JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN ISLAM
Not a member yet
118 research outputs found
Sort by
Macroeconomics And Profit Sharing Financing In Islamic Banking In Indonesia: The Third Parties Fund As Intervening
Permasalahan utama Dana Pihak Ketiga dan pembiayaan bagi hasil pada perbankan syariah di Indonesia dipengaruhi oleh faktor eksternal yang dikenal dengan istilah makroekonomi. Dana pihak ketiga sebagai variabel intervening inilah yang membedakan penelitian yang dilakukan peneliti dengan penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis jalur dengan model trimming. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ekonomi Makro secara simultan mempengaruhi Dana Pihak Ketiga. Secara parsial BI Rate, PDB, dan IHSG berpengaruh terhadap Dana Pihak Ketiga dilihat dari nilai probabilitas 0,000 0,05, dimana hanya inflasi yang tidak mempengaruhi Dana Pihak Ketiga. Sedangkan secara simultan pengaruh makroekonomi terhadap bagi hasil dimana pengaruhnya secara parsial menunjukkan bahwa inflasi, BI Rate, IHSG dan Dana Pihak Ketiga berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil. Dari temuan di atas, secara tidak langsung ekonomi makro melalui Dana Pihak Ketiga lebih baik untuk pembiayaan bagi hasil, karena naik turunnya Dana Pihak Ketiga berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil pada perbankan syariah.The main problems of Third Parties Fund and profit and loss sharing financing in Islamic banking in Indonesia are influenced by external factors have known as macroeconomics. Third parties funds as an intervening variable are what distinguish research conducted by researchers from previous research. The method used in this study uses the path analysis method with a trimming model. Processing data using IBM SPSS 25 tools. The results of this study indicate Macroeconomics simultaneously affects Third-Parties Funds. Partially, the BI Rate, GDP, and IHSG have an effect on Third Party Funds seen from the probability value 0.000 0.05, where only inflation does not affect Third-Parties Funds. Meanwhile, the macroeconomy simultaneously influences the profit-sharing where the effect partially shows that inflation, the BI Rate, IHSG and Third-Parties Funds have a significant effect on profit-sharing financing. From the above findings, the macroeconomy indirectly through Third-Parties Funds is better for profit-sharing financing, because the ups and downs of Third Parties Funds significantly affect profit-sharing financing in Islamic banking
Efisiensi Bank Umum Syariah Di Indonesia Dengan Pendekatan Three Stages Frontier Analysis
Efficiency is one of the parameters to measure the performance of the banking industry. This paper is using three stages to find out how the conditions of efficiency level of Islamic banking. Frontier and Stochastic Frontier Approaches are used to calculate the efficiency level and then averaged. Last, the determinants of efficiency were conducted by the Tobit Model. The data are 7 Sharia Commercial Banks during the period 2010 to 2017 which are chosen by purposive sampling. The study found the average efficiency level is 83.51% and is classified as less efficient. The Tobit model showed that all of the variables have not significant effect on efficiency level Islamic banking, except the ROA.Efisiensi merupakan salah satu parameter untuk mengukur kinerja industri perbankan. Makalah ini menggunakan tiga tahapan untuk mengetahui bagaimana kondisi tingkat efisiensi perbankan syariah. Pendekatan Frontier dan Stochastic Frontier digunakan untuk menghitung tingkat efisiensi dan kemudian dirata-ratakan. Terakhir, determinan efisiensi dilakukan dengan Model Tobit. Data yang diperoleh adalah 7 Bank Umum Syariah selama periode 2010-2017 yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menemukan tingkat efisiensi rata-rata 83,51% dan tergolong kurang efisien. Model Tobit menunjukkan bahwa semua variabel berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat efisiensi perbankan syariah, kecuali ROA
Efisiensi di Bank Syariah: Studi Empiris pada Unit Usaha Syariah Bank Pembangunan Daerah di Indonesia
This study aims to evaluate Sharia Unit of Regional Development Bank (Bank Pembangunan Daerah) perform in Indonesia period 2012-2017. Considering the development of UUS in Indonesia including BPD, this research seeks to analyze the bank performs considering the BPD. BPD have important role to support the regional economy. One of the indicators used to know about bank perform is efficiency. The input variables used in this research are Third Party Fund, Labor Cost, Total Financing and Other Bank Placements. Using Data Envelopment Analysis (DEA) method, we found out that the efficiency level of UUS BPD in Indonesia is quite good with an average efficiency level above 85%. Meanwhile, by using tobit regression, we known that all variables used significantly influence the perform of UUS BPD efficiency level in Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi Unit Usaha Syariah Bank Pembangunan Daerah di Indonesia periode 2012-2017. Memperhatikan perkembangan UUS di Indonesia termasuk BPD, penelitian ini berusaha untuk melihat sejauh mana kinerja bank tersebut mengingat BPD memiliki peran penting dalam membantu ekonomi daerah. Salah satu indikator yang digunakan yaitu tingkat efisiensi menggunakan pendekatan dari sisi teknis. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Biaya Tenaga Kerja, Total Pembiayaan dan Penempatan Bank Lain dengan menggunakan sampel 12 Unit Usaha Syariah Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) didapatkan hasil bahwa tingkat efisiensi UUS BPD di Indonesia sudah cukup baik dengan tingkat rata-rata efisiensi diatas 85%. Sementara dengan menggunakan regresi tobit, diketahui semua variabel yang digunakan berpengaruh signifikan terhadap pencapaian tingkat efisiensi UUS BPD di Indonesia
Bagaimana Deposit Structure dan Ownership Concentration Memengaruhi Pengungkapan Islamic Corporate Governance?
