E-Journal IAI Bani Fattah
Not a member yet
750 research outputs found
Sort by
Interferensi Sintaksis Bahasa Indonesia dalam Skripsi Bahasa Arab Sebagai Upaya Pemetaan Kesalahan Berbahasa Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab
This study aims to analyze grammatical interference from Indonesian in Arabic language theses written by students of the Arabic Language Education (PBA) program at Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY) Jombang. Interference occurs when Indonesian grammatical patterns influence the use of Arabic, leading to errors in sentence structure and the application of grammatical rules. This research employs a descriptive qualitative method to describe the forms of interference and map out common language errors. The data were collected from theses written by students from the 2020–2023 cohorts using a random sampling technique. Data collection was carried out through the uninvolved conversational observation and note-taking technique, followed by in-depth analysis. The findings indicate that interference occurs at the syntactic and morphological levels, including errors in sentence structure, the use of particles and prepositions, and inaccuracies in selecting plural, singular, and verb forms. The primary factor causing this interference is the application of Indonesian grammatical patterns that do not align with Arabic rules. These findings serve as a basis for mapping linguistic errors and can be used as a reference to enhance Arabic language teaching strategies. With a better understanding of interference patterns, it is hoped that lecturers and educators can develop more contextual and effective teaching materials. This study is expected to contribute to improving the linguistic competence of PBA students in writing academic texts in Arabic. Keywords: grammatical interference, Indonesian language, Arabic language, language errors, student thesese
Perspektif Pendidikan Moral Syekh Muhammad Syakir dalam Pembentukan Nilai-Nilai Etika Generasi Z
Moral education plays a strategic role in shaping character and ethical values, especially for Generation Z, which is growing up in an era of globalization and digital technological advancement. This study examines the thoughts of Sheikh Muhammad Syakir, a classical Islamic education figure, who offers moral education principles that are relevant for instilling ethical values in Generation Z. Through a library research approach, this study analyzes the essence of Sheikh Muhammad Syakir's thoughts and their relevance in the context of contemporary education. The findings indicate that principles such as respect for parents, maintaining one's speech, avoiding arrogance, and emphasizing trustworthiness, honesty, and humility are crucial in forming a well-rounded and sustainable character. Furthermore, adaptive and effective moral education can assist Generation Z in facing complex social and academic challenges while developing integrity and social responsibility. Thus, this research underscores the importance of integrating moral values into both formal and non-formal education to equip Generation Z with ethical and responsible character
Model Pendidikan Aswaja Al-Nahdliyah Integratif Dalam Pengembangan Karakter Tawassuth Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Darul Maarif Tuban
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pendidikan Aswaja al-Nahdliyah integratif dalam pengembangan karakter tawassuth santri di Pondok Pesantren Darul Maarif Tuban. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya implementasi nilai-nilai moderasi beragama (tawassuth) di tengah tantangan radikalisasi dan intoleransi dalam kehidupan beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengasuh, guru, serta santri, dan analisis dokumen kurikulum pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan formal (pengajaran kitab kuning) dan nonformal (kegiatan organisasi santri seperti IPNU-IPPNU, PMII, dan Pagar Nusa) secara sinergis membentuk karakter moderat santri. Nilai tawassuth diinternalisasikan melalui pembelajaran aqidah Asy'ariyah-Maturidiyah, fikih Syafi'iyah, tasawuf akhlaki, serta praksis sosial berbasis musyawarah, gotong royong, dan penghargaan atas keragaman. Model ini terbukti efektif memperkuat sikap toleran, adil, seimbang, dan inklusif di kalangan santri. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model integratif serupa di pesantren-pesantren lain untuk memperluas internalisasi moderasi beragama di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di Pondok Pesantren Darul Maarif Tuban. Fokus penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis model pendidikan Aswaja al-Nahdliyah integratif dalam membentuk karakter tawassuth santri. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, melibatkan pengasuh pondok, guru, pembina organisasi, dan santri aktif. Teknik pengumpulan data meliputi: Wawancara mendalam terhadap pengasuh dan pembina organisasi santri,Observasi partisipatif terhadap aktivitas pembelajaran dan kehidupan santri, Studi dokumentasi atas kurikulum, program organisasi, dan bahan ajar Aswaja. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
 
