233 research outputs found

    HUBUNGAN PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DENGAN KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH: KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI

    Full text link
    This research aims to test and analyze the relationship between participative budgeting and regional financial statement management performance: job satisfaction and motivation as moderating variables in local-government of Sampang district. The population of this research was all of government staffs who manage regional government financial system (i.e., SKPD) in Sampang district totally 27 SKPD. Purposive sampling was used to take the sample with the total of 91 respondents. Primary data was used in  study. The first hypothesis was tested using simple linear regression, where the second and third hypothesis were tested using Moderated Regression Analysis (MRA) with residual approach. In this study, contingent variables was used to evaluate the effectiveness of participation in budgeting to regional financial management performance i.e. job satisfaction and motivation. This study found that first hypothesis was supported suggesting that participative budgeting affects regional financial management performance. The more intensive the participation to make a budget, the better performance is the regional financial management. The second and third hypothesis, predicting that job satisfaction and motivation would moderate the relationship between participative budgeting and regional financial management performance were not supported.

    ETIKA PROFESI AUDITOR: BEKERJA DENGAN HATI NURANI

    Full text link
    Akuntan adalah profesi yang keberadaannya sangatlahdibutuhkan oleh masyarakat yaitu sebagai jembatan antara penyediainformasi dengan dan yang membutuhkan informasi. Dalampraktiknya, akuntan menghadapi berbagai dilema yang berkaitandengan bagaimana seharusnya ia berperilaku. Tak jarang hal tersebut,bagi sebagian dari mereka justru menjerumuskan ke dalam praktik-praktik yang tidak etis. Di sisi lain, keberadaan etika juga pentingguna mendukung profesionalisme akuntan.Menghadapi hal tersebut, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagailembaga yang mewadahi profesi akuntan, telah merumuskan kodeetik profesi akuntan yang berisi panduan tentang hal-hal yangdiperbolehkan dan yang dilarang sehingga mereka bisa bekerjasecara profesional. Masalahnya, meskipun telah ada kode etik, dalampelaksanaannya masih jauh dari yag diharapkan. Hal ini terbuktidari masih banyaknya kasus-kasus etika yang muncul.Dalam Islam, bekerja merupakan ibadah dan mereka yang bekerjamendapatkan kedudukan yang terhormat di hadapan Allah. Hanyasaja, ada panduan-panduan khusus yang harus dipatuhi supaya apayang dikerjakan tersebut bernilai, dan itu bukanlah hal yang mudah.Untuk itu terdapat sarana yang telah Allah sediakan guna memanduapa-apa yang diperbolehkan (termasuk tindakan etis), yaitu berupahati nurani. Dengan menggunakan hati nurani, akuntan dapatmenjalankan profesinya dengan lebih baik

    MEKANISME PEMUNGUTAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) DAN UPAYA PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK KHUSUSNYA PPN ATAS PERUSAHAAN MANUFAKTUR (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pasuruan)

    Full text link
    Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan pendapatan negaraterbesar kedua untuk bidang penerimaan pendapatan dalam negerisetelah pajak penghasilan. Dalam APBN 2009 PPN menyumbang sebesarRp. 249,5 Trillun atau sebesar 29,87% dari total Pendapatan Negara(Depkeu, 2009). Tujuan penelitian ini adalah nntuk mengetahuimekanisme pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas perusahaanmanufaktur yang dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak PratamaPasuruan.serta untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan oleh KantorPelayanan Pajak Pasuruan dalam meningkatkan penerimaan pajakkhususnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN).Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Dengan jenis penelitianini penulis berusaha memaparkan atau menyajikan keterangan dan datasebagaimana adanya tanpa mengadakan penambahan atau penguranganyang disertai analisis untuk data atau keterangan yang diperoleh.Dari hasil penelitian dapat diketahui di Kantor Pelayanan Pajak PratamaPasuruan, meksnisme yang digunakan sudah baik tetapi yangmenyebabkan terjadinya penururnan penerimaan PPN pada tahun 2004menjadi 36% disebabkan karena kurangnya fasilitas yang diberikan olehKPP Pratama Pasuruan sehingga Wajib Pajak merasa kesulitan untukmelakukan kewajiban perpajakannya. Penurunan yang kedua terjadi padatahun 2007 sebesar 85% dari tahun sebelumnya yaitu 196% disebabkanpada tahun tersebut banyak terjadi bencana alam yang melanda negaraIndonesia dan rencana pemerintah untuk menikkan harga harga BahanBakar Minyak sehingga mempengaruhi tingkat pemebelian dan penjualanbarang, karena sebagian besar penduduknya adalah pedagang. Makamemepengaruhi tingkat penerimaan pajak di KPP Pratama pasuruan.Terlepas dari faktor tersebut juga dikarenakan adanya pelanggaran yangdilakukan Wajib Pajak dapat dilihat dari diterbitkannya Surat TagihanPajak dan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar.Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa menurunnyapeneriman pajak selain disebabkan oleh kurangnya pengawasan daripihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pasuruan juga disebabkan olehfaktor bencana alam yang melanda negara ini dan rencana pemerintahuntuk menaikkan harga BBM serta adanya pelanggaran yang dilakuka

    191

    full texts

    233

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    InFestasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