Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    161 research outputs found

    Pemanfaatan E-journal Dikti oleh Pemustaka Perpustakaan Universitas Negeri Malang

    No full text
    oai:ojs.karya-ilmiah.um.ac.id:article/46372ABSTRAK   Kartika, Endang Dewi. 2015. Pemanfaatan E-journal Dikti oleh Pemustaka Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (II) Sokhibul Ansor, S.Sos, M.Hum.   Kata Kunci: pemanfaatan, e-journal,e-journal Dikti, layanan perpustakaan, pengguna perpustakaan.   E-journal  merupakan bahan rujukan yang penting dalam penulisan karya ilmiah dan sebagai rujukan untuk melakukan penelitian. Akan tetapi keberadaan e-journal  yang dilanggan oleh Perpustakaan Universitas Negeri Malang belum banyak yang mengetahui sehingga belum banyak pengguna yang memanfaatkanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pemanfaatan e-journal oleh pengguna Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang dan (2) mendeskripsikan faktor yang menjadi kendala pemanfaatan e-journal oleh pengguna Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang, sedangkan sampel dari penelitian ini diambil secara aksidental dengan jumlah 80 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup. Teknik analisis data meliputi (1) tahap penyuntingan, (2) tahap penyusunan dan penghitungan data, dan (3) tahap penyajian data. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diperoleh dua simpulan penulisan sebagai berikut. Pertama, pemanfaatan e-journal Dikti oleh pemustaka Perpustakaan Universitas Negeri Malang masih rendah. Kedua, kendala internal yang paling banyak dihadapi oleh pengguna adalah kurang mengerti tentang layanan e-journal. Kendala eksternal yang paling banyak dihadapi pengguna adalah kurangnya sosialisasi tentang penggunaan e-journal. Saran yang diberikan dalam penulisan, pertama adalah sosialisasi tentang keberadaan e-journal dapat lebih ditingkatkan lagi dengan cara melakukan pendidikan pemakai perpustakaan kepada seluruh warga Universitas Negeri Malang. Selain itu, tata cara mengakses e-journal sebaiknya dijelaskan dan disebarkan melalui spanduk maupun selebaran agar pemustaka tidak bingung ketika hendak mengaksesnya. Untuk meningkatkan pemanfaatan e-journal oleh mahasiswa, sebaiknya pustakawan mengarahkan pemustaka yang kesulitan dan tidak menemukan informasi yang dicarinya ke layanan serial khususnya e-journal. Kedua, sebaiknya perpustakaan menyediakan layanan penerjemahan koleksi e-journal agar pemustaka tidak kesulitan dalam menerjemahkan dan memahami isi dari e-journal yang ada. Untuk fasilitas, sebaiknya peprustakaan menyediakan layanan akses e-journal dengan menambah jumlah komputer dan memperlancar jaringan wi-fi

    PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP SISTEM LAYANAN SIRKULASI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRACT Abstract: general purpose of this study to describe the students' perceptions of the librarycirculation service system. Operational objectives of this study describes students' perceptions ofservice systems circulation in the field include, (a) loans, (b) the return, (c) collection, (d)sanctions, (e) membership, (f) free loan, and (g) search of information. This research useddescriptive quantitative research methods. The methods  used in collecting the data wereobservation and questionnaire. The data analysis started from the preparation stage, tabulation, andassessment. Based on the result of this research, there were some results including (a) lending was good, (b) return was good, (c) billing was good, (d) sanctions was good, (e) membership was good, (f) free lending was not good, and (g) tracking of information was not good. Key Words: perception, circulation service.Abstrak: tujuan umum penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap sistem layanan sirkulasi perpustakaan. Tujuan operasional dari penelitian ini mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap sistem layanan sirkulasi pada bidang meliputi, (a) peminjaman, (b) pengembalian, (c) penagihan, (d) sanksi, (e) keanggotaan, (f) bebas pinjam, dan (g) penelusuran informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan penyebaran angket. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis mulai dari tahap persiapan, tabulasi, dan penilaian. Hasil penelitian ini adalah persepsi mahasiswa dalam layanan sirkulasi meliputi, (a) peminjaman sudah baik, (b)pengembalian sudah baik, (c) penagihan sudah baik, (d) sanksi sudah baik, (e) keanggotaan sudahbaik, (f) bebas pinjam tidak baik, dan (g) penelusuran informasi tidak baik. Kata Kunci: persepsi, layanan sirkulasi. Seiring dengan dinamika kehidupan masyarakat yang berlangsung cepat dan tidak diduga,terdapat kecenderungan peningkatan peranan dan pemanfaatan informasi. Lembaga yang mengolah informasi yakni perpustakaan. Perpustakaan sebagai pusat sumber informasimempunyai peranan yang sangat penting dalam bidang pengelolaan dan penyebaraninformasi. Jenis perpustakaan di Negara Indonesia ada 4 jenis antara lain, (1)perpustakaan umum, (2) perpustakaan khusus, (3) perpustakaan sekolah, dan (4)perpustakaan perguruan tinggi.  Menurut Sutarno (2006:35), perpustakaan perguruan tinggi berperan dalammemenuhi kebutuhan informasi baik oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan lain-lain.Perpustakaan perguruan tinggi mempunyai peranan antara lain, (1) pusat sumberinformasi, pendidikan penelitian, preservasi dan pelestarian khasanah budaya bangsa sertatempat rekreasi yang sehat, murah, dan bermanfaat, (2) media atau jembatan yangberfungsi menghubungkan antara sumber informasi dan ilmu pengetahuan, dan (3) saranauntuk menjalin dan mengembangkan komunikasi antara sesama pengguna dalampenyelengaraan perpustakaan dengan masyarakat yang dilayani Tri Lilik Subiyanti adalah mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang.Artikel ini diangkat dari skripsi Program Sarjana Perpustakaan Universitas Negeri Malang, 2015.  Wahyudi Siswanto adalah dosen Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang.  Moch. Asrukin adalah dosen Program Sarjana Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Salah satu perpustakaan perguruan tinggi yakni, Perpustakaan Politeknik KotaMalang (POLTEKOM) yang mengembangkan teknologi. Pengembangan teknologi sudahdilaksanakan di Perpustakaan POLTEKOM yakni layanan sirkulasi yang semuanyamemberikan kecepatan, kemudahan dan akurasi dalam pelayanan. Layanan sirkulasiberdasarkan teori Lasa meliputi, (a) peminjaman, (b) pengembalian, (c) penagihan, (d)sanksi, (e) keanggotaan, (f) bebas pinjam, dan (g) penelusuran informasi. Teori Lasa akandigunakan sebagai teori utama dalam penelitian ini. Penelitian sebelumnya yang berkaitan yakni, Abas (2012), berupa skripsi denganjudul “Kesesuaian antara Harapan dan Kenyataan terhadap Penerapan Sistem LayananBerbasis Komputer Unit Pelayanan Teknis Perpustakaan Universitas Negeri Malang”.Hasil penelitian ini adalah tingkat kenyataan mahasiswa tinggi dan tingkat harapanmahasiswa juga tinggi. Muzaky (2012) berupa skripsi dengan judul “PemanfaatanPerpustakaan Umum Kota Malang sebagai Pusat Sumber Belajar bagi Mahasiswa”.Hasilnya sesuai dengan perpustakaan sebagai penunjang proses pembelajaran.Pemanfaatan perpustakaan meliputi sumber pustaka yang digunakan, program layananyang disediakan, dan jam layanan yang diberikan sehingga mampu mendorong efektivitasserta optimalisasi proses belajar mengajar bagi pengguna khusunya mahasiswa. Cook andFred (2001) berupa artikel dengan judul “Users’ Perceptions Of Library Service Quality:A LibQUAL+ Qualitative Study”. Penelitian ini lebih mengutamakan kemudahana akses,jam operasional perpustakaan, dan melakukan kerjasama antar perpustakaan sehinggasaling memberikan pinjaman koleksi yang tidak dimiliki antar perpustakaan.Perpustakaan juga memiliki halaman website baik informasi yang berkaitan dengan ilmupengetahuan maupun informasi berupa kegiatan perpustakaan sebagai promosiperpustakaan. Penelitian ini memiliki fokus pada sistem layanan sirkulasi. Layanan sirkulasiperpustakaan dapat dirasakan secara langsung oleh mahasiswa sebagai penggunaperpustakaan. Pengguna akan memberikan persepsi terhadap sistem layanan sirkulasi diPerpustakaan POLTEKOM. Persepsi tersebut akan berbeda antar mahasiswa satu denganyang lain. Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsimahasiswa terhadap sistem layanan sirkulasi di Perpustakaan POLTEKOM. Secarakhusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap layanansirkulasi pada bidang meliputi, (a) peminjaman, (b) pengembalian, (c) penagihan, (d)sanksi, (e) keanggotaan, (f) bebas pinjam, dan (g) penelusuran informasi. METODE  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan deskriptif. Penelitiandeskriptif kuantitatif mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomenanyayang terjadi saat ini dan menyajikannya apa adanya. Mendeskripksikan paparan data yangterkait dengan persepsi mahasiswa terhadap sistem  layanan sirkulasi di perpustakaanPOLTEKOM.  