Keadilan dalam Konteks Nusyuz Menurut Kompilasi Hukum Islam
Pernikahan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang perempuan dan laki-laki dengan tujuan membentuk keluarga yang penuh kedamaian, cinta, dan kasih sayang (saakinah, mawaddah, warahmah). Dalam pernikahan, terdapat hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh suami istri. Jika salah satu dari mereka melanggar kewajiban, sehingga salah satu merasa tidak dihargai atau tidak diperhatikan, dalam Islam hal ini disebut dengan nusyuz. Konsep nusyuz ini didasarkan pada Al-Qur'an, khususnya dalam Q.S. An-Nisa ayat 34, 128-130. Pengertian nusyuz dalam Al-Qur'an kemudian ditafsirkan dan dikembangkan lebih lanjut dalam konteks hukum Islam, terutama dari sudut pandang keadilan. Penelitian tentang nusyuz ini bertujuan untuk memperbaiki dan mengembangkan hukum Islam. Ada dua saran yang diusulkan: Pertama, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai nusyuz, seperti memahami perbedaan langkah-langkah penyelesaian dan konsekuensi antara nusyuz suami dan nusyuz istri, yang sekilas terlihat lebih menguntungkan suami. Kedua, karena persoalan nusyuz suami tidak diatur dalam Kompilasi Hukum Islam, maka aturan tersebut perlu diperbaiki dengan memperhatikan kepentingan dan hak perempuan dalam persoalan nusyuz. Selain itu, konsep nusyuz perlu disesuaikan dengan konteks kehidupan modern, di mana peran dan kontribusi masing-masing pasangan dalam keluarga telah berkembang. Hal ini bertujuan agar hukum Islam tetap relevan dan mampu menegakkan keadilan bagi kedua belah pihak, baik suami maupun istri, dalam kehidupan rumah tangga yang harmonis
Fenomena Pernikahan Dini, Poligami, Dan Quarter-Life Crisis: Telaah Psikologi Sosial Dalam Bingkai Hukum Keluarga Islam Kontemporer
Fenomena pernikahan dini, poligami, dan quarter-life crisis dalam masyarakat Muslim kontemporer telah menjadi isu yang mempengaruhi kehidupan keluarga dan keputusan individu. Latar belakang penelitian ini berfokus pada kebutuhan untuk menyesuaikan hukum keluarga Islam dengan perubahan sosial dan psikologis yang terjadi dalam masyarakat saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana hukum keluarga Islam dapat merespons fenomena tersebut, dengan menekankan pentingnya kesiapan emosional dan psikologis individu dalam keputusan pernikahan dan keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis komparatif, yang membandingkan perspektif psikososial dan pandangan hukum terkait fenomena-fenomena ini dalam konteks keluarga Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum keluarga Islam, yang selama ini berorientasi pada teks klasik, perlu berkembang agar lebih fleksibel dan responsif terhadap kenyataan sosial, terutama dalam hal pernikahan dini dan poligami. Dalam hal pernikahan dini, penelitian menyoroti pentingnya kesiapan mental dan emosional pasangan, sedangkan dalam poligami, keadilan emosional harus menjadi fokus utama. Selain itu, fenomena quarter-life crisis mengharuskan individu untuk mendapatkan ruang bagi pemahaman diri yang lebih matang sebelum mengambil keputusan besar seperti pernikahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa hukum keluarga Islam perlu lebih progresif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan psikologis dan sosial individu, agar dapat menciptakan kesejahteraan keluarga yang lebih baik dan relevansi dengan perkembangan zaman
Analisis Komparatif Regulasi dan Pertumbuhan Pasar Takāful: (Studi Kasus Indonesia, Malaysia, Dan Pakistan)
Takāful merupakan instrumen proteksi utama dalam keuangan syariah yang berlandaskan prinsip taʿāwun dan tabarruʿ serta bebas dari gharar, maysir, dan riba. Studi ini mengkaji secara deskriptif-komparatif regulasi dan pertumbuhan pasar takāful di Indonesia, Malaysia, dan Pakistan. Temuan menunjukkan bahwa Malaysia unggul melalui kerangka regulasi terintegrasi seperti IFSA 2013 dan Value-Based Intermediation (VBI). Indonesia menunjukkan kemajuan lewat kebijakan spin-off dan penguatan peran OJK, namun masih menghadapi kendala koordinatif dan struktural. Sementara Pakistan menawarkan model fleksibel (full-fledged dan window), tetapi kurang harmonisasi syariah dan dukungan kebijakan. Faktor utama keberhasilan mencakup kepastian hukum, literasi publik, dan inovasi produk. Penelitian ini merekomendasikan reformasi regulasi berkelanjutan dan sinergi antarlembaga guna memperkuat ekosistem takāful yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjuta
Manajemen Kurikulum untuk Meningkatkan Efektivitas Penerapan Metode Pembelajaran di MMU B-59 Ranting PP. Sidogiri
ABSTRAK
