Widya Teknik (E-Journal)
Not a member yet
272 research outputs found
Sort by
Sistem Pemerolehan Informasi Undang-Undang Dan Kasus Menggunakan Struktur Data Inverted Index Dengan Pembobotan TF-IDF
Sejak tahun 1945, pertambahan dokumen Undang-Undang dan kasus-kasus pelanggaran yang semakin banyak hingga saat ini menyebabkan sulitnya menemukan pasal-pasal yang sesuai dengan kasus pelanggaran yang ada maupun dokumen kasus-kasus yang mirip dengan kasus terbaru. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukannya suatu sistem Pemerolehan Informasi untuk memudahkan pencarian. Pada Pemerolehan Informasi, proses pencarian menggunakan struktur data inverted index dan pembobotan kata-kata menggunakan metode pembobotan TF-IDF. Umumnya sistem Pemerolehan Informasi mencari dokumen dengan konsep query to document, maka penulis ingin melakukan penelitian menggunakan konsep document to document dengan pencocokan kamus yang diambil dari isi tentang pada setiap Undang-Undang.
Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan 100 dokumen kasus yang berisikan 40 term. Semua dokumen yang relevan dengan kata kunci yang berupa dokumen kasus dapat ditemukan kembali oleh sistem ini berdasarkan pencocokan kamus yang diambil dari isi tentang pada setiap Undang-Undang dengan operator OR. Nilai rata-rata precision yang diperoleh pada percobaan ini mencapai 0,65.
Kata kunci : Pemerolehan Informasi, TF-IDF, Inverted Index, document to documen
Optimasi Faktor yang Berpengaruh pada Kualitas Lilin di UD.X dengan Metode Response Surface
Response surface methodology adalah sekumpulan teknik matematika dan statistika yang berguna untuk menganalisis permasalahan dimana beberapa variabel independen mempengaruhi variabel respon dan bertujuan untuk mengoptimalkan respon. Desain eksperimen diperlukan untuk mengkombinasikan faktor dan level agar didapatkan kualitas lilin yang optimum. Faktor yang mempengaruhi kualitas lilin antara lain suhu peleburan (X1), suhu tuang stearic acid sebelum pencetakkan (X2), dan lamanya waktu pencetakkan (X3). Percobaan dengan struktur perlakuan faktorial 23 dilaksanakan dalam 3 tahap. Percobaan pertama dengan perluasan pada titik pusat digunakan untuk menduga model respons orde 1. Percobaan kedua adalah untuk menentukan daerah permukaan respons maksimum dengan menggunakan metode dakian tercuram. Percobaan ketiga menggunakan rancangan komposit pusat dengan sifat ketelitian seragam digunakan untuk menduga model permukaan respons orde 2. Penentuan kombinasi titik-titik stasioner untuk memperoleh permukaan respons maksimum diidentifikasi menggunakan analisis kanonik. Hasil penelitian menunjukkan model permukaan respons maksimum. Massa lilin maksimum yang diperoleh adalah sebesar 50,6254 gram yang dihasilkan dari suhu peleburan 113oC, suhu tuang 66oC, dengan waktu pencetakkan 47 menit.
Kata kunci : desain eksperimen, response surface methodology, optimas
Sistem Monitor dan Pengontrol Kadar Gas Karbon Monoksida (CO) Dalam Ruangan
Gas Karbon Monoksida (CO) dikenal sebagai polutan udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Gas ini berbahaya karena tidak berwarna, tidak mempunyai rasa, dan tidak berbau sehingga kehadirannya tidak dapat diketahui tanpa suatu alat deteksi, dan dalam kadar tertentu dapat menyebabkan kematian.