Sumber data peneltian ini adalah mahasiswa POLTEKOM 205. MahasiswaPOLTEKOM mulai angkatan 2013-2015 dari program studi teknik informatika, tekniktelekomunikasi, dan teknik mekatronika. Jumlah mahasiswa tersebut dijadikan populasidalam penelitian ini, akan tetapi mengambil sampel sebesar 25% dari jumlah mahasiswayakni 52 mahasiswa. Pengambilan sampel secara acak dari berbagai program studi yangadaInstrumen penelitian ini adalah, (1) panduan angket dengan menjabarkan variabelmenjadi subvariabel dan (2) panduan observasi sesuai dengan penjabaran subvariabelsebagai objek penelitian. Teori Product Moment dari Pearson untuk mengukur korelasiantara unsur x terhadap unsur y dan uji reliabilitas menggunakan koefisensi CronbachAlpha. Uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan bantuan program komputer yakniSPSS 20.0 windows, sehingga akan mempermudah dalan pengolahan data.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasidan menyebarkan angket yang berisi beberapa pertanyaan dan diisi oleh responden danmerupakan angket tertutup. Observasi yang dilakukan di perpustakaan dengan mengamatiyang terjadi berkaitan persepsi mahasiswa terhadap sistem layanan sirkulasi. Tujuhbidang untuk diamati antara lain, (a) peminjaman, (b) pengembalian, (c) penagihan, (d)sanksi, (e) keanggotaan, (f) bebas pinjam, dan (g) penelusuran informasi. Wujud data dari penelitian ini berupa paparan persepsi mahasiswa terhadapsistem layanan sirkulasi. Data penelitian ini diperoleh dengan observasi dan angket. Datayang diperoleh yakni catatan lapangan observasi dan skor persepsi dari angket yangdisebarkan. Deskripsi ini yang akan menjadi pembahasan dalam peneltian ini atasperubahan yang terjadi pada sistem sirkulasi di perpustakaan POLTEKOM. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan alat bantu statistik yangmeliputi kegiatan (1) editing, kegiatan mengoreksi atau mengecek kembali terhadap datayang sudah masuk dikonfirmasikan dengan perolehan data dengan metode lain, (2)coding, kegiatan mengelompokkan terhadap data yang sudah masuk dalam kategori yangsesuai dengan kebutuhan analisis dengan cara pemberian nomor pada angket, dan (3)tabulating, kegiatan mengelompokkan terhadap data yang sudah masuk untukdimasukkan kedalam tabel dilakukan dengan teliti dan teratur kemudian dihitung dandijumlahkan sesuai dengan kebutuhan analisis penulisan ini.  Langkah pertama yang dilakukan adalah memberi skor pada setiap butirpertanyaan, selanjutnya peneliti menganalisis melalui persentase. Penafsiran dataditentukan berdasarkan presentase yang terbesar dari setiap data sehingga persepsimahasiswa terdahap sistem layanan sirkulasi Perpustakaan POLTEKOM. Langkahterakhir yakni mengukur persepsi mahasiswa menggunakan metode pengukuran persepsidengan  menentukan skala interval skor persepsi, dilajut dengan menghitung rata-ratapersepsi dari setiap jawaban pertanyaan. HASIL Penelitian ini menghasilkan deskripsi mengenai persepsi mahasiswa terhadapsistem layanan sirkulasi dengan data kuantitaif dan hasil catatan lapangan. Data tersebutakan dipaparkan pada bagian ini dengan perhitungan analisis vailiditas dan reliabilitas.Hasil analisis butir instrumen dinyatakan valid apabila dari hasil korelasi diperoleh  >  pada taraf signifikansi 5% dengan N=52 adalah 0,266. Item pertanyaanyang memiliki nilai  kurang dari 0,361 tersebut dinyatakan dalam kasifikasi butir pertanyaaan yang tidak valid. Hasil analisis instrumen dikatakan reliabel bila memilikikoefisien reliabilitas 0,70 atau lebih, kurang dari 0,70 dapat ditolerir namun kurangmenyakinkan. Hasil uji coba diperoleh koefisiensi reliabilitas untuk kuesioner sebesar0,858 yang  berdasarkan tabel interprestasi koefisiensi reliabilitas termasuk reliabilitastinggi. Berdasarkan analisis data, berikut ini disajikan tujuh hasil yang meliputi (a)peminjaman, (b) pengembalian, (c) penagihan, (d) sanksi, (e) keanggotaan, (f) bebastanggungan, dan (g) penelusuran informasi. Hasil penelitian tersebut sebagai berikut.  