STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Efektivitas Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Melalui Jalur Mediasi (Studi Kasus di ANQ Law Firm Tahun 2021)
Negosiasi merupakan proses perundingan untuk menyelesaikan sengketa yang terjadi guna mencapai kesepakatan. Seperti halnya negosiasi yang dilakukan di ANQ Law Firm mencari solusi permasalahan yang bertujuan utuk mencapai kesepakatan. Penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana keeektifan negosiasi yang dilakukan oleh ANQ Law Firm didalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah. Penelitian memfokuskan pada tiga hal yaitu tentang bagaimana proses negosiasi yang dilakukan di ANQ Law Firm, efektivitas negosiasi dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, faktor yang menjadi penghambat dalam negosiasi serta solusinya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan melalui pendekatan kualitatif, dengan mengambil lokasi penelitian di ANQ Law Firm. Adapun teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian diolah menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses negosiasi yang dilakukan oleh ANQ Law Firm yaitu melalui pemanggilan para pihak yang berperkara. Dalam memanggil para pihak tersebut menggunakan surat somasi. Somasi diberikan kepada pihak yang berperkara sebanyak tiga kali. Pemanggilan para pihak dilakukan sebanyak dua kali melalui somasi. Dalam efektivitas negosiasi yang dilakukan oleh ANQ Law Firm sudah cukup efektif. Hal ini dibuktikan oleh data yang peneliti peroleh. Kasus yang dilakukan oleh ANQ Law Firm melalui negosiasi 80% mengalami keberhasilan. Untuk faktor penghambat dalam proses negosiasi ialah kehadiran pihak yang bersengketa, karena sering kali tidak hadir dalam pemanggilan. Padahal pemanggilan sudah dilakukan sebanyak dua kali. Solusi yang diberikan dalam mengatasi hambatan tersebut yaitu mendorong para pihak untuk beritikad baik dan bisa mengikuti proses negosiasi bersama ANQ Law Firm dengan cara kunjungan kerumah pihak yang berperkara
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) denga Pendekatan Pembelajaran Open Ended terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII MTs Shofa Marwah Jepara
Penelitian ini berjudul Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dengan Pendekatan Pembelajaran Open Ended terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII MTs Shofa Marwah Jepara. Tujuan melaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dan respon siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan pendekatan open ended lebih baik dibandingkan hasil belajar dan respon siswa dikelas yang menggunakan model pembelajaran langsung. Terdapat dua rumusan masalah antara lain apakah hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan pendekatan open ended lebih baik daripada hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung. Rumusan masalah yang kedua adalah apakah respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan pendekatan open ended lebih baik daripada respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian nya adalah penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Maret 2022 Sampai bulan April 2022 di MTs Shofa Marwah kecamatan Kedung, kabupaten Jepara.
Teknik pengumpulan data menggunakan 2 jenis instrumen, yaitu soal tes dan kuesioner. 20 soal tes telah di siapkan. Setelah di validasi oleh para ahli, soal tes yang layak untuk di ujikan berjumlah 15 soal, sedangkan untuk kuesioner peneliti membuat 21 pernyataan. Setelah di validasi oleh para ahli, kuesioner yang layak di ujikan berjumlah 14 pernyataan. Selanjutnya instrumen ini di ujikan kepada kelas eksperimen dan kontrol. Populasi pada penelitian ini berjumlah 57 siswa yang di antara nya 29 siswa kelas VIII A dan 28 siswa kelas VIII B, dimana kelas VIII A adalah kelas eksperimen dan kelas VIII B adalah kelas kontrol. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel sampling jenuh, artinya populasi = sampel.
Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan uji t-test nilai kelas eksperimen lebih unggul dibandingkan kelas kontrol dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 89,17 dan nilai rata-rata kelas kontrol 74,29. Kemudian nilai thitung angket juga menunjukkan lebih dari ttabel, dimana nilai thitung nya adalah 12,466 dan ttabel nya adalah 2,004. Dengan demikian dapat disimpulkan hasil belajar siswa dan respon siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan pendekatan open ended lebih baik daripada hasil belajar dan respon siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran langsun
Implementasi Bimbingan Rohani Dalam Kesadaran Berdzikir Pada Santri Pasca Terapi Gangguan Mental Di Pondok Pesantren As-Stressiyah Darul Ubudiyah Juwana Pati
Tujuan penelitian dalam skripsi ini yaitu : (1) Ingin mengetahui pelaksanaan bimbingan rohani dalam kesadaran berdzikir pada santri pasca terapi gangguan mental. (2) Mendeskripsikan hasil bimbingan rohani dalam kesadaran berdzikir pada santri pasca terapi gangguan mental. (3) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat bimbingan rohani dalam kesadaran berdzikir pada santri pasca terapi gangguan mental di Pondok Pesantren As Stressiyah Darul Ubudiyah.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research),dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang mana sumber datanya berasal dari data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan datanya didapat dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Guna memperkuat data yang telah peneliti sajikan maka peneliti menggunakan pengujian keabsahan data yaitu kredilibitas. Sementara untuk teknik analisis data dengan mengumpulkan data di lapangan dengan menggunakan reduksi data, lalu dilakukan analisis data dengan menggunakan penyajian data, selanjutnya ditarik kesimpulan. Analisis data ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Bimbingan Rohani Dalam Kesadaran Berdzikir Pada Santri Pasca Terapi Gangguan Mental di Pondok Pesantren As Stressiyah Darul Ubudiyah Juwana Pati.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan bimbingan rohani dalam kesadaran berdzikir terhadap santri pasca terapi gangguan mental di Pondok Pesantren As Stressiyah menggunakan ajaran agama Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan As – Sunnah, dengan tujuan membantu proses pemulihan kejiwaan kembali normal. Metode yang digunakan berupa keagamaan seperti, melatih santri untuk sholat berjama’ah, dzikir setiap habis sholat maghrib bersama, mengaji Al-Qur’an, sholawatan dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi santri. (2) Hasil bimbingan rohani yang terwujud dari tim pembimbing (pengasuh dan pengurus) adalah banyaknya perubahan pada perilaku santri pasca terapi gangguan mental menjadi lebih baik, pola pikir yang nalar dan sudah bisa berkomunikasi nyambung. Santri juga lebih mempunyai jiwa yang tenang, memiliki mental yang kuat serta jiwa yang sehat. (3) Adapun faktor pendukung dari pelaksanaan bimbingan rohani adalah keluarga yang sangat kuat dalam mendorong santri pasca terapi agar sembuh dari gangguan jiwanya, faktor dukungan dari pembimbing dan pengasuh. Sedangkan faktor penghambat dari bimbingan adalah warga masyarakat sekitar, dimana santri terkadang mengganggu orang lain atau merusak barang warga ketika sedang mengamuk, sehingga warga meminta pertanggungjawaban pihak pengasuh Pondok Pesantren. Selain itu, faktor lingkungan kurang memperdulikan kondisi santri gangguan mental
Pemberdayaan Perempuan Melalui Bank Sampah Resik Apik dalam Masyarakat Islam di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Pati
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan perempuan melalui Bank Sampah Resik Apik dalam masyarakat Islam di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Pati dan untuk mengetahui dampak yang dihasilkan dari adanya kegiatan pemberdayaan perempuan melalui Bank Sampah Resik Apik dalam Masyarakat Islam di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Fokus penelitian ini, yaitu kegiatan pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan sampah yang dilakukan oleh ibu-ibu Desa Kajen di Bank Sampah Resik Apik Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Pati.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan, dengan menggunakan research studi kasus lebih tepatnya melihat pemberdayaan perempuan melalui Bank Sampah Resik Apik dalam masyarakat Islam di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Pati. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.