Manajemen kurikulum yang efektif menjadi salah satu faktor kunci dalam mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan, yaitu menghasilkan siswa yang berkompeten dan mampu bersaing di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen kurikulum dalam meningkatkan efektivitas penerapan metode pembelajaran di Madrasah Miftahul Ulum Ranting PP. Sidogiri (B-59) Ampel Wuluhan Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Madrasah Miftahul Ulum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang baik mampu meningkatkan efektivitas penerapan metode pembelajaran melalui perencanaan kurikulum yang sistematis, pelaksanaan yang terstruktur, dan evaluasi yang berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara guru, kepala madrasah, dan pihak terkait lainnya juga berperan penting dalam keberhasilan manajemen kurikulum. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen kurikulum yang efektif dapat menjadi strategi yang ampuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan efektivitas penerapan metode pembelajaran di Madrasah Miftahul Ulum Ranting PP. Sidogiri (B-59).
Kata Kunci: Manajemen Kurikulum, Efektivitas Metode Pembelajaran
ABSTRACT
Effective curriculum management is a key factor in achieving the desired educational goals, namely producing competent students who can compete in the era of globalization. This study aims to analyze the role of curriculum management in enhancing the effectiveness of teaching methods at Madrasah Miftahul Ulum Ranting PP. Sidogiri (B-59) Ampel Wuluhan Jember. This research uses a qualitative approach with a case study method at Madrasah Miftahul Ulum. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The results showed that good curriculum management can improve the effectiveness of teaching methods through systematic curriculum planning, structured implementation, and continuous evaluation. Furthermore, collaboration between teachers, the head of the madrasah, and other related parties also plays an important role in the success of curriculum management. Thus, this study concludes that effective curriculum management can be a powerful strategy to improve the quality of education and the effectiveness of teaching methods at Madrasah Miftahul Ulum Ranting PP. Sidogiri (B-59).
Keyword: Curriculum Management, Effectiveness of Teaching Method
Pengembangan Bahan Ajar Kitab Alala Berbasis Kontekstual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas III MI
ABSTRAK
Pengembangan bahan ajar merupakan salah satu dari beberapa aspek terkait peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui bahan ajar kitab Alala berbasis kontekstual yang valid dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa Inggrisnya Research and Development (R&D). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III MI Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini ada dua yaitu kevalidan, diperoleh melalui validasi oleh validator; keefektifan, diperoleh melalui respon siswa terhadap bahan ajar dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kevalidan dari ahli materi 98% dengan kualifikasi sangat valid dan dari ahli desain 74% dengan kualifikasi valid. Keefektifan bahan ajar dari respon siswa melalui angket sebesar 95% dengan kualifikasi sangat baik dan hasil belajar siswa sebelum penerapan produk pengembangan diperoleh nilai rata-rata sebesar 74,8% sedangkan setelah penerapan produk pengembangan diperoleh nilai rata-rata sebesar 81,4%. Dengan demikian, terdapat peningkatan motivasi belajar siswa setelah diterapkannya produk pengembangan bahan ajar kitab Alala berbasis kontekstual.
Kata Kunci: bahan ajar, kontekstual, motivasi belajar
ABSTRACT
The development of teaching materials is one of several aspects related to improving the quality of education in Indonesia. This research is development research aimed at increasing students' learning motivation through valid and effective contextual-based Alala book teaching materials. This research uses research and development methods or in English Research and Development (R&D). This research was conducted using the Borg and Gall development model. The subjects of this research were class III students at MI Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. There are two data collection techniques used in this research, namely validity, obtained through validation by a validator; effectiveness, obtained through student responses to teaching materials and learning outcomes. The research results show that the validity value from material experts is 98% with very valid qualifications and from design experts 74% with valid qualifications. The effectiveness of teaching materials from student responses through questionnaires was 95% with very good qualifications and student learning outcomes before the application of the development product obtained an average value of 74.8%, while after application of the development product an average value was obtained of 81.4%. Thus, there is an increase in student learning motivation after the implementation of contextual-based Alala book teaching material development products.
