Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Not a member yet
339 research outputs found
Sort by
INDUSTRI KERAJINAN GERABAH BANYUMULEK DI LOMBOK SEBAGAI DESAIN KRIYA DAN CENDERAMATA
AbstrakDesain Gerabah Banyumulek pada saat ini menjadi sangat beragam bentuknya. Semula hanya menghasilkan bentuk kendi gentong sebagai tempat air dan menanak nasi, serta piring besar. Pada saat ini banyak ditemukan desain gerabah Banyumulekyang meningkat bentuk dan fungsinya, seperti gentong besar untuk elemen exterior, gentong sedang untuk wadah payung, gentong kecil untuk aksesories interior dan gerabah-gerabah dengan bentuk ukuran-ukuran kecil yang berfungsi untuk menyajikan buah dan makanan-makanan di hotel, kedai kopi dan resto-resto yang bernuansa tradisional dengan unsur-unsur lokal genius.Beberapa pertanyaan muncul antara lain: sejauh mana perkembangan dan perubahan nilai fungsi dan bentuk gerabah Banyumulek dalam hubungannya dengan teknologi pembuatannya, dan kuatnya pengaruh pariwisata terhadap perkembangan fungsi dan bentuk gerabah Banyumulek sebagai produk cenderamata. AbstractThere are now a large variety of forms in the design of Bnyumulek earthenware vessels. As the beginning the craftsmen used to produce water pitchers , large bowls for keeping water and dooking rice, and large dishes only. The design has been inproved recently in terms of forms and function such as big large bowls for exterior elements, medium large bowls for umbrella keepers, small large bowls for interior accesories, and smal earthenware, vessels for fruit and meal dishes in hotels, coffes shops and restaurants in traditional atmosphere with local genius elements.Some question raise such as : how far the development and the changed of function value and form of Bnayumulek earthenware vessels relating to the making technology is and how strong the impact of tourism through the development of function and form of Banyumulek eartenware vessels as souvenir product is
DESAIN INTERIOR RESTORAN: Restaurant Design : By Susan Cologan, 1987
Abstrak Perubahan peran istri menjadi wanita pekerja /karir , membawa implikasi luas. Budaya makan di luar rumah, memicu maraknya usaha restoran yang menu dan cara penyajiannya disesuaikan dengan sasaran segmen pasar. Persaingan kian menjadi upaya menarik pelanggan tidak lagi berfokyus pada kualitas menu semata. Muncul gagasan menciptakan atmosfir ruang yang dapat mendukung rasa nyaman selagi makan malam
ORGANISASI RUANG RUMAH TINGGAL ISLAMI: KONSEP PERANCANGAN ORGANISASI RUANG RUMAH TINGGAL KELUARGA MUSLIM
AbstrakMasalah perumahan rakyat di Indonesia , terutama di perkotaan, sellau menjadi bahasan yang tidak ada habisnya, baik berkaitan dengan keterbatasan lahan, harga yang semakin naik, maupun janji developer untuk menarik peminat yang terkadang tidak sesuai dengan fakta, dan lain.lain. Apapun masalahnya kebutuhan perumahan dalam masyarakat yang mayoritas beragama Islam, seharusnya kondisi ini menjadi pertimbangan utama- sebelum melangkah pada aspek-aspek yang lain. Pada kenyataannya hal tersebut menjadi masalah yang ditinggalkan atau menjadi pertimbangan yang ke sekian karena kebutuhan masyarakat yang lebih besar dibanding jumlah rumah yang ditawarkan. Selain itu harga yang semakin naik juga menjadi perimbangan utama karena berkaitan dengan kemampuan daya beli masyarakat. Dengan kata lain pada akhirnya masyarakat tidak sellau berkesempatan memilih yang terbaik karena masih terkonsentrasi pada pemenuhan kebutuhan saja
PEMANFAATAN SERAT ALAMI RESAM DALAM PERANCANGAN AKSESORIS RUMAH