Hasil dari penelitian yang diperoleh penulis di lapangan menunjukkan: Pertama, proses pemberdayaan perempuan dalam mengelola sampah yang dilkaukan oleh Bank Sampah Resik Apik Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Pati ada 4 proses: 1) mengidentifikasi dan mengkaji potensi dengan melakukan pemantauan dan memberikan sosialiasi kepada perempuan Desa Kajen; 2) menyusun rencana kegiatan dengan mengajak perempuan tersebut untuk ikut terlibat langsung dalam kegiatan mengelola sampah; 3) menerapkan rencana kegiatan dengan memberikan pelatihan pengelolaan sampah; 4) memantau proses di setiap kegiatan mengelola sampah dilaksanakan. Kedua, pengurus Bank Sampah Resik Apik bersama perempuan Desa Kajen dalam mengelola sampah menghasilkan 4 dampak: 1) lingkungan Desa Kajen menjadi bersih; 2) sosial perempuan Desa Kajen meningkat; 3) ekonomi menambah; 4) keberagamaan lingkungan dengan masyarakat Desa Kajen seimbang
Manajemen Masjid Jami’ At-Taqwa dalam Upaya Menuju Destinasi Wisata Religi di Desa Loram Kulon Kudus
Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengkaji (1)Menganalisis manajemen Jami’ At-Taqwa dalam upaya menuju destinasi wisata religi di Desa Loram Kulon Kudu (2)Faktor yang mendukung serta yang menghambat manajemen Masjid Jami’ At-Taqwa dalam upaya menuju destinasi wisata religi di Desa Loram Kulon Kudus (3)Upaya yang dilakukan pengurus dalam perkembangan destinasi wisata religi di Masjid Jami’ At-Taqwa Loram Kulon Kudus. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu jenis penelitian lapangan (field research). Adapun metode yang digunakan dalam mengumpulkan data menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi yang didapat melalui berbagai sumber yang mempunyai relevansi terhadap permasalah penelitian. Data yang diperoleh melalui interview dengan pengurus Masjid Jami’ At-Taqwa, penasihat Pokdarwis Desa Loram Kulon, Masyarakat Desa Loram Kulon, pengunjung Masjid Jami’ At-Taqwa Loram Kulon.
Dari penelitian yang sudah dilakukan didapatkan hasil (1)Penerapan Manajemen Masjid Jami’ At-Taqwa dalam Upaya Menuju Destinasi Wisata Religi di Desa Loram Kulon Kudus (2)Faktor yang mendukung serta menghambat manajemen Masjid Jami’ At-Taqwa dalam upaya menuju destinasi wisata religi di Desa Loram Kulon Kudus (3)Upaya yang dilakukan pengurus dalam perkembangan destinasi wisata religi di Masjid Jami’ At-Taqwa Loram Kulon Kudus meliputi: Manajemen masjid Jami’ At-Taqwa yang dilaksanakan oleh pengurus sudah berjalan dengan baik mulai dari perencanaan sudah berjalan dengan baik dengan dibantu Pokdarwis dalam merencanakan program-program yang dilaksanakan. Seperti tetap untuk melestarikan tradisi Ampyang Maulid, tradisi nganten mubeng, tradisi nasi kepel dan tetap menjaga peninggalan fisik Sultan Hadirin. Kedua, tahap pengorganisasian pada tahap ini sudah dibentuk struktur organisasi yang baik. Ketiga tahap penggerakan semua kegiatan sudah direncanakan dilaksanakan dengan baik dengan koordinasi antara pengurus masjid dan Pokdarwis. Keempat, tahap pengawasan di sini kepala desa berperan untuk mengawasi kinerja dan kenyamanan yang ada di Masjid Jami’ At-Taqwa Loram Kulon. Masjid Jami’ At-Taqwa mempunyai kelebihan tersendiri yakni memiliki nilai sejarah yang tinggi diantaranya Gapura yang dibangun oleh Tji Wie Wie Guan dan Sultan Hadirin yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Peninggalan sejarah ini dijaga dan dilestarikan oleh Pokdarwis dan Pengurus Masjid serta bantuan dari dinas pariwisata. Dilengkapi dengan sarana dan prasana yang cukup lengkap. Sehingga membuat pengunjung maupun jemaah merasa nyaman berkunjung maupun beribadah