Keywords: teaching materials, contextual, learning motivatio
Penerapan Media Amplop Bergambar untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa BTQ Tilawati IV di Madrasah Ibtidaiyah
ABSTRAK
Guru memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang menarik. Salah satu inovasi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah media amplop bergambar, yaitu amplop berisi gambar dan materi yang dirancang untuk membantu siswa memahami pelajaran secara lebih mudah, meningkatkan daya ingat, serta mengasah kreativitas mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media amplop bergambar terhadap kreativitas siswa, untuk mengetahui kreativitas siswa dalam pembelajaran BTQ Tilawati IV dengan penggunaan media amplop bergambar di MI Kreatif Khoiriyah dan untuk mengetahui seperti apa bentuk pembelajaran BTQ Tilawati IV dengan menggunakan media amplop bergambar di MI Kreatif Khoiriyah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian PTK(penelitian tindakan kelas). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, catatan lapangan, soal tes. Subjek dalam penelitian yaitu siswa kelas BTQ Tilawati IV MI Kreatif Khoiriyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dapat dilihat dari rata-rata yang di ambil dari hasil data siklus I observasi guru mendapatkan hasil 68,7% , observasi siswa 66,29% , hasil nilai LKS 42,5% dan hasil nilai test akhir 60%. Lalu mengalami peningkatan pada siklus II yang dapat dilihat dari observasi guru mendapatkan hasil 89,6% , observasi siswa 89,13% , hasil nilai LKS 85% , hasil nilai test akhir 90% . Di padukan dengan hasil wawancara dan catatan lapangan mengalami perbaikan dan respon semakin membaik disetiap siklusnya oleh karena itu guru dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran BTQ Tilawati IV dengan penerapan media amplop bergambar.
Kata Kunci: Media Amplop Bergambar, Kreativitas Siswa, BTQ Tilawati IV
ABSTRACT
Teachers have an important role in creating interesting learning innovations. One of the innovations applied in this study is the illustrated envelope media, which is an envelope containing images and materials designed to help students understand lessons more easily, improve memory, and hone their creativity. The purpose of this study was to determine the application of illustrated envelope media to student creativity, to determine student creativity in learning BTQ Tilawati IV with the use of illustrated envelope media at MI Kreatif Khoiriyah and to find out what form of learning BTQ Tilawati IV using illustrated envelope media at MI Kreatif Khoiriyah. This study is a type of PTK (classroom action research) research. Data collection instruments used were observation, interviews, field notes, test questions. The subjects in the study were students of class BTQ Tilawati IV MI Kreatif Khoiriyah. The results of this study indicate that it can be seen from the average taken from the results of the first cycle data, teacher observations obtained results of 68.7%, student observations 66.29%, LKS scores 42.5% and final test scores 60%. Then there was an increase in cycle II which can be seen from the teacher's observation getting a result of 89.6%, student observation 89.13%, LKS score results 85%, final test score results 90%. Combined with the results of interviews and field notes there were improvements and responses were getting better in each cycle therefore teachers can increase student creativity in learning BTQ Tilawati IV by applying illustrated envelope media.
Keywords: Illustrated Envelope Media, Student Creativity, BTQ Tilawati I
Pendampingan Hafalan Al-Qur'an: Analisis Komprehensif Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Pesantren Al Amanah Bahrul Ulum
This community service activity aims to facilitate and improve the quality of Qur'an memorization for students at Al Amanah Bahrul Ulum Islamic Boarding School, Tambakberas, Jombang. Based on observations, students require intensive guidance with structured methods to achieve optimal memorization targets. The method used is talaqqi and musyafahah, where students directly recite their memorization to the supervisor for correction of recitation and tajwid. This activity is carried out once a week on a regular basis. The results of the activity show that this mentoring is effective, as evidenced by the increase in students' ability to memorize the Qur'an. This program successfully instills the importance of the sanad (scholarly lineage) in Qur'an learning and provides a strong religious foundation for the students. The continuity of the program is highly recommended to maintain and improve the quality of students' memorization on an ongoing basis