Pertama, peminjaman menunjukkan bahwa responden yang menyatakan sangattidak setuju 8 responden (3,8%), yang menyatakan tidak setuju 14 responden (6,7%),yang menyatakan netral 42 responden (20,2%), yang menyatakan setuju 79 responden(38,0%) dan yang menyatakan sangat setuju 65 responden (31,3%). Kedua, pegembalian menunjukkan bahwa responden yang menyatakan sangattidak setuju 7 responden (3,4%), yang menyatakan tidak setuju 11 responden (5,3%),yang menyatakan netral 54 responden (26,0%), yang menyatakan setuju 76 responden(36,5%) dan yang menyatakan sangat setuju 60 responden (28,8%). Ketiga, penagihan menunjukkan bahwa responden yang menyatakan sangat tidaksetuju 24 responden (11,5%), yang menyatakan tidak setuju 25 responden (12,0%), yangmenyatakan netral 65 responden (31,3%), yang menyatakan setuju 58 responden Keempat, sanksi di perpustakaan menunjukkan bahwa responden yangmenyatakan sangat tidak setuju 16 responden (7,7%), yang menyatakan tidak setuju 11responden (5,3%), yang menyatakan netral 54 responden (26,0%), yang menyatakansetuju 62 responden (29,8%) dan yang menyatakan sangat setuju 65 responden (31,3%). Kelima, keanggotaan menunjukkan bahwa responden yang menyatakan sangattidak setuju 2 responden (8,0%), yang menyatakan tidak setuju 4 responden (1,5%), yangmenyatakan netral 62 responden (23,8%), yang menyatakan setuju 114 responden(43,8%) dan yang menyatakan sangat setuju 78 responden (30,0%). Keenam, bebas pinjam menunjukkan bahwa responden yang menyatakan sangattidak setuju 9 responden (8,7%), yang menyatakan tidak setuju 9 responden (8,7%), yangmenyatakan netral 47 responden (45,2%), yang menyatakan setuju 22 responden (21,2%)dan yang menyatakan sangat setuju 17 responden (16,3%). Ketujuh, penelusuran informasi atau Online Public Access Catalog (OPAC)menunjukkan bahwa responden yang menyatakan tidak setuju 5 responden (4,8%), yangmenyatakan netral 23 responden (22,1%), yang menyatakan setuju 25 responden (24,0%),dan yang menyatakan sangat setuju 51 responden (49,0%). PEMBAHASAN Pembahasan hasil penelitian ini mengenai persepsi mahasiswa terhadap sistemlayanan sirkulasi Perpustakaan POLTEKOM. Persepsi bagian dari ilmu pengetahuanpsikologi yaitu ilmu kejiwaan yang berhubungan dengan bidang perpustakaan menjadipsikologi perpustakaan. Menurut Suwarno (2009:13) psikologi perpustakaanmempelajarai kejiwaan seorang pustakawan dan pemustaka baik secara perilakukarakteristik dalam kegiatan perpustakaan serta bahan pustaka yang menjadi objekpendukung. Persepsi adalah suatu proses apa yang diterima kemudian menimbulkanpenilaian atau anggapan atas apa yang diterima tersebut.  Menurut Basuki (1998:53) persepsi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni,(1) setereotip, yaitu pandangan kita tentang ciri-ciri tingkah laku dari sekelompokmasyarakat tertentu misal kelompok suku, agama, kelas ekonomi dan sebagainya, (2)persepsi diri, yaitu pandangan kita terhadap diri kita ternyata juga sangat mempengaruhipembentukan kesan pertama kita. Berbagai penelitian menunjukkan adanyakecenderungan untuk melihat kesamaan yang ada pada diri pribadi dengan orang yangbaru kita kenal, (3) situasi dan kondisi kita bertemu dengan orang di lorong gelappenilaian kita terhadap orang tersebut cenderung negatif apalagi kalau kita sedangketakutan. Hal ini menunjukkan bahwa kesan pertama sangat ditentukan oleh “setting”kejadiaan, dan (4) ciri-ciri yang ada dalam orang itu, misal daya tarik fisik orang sangatmempengaruhi kesan pertama Layanan sirkulasi meliputi, peminjaman, pengembalian, penagihan, sanksi,keanggotaan, bebas pinjam, dan penelusuran informasi (Lasa, 1997:9). Layanan ini yangdapat dirasakan oleh pengguna secara langsung dan memberikan persepsi atau penilaianterhadap layanan perpustakaan khususnya layanan sirkulasi. Layanan sirkulasisebelumnya masih manual, sekarang dengan perkembangan teknologi PerpustakaanPOLTEKOM melakukan perubahan sistem layanan sirkulasi menjadi otomasi yaitugabungan dari manual dan komputerisasi.  Layanan sirkulasi dijadikan salah satu tolak ukur keberhasilan pemanfaatanperpustakaan dengan kebutuhan pengguna dengan tepat dan benar. Menurut Prastowo(2003:277) standar pelayanan adalah tolak ukur yang digunakan untuk penilaian kualitaspelayanan sebagai komitmen atau janji dari pihak penyedia pelayanan kepada penggunauntuk  memberikan pelayanan yang berkualitas. Pelayanan yang berkualitas akanmemberikan persepsi baik dalam pemanfaatan perpustakaan oleh pengguna. Perpustakaan memberikan pelayanan yang berkualitas didukung dengan seorangpustakawan.  Pustakawan yang memiliki kompetensi dalam bidang perpustakaan danbersikap ramah serta mau membantu pengguna dalam memecahkan masalah. MenurutBafadal (2009:39) sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi akademik yang dimiliki,seorang pustakawan memiliki beberapa tugas yakni, (1) pengadaan, (2) pengelolaan, dan(3) memberdayakan bahan informasi.  