STAIN Kudus Repository
Not a member yet
    7166 research outputs found

    An Analysis of Moral Value in Onward Movie Produced by Walt Disney Pixar. Institut Agama Islam Negeri Kudus

    No full text
    Every human requires education. One of the most basic things in education is moral. Humans require moral education because knowledge without moral is meaningless. This study was conducted to determine the moral values and types of moral values in Onward movie. This research is a descriptive qualitative research because the data is in the form of words, not statistical data. The subject of this research is the main character in Onward movie. The data from this research are scenes in Onward movie which contain moral values. The author as the main instrument in this research. The process of collecting data from this research is triangulation. The data were analyzed using several theories from Lawrence Kohlberg and Richard H. Hersh. The results of this study indicate that the author found several moral values and types of moral values in Onward movie. The author conclude that there are 12 types of moral values which following: 1) Curiosity 2) Strong motivation for succes 3) Action oriented 4) Appreciate achievements 5) Hard work (Toil) 6) Responsibility 7) Never give up 8) Innovative 9) Cooperation 10) Dare to take risks 11) Creative 12) Honest

    Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABD) Kelas V SD Mulyorejo 02 Demak Tahun Pelajaran 2021/2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Model Pembelajaran Blended Learning Pada Mata Pelajaran Agama dan Budi Pekerti (PABD) kelas V SD Mulyorejo 02 Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan jenis Pendekatan Kualitatif yang dilakukan secara kolaboratif dengan Guru Mata Pelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SD Mulyorejo 02 Tahun Ajaran 2020/2021 yang beralamat di jalan Lengkong No.5 Demak pada bulan Agustus 2021. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V, Guru Mata Pelajaran, WAKA kurikulum SD Mulyorejo 02 Tahun Ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawncara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dengan konten alalisis dengan hasil observasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat kegiatan perencanaan Guru sudah membuat rancangan dengan bentuk group WA, sosialisasi dilakukan pada guru dan orang tua berjalan dengan baik, Perencanaan Pembelajaran mengacu pada silabus dan RPP sesuai buku pegangan siswa, buku panduan dari Kemendikbud. Tahap pelaksanaan Evaluasi pembelajaran dilakukan sama seperti evaluasi pembelajaran di sekolah reguler terdapat latihan, tugas, UTS, dan UAS yang dilakukan secara Online melalui LMS SIAJAR. Dalam penelitian ditemukan beberapa faktor penghambat dalam pembelajaran. Pelaksanaan mengacu pada himbauan pemerintah, mengacu pada RPP, tehnologi yang digunakan secara online dan tatap muka, keuntungan dari model ini siswa jadi lebih aktif, kendala yang dialami pendidikan orang tua yang mayoritas SD, serta kendala berkaitan dengan kuota data dan jaringan internet. Skema pembelajaran dengan mengedepankan kesehatan pencegahan penularan covid 19. Evaluasi pembelajaran menggunakan penilaian dari tugas siswa yang dikumpulkan serta keaktifan siswa pada saat daring. Feetback yang diberikan guru masih susah untuk disampaikan pada siswa

    Dari Luring ke Daring: Mengungkap Pengalaman Guru MI Selama Proses Pembelajaran Tematik di Masa Pandemi COVID-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru terkait dengan perubahan model pembelajaran luring ke daring pada pembelajaran tematik di MI dan menjelaskan pengalaman guru MI selama proses pembelajaran tematik secara daring di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekaatan deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di MI NU Nahdlatus Shibyan di Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru memiliki pemahaman tentang pembelajaran tematik luring sebagai pembelajaran yang dilaksanakan secara langsung dengan tatap muka di dalam kelas, sedangkan pemahaman pembelajaran tematik daring sebagai pembelajaran yang dilaksanakan dari rumah yang kebanyakan dilakukan melalui aplikasi WhatsApp, 2) Selama proses pembelajaran tematik secara daring, guru memiliki berbagai pengalaman baru mulai dari persiapan pembelajaran, melaksanakan tiga kegiatan pembelajaran yang meliputi a) kegiatan awal, b) kegiatan inti c) kegiatan penutup dengan sintaks pembelajaran daring, sampai dengan mengatasi kendala-kendala yang ada pada saat proses pembelajaran tematik