Penerapan Strategi Pemasaran Produk Simpanan Assiba Berbasis 7P dalam Meningkatkan Jumlah Anggota di KSU BMT As Salam Demak
Strategi pemasaran adalah salah satu faktor penting atas keberhasilan suatu usaha dimasa sekarang ini tak terkecuali pada Baitul Maal wat Tamwil (BMT) yang diharuskan untuk mampu menerapkan strategi pemasaran yang paling efektif untuk memperkenalkan produk yang dimiliki kepada masyarakat sehingga mereka akan tertarik dan bergabung menjadi anggota yang imbasnya bagi BMT adalah dapat meningkatkan jumlah anggotanya. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan memberikan suatu gambaran terkait penerapan strategi pemasaran produk simpanan assiba berbasis 7P dalam meningkatkan jumlah anggota di KSU BMT As Salam Demak beserta hambatan dan solusi yang mempengaruhinya. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan peneliti ialah sumber data primer yang berasal dari wawancara dan sumber data sekunder yang berasal dari observasi dan dokumentasi serta catatan maupun dokumen yang terkait. Teknik pengumpulan data dilaksanakan peneliti melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan peneliti adalah uji kredibilitas yang terdiri dari perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi sumber, triangulasi waktu, triangulasi teknik dan member check. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripstif kualitatf yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran produk simpanan assiba berbasis 7P dalam meningkatkan jumlah anggota di KSU BMT As Salam Demak meliputi strategi produk, harga, promosi, tempat, orang, bukti fisik dan proses. Hambatan yang dihadapi oleh KSU BMT As Salam Demak dalam penerapan strategi pemasaran produk simpanan assiba berbasis 7P dalam meningkatkan jumlah anggota di KSU BMT As Salam Demak ialah persaingan antar lembaga keuangan yang ketat, kepercayaan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Adapun solusi yang diterapkan ialah melakukan inovasi produk dan strategi, menjaga dan mengembangkan nama baik lembaga, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusi
Komunikasi Persuasif Dalam Dakwah Akun Twitter NU Garis Lucu
Problematika Dakwah yang sering terjadi di media sosial adalah tidak adanya interaksi antara da’i dengan mad’u. kebanyakan da’i hanya menyampaikan nilai-nilai keislaman tanpa ada pendekatan yang lebih intens dengan mad’u. Salah satu unsur penting dalam interaksi antara da’i dengan mad’u adalah adanya model komunikasi yang digunakan oleh da’i dalam kegiatan dakwahnya. Salah satu model komunikasi yang jarang digunakan dalam proses kegiatan dakwah adalah komunikasi persuasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan komunikasi persuasif dalam dakwah akun Twitter NU Garis Lucu dengan fokus pada daya tarik dan teknik komunikasi persuasifnya.
Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan menggunakan analisis Isi. Subjek dalam penelitian ini adalah akun Twitter NU Garis Lucu. Data yang dikumpulkan merupakan tweet dan kutipan tweet yang diposting oleh akun NU Garis Lucu mulai bulan Juli sampai September 2021. Teknik pengumplan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Teori teknik analisis isi yang digunakan adalah teori Philip Mayring, berupa membuat inferensi untuk menarik kesimpulan dari kesuluruhan data untuk menggambarkan pesan yang disampaikan dengan mempelajari gambaran isi objek penelitian.
