Widya Teknik (E-Journal)
Not a member yet
272 research outputs found
Sort by
Alat Pengirim Data Menu Makanan dan Minuman Dengan Menggunakan Sistem Wireless Berbasis Mikrokontroler
Pada umumnya pelayanan menu makanan dan minuman masih konvensional, yaitu dengan cara menu ditulis oleh pelayan. Setelah proses pencatatan menu selesai, pelayan bergegas menyampaikannya menuju dapur. Pelayanan dengan cara ini memiliki kendala apabila diterapkan pada restoran yang memiliki jarak cukup jauh antara tempat penyajian pesanan dengan tempat pembuatan pesanan. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem yang dapat mengirim, menerima data menu makanan dan minuman secara wireless.
Sistem pengirim tersusun dari keypad sebagai input, LCD sebagai penampil data, mikrokontroler sebagai pemroses dan pengontrol data untuk dikirim ke DTMF MT 8888. Selanjutnya data ditransmisikan dengan menggunakan handie talkie dan kemudian data dikirim ke DTMF MT 8870D agar tone yang ditransmiskan dapat dibaca dan diolah lebih lanjut oleh mikrokontroler AT 89S51.
Proses indikasi transfer data bertujuan untuk mengetahui bahwa data yang ditransfer masih berlangsung. Proses penampilan data bertujuan untuk mengolah dan menampilkan data. Proses pengolahan data bertujuan
menerima data dan mengolah data. Pada proses penampilan data bertujuan untuk menampilkan data pesanan menu berdasarkan meja pada monitor PC yang terdapat pada dapur dan untuk mencetak jumlah pembayaran dilakukan melalui printer. Dari hasil transmisi dan pengujian alat, sistem penerima dapat menampilkan data dengan tepat pada jarak transmisi data yang telah ditentukan yaitu 25 meter
Pengambilan Minyak Kemiri dengan Cara Pengepresan dan Dilanjutkan Ekstrasi Cake Oil
Biji kemiri memiliki kandungan minyak cukup tinggi yaitu sekitar 57–69 %. Hampir semua bagian dari pohon kemiri yakni dari akar, batang, kulit dan daunnya memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia antara lain di bidang farmasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh tekanan pengepresan dan suhu terhadap yield pengepresan dan kualitas minyak. Selain itu juga dipelajari pengaruh rasio massa cake oil/volume n-heksan terhadap yield minyak kemiri pada proses ekstraksi cake oil.
Metode penelitian; kulit biji kemiri dipecahkan secara manual, selanjutnya biji kemiri dijemur sampai kering kemudian dipotong-potong sampai berukuran sekitar 1 mm. Setelah itu biji kemiri dianalisis sifat-sifat fisisnya. Biji kemiri sebanyak 200 gram dipress pada suhu berkisar 30-70C dan tekanan berkisar 2000–6000 psi.
Kemudian cake oil yang memberikan yield terbesar ditimbang dan diekstraksi dengan pelarutn-heksan. Minyak hasil ekstraksi tersebut dicampur dengan minyak hasil pengepresan.
