Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
Not a member yet
    595 research outputs found

    PKM DAP (Drilling Amiyah Program) berbasis Karakter KBIHU JBAL Nur Sidoarjo

    Get PDF
    Drilling Amiyah Character-based program is a program to support social interaction in everyday life using Amiyah Arabic by integrating Islamic values. The partner in the community service program is KBIHU Jabal Nur Sidoarjo with 120 participants. The results of interviews and observations resulted in two partner problems, namely related to 1) the lack of teaching staff (HR) both in terms of qualifications and Arabic language competencies, 2) the unavailability of Amiyah Arabic conversation guides. And the solutions provided by the community service team are 1) mentoring and training in the form of Drilling Amiyah Practice, 2) Compilation of practical Amiyah Arabic language guides. While the results of the community service are as follows 1) There is an increase in the movement of KBIHU Jabal Nur hajj and umrah pilgrims in communicative Amiyah Arabic language skills. 2) the availability of a Character-Based Amiyah Practice Arabic Language guidebook for KBIHU Jabal Nur hajj and umrah pilgrims as a reference and guide in communicating.Drilling Amiyah Program berbasis karakter merupakan program penunjang interaksi social dalam keseharian dengan menggunakan Bahasa Arab Amiyah dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam. Mitra dalam program pengabdian adalah KBIHU Jabal Nur Sidoarjo dengan 120 peserta. Hasil wawancara dan observasi dihasilkan terdapat dua permasalan mitra yaitu terkait 1) minimnya tenaga pengajar (SDM) baik sisi kualifikasi maupun kompetensi berbahasa Arab, 2) belum tersedianya panduan percakapan berbahasa Arab Amiyah. Dan solusi yang diberikan tim abdimas berupa 1) pendampingan dan pelatihan dalam bentuk Drilling Amiyah Practice, 2) Penyusunan panduan praktis berbahasa Arab Amiyah. Sedangkan hasil pengabdian sebagai berikut 1) Adanya peningkatan bergerak jamaah haji dan umroh KBIHU Jabal Nur pada skill berbahasa Arab Amiyah komunikatif. 2) tersedianya buku panduan Bahasa Arab Amiyah Practice Berbasis Karakter untuk jamaah haji dan umroh KBIHU Jabal Nur Sidoarjo sebagai acuan dan panduan dalam berkomunikasi

    Bimbingan Teknis: Strategi Menemukan Novelty Berbasis IT

    Get PDF
    The main task of lecturers as part of the higher education academic community is the Tridharma of Higher Education: teaching education, research and community service. In the aspect of community service, lecturers are expected to have constructive programs that have positive externalities for both external and internal stakeholders who are of concern in this program. Internal stakeholders in this context are students, who have the duty and responsibility to produce highly competitive scientific work. To realize this competitiveness is the background for this community service program in the form of Technical Guidance designed in the form of Service Learning. The participants in the activity were students of the Postgraduate Sharia Economics Masters at UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. The results of this activity show that this technical guidance is able to influence students in finding Information Technology (IT) based novelties, and with this novelty the scientific work produced by students has high competitiveness.Tugas utama dosen sebagai salah satu sivitas akademika perguruan tinggi yaitu Tridharma Pergururuan Tinggi: pendidikan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada aspek pengabdian kepada masyarakat dosen diharapkan mempunyai program-program konstruktif yang memiliki ekternalitas positif bagi stakeholder baik eksternal maupun internal yang menjadi perhatian dalam program ini. Stakeholder internal dalam konteks ini yaitu mahasiswa, yang memiliki tugas dan tanggungjawab untuk menghasilkan karya ilmiah yang berdaya saing tinggi. Untuk mewujudkan daya saing inilah yang menjadi latarbelakang program pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk Bimbingan Teknis yang dirancang dalam bentuk Service Learning. Peserta kegiatan yaitu mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Hasil kegiatan bahwa bimbingan teknis ini mampu mempengaruhi mahasiswa dalam menemukan novelty berbasis Information Technology (IT), dan dengan novelty ini karya ilmiah yang diproduksi oleh mahasiswa memiliki daya saing tinggi