Menurut Darmono (2007:153) otomasi perpustakaan adalah  penerapan teknologiinformasi (komputer) dan telekomunikasi di perpustakaan untuk membantu tugas-tugaskegiatan dan layanan di perpustakaan. Otomasi yang dilakukan agar mempermudah baikpustakawan maupun pengguna dalam transaksi di perpustakaan. Perubahan ini,mahasiswa sebagai pengguna memiliki persepsi berbeda setiap individu sehingga persepsitersebut akan menjadi evaluasi dalam menyusun kebijakan selanjutnya. Berikut persepsimahasiswa dalam pemanfaatan layanan sirkulasi pada tujuh bidang. Persepsi Mahasiswa terhadap Layanan Sirkulasi Bidang Peminjaman Hasil penelitian diketahui bahwa hasil skor rata-rata 4,00. Skor ini berada padaskala interval 3,00-4,00 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa dalampeminjaman positif dengan ini dapat disimpulkan sistem layanan peminjaman diperpustakaan POLTEKOM sudah baik. Hal itu ditandai adanya sistem layananpeminjaman sudah menggunakan sistem otomasi atau sistem komputerisasi yakni denganbantuan komputer menyimpan data mahasiswa meminjam koleksi perpustakaan. Selainitu, dari hasil observasi peneliti mahasiwa sudah memahami dan melakukan sesuaidengan prosuder yang ada di perpustakaan.  Peminjaman dilakukan dengan menunjukkan kartu identitas kepada petugas, danmeminjam koleksi tidak lebih dari 3 eksemplar dari pihak perpustakaan. Jangka waktupeminjaman selama 2 minggu diberikan kepada pengguna. Peminjaman koleksi diperpustakaan baik untuk menyelesaikan tugas kuliah atau mengisi waktu liburan denganmeminjam koleksi fiksi oleh pengguna. Hal itu sesuai dengan buku Pedoman Perpustakaan Perguruan TinggiDirektorat Pendidikan Tinggi (2004:36) langkah-langkah peminjaman pustaka bahwa, (1)peminjam menunjukkan kartu anggota yang masih berlaku, (2) petugas mencata nomor dan nama anggota yang bersangkutan, tanggal kembali pada kartu buku, tanggal kembalipada lembaran tanggal kembali (date due slip) untuk mengingatkan peminjam waktupenggembalian buku, nomor panggil buku (call number) dan tanggal kembali buku padakartu induk peminjaman anggota bersangkutan, bila menggunakan sistem kartu besar atausistem otomasi yakni data peminajam di komputer, (3) peminjam menanda tangani kartubuku, (4) buku diserahkan kepada peminjam, (5) petugas menyusun kartu buku padakotak kartu buku berdasarkan tanggal kembali, dan (6) petugas menyusun kartu indukpeminjaman berdasarkan nomor urut kartu anggota atau abjad nama peminjam padasistem buku besar.  Menurut Darmono (2007:175) bagian sirkulasi bertanggung jawab untukmelakukan kegiatan peminjaman bahan pustaka yang dipinjam oleh pengguna.Peminjaman bahan pustaka di perpustakaan diberikan jangka waktu tertentu denganketentuan yang berlaku berdasarkan jenis bahan pustaka. Misal, peminjaman koleksi fiksidan berupa buku diberi jangka waktu 14 hari sedangkan koleksi karya ilmiah tidak bolehkeluar dari ruangan perpustakaan terkecuali atas ijin petugas. Persepsi Mahasiswa terhadap Layanan Sirkulasi Bidang Pengembalian Hasil penelitian diketahui bahwa hasil skor rata-rata 4,00. Skor ini berada padaskala interval 3,00-4,00 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa dalampengembalian positif dengan ini dapat disimpulkan sistem layanan pengembalian diPerpustakaan POLTEKOM sudah baik. Hal itu ditandai adanya sistem layananpeminjaman sudah menggunakan sistem otomasi atau sistem komputerisasi yakni dengan bantuan komputer, data mahasiswa yang meminjam koleksi perpustakaan akan berubahmenyatakan bahwa koleksi tersebut sudah kembali.  Mahasiswa sudah melakukan peraturan pengembalian dengan peraturan yang adadi perpustakaan sehingga mahasiswa merasa positif dengan adanya sistem otomasitersebut. Pengguna harus datang ke perpustakaan dan menunjukkan kartu identitas.Ketepatan pengguna dalam pengembalikan koleksi perpustakaan dalam jangka waktuyang sudah ditentukan sudah banyak sesuai dengan peraturan perpustakaan.  Hal itu sesuai dengan buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi DirektoratPendidikan Tinggi (2004:81) langkah kerja yang dilakukan oleh perpustakaan dalamprosedur pengembalian bahan perpustakaan bahwa, (1) memeriksa keutuhan buku dantanggal kembali pada lembar tanggal kembali setelah pengguna menyerahkan bahanperpustakaan yang akan dikembalikan, (2) mengambil kartu buku berdasarkan tanggalkembali, (3) mengambil kartu pinjaman dari kotak kartu pinjaman berdasarkan nomoranggota yang tertera pada kartu buku, (4) membubuhkan stempel tanda “kembali” padakartu buku, lembar tanggal kembali, dan kartu pinjaman, (5) mengembalikan kartu bukupada kantong buku, (6) mengembalikan kartu pinjam kedalam kotak kartu buku, (7)mengelompokkan buku menurut kode bukunya untuk dikembalikan ke dalam rak, dan (8)memilih buku, yang rusak tetapi masih dapat diperbaiki diletakkan pada suatu tempatuntuk dikirim ke unit perawatan dan yang rusak tidak dapat diperbaiki diletakkan padatempat la