    Psikologi Jawa Dalam Ajaran Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram (Studi Konsep Kebahagiaan di Paguyuban Pelajar Kawruh Jiwa di Kabupaten Semarang)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk membuka segmentasi baru dalam ranah bimbingan konseling dengan mendeskripsikan tentang psikologi jawa dalam ajaran kawruh jiwa Ki Ageng Suryomentaram (studi konsep kebahagiaan pada paguyuban pelajar kawruh jiwa di kabupaten semarang) dengan fokus kajian antara lain : 1. Untuk mengetahui sejarah Ki Ageng Suryomentaram dalam merumuskan ajaran Kawruh Jiwa, 2. Untuk mengetahui konsep kebahagian dalam ajaran Kawruh Jiwa, 3. Untuk mengetahui implementasi konsep kebahagian dalam ajaran Kawruh Jiwa terhadap pelajar Kawruh Jiwa di Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diambil merupakan data primer dan sekunder. Terdapat 3 subjek yang diambil berdasarkan purposive sampling yang secara berturut-turut harus memenuhi kriteria: merupakan pelajar kawruh jiwa yang setidaknya mempelajari kawruh jiwa selama minimal 3 tahun, aktiv dalam berbagai kegiatan paguyuban, serta mewakili konsep berpikir pada perkembangan manusia dari lansia dan remaja. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa nyawang karep sebagai medium olah diri dengan maksud mengamati dan mengelola keinginan diri sendiri, sehingga tidak terombang-ambingkan oleh keinginan egosentris manusia yang selalu ingin enaknya saja. pelajar kawruh jiwa memfokuskan diri mereka untuk mengaplikasikan satu medium ini karena hal ini yang dianggap sebagai kunci untuk menuju kebahagiaan yang sesungguhnya. Bila hal sangat relevan dengan fungsi konseling jika diamati dari segi fungsi preventif-kuratifnya. Sebagai pencegahan, konsep kebahagiaan ini bisa dijadikan fondasi kokoh agar kehidupan manusia tidak terombang-ambing oleh egonya sendiri. Sebagai pengobatan atau terapi, konsep kebahagiaan ini juga mampu memberikan sudut pandang khas ketimuran yang cenderung elegan dan aplikatif sehingga membuat para konseli nyaman untuk mengamplikasikanny

    Tahlilu Al Akhto'in Nahwiyyah fi Kitabat Al Insya' Ladayy At Tullab Al khadiya Ashara fi Madrasah At Tsanawiyah Darul Ulum Al Islamiyah Kudus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan siswa dalam Menyusun kalimat dengan menggunakan Bahasa arab yang tidak sesuai dengan tata bahasa ilmu nahwu dalam penulisan, dan solusi dalam menangani kesalahan siswa dalam mengarang siswa kelas sebelas di Madrasah Aliyah Darul Ulum kudus. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai metode untuk mengetahui fenomena dan menganalisis data yang ada. Dengan subyek guru dan siswa. Dan yang menjadi informan adalah guru dan siswa. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan tugas siswa yang berjumlah 15 siswa yang akan diambil sampel 3 siswa. Peneliti melaksanakan validitas data melalui teknik triangulasi data dan sumber rujukan. Hasil penilitian ini adalah sebagai berikut 1. Bentuk kesalahan siswa terdapat 5 jenis kesalahan, diantaranya: a). Mubtada’ Khobar, b). Isim Dhomir, c). Idhafah d). Fi’il e). Fa’il. Kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam mengarang Bahasa Arab yang sesuai dengan ilmu nahwu adalah Isim Dhomir dan Idhofah. 2. Solusi yang diperlukan dalam penelitian ini guru hendaknya menggunakan metode mengajar yang variative dan memberikan motivasi kepada siswa agar semangat dalam belajar Bahasa Arab sehingga siswa dapat menguasai teori nahwu yang sesuai dengan kaidah Bahasa Ara

