Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik
Not a member yet
75 research outputs found
Sort by
Analisis Model SIR dengan Imigrasi dan Sanitasi pada Penyakit Hepatitis A di Kabupaten Jember
Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah menganalisis penyebaran penyakit Hepatitis A di Kabupaten Jember menggunakan model SIR dengan imigrasi dan sanitasi. Setiap tahun di Kabupaten Jember terdapat manusia yang terinfeksi Hepatitis A. Adanya imigrasi pada suatu daerah dapat mempengaruhi penyebaran Hepatitis A. Program sanitasi merupakan upaya untuk mengurangi individu terinfeksi. Permasalahan tersebut dapat dimodelkan secara matematika menggunakan model SIR dengan imigrasi dan sanitasi. Selanjutnya, untuk mengetahui perubahan jumlah individu terinfeksi dilakukan simulasi tehadap tingkat sanitasi dan imigrasi. Sehingga dapat diketahui pengaruh imigrasi dan sanitasi pada penyebaran penyakit Hepatitis A di Kabupaten Jember. Semakin tinggi tingkat sanitasi dan semakin rendah laju imigrasi dapat menekan jumlah individu yang terinfeksi sepanjang waktu (t)
MODEL LSTAR (LOGISTIK SMOOTHING TRANSITIONAUTOREGRESSIVE)UNTUK PEMODELAN RETURN SAHAMPADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA DAN PT. BANK NEGARA INDONESIA
Peramalan dengan akurasi tinggi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam membentuk suatu model peramalan.Salah satu model peramalan yang sering digunakan yaitu model nonlinier. Banyak penelitian melakukan pemodelan dengan menggunakan model nonlinier terutama pada kasus return saham karena para peneliti mengasumsikan bahwa return bergerak secara nonlinier. Data return saham yang dijadikan kasus dalam penelitian ini adalah saham-saham yang tergolong dalam indeks LQ 45. Dua data return saham yang digunakan adalah return saham PT. Bank Rakyat Indonesia dan return saham PT. Bank Negara Indonesia karena return saham kedua bank tersebut dalam keadaan liquid dan stabil. Sebagai langkah awal, pada penelitian ini akan dilakukan pengujian nonlinieritas dengan menggunakan uji Terasvirta. Langkah berikutnya melakukan pemodelan dengan menggunakan model LSTAR (Logistic Smoothing Transition Autoregressive). Hasil penelitian menunjukkan bahwa data return saham PT. Bank Negara Indonesia dan PT. Bank Rakyat Indonesia mengikuti fenomena nonlinier. Model terbaik yang dihasilkan untuk Bank Rakyat Indonesia memiliki nilai AIC sebesar 31665 sedangkan model terbaik yang dihasilkan untuk Bank Negara Indonesia memiliki nilai AIC sebesar 25883
PerbandinganAnalisisDiskriminan Linier, Diskriminan Linier RobustdanRegresiLogistikBiner
Penelitian ini membandingkan analisis diskriminan linier, diskriminan linier robust dan regresi logistik biner untuk mengelompokan siswa SMA Negeri 1 Bangorejo ke dalam kelompok IPA/IPS. Data yang digunakanadalah data nilai raport dan psikotes siswa kelas X semester 2 tahun pelajaran 2012-2013 SMAN 1 Bangorejo Banyuwangi. Data yang digunakan merupakan data terkontaminasi outlier sebesar 6,70%. Untuk mengetahui performa terhadap keberadaan outlier, maka dilakukan simulasi secara berulang-ulang mengaplikasikan analisis diskriminan linier, diskriminan linier robust dan regresi logistik biner dengan besar sampel bervariasi yaitu n1=40, n2=80, n3=120 dan n4=120 responden dan besar outlier yang bervariasi yaitu 5%, 10%, 15% dan 20%. Dari hasil simulasi ditunjukkan bahwa regresi logisltik biner mempunyai ketepatan klasifikasi yang paling baik. Pengelompokan IPA atau IPS di SMA N. 1 Bangorejo dengan jumlah sampel keseluruhan (224 responden), dengan menggunakan analisis logistik biner mempunyai ketepatan klasifikasi sebesar 85,714%
ESTIMATION OF GENERALIZED METHOD OF MOMENT IN LOGISTIC REGRESSION MODEL