AbstractResam (Dicranopteris linearis) is a type of weed that dominates the rubberplantation areas and empty lands in Jambi. Although this plant is regarded asone that needs to be destroyed, it is not easy to do so as it grows really fast. Inorder to solve this and make better use of the resam, local craftsmenusually usethe inner filling of the trunk to create various weaving products such as tissuebox, flower pot, hat, bag, bracelet, photo frame, and other decorative itemsforinterior. However, these weaving products do not really interest consumers.This is mainly because the resam material has not been used accordingly basedon its nature. With its vast amount in Jambi province, it is good to work it outand make selling products from it. However, the goods need to be not only prettybut also designed in a careful way suitable with the resam\u27s characteristics. Nodoubt, the creativity of the craftsmen is also a crucial part determining thesuccess of the products.This research aims to define material characteristics of resam and to apply it on adesigned product. The research results may not be perfect, but will bringpositive impact since better products make better sales. Future research canfocus mainly on how to apply it maximally on other non-decorative items, suchas furniture. Abstrakpenduduksekitar biasanya memanfaatkan isi batang resam dengan membuatnyamenjadi berbagai anyaman produk sepertikotak tisu, pot bunga, topi,tas, gelang, bingkai foto, hiasan dinding dan produk dekorasi interiorlainnya. Material resam di manfaatkan penduduk karena pendudukResam ( tumbuh subur di lahan perkebunan atautanah kosong yang lembab dan biasanya mudah mendominasipermukaan areal perkebunan karet dan lahan kosong di Jambi. Begitusuburnya, tanaman ini dianggap sebagai gulma atau pengganggu yangharus dimusnahkan. Untuk mengatasi gulma tersebutyang dulunya bekerja sebagai penganyam rotan menemukan masalahuntuk mencari material rotan di sekitar mereka. Hal ini menyebabkan penduduk mencari alternatif lain sebagai mata pencaharian mereka.Namun produk-produk yang telah dihasilkan dari anyaman resamkurang diminati masyarakat luas. Hal ini dikarenakan pemanfaatanmaterial resam yang belum dilakukan secara benar berdasarkan sifatmaterial tersebut. Dengan melimpahnya material tersebut di ProvinsiJambi, maka sangat baik untuk mengembangkan material tersebutmenjadi produk yang bernilai jual. Produk yang dihasilkan tentunyayang menarik dari sisi bentuk tetapi produkyang dirancang dengan memperhatikan dan memanfaatkan sifatmaterial resam dengan benar serta menggunakan kreatifitas parapengrajin anyam sehingga produk yang dihasilkan akan lebih diminatioleh konsumen.Penelitian ini bertujuan terutama untuk mendefinisikan karakteristikmaterial resam dan mengaplikasikannya dalam produk. Hasilpenelitian tentunya belum sempurna, tetapi tentunya akan bisaberdampak positif bagi para pengrajin anyam di Jambi karena hasilkerajinan yang lebih unggul bisa dijual dan memberikan pendapatanbagi pengrajin, selain itu juga meningkatkan nilai kebersihan lahanlahandi Provinsi Jambi. Penelitian ini mudah-mudahan menjadi awalpenelitian serat alami resam selanjutnya sehingga pemanfaatannyamenjadi material utama produk kerajinan atau lainnya (misalkanmebel) bisa lebih maksimal
ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL PADA POSTER NGAYOGJAZZ 2011-2014
AbstractThe Visual Semiotic Analysis in 2011-2014 Ngayogjazz\u27s Poster.Ngayogjazz came with purpose to counter that opinion of jazz music wasluxury, elite, and deconstruct the mindset in public by organizing a jazz festivalthat is not mainstream. In each implementation, Ngayogjazz always comeswith a tagline from Java proverb and it given Jazz flavor and also proverbs that isused as aesthetic, intimate, and has become a habit of the Javanese in usingproverbs in daily life. Later Slang used because it could be interpreted as a playsubtly insinuating, and Slang for Javanesse, especially for people of Yogyakartait\u27s not something new. Each poster shows that Ngayogjazz have differentconcepts and unique every year. The message