E-Journal IAI Bani Fattah
Not a member yet
750 research outputs found
Sort by
MENGEMBANGKAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL PESERTA DIDIK MELALUI PENGUATAN MATERI AJAR PADA MATA PELAJARAN PAI
The purpose of this study is to discuss the strengthening of PAI teaching materials in developing students' social media ethics in the realm of moral ethics and social ethics. Library research becomes a type of research. The results show that the subject of Islamic Religious Education (PAI) with a series of subjects or content of teaching materials, can be a solution to fortify students and be able to develop social media ethics in the realm of moral ethics and social ethics for each. The efforts or ways that can be done are through strengthening PAI teaching materials with the following steps: first, integrating PAI teaching materials with phenomena that occur on social media. second, the development of PAI materials and curriculum. third, strengthening with orientation in the form of character education and fourth, evaluations that are carried out regularly. So that the final results obtained will make students better understand how to interact with fellow social media users while still applying the content of the material
PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMA BUDI UTOMO PERAK
Discipline character is a fundamental value that builds personality. Discipline character education in Indonesia has become a necessity that cannot be avoided. Reviewing the National Education System Law in Indonesia, education is a process to produce graduates who are noble, professional in the field of science and technology and able to adapt in society. This study aims to identify; (1) the formation of the character of student discipline through learning Islamic religious education at SMA Budi Utomo Perak (2) the problems and their solutions. This research was conducted at SMA Budi Utomo Perak where this school upholds the values ??of the character of the religious profession, excellence, solidarity, trustworthiness, virtue, skill and independence in its vision. Researchers use qualitative research as a method. The research subjects were vice principals for curriculum, Islamic religious education teachers, and several students. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the teaching of disciplinary character through Islamic religious education is quite effective starting from teaching planning, implementing the teaching process, and teaching evaluation
BPJS MENJADI PERSYARATAN ADMINISTRASI PUBLIK TINJAUAN KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH: (Studi Bab II Pasal 21 Tentang Asas – Asas Akad)
ABSTRAK: Alasan pemerintah mewajibkan Kartu BPJS Kesehatan merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, atau JKN yang ditandatangani Presiden Jokowi 6 Januari 2022. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa setiap warga negara wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan, karena mulai 1 Maret mendatang, peraturan BPJS Kesehatan menjadi syarat pelayanan publik. Namun aturan ini dikritik banyak pihak, sebagian besar warganet menyebut bahwa aturan ini terkesan memaksa, dan menambah kesulitan proses administrasi. Perlu langkah bijak, agar seluruh masyarakat mendapat layanan jaminan kesehatan, dari pemerintah. Tujuan dari adanya penelitian ini untuk membahas BPJS Menjadi Persyaratan Administrasi Publik Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Bab II Pasal 21 Tentang Asas – Asas Akadkepustakaan (library research) yang terkait dengan obyek penelitian dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bila memang aturan mengenai BPJS jadi syarat administrasi publik tetap diterapkan maka akan bertolak belakang pada Asas Ikhtiyari (Sukarela), Asas Saling Menguntungkan dan Asas Taysir (Kemudahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berdasarkan sumber) serta akan mencederai akad yang digunakan dalam pengelolaan BPJS tidak berfungsi sesuai syariat. Maka dari itu BPJS harus berbenah agar bisa meningkatkan akses keanggotaan pada BPJS itu sendiri. Serta masyarakat yang ingin tergabung dalam BPJS bukan karena keterpaksaan. Melainkan memang menyadari bahwa BPJS sangat berguna bagi dirinya dan keluarganya