Saat ini perangkat deteksi keberadaan gas CO telah tersedia di pasara, tetapi detektor ini umumnya berfungsi sebagai detector saja dan bukan digunakan untuk mengetahui kadar gas CO. Pada penelitian ini akan dibuat sistem deteksi gas CO yang mampu merespon keberadaan dan menyatakan besarnya kadar gas CO. Sistem deteksi gas sekaligus berfungsi sebagai pengontrol kadar gas CO yang aman bagi manusia. Secara perangkat keras alat sistem monitor dan pengontrol kadar gas karbon monoksida (CO) dalam
ruangan memiliki satu buah sensor, sedangkan untuk pengaplikasiannya disediakan tujuh buah konektor untuk
inputan dari sensor. Disediakan pula delapan buah konektor yang digunakan sebagai keluaran dari fan atau exhaust. Untuk display penampil kadar gas CO digunakan LCD. Satuan kadar yang digunakan adalah ppm. Untuk indikator peringatan yang digunakan apabila kadar gas CO tersebut telah melebihi standar yang tidak dapat ditoleransi oleh manusia, maka digunakan indikator LED sebagai visual, dan buzzer sebagai audio. Untuk membuang, dan menyirkulasi gas CO yang berlebih pada ruangan, digunakan fan
Kinerja Kode Rapid Tornado Dengan Reed-Solomon Precode
Rapid Tornado code is constructed from a Luby Transform code concatenated with a precode. This code is used to protect data sent over an erasure channel. An erasure channel will typically corrupt a number of transmitted data, causing the loss of several information symbols. Despite this loss, the transmitted data can still be reconstructed by the receiver if Rapid Tornado or Luby Transform code is used. In this paper, an encoding and decoding process using Rapid Tornado and Reed-Solomon precode is simulated with 9 information symbols sent over an erasure channel. The simulation result is compared to that of a Luby Transform code. It is shown that Rapid Tornado enables the reconstruction of data despite the loss of codewords transmitted over an erasure channel.
Kata kunci : Binary Erasure Channel, Rapid Tornado, Luby Transform, degree distributio
Sistem Pelacakan dan Pengamanan Kendaraan Berbasis GPS dengan Menggunakan Komunikasi GPRS
Sistem pelacakan kendaraan berbasis GPS dengan menggunakan komunikasi GPRS (GPS based vehicle tracking and security system over GPRS) merupakan sebuah sistem dimana posisi sebuah kendaraan dapat diketahui secara pasti. Sistem pelacakan ini menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System) untuk menentukan posisi kendaraan tersebut dan perangkat GPRS untuk berkomunikasi dengan server di Internet melalui jaringan nirkabel telepon seluler. Modul komunikasi GPRS dan perangkat GPS untuk keperluan ini menggunakan Simcom SIM908. Kendaraan yang dilengkapi dengan sebuah GPS – sistem koordinat dengan bantuan sinyal satelit dan dengan konsep trianggulasi – maka lokasi kendaraan dapat dideteksi dengan baik. Sistem GPS mengguakan prototol NMEA-0183 untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler ATMEGA164PA dan juga sebuah modem GPRS untuk berkomunikasi dengan sebuah server basis data. Mikrokontroler ATMega164PA digunakan untuk menghubungkan system GPS (menggunakan protocol NMA-0183) dan GPRS melalui komunikasi serial TTL (UART). Mikrokontroler bertugas memilah data yang dikirimkan modul GPS untuk kemudian dikirimkan kepada server menggunakan komunikasi GPRS. Mikrokontroler melalui protokol AT+Command memerintahkan modul GSM untuk mengirimkan data-data tersebut kedalam databse server. Pengiriman data kepada server menggunakan protokol HTTP dengan metode GET yang dibangun didalam protocol TCP/IP pada layer applikasi. Koordinat lokasi kendaraan yang telah disimpan didalam database ditampilkan pada halaman web yang telah dilengkapi dengan peta (menggunakan Google Map) dan didalamnya disertai marker posisi kendaraan. Pengendara dapat memberitau keadaan darurat di kendaraan kepada operator dengan menekan tombol darurat (emergency) lebih