delivered to target audience in theform of a sign and use denotative connotative as an element of visual semiotic.From 2011 to 2014 Ngayogjaz\u27s Poster have varieties of different visualsemiotics meanings annually and different tagline based on social, economic orpublic life at that time.AbstrakAnalisis Semiotika Visual pada Poster Ngayogjazz 2011-2014.Ngayogjazz hadir bertujuan untuk melawan pendapat musik jazz yangmewah, elite dan mendekonstruksi pemikiran masyarakat denganmenyelenggarakan sebuah festival Jazz yang berbeda. Pada setiappenyelenggaraannya, poster Ngayogjazz selalu hadir dengan taglinedari plesetan peribahasa Jawa yang diberi cita rasa Jazz, karenaperibahasa merupakan estetika yang enak, akrab, dan sudah menjadikebiasaan orang Jawa dalam menggunakan peribahasa dalamkehidupan sehari-hari. Pengertian plesetan itu sendiri adalahmenyindir secara halus, dan plesetan bagi masyarakat Jawa khususnyaYogyakarta bukan sesuatu yang baru. Setiap poster acara Ngayogjazzmemiliki konsep yang berbeda dan unik tiap tahunnya. Pesan yangdisampaikan kepada khalayak sasaran dalam bentuk tanda danmenggunakan makna denotatif dan konotatif sebagai unsur semiotikavisualnya. Poster Ngayogjazz dari tahun 2011 hingga 2014 memilikiberbagai makna semiotika visual yang berbeda setiap tahunnya serta mempunyai tagline yang berbeda berdasarkan kondisi sosial, ekonomiatau kehidupan pada masyarakat saat it
PERUBAHAN VISUAL RAGAM HIAS PARANG RUSAK
AbstractNowadays, variety of new creations batik ornaments has developed from the creations of royal palace members into the common people arts. Parang ornaments is one of theornaments that effected with this condition and deliver new inspiration ornament. This paper will examine the visual changes to parang ornament, especially parang rusak ornament, using elements of comparison between the standard parang rusakornament and the new creation of parang ornaments. This method is used to identify the changes that occurred by comparing the form, color and composition of the batikornaments that has been found. Based on data and analysis, parang rusak ornaments can be turned into new creation of parang ornaments by 3 ways: 1) by changing themotifs of parang rusak ornament, 2) by combining main motive of parang rusak ornament with motifs of different parang ornaments or other ornaments, and 3) byadding another motive at the top or edges of the parang rusak ornament. AbstrakSaat ini berkembang berbagai ragam hias batik kreasi baru yang telah keluar dari pakem pembuatan batik yang awalnya berasal dari lingkungan keraton. Ragam hias parang merupakan salah satu ragam hias yang tidak luput menjadi ragam hias pakem yang dijadikan sebagai inspirasi ragam hias kreasibaru. Tulisan ini akan mengkaji perubahan visual pada ragam hias parang, khususnya ragam hias parang rusak, menggunakan metode perbandingan unsur-unsur estetik antara ragam hias parang rusak yang baku, parang rusak yang telah dikreasikan. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasiperubahan-perubahan yang terjadi dengan membandingkan wujud visual, yaitu bentuk, warna dan komposisi ragam hias batik yang telah ditemukan. Berdasarkan data dan analisa, ragam hias parang rusak dapat diubah menjadiragam hias kreasi baru dengan 3 cara, yaitu 1) dengan mengubah raut baku ragam hias parang rusak, 2) dengan mengkombinasikan motif parang rusak dengan motif dari ragam hias parang yang berbeda maupun ragam hias lainnya, dan 3) dengan menambahkan motif lain di bagian atas ragam hiasparang rusak maupun bagian pinggirnya.
STANDARD KENYAMANAN KERJA DI DALAM RUANG UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS
Abstract
The suitable at work\u27s place are the demands for every person due to the working atmosphere is suitable , quite, peaceful and comfortable will bring joy and happiness.