PENGARUH PERSEPSI KEPERCAYAAN, PERSEPSI RISIKO, DAN MANFAAT TERHADAP MINAT PENGGUNAAN MOBILE BANKING BANK SYARIAH
Banking is one of the advanced information technologies that can be used to achieve high levels of customer service and new technologies that allow banking transactions via mobile phones. For bank customers, this application will support their transaction banking if they find it useful and easy to use. This study aims to examine the factors that influence the intention to use internet banking services. This research was conducted at the Sharia Banking Faculty of Islamic Economics and Business, Zainul Hasan Genggong Islamic University. Researchers received responses from 97 respondents who were students of Islamic banking study programs who had used internet banking. Data were analyzed using the method of literature study, with qualitative methods with analytical models and direct interviews to obtain information. The results of this model analysis show that the constructs of perceived benefits, perceived risks, and trust affect the intention to use internet banking. Although the perceived ease of use does not affect the intention to use the Internet Bank. This means that the intention to use internet banking is influenced by the construct of perceived benefits, perceived ease of use, and trust
YAHUDI DALAM AL-QUR’AN : (Studi Analisis QS. Al-Baqarah ayat 62 Dan 120 dalam Tafsir Al-Mizan)
Artikel ini berbicara mengenai agama Yahudi, serta bagaimana sejarah dan teks ayat-ayat al-Qur’an tentangnya yang diambil dari penafsiran Thabathaba’i. Tentu dalam membahas agama ini diperlukan adanya kerangka setting sosio-historis secara mendalam. Thabathaba’i dalam Tafsir al-Mizan fi Tafsir al-Qur’an memberikan sebuah alternatif dalam membahas agama-agama secara universalistik-positivistik. Siapakah sebenarnya Yahudi dalam al Qur’an itu? Apakah mereka akan selalu tidak senang dengan perbuatan Muslim dari dulu hingga sekarang? Apakah mereka akan masuk surga atau neraka menurut klaim dari agama Ahl Ibrahim? Kajian ini dianggap penting sebab menyangkut dasar falsafah hidup kaum Muslim dalam menentukan sikapnya terhadap umat Yahudi. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah deskriptif-analitik dengan pemahaman historisitas dan pemahaman teks dengan 3 tahap, yaitu deduktif, induktif kemudian analisis. Penulis menganalisis pemikiran Thabathaba’i dengan pemahaman sejarah Yahudi, berikut dengan ayat-ayat al-Qur’an tentangnya. Dari telaah yang telah dilakukan, penulis berkesimpulan bahwa ayat-ayat al-Qur’an yang berbicara mengenai Yahudi dapat dikatakan berada pada tataran historis, kultural dan sosiologis. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa agama Yahudi dan Islam apabila melihat dari konteks historis-genealogi Ibrahim itu sangat dekat. Jadi munculnya kebencian, saling mengklaim agama paling benar, kekerasan dan lain sebagainya itu adalah sikap yang salah dalam melestarikan ajaran Ibrahim yang hanif
Tafsir Musdah Mulia terhadap Larangan Perkawinan Beda Agama
Abstrak: artikel ini memfokuskan pada kajian terhadap idealitas tafsir Musdah Mulia terkait pernikahan beda agama di Indonesia, kaitannya dengan realitas hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk mengungkap tafsir Musdah sekaligus kemungkinan keberlakuannya dalam perspektif tata hukum di Indonesia. Kesimpulan yang dihadirkan dalam artikel ini adalah terkait dengan basis tafsir Musdah yang sangat kental dengan nuansa pembelaannya terhadap kebebasan asasi seseorang, namun demikian, dalam konteks regulasi perkawinan di Indonesia, tafsir Musdah tidak menemukan celah keberlakuannya, sebab berseberangan dengan rumusan-rumusan hukum yang telah tertuang.