    Penilaian Sekolah Binaan YPA-MDR Area Kapuas dan Barito

    Get PDF
    Nowadays, school development is very important to maintain the quality of the learning process. After developing a program or activity, an evaluation is usually carried out to evaluate its effectiveness and achievements. Assessment is an activity to find valid information. This search also includes searching for information that is useful for assessing the existence of a program and alternative strategies offered to achieve predetermined goals. The assessment of these schools can be called Community Service (PkM) activities. This PkM aims to evaluate the performance of schools supported by the Astra Education Foundation - Michael D\u27Ruslim (YPA-MDR) to maintain the quality of education. This activity is carried out by visiting schools. The target of this activity is all schools supported by YPA-MDR in the Kapuas and Barito areas of Central Kalimantan. The results of this activity provide benefits to all schools to find out the level of education quality of each school. The results can be concluded that academic and character criteria still dominate at the top, followed by non-academic criteria (arts and culture) and other supporting programs (facilities - infrastructure). The academic pillar is the main point considering that the assessment is an educational institution, where learning criteria are very important to review.Dewasa ini, pembinaan sekolah sangat penting untuk menjaga kualitas pendidikan. Setelah pembinaan program atau kegiatan, evaluasi biasanya dilakukan untuk mengevaluasi efektifitas dan pencapaiannya. Assessment merupakan suatu kegiatan untuk mencari informasi yang valid. Pencarian ini juga mencakup pencarian informasi yang berguna untuk menilai keberadaan suatu program dan alternatif strategi yang ditawarkan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Assessment sekolah-sekolah ini bisa disebut sebagai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). PkM ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sekolah-sekolah binaan Yayasan Pendidikan Astra – Michael D’Ruslim (YPA-MDR) untuk menjaga kualitas pendidikan. Metode kegiatan ini dilakukan mulai dari pendampingan sampai penilaian. Penilaian dilakukan melalui visitasi ke sekolah-sekolah. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh sekolah binaan YPA-MDR wilayah Kapuas dan Barito Kalimantan Tengah. Hasil kegiatan ini memberikan manfaat kepada seluruh sekolah untuk mengetahui level kualitas pendidikan dari masing-masing sekolah. Hasilnya dapat disimpulkan bahwa kriteria akademis dan karakter masih menjadi dominasi teratas kemudian diikuti kriteria non- akademis (seni budaya) dan program pendukung lainnya (sarana – prasarana). Pilar akademis menjadi poin utama mengingat yang Assessment adalah institusi Pendidikan, dimana kriteria pembelajaran sangat penting untuk ditinjau

    Pendampingan Pendidikan Teknik Desain Berkualitas bagi Ibu-Ibu Penjahit sebagai Implementasi Sustainable Development Goals

    Get PDF
    Glagaharum Village Tailors have the ability to sew clothes to generate additional family income. Mother tailors have not succeeded in getting maximum income from the sewing business. The problem of mother tailors is the lack of knowledge and skills in clothing design. The purpose of providing quality design engineering education assistance for mother tailors as an implementation of the Sustainable Development Goals (SDGs) to improve the knowledge and skills of mother tailors for clothing design. The method used is training through four stages of activities, namely: pre-test, material, practice and post-test. The purpose of assistance is to provide knowledge and design skills and provide quality education in accordance with the goals of the SDGs. The results of educational assistance have succeeded in increasing design knowledge, design skills and the success of implementing providing quality education in accordance with the goals of the SDGs. Mother tailors receive a quality education program so that they succeed in making clothes according to the trending clothing designs in 2024. Mother tailors produce clothes with the latest models and the neatness of the fabric stitches has also increased.Penjahit Desa Glagaharum memiliki kemampuan menjahit pakaian untuk menghasilkan tambahan pendapatan keluarga. Ibu-ibu penjahit belum berhasil memperoleh pendapatan maksimal dari bisnis menjahit. Permasalahan ibu-ibu penjahit adalah kurangnya pengetahuan dan keahlian desain pakaian. Tujuan pendampingan pendidikan teknik desain berkualitas bagi ibu-ibu penjahit sebagai implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) untuk meningkatkan pengetahuan dan keahalian ibu-ibu penjahit untuk desain pakaian. Metode yang digunakan adalah pelatihan melalui empat tahapan kegiatan yaitu: pre-test, materi, praktek dan post-test. Tujuan pendampingan memberikan pengetahuan dan keahlian desain dan memberikan pendidikan berkualitas sesuai dengan tujuan SDGs. Hasil pendampingan pendidikan berhasil meningkatkan pengetahuan desain, keahlian desain dan keberhasilan implementasi menyediakan pendidikan berkulitas sesuai dengan tujuan SDGs. Ibu-ibu penjahit mendapat program pendidikan berkualitas sehinggaberhasil membuat pakaian sesuai dengan desain pakaian trend ditahun 2024. Ibu-ibu penjahit mengeluarkan pakian dengan model terbaru disertai kerapian jahitan kain juga meningkat