Hasil penelitian ini dengan fokus pada daya tarik dan teknik komunikasi persuasif akun Twitter NU Garis Lucu adalah, pertama daya tarik yang digunakan oleh NU Garis Lucu meliputi Motivation Appeal (daya tarik Motivasi) dan humoris appeal (daya tarik humor). Daya tarik komunikasi persuasif digunakan NU Garis lucu untuk menarik perhatian komunikan agar pesan komunikasi mudah diterima. Daya tarik komunikasi merujuk kepada tujuan-tujuan psikologis terhadap pesan yang disampaikan dan memberikan kesan dakwah yang tidak kaku. Terdapat enam postingan yang menggunakan motivation appeal, dan empat postingan menggunakan humoris appeal. Kedua teknik komunikasi persuasif yang digunakan adalah teknik integrasi, teknik asosiasi, teknik icing device, dan teknik pay-off idea. Tenik integrasi yang digunakan menggunakan seperti kata-kata “kita” untuk menunjukkan kedekatan dengan komunikan. Teknik asosiasi yang digunakan selalu mengkaitkan postingan dengan topik yang sedang hangat diperbincangkan. Teknik icing device (penataan) berupa penyusunan kata-kata yang terkesan logis, seringnya berupa analogi. Teknik pay-off idea (balasan/iming-iming) berupa penjelasan tentang balasan yang akan diterima ketika melakukan sesuatu. Terdapat satu postingan yang menggunakan teknik integrasi dalam menyampaikan pesannya, dan terdapat empat postingan yang menggunakan teknik asosiasi. Teknik icing device pada penelitian ini menghasilkan dua postingan dan untuk teknik pay-off idea terdapat dua postingan
Adab Berhias Perempuan Menurut Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik)
Adab berhias merupakan suatu komponen penting dalam kehidupan bermasyarakat. Akan tetapi dibalik pentingnya adab berhias, sebagian dari perempuan muslimah kurang mengetahui dan memahami betul bagaimana cara berhias yang benar dan tepat dan hal-hal apa saja yang dilarang oleh syariat, karena minimnya pengetahuan dan kurang nya berhati-hati dalam berhias. Berangkat dari fenomena tersebut tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui adab berhias perempuan menurut al-Qur’an, 2) Untuk mengetahui penafsiran ahli tafsir tentang adab berhias, 3) Untuk mengetahui relevansi adab berhias perempuan menurut al-Qur’an dalam konteks kekinian. Berdasarkan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwasannya adab berhias adalah perbuatan memperindah diri baik fisiknya maupun pakaiannya sesuai dengan aturan umum dan ketentuan syariat. Penulisan ini menggunakan jenis peletian pustaka (library Research). Adapun pendekatan dalam penulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif.
Sumber data utama yang digunakan adalah Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 26, Al-A’raf ayat 31, Al-Ahzab ayat 33, An-Nur ayat 31 dan An-Nur ayat 60, serta buku-buku dan jurnal yang relevan dengan judul yaitu adab berhias perempuan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode mengumpulkan dan menghimpun data yaitu (studi dokumentasi) dengan menggunakan metode tafsir maudhu'i. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Adab berhias, meliputi adab berhias dalam berpakaian, berhias wajah dan badan. Al-Qur'an menyebutkan tentang larangan dan kebolehan berhias yaitu, berpakaian harus menutupi aurat, menjaga dan merawat tubuh, serta ada beberapa doa tentang memakai pakaian. Adapun larangannya, tidak boleh tabarruj dalam berhias, yaitu melakukan keterbukaan dalam berpakaian, memamerkan keindahan tubuh, serta berniat pamer dalam berhias. 2) Penafsiran para mufassir tentang lima ayat diatas yang membahas tentang adab berhias, yaitu meliputi penekanan pada batas-batas berhias merupakan fitrah bagi laki-laki dan perempuan, terdapat aturan-aturan untuk menutup aurat, menahan pandangan serta menjaga kemaluan agar terhindar dari perzinaan, tidak boleh berlebih-lebihan dalam berhias dan berpakaian. Terdapat perbedaan pandangan sebagian mufassir terhadap ayat-ayat tentang adab berhias, tentu saja hal tersebut dipengaruhi oleh latar belakang ilmu pengetahuan, adat dan budaya para mufassir. Sebagai contoh ada dua golongan ulama' besar yang memberi perbedaan pendapat tentang aurat, golongan pertama mengklaim bahwa seluruh tubuh perempuan adalah aurat, sedangkan golongan yang lain mengklaim bahwa seluruh tubuh perempuan adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan. 3) Relevansi adab berhias perempuan dalam konteks kekinian, yang berisi tentang bagaimana mode berhias perempuan muslimah pada masa sekarang dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Strategi Pengelolaan Zakat Untuk Mengentaskan Masalah Kemiskinan Para Mustahik Di Masa Pandemi COVID-19 Studi Kasus Upzis Lazisnu Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus
Kondisi perekonomian masyarakat di Kecamatan Dawe pada masa pandemi Covid-19 sedikit berbeda yaitu masalah kemiskinan, sehingga dibutuhkan strategi pengelolaan zakat di Upzis Lazisnu Kecamatan Dawedalam mengurangi jumlah kemiskinan di Kecamatan Dawe.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh persoalan kemiskinan yang disebabkan karena pandemi Covid-19. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi masyarakat pada masa pandemi Covid-19 dan bagaimana strategi pengelolaan zakat untuk mengoptimalkan pendapatan zakat guna menyejahterakan masyarakat pada masa pandemi Covid-19.