MENYULAM KEAHLIAN BAHASA ARAB : Pendampingan Pembelajaran Shorof bagi Siswa Kelas Tiga MI di Desa Sambong Dukuh Jombang
Pendampingan belajar terhadap masyarakat kelas 3 MI di desa Sambong Dukuh dalam menghadapi masalah minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pelajaran ilmu shorof dirasa sangat penting, karena banyaknya siswa kurang memahami dasar ilmu shorof serta kurangnya waktu pembelajaran. Solusi yang diberikan berupa pendampingan pembelajaran masyarakat khususnya siswa kelas tiga MI di Desa Sambong Dukuh Jombang, Jadi siswa tidak hanya mendapat pembelajaran ilmu shorof disekolah, melainkan siswa dapat belajar diluar jam pembelajaran sekolah, pendampingan belajar ini bertujuan untuk menguatkan pengetahuan ilmu shorof dan mengatasi permasalahan siswa yang kurang memahiminya. Metode yang digunakan adalah metode participan action research, dimana pendamping turut berpartisipasi atau terlibat diantara warga masyarakat yang dijadikan sebagai sumber data baik secara suka maupun duka, sedangkan metode yang digunakan saat pengajaran berlangsung menggunakan metode ceramah, pratik dan tanya jawab. Materi yang diajarkan pada pendampingan beajar ini adalah materi dasar ilmu shorof seperti mengenal pengertian, pembangian secara global melalui bentuk tulisan dan pendampingan secara intensif sehingga siswa dapat memahamminya, Adanya kegiatan in diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh guru pengajar shorof kelas tiga MI di desa sambong Dukuh. Terlaksananya pendampingan belajar ini dapat memberi dampak positif terbukti dari siswa di dalam kelas sangat antusias dan aktif berinteraksi dengan pendidik saat pembelajaran, seperti membaca lafadz arab (Tashrifan) dengan lagu atau syairan Selain itu juga, pembelajaran tersebut dapat meningkatkan pemahaman siswa
SERTIFIKASI DAN PENGELOLAAN TANAH WAKAF DI KECAMATAN GUNUANG OMEH KABUPATEN LIMAPULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT
The certification and management of waqf land was written based on the results of research in the field, namely in Kecamatan Gunang Omeh, Limapuluh Kota, West Sumatra. Bbased on the number of waqf lands used to support the public interest and welfare of the people, so the central function of waqf land in the area. All of the waqf lands should be recorded neatly and the archives can be found at the local Religious Affairs Office as a whole, in this case all the waqf lands should have been recorded and certified for better management, while things like that have not been realized as desired so that In the future, the waqf land will be more productive than the previous one and will no longer cause problems, both in terms of the person who gave the waqf and the Nazir as the manager of the waqf land. So that the management of waqf land is in accordance with the waqf pledge and the waqf land runs according to its function
Pembelajaran Cinta Lingkungan Berbasis Sistem Merdeka Untuk Membentuk Profil Pancasila Siswa PAUD
The purpose of this study was to determine the process of developing a learning model for environmental love based on an independent system to form a Pancasila profile (Gotong-Royong, Critical and Creative Reasoning) for early childhood. The long-term goal of this research is to provide information and recommendations regarding the application of the Independent System-Based Environmental Love Learning to Form a Pancasila Profile. This research was carried out with a Research and Development design that adopted the Borg & Gall model. The quantitative method is carried out by measuring using a Likert Scale questionnaire with 4 (Four) Standards and the respondents are students, filling is assisted and accompanied by a teacher assistant. Qualitative method using observation sheets and questionnaires that aim to be used to ensure that the process of implementing learning is in accordance with the syntax of the learning model and efforts to obtain information on needs and input from teachers and observers to improve the application of the model
AURAT DALAM AL-QURAN: Analisis Tafsir Al-Adabi Al-Ijtima’i Al-Ahzab (33): 59
Abstrak Dalam penelitian ini dijelaskan maksud daripada penafsiran Qs Al-Ahzab: 59 yang mana didalamnya terkandung perintah menutup aurat dan batasan-batasan aurat perempuan, penelitian ini mengambil corak penafsiran Al-Ad?bi Al-Ijt?ma’i yaitu corak penilitian yang berikblat pada kemasyarakatan. oleh karenanya muncul pendapat-pendapat yang dirasa lebih relevan untuk diangkat karena ulama’ menafsirkan sesuai dengan keadaan masyarakat pada masanya dan keadaan geografisnya. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) atau telaah pustaka sumber datanya terdapat sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-analisis. Dengan menganalisis berbagai sumber baik primer maupun sekunder menghasilkan kesimpulan: 1) seluruh ulama’ menyatakan wajibnya menutup aurat perempuan. 2) adapun batasan-batasan Aurat pada dasarnya terjadi ikhtilaf antar para Ulama’ dalam setiap generasi akan tetapi tidak perbedaan yang segnifikan perbedaan tersebut dipengaruhi oleh budaya dan kondisi geografis