Contrary to those demands, thus there should be standard wich will be the basic guidance for architrcts and interior designer in order for them to increase interior productivity and effectively at wor
MEMAKNAI DIRI MELALUI KEPEKAAN SENI DAN KHAOS : Sebuah Tinjauan Seni sebagai Manifestasi Satu Perjalanan Jiwa
AbstractThe chaotic of modernity has changed the world into a wilderness of materialculture representation. Life is conveyed by the superficial and shallowexperience, which gives a sensation or even dogmatic that inspire the perceptionof reality fastly, including the self-reality. The art sensibility and \u27chaos\u27 are thepower of life that creates human self-relation with essence of life. The possibilityof looking beyond and bring ourselves to being beyond. Meaning fulness reallyrelies on human\u27s aesthetical perspective, which sees the world as non-materialworld; the existence of \u27Being\u27 that has become the meaning of all materialsurface. Art has undoubtedly become the conductor of self-unity. Through thephenomenology of Husserl and the aesthetic of Deleuze, the contiguity ofselfness with art is interpreted as the chaotic exploration, the unity of subjectobjectexploration on the pre-reflective, pre-theoritical level. Art is a sensation ofchaotic embodiment, and art sensibility is the nature of chaotic power. Fromthis, the aesthetical selfness is originated, a selfness that could enter themeditation zone with a sensibility and intellegency up to the level of consciousreflectivity, which will be able to touch the depth of human\u27s spiritual zone. AbstrakHirukpikuk modernitas kian mengubah dunia menjadi belantararepresentasi budaya material. Kehidupan terhantar pada pengalamanyang bersifat permukaan, dangkal, hingga memberi sensasi bahkandogmatis yang begitu cepat pengaruhi persepsi akan realitas, termasukrealitas diri. Kepekaan seni dan \u27khaos\u27 merupakan daya hidup penciptahubungan diri manusia dengan esensi kehidupan. Memungkinkansuatu looking beyond dan membawa diri pada being beyond.Kebermaknaan sedemikian bergantung pada cara pandang estetikmanusia akan dunia sebagai dunia non material, keberadaan suatu\u27Ada\u27 (Being), yang menjadi makna dari segala kematerialan yangmengemuka. Seni menjadi keniscayaan penghantar keterleburan diri kedalamnya. Melalui fenomenologi Husserl dan estetika Deleuze,persentuhan diri dengan seni termaknai sebagai petualangan khaos,petualangan keterleburan Subyek-Obyek pada tingkat pra-reflektif,pra-teoritis. Seni adalah sensasi pengejawantahan khaos, dan kepekaanseni perihal menangkap kekuatan khaos. Dengannya terlahir sosok \u27diriyang estetik\u27, diri yang termampukan memasuki wilayah perenungandengan suatu kepekaan dan kecerdasan hingga pada tingkatreflektivitas kesadaran yang mampu menyentuh wilayah spiritualkedalaman makna manusiawinya
ILUSTRASI YANG ILUSTRATIF
AbstractIllustrative pictures exoress stories , manuscripts visually. Good Illustration shcuid depict pictures representing texts, sentences or stories based on creative work. Featuring human anatomy, animal, still life in a right way ( depending on the characteristics of stories) might have good composition and proportion with spesific characteristics of its features. AbstrakGambar ilustrasi adalah gambar yang bertujuan untuk lebih menjelaskan cerita, naskah, atau yang lainnya secara visual. Ilustrasi yang baik adalah gambar harusmewakili teks, kalimat , naskah/cerita yang menjadi gagasan/ide penciptaan karya. Penggambaran anatomi manusia, binatang , dan alam ( still life) secara benar ( tergantung pada jenis dan sifat cerita ), hendaklah memiliki komposisi dan proporsi yang baik serta karakter atau ciri khas gaya gambar tersendiri
TINJAUAN BENTUK RAGAM HIAS PADA PRODUK KERAJINAN DI TASIKMALAYA
AbstrakTasikmalaya merupakan kabupaten yang memilii industri kerajian cukup terkenal, seperti kerajian sulaman ( bordir) kelom geulis , anyaman , batik dan sebagainyas, produk produk kerajinan tersebut yang semula hanya berupa benda pakai sehari-hari , berkembang sejalan dengan perkembangan kebutuhan manusia. Ragam hias yang terdapat pada produk-produk kerajinan tersebut sangat memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu.. AbstractTasikmalaya is a regency which is well-known for its handycraft industry such as embroiidery, cane wirks, batik etc. The products, at first, are used for daily needs but its use becomes multiple as the needs increase. The various pattern on the products have very important role in increasing their quality. This writing tells us about various pattern