    Kreativitas Guru PAI Dalam Menggunakan Media Pembelajaran Online di MA NU Miftahul Falah Pada Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran online. 2) Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran online. 3) Untuk mengetahui bagaimana dampak kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran online Metode yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI dan siswa MA NU Miftahul Falah. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kreativitas guru PAI di MA NU Miftahul Falah dalam menggunakan media sosial dalam pembelajaran online yaitu guru PAI tersebut mencari meme yang terkait dengan pelajaran, kemudian meme tersebut di bagikan kedalam grup-grup whatshap kelas. Selanjutnya guru menyuruh para siswa untuk mendeskripsikan apa yang tergambar dan tertulis dari meme tersebut. Sedangkan faktor pendukung kreativitas guru PAI, Pertama, Suport atau dukungan dari pihak sekolah. Kedua, Fasilitas dari pihak sekolah. Ketiga, Dari diri sendiri para siswa. Faktor Penghambat kreativitas guru PAI, Pertama, Sinyal internet buruk Kedua, Keterbatasan waktu pembelajaran Ketiga, Guru dan Keempat, Siswa. Dampak yang ditimbulkan dari kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran online. Dampak positif yang timbul akibat kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran online yaitu para siswa masih bisa dapat menerima materi dan tugas pelajaran yang di sampaikan oleh guru, meskipun proses belajarnya tidak tatap muka, yaitu belajar secara online dari rumah melalui media sosial berupa google classroom, whatsapp, dan youtube. Dampak Negatif dengan adanya kebijakan untuk belajar dirumah, para siswa menjadi tidak mengenal begitu akrab dengan teman-temannya satu kelas, dan dengan adanya belajar secara online dari rumah para siswa kebanyakan menjadi kesulitan memahami materi yang di berikan oleh guru. Hal tersebutkan yang menjadikan dampak negatif dari kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran online

    Ta'lim al Lughot al Arobiyah 'Abrol Intirnit Fi 'Ashri Jaiah Fairus Qorona Fi al Madrosat as Tsanawiyah al Islamiyat Demak Manba'ul Ulum Assanah Addirosiyah 2020-2021

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah: Pertama, untuk mengetahui pembelajaran bahasa arab secara daring pada masa pandemi sebagai upaya menekan penyebaran virus korona di madrasah aliyah manbul ulum demak tahun ajaran 2020-2021. Kedua, untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pembelajaran bahasa arab secara daring pada masa pandemi virus korona di madrasah aliyah manbul ulum demak tahun ajaran 2020-2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kulitatif. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Secara khusus, permasalahan yang peneliti angkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pembelajaran bahasa Arab secara daring di Madrasah Aliyah Manbaul Ulum Demak. fokus penelitian ini adalah di kelas XI Madrasah Aliyah Manbul Ulum Demak. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pembelajaran daring berlangsung dengan pendekatan deduktif-induktif. (2) pembelajaran online memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan mampu mendorong munculnya kemandirian belajar dan motivasi untuk lebih aktif dalam belajar. (3) faktor pendukung adalah kemampuan guru dalam menyampaikan materi, kemudahan aplikasi yang dipergunakan (user friendly), dan isi yang diberikan dalam pembelajaran. Adapun faktor penghambat meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah rasa jenuh, dan faktor eksternal adalah waktu pembelajaran daring, jaringan internet, dan suara dari lua

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Menggunakan Microsoft PowerPoint 2010 Pada Materi Perbandingan Kelas VII

    No full text
    Salah satu kendala tercapainya keberhasilan pembelajaran matematika adalah kurangnya pemanfaatan penggunaan media saat proses pembelajaran. Oleh karena itu, dengan adanya media pembelajaran yang menarik dapat mempermudah siswa dalam memahami materi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif menggunakan Microsoft PowerPoint 2010 pada materi perbandingan, dan untuk mengetahui kelayakan dari media pembelajaran tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development atau R&D. Prosedur yang digunakan ada 9 tahap, yaitu mencari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain oleh ahli media dan ahli materi, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, dan revisi produk. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII di MTs. Hasan Kafrawi 2 yang berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, yang diberikan ke siswa saat akhir pembelajaran. Kemudian data yang diperoleh akan dianalisis untuk mengetahui kelayakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah uji pemakaian media pembelajaran oleh 45 siswa menunjukkan skor rata-rata 89,178 dengan rentang skor X ̅>83,994, maka media pembelajaran ini termasuk dalam kategori "Sangat Layak". Sehingga produk sudah layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi perbandinga