Masalah pendugaan parameter dalam analisis regresi seringmenjadi topik yang menarik dalam beberapa penelitian, terutama pada penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kontribusi relatif dari setiap variabel bebas yang menjelaskan variabel tak bebasnya. Pengambilan sampel dari suatu populasi bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai parameter populasi. Untuk mengetahui parameter populasi digunakan metode statistika inferensi, yaitu estimasi sehingga didapatkan suatu nilai dari penaksir parameter tersebut. Salah satu kesulitan yang sering ditemukan dalam analisis regresi adalah pada saat variabel respon (Y) bertipe data kategori, sedangkan variabel bebas atau prediktornya (X) bertipe data kategori maupun kontinu. Tidak terpenuhinya asumsi distribusi multivariat normal dikarenakan variabel bebas merupakan campuran antara variabel kontinyu (metric) dan kategorial (non-metric) misalnya, probabilitas bahwa orang yang menderita HIV/AIDS dapat diprediksi dari informasiusia, prilaku seks, jeniskelamin, dan lainnya. Estimasi yang baik adalah estimasi yang dapat menggambarkan kuantitas populasi melalui kuantitas sampel. Generalized Method of Moments (GMM) merupakan salah satu metode dalam estimasi parameter.Estimasi GMM digunakan untuk mengeksploitasi informasi bentuk kondisi momen populasi. Pada penelitian ini model regresilogistik akan diestimasi dengan metode GMM. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang estimasi GMM pada model regresilogistik untuk kasus penderita HIV/AIDS di Surabaya
PENENTUAN HARGA OPSI PADA MODEL BLACK-SCHOLES MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA DUFORT-FRANKEL
Opsi merupakan suatu kontrak yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menjual atau membeli suatu asset keuangan dengan harga tertentu (hargaeksekusi) dan dalam jangka waktu tertentu. Opsi berdasarkan hak pemegangnya dibagi menjad iopsi beli (call option) dan opsi jual (put option). Sedangkan berdasarkan waktu pelaksanaannya terdiri dari opsi tipe Eropa dan opsi tipe Amerika. Pada opsi tipe Eropa pelaksanaan transaksi asset keuangan hanya pada saat waktu jatuh tempo, sedangkan pada opsi tipe Amerika waktu pelaksanaannya sebelum atau saat waktu jatuh tempo. Pemegang opsi tidak dapat menggunakan kontrak opsi setelah waktu jatuh tempo habis. Salah satu cara untuk mencari harga opsi tipeE ropa yaitu dengan menggunakan model Black-Scholes, dimana bentuk model Black-Scholes berupa persamaan diferensial parsial. Selanjutnya, solusi numerik persamaan Black-Scholes dicari dengan menggunakan metode beda hingga Dufort-Frankel. Model Black-Scholes memiliki bentuk solusi analitik sehingga dapat dicari nilai error dari solusi numerik
PEMODELAN JUMLAH KEMATIAN AKIBAT DIFTERI DI PROVINSI JAWA TIMUR DENGAN REGRESI BINOMIAL NEGATIF DAN ZERO-INFLATED POISSON
Penyakit Difteri merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya, karena terdapat 37 kasus kematian dari 955 kasus. Bakteri Corynebacterium diphteriae menyerang saluran pernafasan atas, racun menyebar melalui darah dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan di seluruh tubuh terutama jantung dan saraf. Analisis regresi yang digunakan untuk variabel tak bebas berupa data count adalah analisis regresi Poisson, namun sering kali terjadi over dispers pada regresi Poisson. Hal ini dapa diatasi dengan menggunakan regresi Binomial Negatif, namun sering kali overdispersi pada data cacahan dapat disebabkan oleh excesszeros dan untuk mengatasinya digunakan regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP). Keterkaitan antara prosentase cakupan desa/kelurahan UCI, jumlah kasus gizi buruk, prosentase masyarakat miskin dan hamper miskin, prosentase rumah tangga yang berperilaku hidup bersih dan sehat, serta jumlah puskesmas dengan banyaknya kematian akibat penyakit difteri dapat didekati dengan analisis statistika yang mengkaji tentang hubungan variable tak bebas dan variable bebas, yaitu analisis