter dengan Tuhan dan diri sendiri pada santri di Pondok pesantren Manbaul Hikmah Putatsari Kecamatan Grobogan?, metode apa saja yang digunakan untuk mengimplementasi nilai-nilai karakter dengan Tuhan dan diri sendiri pada santri di Pondok pesantren Manbaul Hikmah Putatsari Kecamatan Grobogan?, faktor-faktor apakah yang mempengaruhi implementasi pendidikan karakter pada santri di Pondok pesantren Manbaul Hikmah Putatsari Kecamatan Grobogan?.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi nilai-nilai karakter dengan Tuhan dan diri sendiri pada santri di Pondok pesantren Manbaul Hikmah Putatsari Kecamatan Grobogan, mendiskripsikan metode apa saja yang digunakan untuk mengimplementasi nilai-nilai karakter dengan Tuhan dan diri sendiri pada santri di Pondok pesantren Manbaul Hikmah Putatsari Kecamatan Grobogan,mendiskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi impelementasi pendidikan karakter pada santri di Pondok pesantren Manbaul Hikmah Putatsari Kecamatan Grobogan.
Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan skunder, metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Implmentasinilai nilai karakter terhadap tuhan yaitu karakter iman dan taqwa serta ikhlas, karakter terhadap diri sendiri yaitu karakter disiplin dan sabar. 2) metode yang digunakan dalam implementasi nilai-nilai karakter ketuhanan dan diri sendiri adalah metode dengan keteladanan, pembiasaan dan pemberian nasehat/arahan. 3) faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan karakter yaitu faktor intern: insting/naluri dan kebiasaan, sedangkan faktor ekstren: pendidikan dan lingkungan
(Konsep Pendidikan Budi Pekerti Perspektif Ki Hadjar Dewantara dan Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak dalam Islam)
Melihat sistem pendidikan Indonesia di era sekarang, banyak dari lembaga pendidikan yang hanya mengutamakan kesuksesan siswa dalam pencapaian ilmu pengetahuan. Kebanyakan lembaga pendidikan kini cenderung mencetak lulusan yang siap kerja, cerdas dan terampil, tetapi ruhani nya kosong. Padahal tujuan pendidikan bukan hanya mempersiapkan generasi yang kompeten dan berdaya saing tinggi dalam memperoleh pekerjaan. Tetapi harus dibekali dengan nilai-nilai budi pekerti luhur. Masalah yang dihadapi bangsa Indonesia berkaitan dengan masalah sosial dan akhlak remaja saat ini sangat memprihatinkan dan perlu mendapatkan solusi. Sehubungan dengan hal tersebut, Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara mempunyai konsep yang ideal tentang pendidikan budi pekerti yang dapat dijadikan acuan untuk membentuk generasi muda yang berbudi pekerti luhur, dimana mereka tidak hanya cerdas dalam berfikir nya tetapi juga bermoral dan mempunyai akhlak yang baik.
Berpijak dari latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui dan mendeskripsikan konsep pendidikan budi pekerti perspektif Ki Hadjar Dewantara, (2) Untuk menganalisis dan mengkaji relevansi konsep pendidikan budi pekerti perspektif Ki Hadjar Dewantara dengan pendidikan akhlak dalam Islam. Penelitian ini adalah penelitian pustaka atau (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif deduktif, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) konsep pendidikan budi pekerti Ki Hadjar Dewantara terdiri dari beberapa komponen yaitu maksud dan tujuan pendidikan budi pekerti adalah berusaha memberikan nasehat-nasehat, materi-materi, anjuran-anjuran yang dapat mengarahkan anak pada keinsyafan dan kesadaran akan perbuatan baik yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dari masa kecilnya sampai masa dewasa agar terbentuk watak dan kepribadian yang baik sehingga mencapai keselamatan dan kebahagiaan lahir batin. Dalam proses pendidikan berlandaskan panca dharma. Menggunakan metode ngerti, ngrasa dan nglakoni. Pusat pendidikan terdiri dari keluarga, sekolah dan masyarakat. Materi pendidikan budi pekerti diberikan berdasarkan rentang usia anak tersebut. (2) Relevansi pendidikan budi pekerti dapat dilihat dari tujuan pendidikan yang mengarahkan pada tujuan hidup manusia yaitu tercapainya kebahagiaan dunia dan akhirat. Selain itu dapat juga dilihat dari metode pendidikan, landasan, lingkungan pendidikan, materi pendidikan dan pusat pendidikan yang memiliki kesesuaian atau relevansi dengan pendidikan akhlak dalam Islam
Integrasi Nilai-nilai Islam dengan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka dan Implikasinya dalam Membentuk Akhlak Peserta Didik di MA NU Ma’arif Kudus