    Pendampingan Penggunaan Sistem Informasi CekRek bagi Guru dan Orang Tua di SLB Satria Galdin

    Get PDF
    The process of disseminating assessment results is a problem that must be considered because the dissemination of assessment results is still conventional. This problem is also experienced by several SLBs, especially SLB Satria Galdin. This community service program aims to optimize the dissemination of information on the results of assessments of students with autism using the CekRek information system, an innovation by the Helov PKM team. This information system contains the digitalization of the M-CHART-R/F assessment and provides recommendations for daily activities for students with autism. The method used in the community service activity was a workshop held in July 2024 and attended by teachers and parents of students at SLB Satria Galdin as partners of the Helov PKM team. This community service program produced a CekRek information system that can help parents monitor their children\u27s development and assessments in real time. In addition, it also produces a guidebook for partners regarding the CekRek information system. This activity was socialized in the SLB Satria Galdin area and social media. Evaluation of the questionnaire activity using Google Form and getting a positive response.Proses penyebaran hasil asesmen menjadi permasalahan yang harus diperhatikan sebab penyebaran hasil asesmen yang dilakukan masih bersifat konvensional. Permasalahan tersebut juga dialami oleh beberapa SLB, khususnya SLB Satria Galdin. Program pengabdian kepada ini bertujuan sebagai upaya mengoptimalkan penyebaran informasi hasil asesmen peserta didik dengan autisme menggunakan sistem informasi CekRek hasil inovasi tim PKM Helov. Sistem informasi ini memuat digitalisasi asesmen M-CHART-R/F serta pemberian rekomendasi aktivitas harian bagi peserta didik dengan autisme. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah workshop yang dilaksanakan pada bulan juli 2024 dan diikuti oleh guru dan orang tua peserta didik di SLB Satria Galdin sebagai mitra dari tim PKM Helov. Pada program pengabdian ini dihasilkan sebuah sistem informasi CekRek yang dapat membantu orang tua dalam memonitoring perkembangan dan asesmen anak secara realtime. Selain itu juga menghasilkan buku panduan bagi mitra mengenai sistem informasi CekRek. Kegiatan ini disosialisasikan di kawasan SLB Satria Galdin dan media sosial. Evaluasi kegiatan kuesioner dengan menggunakan google form dan mendaptkan respon yang positif

    Pendampingan Pengasuhan Ibu dengan Anak Usia Pra Sekolah melalui Kelompok Bright Mom di TK ABA Bangsalsari

    Get PDF
    The use of gadgets is increasing very rapidly among preschoolers which can lead to health problems and technology addiction. The dual role of a mother is one of the factors that influences the mother\u27s attitude towards gadgets in children. This community service aims to provide parenting assistance by forming a group of wise mothers in the digital era. The method used is by planning, forming groups and providing materials and assistance. The result of this assistance is an increase in the mother\u27s understanding to be wise in the digital era by 25.11. The level of effectiveness of assistance is 59.44%, which means that the effectiveness of this assistance is in the moderate category. Mothers are the first school for their children, so the mother\u27s perception of the concept of parenting from various perspectives is a benchmark for the success of a mother\u27s parenting pattern.Penggunaan gadget meningkat dengan sangat cepat di kalangan usia pra sekolah yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan dan kecanduan teknologi. Peran ganda seorang ibu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sikap ibu terhadap gadget pada anak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pola asuh dengan membentuk kelompok ibu yang bijak di era digital. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan perencanaan, pembentukan kelompok dan pemberian materi serta pendampingan. Hasil dari pendampingan ini adalah peningkatan pemahaman ibu untuk bersikap bijak di era digital sebesar 25,11. Tingkat efektivitas pendampingan sebesar 59,44%, yang berarti bahwa efektivitas pendampingan ini berada pada kategori sedang. Ibu merupakan sekolah pertama bagi anak-anaknya, sehingga persepsi ibu terhadap konsep parenting dari berbagai sudut pandang menjadi tolak ukur dari keberhasilan pola asuh seorang ibu

    Penerapan Digital Marketing sebagai Upaya Peningkatan UMKM Keripik Pepaya di Desa Lubuk Enau