Informan penelitian berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi, observasi, dan analisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertempat di UPZIS LAZISNU Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Berdasarkan data yang disajikan penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi perekonomian masyarakat pada pandemi menurun, untuk mengatasi hal tersebut Upzis Lazisnu Dawe menerapkan strategi penghimpunan dana zakat dengan cara menjemput bola ke rumah-rumah atau calon muzakki datang langsung ke kantor Lazisnu. Sedangkan strategi pendistribusian zakat dilakukan secara konsumtif dan produktif
Analisis Pengelolaan Dana ZIS dalam Upaya Memberikan Perlindungan Bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus BAZNAS Kabupaten Kudus)
Penelitian ini untuk mengetahui bentuk Pengelolaan dana zakat, infq, dan sedekah dalam upaya memberikan perlindungan bagi penyandang disabilitas di BAZNAS Kabupaten Kudus, faktor pendukung dan faktor penghambat pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah dalam upaya memberikan perlindungan bagi penyandang disabilitas dan solusi pengelolaan dana zakat, infq, dan sedekah dalam upaya memberikan perlindungan bagi penyandang disabilitas di BAZNAS Kabupaten Kudus.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang dilakukan oleh peneliti adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Pada teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), kesimpulan (vervication). Pertama, Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pertama pengelolaan dana ZIS untuk penyandang disabilitas dalam pemberian bantuan berupa modal usaha ataupun dalam bentuk lain yang sesuai dengan kebutuhannya pada penyandang disabilitas ini sangat efektif dan tepat sasaran dalam penyaluran yang berhubungan dengan mustahiq (penyandang disabilitas) yang membutuhkan dan bisa dijadikan sebagai upaya dalam penuntasan kemiskinan dalam keberlangsunan hidup mereka. Kedua, Aspek Pendukung dan penghambat Pengelolaan Dana Zakat, Infaq, dan Shodaqah Dalam Upaya Memberikan Perlindungan Bagi Penyandang Disabilitas, yakni: Adanya dukungan dari pemerintah desa/kelurahan dalam pemenuhan berkas pengajuan (SKTM). Ada kerjasama yang baik antara BAZNAS Kabupaten Kudus dengan mustahik dalam menyampaikan laporan perkembangan usahanya baik secara lisan maupun tertulis dan Mempertinggi Ekonomi Mustahik. Sedangkan Aspek Penghambat penghambatannya, yakni: Kurangya memberikan waktu pendampingan kepada mustahik, Kurangnya minat pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia), Kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar zakatnya di Lembaga dan Pengalokasian dana ZIS belum maksimal. Ketiga, Solusi pengelolaan dana ZIS dalam upaya memberikan perlindungan penyandang disabilitas, dengan mengembangkan bantuan produktif bagi penyandang disabilitas, mengadakan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya berzakat