Dari penelitian ini disimpulkan bahwa yield minyak meningkat dengan bertambahnya tekanan, sedangkan kualitas minyak tidak dipengaruhi oleh tekanan. Yield minyak meningkat seiring dengan meningkatnya rasio antara cake oil/volume n-heksan sampai batas tertentu, kemudian menurun pada proses ekstraksi. Yield minyak terbesar dihasilkan pada pengepresan dengan tekanan 6000 psi dan suhu 30ºC serta ekstraksi cake oil dengan rasio 25 g biji kemiri/100 ml solven
Alat Penguji Kualitas Koil Kendaraan Bermotor
Kendaraan bermotor merupakan alat transportasi yang paling banyak digunakan oleh kebanyakan orang saat ini. Untuk itu kendaraan bermotor yang digunakan harus terawat dengan baik dan mesin motor dalam kondisi prima. Kondisi motor yang prima sangat bergantung pada kinerja komponen-komponen di dalamnya. Salah satu komponen yang berpengaruh adalah koil. Untuk mengetahui kinerja koil, maka dibuatlah alat yang dapat mengetahui kualitas koil yang digunakan. Perancangan alat ini meliputi perancangan hardware dan software. Perancangan hardware meliputi: pembuatan rangkaian driver koil, rangkaian pembagi tegangan, rangkaian non-inverting sebagai RPS, dan pembuatan rangkaian mikrokontroler AVR Atmega32. Sedangkan perancangan software menggunakan bahasa C sebagai bahasa pemrograman untuk mengintruksi mikrokontroler. Alat ini bekerja dengan menggunakan dua metode, yaitu metode pengukuran spark koil untuk melihat apakah koil tersebut masih bisa digunakan atau tidak, dan metode perbandingan resistansi sekunder koil yang diuji dengan resistansi standarnya sesuai dengan tipe koil yang diuji. Pengukuran dengan menggunakan metode yang kedua
inilah yang nantinya akan menentukan baik buruknya kualitas koil yang diuji. Hasil pengujian alat menunjukkan
bahwa baik atau jeleknya kualitas koil berpengaruh pada warna dan panjang spark yang dihasilkan. Berdasarkan
data yang diperoleh dari pengujian kinerja alat penguji kualitas koil, maka dapat disimpulkan bahwa alat dapat
bekerja dengan baik dan sesuai dengan perancangan
Perbandingan Antara Model Neural Network dan Model Duane untuk Evaluasi Ketepatan Prediksi Waktu Kerusakan Suatu Komponen
Artificial Neural Network atau yang dikenal dengan jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu representasi buatan dari otak manusia yang selalu mencoba untuk mensimulasikan proses pembelajaran pada otak manusia. Sedangkan model Duane adalah model yang dikenal baik untuk sistem perbaikan dengan asumsi waktu antar kerusakan saat ini berkaitan dengan waktu antar kerusakan satu waktu sebelumnya, atau bahkan dengan waktu-waktu antar kerusakan sebelumnya. Dalam analisis keandalan, kedua model tersebut dapat dipergunakan untuk menentukan waktu pergantian, atau perawatan suatu komponen. Keuntungan melakukan pergantian, atau perawatan secara berkala adalah dapat mengurangi, atau menekan kerugian yang akan
ditimbulkan bila suatu proses produksi berhenti. Dalam artikel ini akan dilakukan kajian perbandingan antara model Neural Network dengan model Duane untuk analisis keandalan berkaitan dengan penentuan jadwal pengantian, atau perawatan suatu komponen dalam memprediksi terjadinya kegagalan. Pemilihan model terbaik berdasarkan pada model yang menghasilkan tingkat kesalahan prediksi yang paling kecil untuk suatu data kerusakan dengan membandingkan nilai Root Mean Square Error (RMSE)
Pemodelan Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Jawa Timur dengan Metode Regresi Spasial
Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan ukuran yang sangat bermanfaat atas kegiatan dan kesejahteraan perekonomian suatu negara. Untuk tiap wilayah, nilai Produk Domestik Bruto disebut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan dengan PDRB sektor industri dengan menggunakan regresi spasial untuk mengetahui hubungan spasial antar kota/kabupaten di Jawa Timur. Variabel yang digunakan dalam penelitian ialah jumlah tenaga kerja sekor industri (x1) dan jumlah UMKM (x2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spasial nilai PDRB antar kabupaten/kota yang ditunjukkan dalam model serta mengetahui pengaruh faktor tenaga kerja sektor industri dan UMKM terhadap PDRB sektor industri. Hasil dari penelitian ialah adanya interaksi spasial yaitu nilai PDRB sektor industri untuk masing-masing kabupaten/kota dipengaruhi oleh besar PDRB sektor Industri yang menjadi tetangganya dan ditunjukkan dalam model Spatial Autoregressive (SAR). Selain itu, variabel jumlah tenaga kerja sektor industri (x1) dan jumlah UMKM (x2) secara signifikan memiliki pengaruh terhadap PDRB Sektor Industri (y) dan bernilai positif.