dari dua kali dalam satu detik. Perangkat ini telah dibuat dan diimplementasikan dengan baik. Pada halaman web telah dapat ditampilkan posisi kendaraan dan informasi lain. Pada saat tombol darurat ditekan, terlihat adanya tanda darurat pada halaman web tersebut
Prototipe Charger Baterai Menggunakan Sumber Energi Matahari, Listrik, dan Mekanik
Pada penelitian ini dibuat sebuah alat “Prototipe Charger Baterai Menggunakan Sumber Energi Matahari, Listrik, Dan Mekanik". Alat ini berfungsi untuk mengisi ulang baterai lithium-ion. Sumber listrik yang digunakan pada alat ini terdiri dari tiga macam, yaitu solar cell, power supply, dan generator. Dalam menentukan sumber arus listrik yang diinginkan, alat ini menggunakan sistem relay otomatis yang diproses oleh AVR microcontroller AT 8535. Banyaknya baterai yang akan diisi dapat dipilih dari tombol-tombol dan ditampilkan di LCD, sehingga data yang dipilih dapat diproses oleh AVR microcontroller AT 8535 untuk mengirimkan kombinasi data ke rangkaian charger (menggunakan IC MAX 745) supaya batas tegangan yang diperlukan dapat diproses dari banyaknya baterai yang telah dipilih. Proses pengisian baterai akan berhenti apabila baterai telah terisi penuh atau terjadi overheating. LCD digunakan untuk menampilkan kondisi tegangan power supply, solar cell, dan generator, dan kemudian menampilkan menu banyaknya jumlah baterai yang akan diisi dan memonitor arus pengisian baterai.
Dari hasil penelitian, alat ini dapat mengisi baterai lithium-ion berjumlah 1-4 buah dengan baik. Sistem switch otomatis telah bekerja dengan baik untuk peralihan sumber listrik (power supply, solar cell, generator) menurut prioritas yang diberikan. Sistem pengaman saat baterai penuh atau terlalu panas telah berjalan dengan baik
Sistem Pengendalian Aliran Listrik dalam Ruangan Melalui Jaringan Intranet dalam Rangka Penghematan Energi
Salah satu isu global saat ini adalah krisis energi, terutama energi yang paling banyak digunakan salah satunya adalah energi listrik. Menurut kajian PT PLN pertumbuhan beban listrik di pulau Jawa adalah 9 persen tiap tahunnya, potensi krisis listrik terjadi karena pesatnya pertumbuhan aktivitas perekonomian di pulau Jawa . Hal ini berimbas pada meningkatnya energi listrik. Namun demikian cadangan bahan bakar sebagai sumber daya yang tidak dapat diperbarui semakin menipis tiap tahunnya, oleh karena itu penggunaan energi listrik harus tepat guna dan efesien. Sasaran dari penelitian ini adalah instansi Universitas Widya Mandala Surabaya, yaitu pada infrastruktur kelistrikannya. Salah satu upaya penghematan ialah dengan cara mengurangi penggunaan alat-alat listrik di kelas-kelas. Pada penelitian ini beban listrik berupa lampu, LCD proyektor dan AC (Air Conditioner) pada ruang kelas. Sistem bekerja dengan menggunakan rangkaian breaker berupa Solid State Relay. Jadwal penggunaan ruangan dibuat di dalam database. Mikrokontroler diberi pewaktu Real Time Clock (RTC) yang disinkronkan dengan jam server. Browser akan menampilkan kondisi kelas yang dipakai menyala atau tidak ditandai dengan deteksi sensor arus pada tiap phasenya dan jadwal aliran listrik kelas. Hasil didapat adalah sistem mampu mematikan dan menyalakan aliran listrik sesuai program sehingga menghemat energi dengan mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan.