    Pemanfaatan Koleksi Digital di Perpustakaan Institut Teknologi Nasional Malang

    No full text
    ABSTRACT Pemanfaatan Koleksi Digital di Perpustakaan Institut Teknologi Nasional MalangSayekti, Aditya Endra. 2016. Pemanfaatan Koleksi Digital di Perpustakaan Institut Teknologi Nasional Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd, (II) Taufiq Kurniawan, SIP, MIP.Kata Kunci: perpustakaan perguruan tinggi, koleksi digitalPerpustakaan Institut Teknologi Nasional Malang mulai mengadakan koleksi digital pada tahun 2013. Pemanfaatan koleksi digital Perpustakaan Institut Teknologi Nasional Malang masih bersifat tertutup sehingga yang dapat mengakses koleksi digital ini hanya mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang. Mahasiswa lain dapat mengakses koleksi digital dengan berkunjung ke Perpustakaan Institut Teknologi Nasional Malang. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk meneliti pemanfaatan koleksi digital di perpustakaan Institut Teknologi Nasional Malang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) ketersediaan koleksi digital, (2) frekuensi pemanfaatan koleksi digital, dan (3) kendala dalam pemanfaatan koleksi digital.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang dan seluruh koleksi digital perpustakaan Institut Teknologi Nasional Malang dengan pengambilan sampel secara aksidental, yakni teknik penentuan sampel berdasarkan faktor spontanitas. Instrumen penelitian ini adalah angket atau kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan empat kegiatan, yaitu: (1) ceking data, (2) editing data, (3) coding data, dan (4) tabulating data.Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, jenis koleksi digital yang paling sering dimanfaatkan oleh pemustaka adalah E-Journal. Alasan pemanfaatan koleksi digital tersebut adalah sebagai referensi penyusunan karya ilmiah. Ketersediaan koleksi digital di perpustakaan cukup lengkap. Kebutuhan informasi mereka terpenuhi oleh koleksi yang disediakan oleh perpustakaan.Kedua, frekuensi pemanfaatan koleksi digital tergolong kurang baik. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kekerapan mahasiswa dalam menggunakan koleksi digital karena banyak yang menyatakan tidak pernah memanfaatkan koleksi digital untuk memenuhi kebutuhan informasinya.Ketiga, kendala internal yang dihadapi pengguna perpustakaan dalam memanfaatkan koleksi digital adalah pengguna tidak terbiasa menggunakan koleksi dalam bentuk digital. Sementara itu, kendala eksternal dalam pemanfaatan koleksi digital menurut pemustaka adalah akses internet yang lambat. Saran yang diajukan peneliti berdasarkan temuan pada saat penelitian adalah (1) perlu dilakukannya sosialisasi tentang koleksi digital pada masing-masing jurusan, (2) perpustakaan harus lebih giat mengembangkan layanan koleksi digital dengan cara menambah koleksi digital sesuai dengan kebutuhan pemustaka, (3) perpustakaan harus mengajukan peningkatan bandwidth, dan (4) perpustakaan perlu mengadakan penambahan komputer

    Penerapan Metode Make A Match Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Pemahaman Tari Kreasi Kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun

    No full text