Kata kunci : PDRB Sektor Industri, Regresi Spasial, SA
Robot Cerdas Berkaki Pemadam Api
Pembuatan robot cerdas ini di latar belakangi adanya Kontes Robot Cerdas Indonesia 2006 yang diadakan di Balairung Universitas Indonesia. Dalam kontes ini terdapat 3 kategori yang dilombakan yaitu, senior beroda, senior berkaki, dan expert. Robot ini dirancang untuk mengikuti kategori senior berkaki. Robot ini bergerak dengan menggunakan 4 kaki yang masing-masing memiliki dua derajad kebebasan (degree of freedom). Untuk dapat membuat robot cerdas berkaki pemadam api yang dapat memadamkan api dalam ruangan yang telah ditentukan, maka diperlukan perancangan mekanik, elektronik, dan software. Bagian elektronik meliputi mikrokontroler, sensor-sensor, dan driver. Mikrokontroler digunakan sebagai pengontrol seluruh
peralatan yang ada pada robot seperti sensor-sensor, dan motor. Sensor terdiri dari beberapa jenis antara lain sensor jarak, sensor api, dan sensor garis. Driver digunakan untuk penggerak motor. Pemrograman software untuk robot menggunakan bahasa assembly. Fungsi software adalah untuk mengolah data yang diperoleh dari sensor lalu diproses, sehingga menghasilkan suatu keadaan yang nantinya digunakan untuk navigasi robot
Perencanaan Produksi dan Perbaikan Tata Letak di PT Berkat Anugrah Alam Cemerlang
PT Berkat Anugrah Alam Cemerlang adalah sebuah industri pembuatan Air Minum dalam Kemasan dengan Merk Fikaro dan Puas. Dalam dunia industri, tata letak pabrik yang terencana dengan baik akan ikut menentukan efisiensi dan kesuksesan kerja. Tata letak pabrik yang ada di PT Berkat Anugrah Alam Cemerlang beberapa kali mengalami perubahan, sehingga terjadi pemisahan ruang produksi, pemindahaan gudang produk jadi, beberapa penataan luas areal kurang optimal, dan jarak pemindahan bahan menjadi lebih panjang. Oleh karena itu pengaturan kembali departemen-departemen perlu dilakukan untuk mengurangi biaya-biaya yang ditimbulkan. Untuk merancang tata letak pabrik pada penelitian ini menggunakan Systematic Layout Planning (SLP), di mana untuk penyusunan tata letak metode khusus yang digunakan adalah Algoritma CORELAP. Dari
hasil perhitungan Algoritma CORELAP didapatkan dua alternatif tata letak yang kemudian dicari penggunaan energi listrik yang paling minimum. Untuk memberikan dukungan perencanaan tata letak pabrik, maka dalam penelitian ini juga disertai perhitungan biaya energi dan biaya investasi perpipaan
Analisis Faktor-faktor Yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Bongkar Muat Kontainer di Dermaga Berlian Surabaya (Studi Kasus PT. Pelayaran Meratus)
Dalam melakukan aktivitas pengiriman barang, perusahaan pelayaran menggunakan kontainer sebagai alternatif agar barang tersebut terlindungi dengan baik. PT. Pelayaran Meratus merupakan salah satu perusahaan pelayaran yang melakukan aktivitas pengiriman barang dengan menggunakan kontainer. Pengiriman dengan menggunakan kontainer dilakukan di dermaga petikemas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu model kuantitatif yang dapat digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang memberikan pengaruh secara signifikan terhadap produktivitas bongkar muat. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan adalah metode regresi linier berganda dengan dummy variable. Jumlah sampel yang digunakan untuk analisis ini adalah seluruh kapal petikemas milik PT Pelayaran Meratus yang sandar di Dermaga Berlian Surabaya selama 12 (dua belas) bulan, yang dimulai dari bulan Januari 2006 sampai dengan bulan Desember 2006. Respon yang digunakan adalah data realisasi dengan satuan jumlah kontainer per jam. Prediktor awal yang diduga memiliki pengaruh terhadap produktivitas adalah jumlah gank/kelompok buruh pelabuhan, alat bongkar muat, ratio full
empty, total berat kontainer, dan waktu proses bongkar muat. Dilakukan 4 tahap untuk analisis model regresi yang telah diperoleh. Uji serentak (menggunakan P-value), uji individu (uji t), uji Glejser dan uji residual serta model akhir terbaik yang diperoleh. Diperoleh kesimpulan bahwa faktor berat merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap semua kapal
Kesiapan Mahasiswa Teknik Industri Unika Atma Jaya Terhadap Penggunaan E-Learning dalam Proses Belajar Mengajar
Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, telah diimplementasikan dalam perkembangan konsep elearning.