Dunia pendidikan memiliki peran yang sangat penting untuk pembentukan watak/kepribadian dan akhlak peserta didik. Pendidikan Agama Islam dan Ekstrakurikuler Pramuka diharapkan dapat mengatasi masalah/problem yang ada pada masa sekarang, terkhusus dalam pembentukan akhlak peserta didik. Untuk itu pembentukan akhlakul karimah peserta didik sangatlah dibutuhkan. Maka di MA NU Ma’arif Kudus diterapkan pelaksanaan integrasi nilai-nilai Islam dengan kegiatan Pramuka dalam membentuk akhlak peserta didik. Penelitan ini memiliki tujuan yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis; (1) Pelaksanaan kegiatan Pramuka di MA NU Ma’arif Kudus, (2) Pelaksanaan integrasi nilai-nilai Islam dengan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di MA NU Ma’arif Kudus, (3) Implikasi pelaksanaan integrasi nilai-nilai Islam dengan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam membentuk akhlak peserta didik di MA NU Ma’arif Kudus.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan di MA NU Ma’arif Kudus. Subjek penelitiannya yaitu kepala madrasah, pembina Pramuka, serta peserta didik MA NU Ma’arif Kudus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis menggunakan teknik perpanjangan observasi, peningkatan ketekunan, dan triangulasi untuk menguji keabsahan data. Adapun analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman dengan tiga langkah, diantaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasillldari penelitian memperlihatkan bahwa; (1). Pelaksanaan kegiatan Pramuka di MA NU Ma’arif Kudus menggunakan model terpaduu yang menghubungkan/menggabungkan atau mengaitkan secara mendasar hingga terdapat benang merah antara nilai-nilai Islam dengan Satya Dharma Pramuka,. (2) Pelaksanaan integrasi nilai-nilai Islam dengan ekstrakurikuler Pramuka diii MA NU Ma’arif Kudus, yakni memadukan unsur-unsur kegiatan keagamaan dalam setiap aspek dalam kegiatan Pramuka melalui tiga proses yaitu pemahaman ilmu, pembiasaan dan keteladanan, (3) Implikasi integrasi nilai-nilai Islam dengan kegiatan Pramuka dalam membentuk akhlak peserta didik di Ma NU Ma’arif..Kudus telah terlaksana dengan baik dan memberikan perubahan lebih baik bagi peserta didik dengan indikator akhlak yaitu muraqabah, amanah, tawadhu’/rendah hati, tanggung jawab dan disiplin
Profil Keberagamaan Anak Anak Keluarga TKI di Taiwan (Studi Kasus Pendidikan Islam Anak TKI di Desa Dukuhseti dan Taiwan)
Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui pemahaman
pendidikan agama Islam pada keluarga tenaga kerja Indonesia di
Indonesia dan Taiwan, 2) untuk mengetahui proses pendidikan agama
Islam pada keluarga tenaga kerja Indonesia di Indonesia dan Taiwan, 3)
untuk mengetahui kendala pendidikan agama Islam pada keluarga tenaga
kerja Indonesia di Indonesia dan Taiwan.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi field research
dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini mencakup anak-anak,
orang tua keluarga TKI dan tokoh agama sekitar. Pengumpulan data
dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan dengan menafsirkan data dengan pendekatan fenomenologi
kemudian diambil kesimpulan dengan deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) keluarga TKI memahami
bahwa pendidikan agama Islam bagi anak-anak hanyalah seputar kegiatan
keagamaan dalam sehari-hari. Yaitu, belajar salat, menghafal doa-doa
harian, belajar membaca tulisan Arab, menjalankan puasa, belajar di TPQ,
dan belajar untuk bersikap baik kepada orang lain, 2) proses pendidikan
agama Islam pada keluarga TKI berjalan dengan baik, hal ini terbukti
dengan berbagai macam penyampaian atau metode yang digunakan
seperti keteladanan, ibrah, nasehat, dan pembiasaan. Selain itu, materi
keagamaan juga tersampaikan dengan benar, baik materi syariat atau
hukum Islam maupun materi pendidikan akhlak, 3) Kendala yang muncul
dalam proses pendidikan agama Islam pada keluarga TKI adalah
kurangnya pengetahuan agama Islam pada anggota keluarganya,
kurangnya kepedulian pengasuh, kesibukan pengasuh dalam bekerja
sehari-hari, terdapat lingkungan anak yang kurang mendukung dalam
kegiatan pendidikan keagamaan, teman sebaya yang terkadang mengajak
anak bermain hingga larut dan lupa waktu, biaya pendidikan di negeri
orang lain yang cukup mahal, dan zaman sekarang anak-anak sudah pintar
mengoperasikan handphone sehingga rawan terhadap informasi maupun
permainan yang bukan semestinya mereka dapatkan
Peran Pengurus Wanita Persatuan Pembangunan dalam Pelembagaan Partai Persatuan Pembangunan di Kabupaten Jepara tahun 2017-2020
Penelitian ini memiliki satu pokok tujuan sebagai berikut untuk mengetahui Peran Pengurus Wanita Persatuan Pembangunan dalam Pelembagaan Partai Persatuan Pembangunan di Kabupaten Jepara tahun 2017-2020.
Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini berjumlah 3 orang 1 Ketua Wanita Persatuan Pembangunan Kabupaten Jepara, 2. Anggota Wanita Persasuan Pembangunan Kabupaten Jepara dan DPDR Perempuan Kabupaten Jepara. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu dengan keeping records and being organized (menjaga data dan mengaturnya), transcribing qualitative (transkip data), constant comparison (perbandingan data).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Pengurus Wanita Persatuan Pembangunan Kabupaten Jepara untuk menfasilitasi keingginan para wanita dalam perjuangan bernegara dan berbangsa melalui partai politik dengan melakukan konsolidasi dengan para wanita melalui berbagai kegiatan yaitu: a. Kegiatan pengajian rutinan selapanan b. Kegiatan sosial di momen-momen tertentu c. Kegiatan santunan yatim piyatu, Progam Wanita Persatuan Pembangunan Kabupaten Jepara merupakan pemberdayaan wanita di tingkat kecamatan-kecamatan bahkan sampai di tingkat desa, proses pelembagaan Wanita Persatuan Pembangunan DPC PPP melihat kaum wanita yang cenderung ikut kiprah di dunia politik akhirnya DPC PPP berinisiatif untuk membentuk kelembagaan wanita dalam partai Persatuan Pembangunan yang di istilahkan sayap partai bagai wanita akhirnya berdirilah organisasi Wanita Persatuan Pembangunan yang kelembagaannya di bawah lindungan parta
Penerapam Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran blended learning dengan mengkombinasikan dua pembelajaran yaitu pembelajaran online dan offline pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo yang di dalamnya mencangkup rumusan masalah yaitu: 1) Penerapan model pembelajaran blended learning pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo. 2) Upaya yang dilakukan pendidik dalam mengoptimalkan model pembelajaran blended learning pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo. 3) Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan model pembelajaran blended learning pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau yang biasa disebut field reseach dengan pendekatan kualitatif deskriptif di mana data yang diperoleh berasal dari hasil dokumentasi, observasi, dan wawancara. Metode dokumentasi untuk memperoleh data mengenai gambaran umum lokasi penelitian di MTs Darul Ulum Purwogondo. Metode observasi digunakan untuk mengetahui proses belajar dalam pembelajaran blended learning khususnya pada mata pelajaran akidah akhlak. Dan metode wawancara untuk mengungkap semua fakta yang ada di sekolah melalui wawancara dengan Kepala Sekolah, guru akidah akhlak, siswa kelas VIII dan IX yang melaksanakan pembelajaran blended learning pada mata pelajaran akidah akhlak. Teknik analisis data ada tiga tahapan yaitu data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Penerapan model pembelajaran blended learning terdapat tahapan perencanaan dengan merancang program tambahan, sarana dan prasarana, dan penyusunan jadwal pembelajaran. 2) Upaya pendidik dalam mengoptimalkan penerapan model pembelajaran blended learning pada mata pelajaran akidah akhlak tetap mengikuti aturan dari pemerintah, koordinasi dengan berbagai pihak, adanya inovasi-inovasi baru bagi pendidik, adanya kerja sama antara pendidik dan wali murid. 3) Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran blended learning diantaranya yaitu: rasa tanggung jawab dari pemerintah dan pendidik keikutsertaan orang tua dalam membimbing peserta didik belajar, penggunaan teknologi yang efektif. Faktor penghambat yaitu penerapan model pembelajaran blended learning alokasi waktu yang kurang efisien, pendidik yang kurang faham dengan media sosial, siswa kurang adanya rasa tanggung jawa
Partisipasi Politik Pemilih Santri Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 ( Studi Kasus pada santri pondok pesantren Ar- Roudlotul Mardliyyah Kudus )
Penelitian ini memiliki dua pokok tujuan sebagai berikut, 1) Untuk mengetahui bentuk partisipasi politik santri pondok pesantren Ar- Roudlotul Mardliyyah pada pemilihan umum tahun 2019, 2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik santri di pondok pesantren Ar- Roudlotul Mardliyyah dalam pemilihan umum tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian ini berjumlah 8 orang yaitu 1 orang kiai dan 7 orang santri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi politik santri pondok pesantren Ar- Roudlotul Mardliyyah dalam pemilu 2019 sebagai berikut : bentuk partisipasi pondok pesantren Ar- Roudlotul Mardliyyah adalah a) memberikan hak suara pada pemilihan umum tahun 2019, b) mengikuti kegiatan kampanye. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik santri pondok pesantren Ar- Roudlotul Mardliyyah adalah faktor pendorong: a) kesadaran politik pemilih santri, b) pendidikan politik seseorang. Selajutnya faktor penghambat: a) kesibukan sehari-hari, b) dukungan yang kurang tehadap santr