Kata kunci : efesiensi energi listrik, intranet, mikrokontroler, Solid State Relay, RTC
Alat Pengering Pisang Menjadi Sale Berbasis Mikrokontroler
Perkembangan di dunia industri saat ini, membuat manusia selalu dan terus berusaha untuk menciptakan
suatu sistem yang dapat meningkatkan dan mempermudah proses produksi. Pada industri pangan seperti pisang
sale, proses produksi yang cukup penting pada pembuatan pisang sale adalah sinar matahari sebagai media
pengering. Proses pengeringan pisang menjadi pisang sale yang tradisional membutuhkan waktu paling cepat 1
hari, itupun jika panas matahari sedang terik. Untuk mengatasi hal tersebut, timbul keinginan untuk merancang
dan merealisasikan sebuah sistem pengering pisang menjadi pisang sale hanya dalam hitungan jam. Alat pengering ini dapat mempercepat proses pembuatan pisang sale.
Dalam pembuatan alat pengering ini mengunakan mikrokontroler sebagai sistem pengendalinya dan
sensor DS1820 sebagai sensor suhu. Sistem pengontrol yang berbasis mikrokontroler keluarga MCS-51 ini
menggunakan keypad sebagai untuk memasukkan input, sehingga pengguna dapat menentukan suhu dan waktu
proses pengeringan yang dikehendaki. Sedangkan LCD berukuran 2 x16 (2 baris x 16 karakter) memiliki fungsi
untuk menampilkan suhu dan kelembaban pada oven secara realtime dan juga downcounter sebagai fungsi waktu. Untuk sirkulasi udara, dipasang kipas pada belakang oven
Video Mixer Yang Dapat Diprogram
Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberi kesempatan untuk mengembangkan berbagai aplikasi elektronika. Di antara perkembangan tersebut adalah suatu piranti yang dapat mengontrol output video yang diinginkan dari beberapa input video. Piranti ini didasarkan pada suatu kebutuhan dalam dunia multimedia, yaitu di antaranya video mixer. Kebutuhan tersebut muncul karena pada umumnya pada suatu event digunakan beberapa kamera video yang secara langsung pada layar Liquid Crystal Display (LCD). Pada aplikasi ini digunakan empat input video dan output video. Untuk melakukan seleksi terhadap video digunakan rangkaian untuk memilih input video yang ingin untuk
ditampilkan. Selain secara manual, pemilihan input video dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan
mikrokontroler. Proses mixing yang dilakukan adalah melakukan control intensitas dari sinyal video. Dalam
penelitian ini alat video mixer yang dapat diprogram telah direncanakan, dibuat, dan diuji bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya
Pembangunan Online Analytical Processing yang Terintegrasi dengan Sistem Informasi Harga Bahan Pokok Kota Yogyakarta
Bidang perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) kota Yogyakarta saat ini masih melakukan pendataan dan membuat laporan perkembangan harga bahan pokok pasar-pasar tradisional di kota Yogyakarta menggunakan spreadsheet sehingga masih belum optimal dalam mendukung pekerjaan bidang perdagangan. Selain itu, belum ada sistem informasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna mencari informasi harga bahan pokok di pasar-pasar kota Yogyakarta dengan cepat.
Dalam makalah ini dibangun sebuah sistem OLAP (Online Analytical Processing) yang terintegrasi dengan sistem informasi harga bahan pokok di kota Yogyakarta. Sistem informasi harga bahan pokok digunakan oleh bidang perdagangan untuk memasukkan, mengedit, dan menhapus data harga bahan pokok, serta untuk membuat laporan. Sistem informasi juga memfasilitasi masyarakat untuk melakukan pencarian informasi tentang harga bahan pokok di berbagai pasar di kota Yogyakarta. OLAP dibangun untuk membantu bidang perdagangan Disperindagkoptan kota Yogyakarta dalam mengambil keputusan dengan melihat tren perkembangan harga bahan pokok yang beredar di tengah masyarakat sehingga dapat dilakukan tindakan jika terdapat lonjakan harga suatu bahan pokok. Dari hasil uji coba sistem ini dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi harga bahan pokok yang berada di pasar-pasar kota Yogyakarta, sangat membantu pegawai bidang perdagangan Disperindagkoptan dalam mengolah data-data harga bahan pokok, dan membantu Kepala Bidang Perdagangan dalam melihat perkembangan harga bahan pokok dalam OLAP.
Kata kunci : OLAP, gudang data, sistem informas