Dengan memanfaatkan teknologi berbasis web, e-learning dapat menjadi solusi untuk meningkatkan
efisiensi dalam kegiatan pembelajaran. Proses belajar mengajar (PBM) melibatkan dua pihak yang
berkepentingan yaitu dosen dan mahasiswa. Keduanya merupakan kelompok pengguna (user) yang saling
berinteraksi satu dengan yang lain. Agar PBM melalui e-learning berlangsung dengan efektif maka kedua belah
pihak harus memiliki persepsi yang sama terhadap teknologi ini. Pengalaman dan pengetahuan dosen dan
mahasiswa yang berbeda akan mempengaruhi persepsi mereka terhadap teknologi ini. Unika Atma Jaya telah
lama menerapkan e-learning sebagai salah satu pendukung kegiatan PBM, termasuk pada Program Studi
Teknik Industri. Namun sampai saat ini belum pernah dilakukan kajian untuk mengukur tingkat kesiapan
mahasiswa dan dosen terhadap sistem e-learning berdasarkan pengalaman dan persepsi masing-masing.
Penelitian ini mencakup pengukuran kesiapan mahasiswa terhadap penggunaan e-learning dalam proses
belajar mengajar di Program Studi Teknik Industri. Proses pengumpulan data melalui survei berdasarkan
indikator dari 5 dimensi kesiapan e-learning. Data dianalisis dengan metode analisis faktor konfirmatori.
Setelah itu metode MANOVA digunakan untuk melakukan uji multivariat dalam rangka meneliti pengaruh latar
belakang mahasiswa terhadap kesiapan mereka pada e-learning. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan
indikator yang terpilih, mahasiswa Teknik Industri Unika Atma Jaya secara umum telah cukup siap untuk
menggunakan e-learning dalam PBM.
Kata kunci : Unika Atma Jaya, e-learning, kesiapan mahasiswa, teknolog
Pembuatan, modifikasi dan pemanfaatan material nano-pori
Pemanfaatan Teknologi-Nano (Nanotechnology) dalam pembuatan berbagai jenis nanoparticles (partikel berukuran nanometer atau material nano) mengalami perkembangan yang sangat pesat. Aplikasi dari material nano telah meluas di berbagai bidang antara lain: katalis, pangan dan farmasi. Material nano dengan ukuran partikel antara 100 sampai 1000 nm memiliki keunggulan terutama pada luasan permukaan yang sangat besar dibandingkan dengan bulk material. Material nano-pori (MNP) sebagai bagian dari material nano memiliki karakteristik khusus dengan keberadaan struktur pori pada bahan tersebut. Salah satu jenis yang banyak dipelajari adalah Material Nano-Pori berbahan dasar silika (MNPS). Keunggulan dari (MNPS) terletak pada luasan permukaan yang sangat besar (dapat mencapai 1000 m2/g), ukuran pori yang dapat dirubah serta karakternya yang mudah untuk dimodifikasi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran singkat tentang beberapa contoh MNPS, modifikasi dari MNPS serta pemanfaatannya. Aplikasi Material Nano-Pori ini meliputi gene delivery dan juga drug delivery diantaranya ibuprofen dan kurkumin. Materi dari review singkat ini berasal dari penelitian penulis serta dari beberapa artikel terkait di bidang MNPS yang dibuat oleh peneliti lain