This study aims to determine the effect of Deposit Structure and Ownership Structure on the disclosure of Islamic Corporate Governance (ICG). Deposit Structure is proxied by the percentage of the Profit Sharing Investment Account (PSIA) to assets, while Ownership Structure used in this study is Blockholder Ownership and Managerial Ownership. The research uses descriptive and verification method with quantitative analysis approach. The population of this research is Islamic banks in Indonesia and Malaysia with a sample of 22 Islamic banks between the period of 2013 and 2017. The analytical tool employed is the classic assumption test and panel data regression analysis to test the hypothesis through t test and F. The results shows that simultaneous Profit Sharing Investment Account, Blockholder Ownership, and Managerial Ownership has significant effect on the disclosure of ICG. Partially, Profit Sharing Investment Account indicates significant positive effect on the disclosure of ICG, Blockholder Ownership shows significant positive effect on the disclosure of ICG, while the Managerial Ownership does not affect the disclosure of ICG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Deposit Structure dan Ownership Structure terhadap pengungkapan Islamic Corporate Governance (ICG). Deposit Structure diproksikan dengan persentase Profit Sharing Investment Account (PSIA) terhadap aset, adapun Ownership Structure yang digunakan dalam penelitian ini adalah Blockholder Ownership dan Kepemilikan Manajerial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan analisis kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia. Sampel sebanyak 22 bank syariah selama periode 2013-2017. Alat analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi data panel dengan uji hipotesis uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Profit Sharing Investment Account, Blockholder Ownership dan Kepemilikan Manajerial berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan ICG. Secara parsial Profit Sharing Investment Account berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan ICG, Blockholder Ownership berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan ICG, sedangkan Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh terhadap pengungkapan ICG
Perkembangan Riset Akuntansi Nilai Tambah Syariah
This study reviews research around sharia Value Added/Value Added (VA) accounting. This study uses descriptive qualitative analysis based on 100 samples of publication of selected journal articles related to VA, both national and international journals. The published samples of journal articles were published for the last 25 years from 1994 to 2018. The results show that value-added accounting research is still dominated by the theme of discussion (issues) about Value Added Statement/Reporting (54%), followed by discussion issues regarding Value Added (22%), then issues of institutional discussion (15%) and about management (9%). Indonesia, United States, United Kingdom and South Africa are the most studied areas, while the largest publication areas are Indonesia, United States, United Kingdom and India. Furthermore, comparative quantitative research and mixed methods are still less than the qualitative research approach. In addition, VA development periodization shows that each year it continues to grow from the initial sharia Value Added statement (SVAS) model, SVAS reconstruction, SVAS critical analysis, analysis of SVAS implementation, to improvement of the SVAS model.Penelitian ini mengulas penelitian seputar nilai tambah syariah (syariah value added/SVA). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan 100 sampel publikasi artikel jurnal terpilih terkait SVA, baik jurnal nasional maupun internasional. Sampel artikel jurnal yang diterbitkan diterbitkan selama 25 tahun terakhir dari tahun 1994 hingga 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian akuntansi nilai tambah masih didominasi oleh tema diskusi (isu) tentang Pernyataan/Pelaporan Nilai Tambah (54%), diikuti dengan pembahasan isu-isu Value Added (22%), kemudian isu-isu diskusi kelembagaan (15%) dan tentang manajemen (9%). Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Afrika Selatan merupakan wilayah yang paling banyak diteliti, sedangkan wilayah publikasi terbesar adalah Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan India. Selanjutnya, penelitian kuantitatif komparatif dan metode campuran masih kalah dibandingkan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Selain itu, periodisasi pengembangan VA menunjukkan bahwa setiap tahun terus berkembang dari model awal syariah Value Added statement (SVAS), rekonstruksi SVAS, analisis kritis SVAS, analisis implementasi SVAS, hingga penyempurnaan model SVAS
Karakteristik, Profitabilitas dan Perataan Laba Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index
This study aims to determine the effect of company size, company age, and profitability on income smoothing. This research was conducted at companies listed on the Jakarta Islamic Index (JII) in 2014 - 2018. Data were analyzed using multiple regression. This study found that company size and company age have a significant positive effect on income smoothing measures. Profitability has a significant negative effect on income smoothing action. Income smoothing can be predicted at 64.4% by company characteristics and profitability.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, umur perusahaan, dan profitabilitas terhadap perataan laba. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang terdaftar pada Jakarta Islamic Index (JII) tahun 2014 – 2018. Data dianalisis menggunakan regresi berganda. Penelitian ini menemukan bahwa ukuran perusahaan dan umur perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap tindakan perataan laba. Profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap tindakan perataan laba. Perataan laba dapat diprediksi sebesar 64,4% oleh karakteristik perusahaan dan profitabilitas