    Get PDF
    Transformasi teknologi yang terus berkembang dapat menghasilkan inovasi yang menarik perhatian masyarakat seiring berjalannya waktu. Pemasaran digital adalah suatu bentuk upaya yang menggunakan media digital, seperti internet, digunakan untuk mempromosikan dan memasarkan suatu brand. Namun pemahaman masyarakat desa yang kurang mengenai penjualan di pasar menjadi permasalahan yang perlu dipahami. Desa Lubuk Enau menjadi tempat kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-Tematik Fakultas Ekonomi Universitas Indo Global Mandiri, dalam rangka Upaya Pengembangan Kewirausahaan Berkelanjutan di Desa Lubuk Enau. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memudahkan para pelaku ekonomi UMKM untuk membuat marketplace yang bertujuan untuk penjualan produk olahan kuliner seperti instagram facebook, whatsapp, dan juga e-commerce lainnya. Peningkatan promosi penjualan online bertujuan untuk memperluas pemasaran keripik pepaya sehingga dapat menambah perekonomian para pelaku usaha.The ever-evolving technological transformation can produce innovations that attract public attention over time. Digital marketing is a form of effort that uses digital media, such as the internet, to promote and market a brand. However, the lack of understanding of village communities regarding sales in the market is a problem that needs to be understood. Lubuk Enau Village is a place for community service activities. This social service activity was carried out by KKN-Thematic students of the Faculty of Economics, Universitas Indo Global Mandiri, in the context of Sustainable Entrepreneurship Development Efforts in Lubuk Enau Village. This guidance is expected to make it easier for MSME economic actors to create a marketplace that aims to sell processed culinary products such as Instagram, Facebook, WhatsApp, and other e-commerce. Increasing online sales promotions aims to expand the marketing of papaya chips so that it can increase the economy of business actors

    Implementasi Teknologi Hidroponik Metode Nutrient Film Technique dengan Sistem Monitoring Internet of Things untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Kaligung Banyuwangi

    Get PDF
    Kaligung Village, Banyuwangi, faces challenges in increasing agricultural productivity owing to limited land and access to modern technology. To address these problems, community service activities aim to introduce and implement Nutrient Film Technique (NFT) hydroponic technology integrated with the Internet of Things (IoT) system. This activity begins with socialization, which aims to increase the understanding of the village community regarding hydroponic technology and IoT systems. The next stage involved practical demonstrations to train villagers in the processes of seed preparation, nutrient mixing, and real-time monitoring of plant conditions through IoT technology. In the final stage, intensive mentoring was conducted to provide guidance and solutions to technical problems, particularly in measuring and mixing nutrients. The evaluation results showed that the program succeeded in improving the skills and understanding of the village community by utilizing modern hydroponic technology. Through a combination of socialization, practical training, and mentoring, villagers can efficiently implement and manage the NFT hydroponic system, including monitoring plant growth through the IoT system. It is hoped that the application of this technology can significantly increase agricultural productivity in Kaligung Village and become a solution to the challenges of limited land and access to technology faced by the region.Desa Kaligung, Banyuwangi, menghadapi tantangan dalam meningkatkan produktivitas pertanian akibat keterbatasan lahan dan akses terhadap teknologi modern. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan teknologi hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) yang terintegrasi dengan sistem Internet of Things (IoT). Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa mengenai teknologi hidroponik dan sistem IoT. Tahapan berikutnya melibatkan demonstrasi praktis untuk melatih warga dalam proses persiapan bibit, pencampuran nutrisi, serta pemantauan kondisi tanaman secara real-time melalui teknologi IoT. Pada tahap akhir, dilakukan pendampingan intensif guna memberikan bimbingan serta solusi terhadap kendala teknis, khususnya dalam pengukuran dan pencampuran nutrisi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pemahaman masyarakat Desa Kaligung dalam memanfaatkan teknologi hidroponik modern. Melalui kombinasi sosialisasi, pelatihan praktis, dan pendampingan, warga desa mampu mengimplementasikan dan mengelola sistem hidroponik NFT secara efisien, termasuk dalam memantau pertumbuhan tanaman melalui sistem IoT. Diharapkan, penerapan teknologi ini dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Desa Kaligung secara signifikan, sekaligus menjadi solusi atas tantangan keterbatasan lahan dan akses teknologi yang dihadapi wilayah tersebut

    Program Kawasan Ramah Ibu Hamil sebagai Upaya Preventif untuk Mengurangi Kecenderungan Psychological Distress