    Analisis Bentuk Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dalam Mengembangkan Kecerdasan Logis Matematis Di Pos Paud Bintang Ceria Jepara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang (1) pola asuh demokratis orang tua di Pos PAUD Bintang Ceria (2) cara orang tua mengembangkan kecerdasan logis matematis di Pos PAUD Bintang Ceria (3) bentuk pola asuh demokratis orang tua dalam mengembangkan kecerdasan logis matematis di Pos PAUD Bintang Ceria. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif . penelitian ini dilakukan dalam kondisi alamiah mengenai data-data terkait fakta yang terjadi. Penelitian ini lakukan dengan datang langsung kelokasi untuk mengamati dan memahami serta bertanya untuk mendapatkan informasi. Metode yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian data tersebut dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan maka diperoleh hasil bahwa pola asuh demokratis orang tua dalam mengembangkan kecerdasan logis matematis yaitu sebagai berikut, pertama pola asuh demokratis orang tua di Pos Paud Bintang Ceria orang tua yaitu nampak dari orang tua memberikan kebebasan pada anak namun orang tua tetap mengarahkannya. Orang tua memberikan kebebasan bertujuan agar anak menjadi kreatif dan dapat berkembang secara optimal. Dalam memberikan aturan pada anak orang tua tetap memberikan penjelasan kepada anak mengapa harus mematuhi peraturan tersebut. Kedua, mengembangkan kecerdasan logis matematis orang tua menfasilitasi anak dengan ragam main yang mengarah pada kecerdasan anak tersebut, seperti balok ,flash card maupun meronce. Ketiga, pola asuh demokratis orang tua dalam mengembangkan kecerdasan logis matematis yaitu kecerdasan seseorang dapat berkembang dengan adanya faktor pendukung salah satunya keluarga, didalam keluarga lah anak memperoleh pendidikan pertamanya, dan dalam keluargalah bagaimana seorang anah mendapatkan pengasuhan. Pola asuh demokratis demokratis memberikan kebebasan pada anak untuk mengembangkan kreativitasnya, dan tentunya adanya pendampingan orang tua. Pada kecerdasan logis matematis anak orang tua memberikan ragam main atau kegiatan yang mengarah pada kecerdasan logis matematis, seperti mngenalkan anak pada bentuk geometeri, mengenalkan angka satu sampai dengan sepuluh, bermain balok maupun puzzle ataupun flash card angk

    Peran Orang Tua Dalam Upaya Meningkatkan Moral Anak di Masa Pandemi Di Desa Tulung Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Tahun 2021

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana moralitas anak di masa pandemi di Desa Tulung Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Tahun 2021. 2) Untuk mengetahui bagaimana peran orang tua terhadap upaya meningkatkan moral anak di masa pandemi di Desa Tulung Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Tahun 2021. 3) Untuk mengetahui apa saja faktor pendorong dan penghambat yang dihadapi orang tua dalam upaya meningkatkan moral anak di masa pandemi di Desa Tulung Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun pengambilan sampling informan menggunakan non probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 9 orang yang terdiri dari sekretaris desa, 4 orang tua serta 4 anak yang berusia 7-12 tahun. Uji keabsahan data yang digunakan oleh peneliti adalah uji kreadibilitas dengan jenis triangulasi, adapun triangulasi yang digunakan yaitu: Triangulasi Sumber, Triangulasi Teknik dan Triangulasi Waktu. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, mengenai moralitas anak di masa pandemi di Desa Tulung Pamotan Rembang, mereka menyibukkan dengan melakukan kegiatan yang positif, seperti latihan-latihan kecil sepak bola dan badminton serta tidak ada perilaku yang melampaui batas selama pandemi. Kedua, adanya peran orang tua dalam meningkatkan moralitas anak di masa pandemi ditunjukkan orang tua sebagai pendidik utama dan pertama, sebagai teladan, selalu mengawasi pergaulan anak, meningkatkan nilai keagamaan, mengajarkan sopan santun, mengingatkan agar selalu berbuat baik, serta menjaga sikap ketika di manapun berada, terlebih ketika di lingkungan masyarakat. Ketiga, faktor pendorong dan penghambat yang dihadapi orang tua dalam meningkatkan moral anak di masa pandemi, faktor pendorongnya yaitu dalam konteks sosial, meliputi keluarga, teman sebaya dan lingkungan masyarakat, kepatuhan anak terhadap nasehat orang tua, serta adanya FAD (Forum Anak Desa). Sedangkan faktor penghambat peran orang tua dalam meningkatkan moral anak di masa pandemi adalah kurangnya kedekatan orang tua dan anak, kurangnya penerapan hukuman, minimnya pendidikan agama orang tua, kesibukan orang tua, serta kecanggihan teknologi di zaman sekaran

    0

    full texts

    7,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Kudus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