Perbandingan Historical Cost dan Current Cost sebagai Dasar Penilaian Zakat Perbankan Syariah
This research aims to count and analyze the income of Sharia Commercial Bank based on current cost measurement and also test statistically the significancy of differences between the two measurements basis (historical cost and current cost). This research uses financial statements for the year 2018 of 12 Sharia Commercial Banks. The data is collected by using documentation method and literature study method. Analysis of data is conducted by using descriptive analysis and paired t-test to answer the hypothesis proposed in this research. Findings from the reserach shows that generally, income before zakah and tax of 12 Sharia Commercial Banks counted by using current cost measurement is higher than income before zakah and tax counted by using historical cost measurement. Although the result is not significant statistically, the differences are valuable and can affect the sum of zakat should be paid. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis laba Bank Umum Syariah di Indonesia dengan menggunakan dasar pengukuran current cost serta menguji secara statistik apakah terdapat perbedaan signifikan antara laba yang dihitung berdasarkan dasar pengukuran historical cost dengan current cost. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan konsolidasian 12 Bank Umum Syariah tahun 2018. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif serta uji statistik berupa uji t dua sampel berpasangan (paired t-test) untuk membuktikan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pengukuran current cost menghasilkan nilai laba sebelum zakat dan pajak yang lebih tinggi dibandingkan dasar pengukuran historical cost. Meskipun hasilnya tidak signifikan secara statistik, perbedaannya sangat berharga dan dapat mempengaruhi jumlah zakat yang harus dibayar
Determinasi Kualitas Audit Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia
This research aims to examine empirically the influence of the size of the public accounting firms, auditor specialization industry, the size of the audit committee, and audit delay on audit quality. The population of this research is the companies listed in the ISSI. The data are analyzed by using a multiple linear regression. Proxy measurements for audit quality are using discretionary accrual Kazsnik model. Data analysis shows that the size of the public accounting firms, auditor specialization industry, and audit delay influence the audit quality.Penelitian ini bertujuan secara empiris menguji pengaruh ukuran kantor akuntan pubik (KAP), spesialisasi auditor, ukuran audit komite dan audit delay terhadap kualitas audit. Data dianalisis menggunkan regresi linier berganda. Proksi atas kualitas audit menggunakan discretionary accrual Kazsnik model. Penelitian ini menemukan bahwa ukuran kantor akuntan pubik (KAP), spesialisasi auditor, ukuran audit komite dan audit delay berpengaruh terhadap kualitas audit
Apa Pertimbangan Masyarakat Berasuransi Syariah di Jabodetabek?
The presence of sharia insurance becomes one of the choices of muslim community in investing, because insurance as one of the investment ways to face risks in the future. The success of sharia insurance companies are cannot be neglected from the participation of people in understanding the importance of taking sharia insurance. The research aims to discover and analyzing factors that can influence people's perception of using Islamic insurance. The research method used is quantitative descriptive analysis. For population and sample are Jabodetabek community. This method uses Convenience Sampling Technique, and the data analysis uses Partial Least Square (PLS). This research shows that the most important factor which is influencing the community in deciding to take Sharia insurance is the level of understanding of sharia continued with the level of product quality, but it can be seen that the premium and promotion indicators are still less known by the respondent. So, the insurance company need to be more socialize sharia insurance to the public. Kehadiran asuransi syariah menjadi salah satu pilihan masyarakat muslim dalam berinvestasi, karena asuransi merupakan salah satu cara investasi untuk menghadapi resiko di masa yang akan datang. Keberhasilan perusahaan asuransi syariah tidak bisa luput dari peran serta masyarakat dalam pemahaman akan pentingnya berasuransi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat untuk menggunakan asuransi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa kuantitatif. Untuk populasi dan sampel adalah masyarakat Jabodetabek menggunakan Teknik Convenience Sampling dan untuk analisis data menggunakan PLS (Partial Least Square). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor paling signifikan yang memengaruhi masyarakat dalam memutuskan untuk berasuransi syariah adalah tingkat pemahaman tentang syariah dilanjut dengan tingkat kualitas produk, namun dilihat dari indikator premi dan promosi masih kurang diketahui oleh responden, sehingga perusahaan asuransi harus lebih mensosialisasikan asuransi syariah ke masyarakat
Analisis Kinerja Perbankan Syariah di Indonesia dengan Pendekatan Maqashid Indeks
Maqoshid index is one of the alternatives in measuring the performance of Islamicbanking, Islamic banking which assessed aspects attainment of goals sharia. In thisresearch the author tried to assess the performance of Islamic banking in Indonesiawith maqoshid index approach. This research uses descriptive quantitativemethodology to the entire study population of Islamic banking in Indonesia, while thesample is that Islamic banking has published an annual report 3 year. This researchusing purposive sampling method. From the results of the research with maqoshidindex approach, in 2009 and 2010 BMI become Islamic bank which the bestperformance with best ratio value are 13.67% and 13,64 whereas in 2011 BSMbecame the best performance Islamic Bank with the best value ratio of 13.85%