regresi. Langkah-langkah dalam penelitian ini adalah, pertama melakukan kajian pustaka tentang difteri. Kedua, melakukan pengujian model regresi Poisson pada data. Ketiga, mengidentifikasi overdispersi serta excesszeros. Keempat melakukan pengujian model regresi Binomial Negatif dan ZIP secara saturated dan full model dengan bantuan program R. Langkah terakhir membandingkan nilai log-likelihood dari model yang didapatkan untuk mendapatkan model terbaik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model terbaik diperoleh dari model regresi ZIP dengan nilai log-likelihood sebesar-29,29
Nilai Ketakteraturan Jarak dari Graf Friendship dan Graf Matahari
adalah suatu graf dengan himpunan vertex dan himpunan edge . Jarak dari vertex ke di , didefinisikan sebagai panjang lintasan terpendek dari ke . Pelabelan jarak titik tak teratur pada graf dengan simpul dimana sehingga bobot yang dihitung pada simpul selalu berbeda. Ketakteraturan jarak dinotasikan sebagai , adalah nilai minimum dari label terbesar dari semua ketakteraturan. Bobot dari titik di didefinisikan sebagai jarak dari label semua simpul yang berdekatan dengan (jarak 1 dari ), yaitu Graf friendship dinotasikan dengan , yang didefinisikan sebagai graf yang diperoleh dengan menggabungkan graf dimana dengan satu simpul bersama. Nilai dari graf friendship adalah . Graf matahari dinotasikan dengan adalah sebuah graf yang dibentuk dari graf siklus dengan titik pada siklus yang pada setiap titiknya terdapat bandul, sedemikian hingga jika adalah sisi ke- dari dan adalah titik pada bandul ke-, maka adalah titik ke- untuk setiap . Nilai dari graf matahari adalah
Pelabelan Total Super -sisi Antimagic pada Gabungan Saling Lepas Graf Bintang dengan Teknik Pewarnaan Titik
For a graph , a bijection from into is called (,)-edge-antimagic total labeling of if the edge-weights , form an arithmetic progression starting from and having common difference . An (,)-edge-antimagic total labeling is called super (,)-edge-antimagic total labeling if . A vertex coloring is an assignment of labels or colors to each vertex of a graph such that there is no two adjacent vertices have the same colors. We can use vertex coloring technique to label the vertices of a graph such that it has EAV-weight. Furthermore, If we have an EAV-weight of , we can construct a super -edge antimagic total labeling of Star Graph, either simple or disjoint union of this graph
Penerapan Pewarnaan Titik untuk Super (a, d)-H-Antimagic Total Covering pada Gabungan Graf Khusus
Aplikasi yang berkaitan dengan graf adalah pewarnaan graf (graph colouring) yang terdiri dari pewarnaan titik, sisi, dan wilayah. Makalah ini berpusat pada pewarnaan titik. Pewarnaan titik (vertex coloring) adalah memberi warna pada titik-titik suatu graf sedemikian sehingga tidak ada dua titik yang bertetangga mempunyai warna sama. Jumlah warna minimum yang dapat digunakan untuk mewarnai graf dinyatakan dengan bilangan kromatik. Makalah ini merupakan langkah awal peneliti untuk mengembangkan penelitiannya, sehingga pada makalah ini akan dikaji penerapan pewarnaan titik pada super antimagic covering untuk gabungan graf pohon yang memiliki bilangan kromatik .
Super (a,d)-edge-antimagic total labeling of connected Disc Brake graph
Super edge-antimagic total labeling of a graph with order and size , is a vertex labeling and an edge labeling such that the edge-weights, form an arithmetic sequence and for a>0 and , where is a label of vertex , is a label of vertex and is a label of edge . In this paper we discuss about super edge-antimagic total labelings properties of connective Disc Brake graph, denoted by . The result shows that a connected Disc Brake graph admit a super -edge antimagic total labeling for , , n is odd and . It can be concluded that the result has covered all the feasible