Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya
Not a member yet
551 research outputs found
Sort by
ANALISIS NONLINEAR DINDING GESER BETON BERTULANG MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
Tujuan penelitian ini untukmengetahui pola beban perpindahan dan keretakan nonlinear dinding geser beton bertulang menggunakan metode elemen hingga smeared element. Kajian ini menggunakan model elemen isoparametrik 8 titik nodal dengan jumlah 90 elemen. Hasil kajian dibandingkan dengan hasil eksperimental penelitian sebelumnya. Terdapat dua model dinding geser yang digunakan yaitu SW-3 dengan persentase tulangan 0,28% dan model SW-50 dengan persentase tulangan 1,24%. Hasil kajian menunjukkan bahwa model SW-3 memiliki kurva beban perpindahan hasil analisis numerik cukup berhimpit dengan hasil eksperimental, akan tetapi pola retak analisis numerik terjadi perambatan retak, sedang hasil uji eksperimental tidak terjadi perambatan retak melainkan gap opening pada dinding geser. Model SW-50 dengan tulangan normal menunjukkan selain kurva beban perpindahan memiliki kesamaan juga perambatan retak mendekati hasil eksperimental
HAMBATAN DAN FAKTOR PENYEBABNYA PRAKERIN DITINJAU DARI PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN EVALUASI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK
Tujuan penelitian ini untuk memerikan hambatan dan faktor penyebab praktik kerja industri siswa SMK Kompetensi keahlian Teknik Pemesinan pada tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Menggunakan ketentuan proporsional random sampling jumlah sampel adalah: sebanyak 82 siswa, 10 guru, 6 instruktur industri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian: (1) hambatan pada tahap persiapan: (a) siswa kesulitan mencari tempat prakerin yang sesuai dengan bakat, minat, dan keahlian; (b) kesulitan mencari tempat tinggal sementara/kos; (2) hambatan pada tahap pelaksaan: (a) tidak relevannya keahlian dengan pekerjaan dan tugas yang dikerjakan siswa di tempat prakerin; (b) kedisiplinan siswa yang rendah; (c) penerapan K3 yang tidak sesuai SOP; (3) hambatan pada tahap evaluasi kesulitan pada perencanaan karir siswa
KETAHANAN LUNTUR ZAT REAKTIF DAN AZO PADA BAHAN BAKU PRODUK BATIK UNTUK UKM DI JAWA TIMUR
Tujuan penelitian ini menguji ketahanan luntur zat warna tekstilbatik yaitu reaktif dan azo pada uji pencucian menggunakan SNI ISO 105-C06: 2010 dan uji keringat pH asam dan pH basa menggunakan SNI ISO 105-E04: 2015 dengan penyesuaian DSTI. Sampel uji untuk zat warna reaktif adalah material katun dan sampel uji azo menggunakan sutera sebagai bahan baku utama untuk produk batik di Jawa Timur. Nilai perubahan warna dan penodaan warna dievaluasi pada konsentrasi larutan yang berbeda sesuai standar uji masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi larutan zat reaktif tidak menyebabkan perbedaan yang nyata pada skor perubahan warna dan perbedaan warna katun untuk semua pengujian. Sementara konsentrasi larutan zat azo yang berbeda menyebabkan perbedaan yang nyata pada skor perbedaan warna untuk pengujian sutera
Tinjauan Metode Analisa Berdasar pada Kemampuan Tekuk terhadap Kelangsingan Batang dari Baja Jenis Profil Gilas I
Tinjauan Metode Analisa Berdasar pada Kemampuan Tekuk terhadap Kelangsingan Batang dari Baja Jenis Profil Gilas
KONTRIBUSI PERSEPSI SISWA TENTANG KUALITAS GURU, KESESUAIAN, DAN HASIL PRAKERIN TERHADAP EMPLOYABILITY SKILLS SISWA SMK
Tujuan penelitian untuk mengetahui kontribusi persepsi siswa tentang kua-litas guru, kesesuaian, dan hasil prakerin terhadap employability skills siswa SMK. Populasi penelitian siswa SMK Negeri Kabupaten Bangkalan. Sampel ditentukan de-ngan proportional random sampling, sebanyak 152 siswa. Pengumpuln data dengan kuesioner, lembar observasi, dan rubrik observasi, dan analisis dengan regresi ganda. Hasil menunjukkan: (1) persepsi siswa tentang kualitas guru berkontribusi terhadap employability skills sebesar 18,09%; (2) kesesuaian praktik kerja industri berkontribu-si terhadap employability skills siswa sebesar 28,35%; (3) hasil praktik kerja industri berkontribusi terhadap employability skills siswa sebesar 3,75%; serta (4) persepsi sis-wa terhadap ketiga faktor employability skills secara simulatan sebesar 50,30%