    Get PDF
    Pregnant women are vulnerable to problems that can create high stress and have a negative impact on their emotions. The desire to be a good and perfect mother can cause pregnant women to face a number of problems or what is called psychological distress. Therefore, immediate solutions are needed to reduce high levels of stress which cause psychological pressure and play an important role in preventive efforts in reducing various types of psychological disorders. This service program aims to provide more knowledge related to the problems of pregnant women and be able to provide mutual support among the surrounding community so that serious problems are minimized and the community can become a good forum for its citizens to exchange ideas and share stories. This preventive service program is provided through providing psychoeducation, discussion, relaxation training, role play and evaluation. The results of the service program show that there is a significant difference in the average psychological distress score between before and after the intervention with a value of p = 0.004 (p < 0.05). The post-test average score of 23.1 is lower than the pre-test average score of 38.3. This means that the intervention provided can reduce the level of psychological distress in pregnant women.Ibu hamil rentan dengan permasalahan yang dapat membuat stres tinggi dan berdampak buruk pada emosi mereka. Keinginan untuk menjadi ibu yang baik dan sempurna dapat menyebabkan ibu hamil menghadapi sejumlah masalah atau yang disebut dengan psychological distress. Oleh karena itu, dibutuhkan segera solusi untuk mengurangi tingkat stres yang tinggi yang menyebabkan tekanan psikologis dan berperan penting dalam usaha preventif dalam mengurangi berbagai jenis gangguan psikologis. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan lebih terkait dengan permasalahan ibu hamil dan mampu saling memberikan dukungan antar masyarakat sekitar sehingga meminimkan adanya permasalahan yang serius dan masyarakat dapat menjadi wadah yang baik untuk warganya bertukar pikiran dan berbagi cerita. Program pengabdian yang bersifat preventif ini diberikan melalui pemberian psikoedukasi, diskusi, pelatihan relaksasi, role play dan evaluasi. Hasil program pengabdian menunjukan adanya perbedaan rata-rata skor psychological distress yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,004 (p < 0,05). Nilai rata-rata post-test sebesar 23,1 lebih rendah daripada nilai rata-rata pre-test sebesar 38,3. Artinya intervensi yang diberikan dapat menurunkan tingkat psychological distress pada ibu hamil

    Optimalisasi Kesehatan Mental dan Perilaku Remaja Menuju Generasi Unggul Melalui Penyuluhan Siswa-Siswi SMPN 8 Surabaya - Jawa Timur

    Get PDF
    Permasalahan mental dan perilaku pada remaja masih menjadi masalah yang serius di dunia dan di Indonesia. Gangguan mental dan perilaku pada remaja sering tidak terdeteksi dan terabaikan dalam penanganannya sehingga berisiko dalam pembentukan karakter menuju dewasa serta mempengaruhi kualitas dan masa depannya sehingga perlu penyuluhan dan sosialisasi. Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya optimalisasi kesehatan mental dan perilaku remaja bagi masa depan menuju generasi unggul. Metode Pengabdian masyarakat dilakukan pada remaja berupa penyuluhan kepada remaja mengenai pentingnya optimalisasi kesehatan mental dan perilaku demi menjadi generasi unggul dan memiliki masa depan yang baik Pelaksanaan kegiatan ini meliputi ceramah dalam bentuk presentasi, diskusi, dan konseling. Pre-test dan post-test dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan ini. Sebanyak 600 peserta mengikuti kegiatan ini, diantaranya, Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa SMPN 8 Surabaya. Hasil Ditemukan sebanyak 309 (68,7%) siswa remaja merasa memiliki masalah dengan keluarga, sekolah ataupun teman. Terdapat peningkatan kemampuan peserta dalam kesadaran pentingnya optimalisasi kesehatan mental dan perilaku remaja setelah dilakukan penyuluhan di mana terjadi peningkatan peserta dengan nilai nilai baik di post-test meningkat dibandingkan pre-test. Ringkasan Penyuluhan mengenai optimalisasi kesehatan mental dan perilaku remaja menuju generasi unggul sangat efektif.Mental and behavioral problems in adolescents are still a serious problem in the world and in Indonesia. Mental and behavioral disorders in adolescents often go undetected and are neglected in their treatment, resulting in risks in character formation towards adulthood and affecting their quality and future, so counseling and socialization are needed. This community service activity aims to provide information about the importance of optimizing mental health and adolescent behavior for the future towards a superior generation. Community service is carried out for teenagers in the form of counseling to teenagers about the importance of optimizing mental health and behavior in order to become a superior generation and have a good future. The implementation of this activity includes lectures in the form of presentations, discussions and counseling. Pre-test and post-test were carried out before and after this activity. A total of 600 participants took part in this activity, including the Principal, Teachers and Students of State Junior High School 8 Surabaya. It was found that 309 (68.7%) teenage students felt they had problems and the participants\u27 abilities increased in assessing the importance of optimizing mental health and adolescent behavior after counseling where there was an increase in the number of post test scores, both increasing compared to the post test. Counseling regarding optimizing mental health and adolescent behavior towards a superior generation is very effective

    580

    full texts

    595

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