    ABSTRACT Putri, Novia Rindyana Alvionita Sari. 2016. Penerapan Metode Make A Match untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Pemahaman Tari Kreasi di Kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Iriaji, M. Pd, (2) Wida Rahayuningtyas, S. Pd, M. Pd.Kata Kunci: Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Metode Make A Match, Tari KreasiBerdasarkan hasil observasi pada pembelajaran Seni Budaya bidang Studi Seni Tari kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun, diketahui bahwa pemahaman belajar materi tari kreasi masih dibawah SKM (75), dan motivasi belajar siswa masih rendah, karena tidak adanya variasi metode dari guru sehingga membuat siswa jenuh dan tidak memperhatikan ketika pelajaran berlangsung. Penerapan Metode Make A Match dirasa mampu untuk memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) Peningkatan motivasi belajar siswa dengan penerapan Metode Make A Match kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun, (2) Peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan Metode Make A Match kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun.Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanankan dalam 2 siklus tindakan, dengan jumlah 30 siswa. Pelaksanaan PTK meliputi empat tahap yaitu (1) Planning, (2) Acting, (3) Observing, (4) Reflecting. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data kuantitatif deskriptif dan di dukung data kualitatif. Dalam penelitian tindakan kelas ini, peneliti terlibat langsung pada proses penelitian dari awal hingga berakhirnya penelitian dan pelaporan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari presentase ketercapaian motivasi belajar pada siklus I dengan presentase 63,6% dan meningkat menjadi 80,5% pada siklus II. Peningkatan motivasi belajar siklus 1 ke siklus II sebesar 26,9%. Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari presentase nilai rata-rata tes akhir setiap siklus yaitu dari siklus I ke siklus II masing-masing dengan presentase 40% siswa yang tuntas dengan jumlah 12 siswa dan meningkat dengan presentase 76,7% siswa yang tuntas dengan jumlah 23 siswa.Peningkatan hasil belajar siklus I ke siklus II sebesar 36,2%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan Metode Make A Match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi tari kreasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, Penerapan Metode Make A Match dapat dijadikan alternatif pertimbangan dalam penggunaan variasi metode pembelajaran

    Karakteristik American Corner di Universitas Muhammadiyah Malang

    No full text
    ABSTRAK   Afandi, Rizal Hidayat. 2016. Karakteristik American Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Skripsi, Prodi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Satra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Andi Ashari, S.IP, S. Kom, M. A.   Kata Kunci:  Karakteristik, American Corner   American Corner adalah suatu program kerjasama dengan kedutaan American Corner Amerika Serikat  di Jakarta dengan Universitas – universitas di Indonesia yang menyediakan akses informasi yang terbaru dan terpercaya mengenai politik, ekonomi, kebudayaan, pendidikan dan kehidupan sosial di Amerika melalui koleksi buku-buku, internet, CD-ROM, DVD, database online dan kegiatan-kegiatan yang terbuka bagi masyarakat. Tiga fokus penelitian ini  yaitu untuk mendeskripsikan: (1) tujuan American Corner di UMM, (2)  fungsi koleksi pustaka yang tersedia  di American Corner UMM, dan (3) bentuk jaringan atau kerjasama American Corner di UMM. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa data baik lisan maupun tulisan tentang pemanfaatan layanan American Corner di Universitas Muhammadiyah Malang.  Data  penelitian ini berupa kalimat yang berhubungan dengan fokus penelitian. Sumber data berupa data dokumen dan data verbal berhubungan dengan informan hasil wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik pengamatan (observasi) wawancara, dan studi dokumen. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap identifikasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan tiga simpulan. Pertama, tentang tujuan American Corner di UMM, yaitu sebagai (1) pusat informasi dan pembelajaran kajian tentang Amerika, (2) pusat diskusi dan pelaksanaan program-program pedidikan dan bahasa Inggris, (3) pusat layanan Informasi studi Amerika dan riset tentang Amerika, dan (4) fasilitator kerjasama dengan pihak berwenang Amerika di Indonesia.  Kedua, tentang fungsi koleksi yang terdapat di American Corner di UMM. Berdasarkan jenis koleksi terdapat koleksi tercetak dan digital. Jenis koleksi tersebut menghasilkan empat manfaat /fungsi bagi pemakai atau pengguna, yaitu (1) kegiatan pengajaran, (2) kegiatan pendidikan, (3) informasi, dan (4) rekreatif.  Ketiga, penelitian ini menghasilkan dua  bentuk kerjasama American Corner di UMM, yaitu melalui (1) bentuk jaringan atau kerjasama pihak luar negeri( Kedutaan American Corner di Amerika Serikat) dan (2) bentuk kerjasama antar American Corner dalam negeri (baik degan Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta maupun American Corner di universita-universtitas Indonesia)

    PERAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT SMART DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BACA MASYARAKAT KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Hulaimi, Muhammad. 2015. Peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam Mengembangkan Minat Baca Masyarakat Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Roekhan, M. Pd (II) Drs. Dwi Sugianto, M. Pd   Kata Kunci : taman bacaan masyarakat, minat baca   Taman bacaan masyarakat (TBM) merupakan lembaga yang menyediakan berbagai jenis bahan belajar, sebagai tempat penyelenggarakan pembinaan kemampuan membaca dan belajar. Minat baca adalah keinginan untuk menguasai bahan bacaan dalam menambah kompetensi diri dan mampu diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Skripsi ini membahas Peran Tama Bacaan Masyarakat Smart dalam Mengembangkan Minat Baca Masyarakat Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) minat baca masyarakat di sekitar Taman Bacaan Masyarakat Smart, (2) peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam mengembangkan minat baca masyarakat, (3) kendala yang dihadapi dalam mengembangkan minat baca masyarakat,. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan instrumen wawancara, instrumen observasi, dan instrumen dokumentasi dalam pengumpulan data. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa minat baca masyarakat di sekitar Taman Bacaan Masyarakat Smart masih terbilang sedang. Peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam mengembangkan minat baca masyarakat masih belum maksimal. Kendala dari dalam Taman Bacaan Masyarakat Smart meliputi  kurangnya integritas pengelola dalam bacaan dalam mengembangkan minat baca. Kendala dari luar Taman Bacaan Masyarakat Smart meliputi kurangnya perhatian dan pengawasan dari Pemerintah, minimnya tenaga relawan dalam membantu tugas dari Taman Bacaan Masyarakat Smart. Saran untuk pengembangan Peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam mengembangkan minat baca masyarakat Kecamatan Dau Kabupaten Malang diantaranya: (1) perlu ditambahkannya koleksi yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung Taman Bacaan Masyarakat Smart, (2) membuat program-program kerja yang lebih variatif dan inovatif dalam rangka untuk menjadikan Taman Bacaan Masyarakat Smart sebagai magnet di mata masyarakat dalam hal pusat sumber belajar sepanjang hayat, (3) penambahan tenaga relawan untuk membantu pengelola dalam proses pengembangan minat baca. Agar mampu menciptakan program-program dalam mengembangkan minat baca, (4) meningkatkan integritas pihak pengelola Taman Bacaan Masyarakat Smart agar mampu menciptakan taman bacaan masyarakat sebagai pusat sumber belajar dan masyarakat berbudaya baca.

    Pemanfaatan Perpustakaan STIKes Maharani Malang dalam Proses Penyusunan Skripsi Pada Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016.

    No full text
    ABSTRAK   Isthuufia, Ulfaa. 2015. Pemanfaatan Perpustakaan STIKes Maharani Malang dalam Proses Penyusunan Skripsi Pada Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016. Skripsi, Jurusan Sastra, Fakultas Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd, (II) Andi Asari, S.IP., S.Kom   Kata kunci: pemanfaatan perpustakaan, koleksi, layanan   Perpustakaan perguruan tinggi adalah perpustakaan yang terdapat pada perguruan tinggi, badan bawahannya, maupun badan yang berafilitasi dengan perguruan tinggi Perpustakaan perguruan tinggi bertujuan menunjang Tridharma. Tujuan penulisan skripsi ini yaitu (a) mendeskripsikan pemanfaatan koleksi di Perpustakaan STIKes Maharani Malang oleh mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016 dalam penyusunan skripsi; dan (b) mendeskripsikan pemanfaatan layanan di Perpustakaan STIKes Maharani Malang oleh mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016 dalam penyusunan skripsi. Pendekatan penelitian kualitatif, jenis deskriptif. Data penelitian ini berupa (a) pemanfaatan koleksi di Perpustakaan STIKes Maharani Malang oleh mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016 dalam penyusunan skripsi; dan (b) pemanfaatan layanan di Perpustakaan STIKes Maharani Malang oleh mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016 dalam penyusunan skripsi. Sumber data yaitu mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016 yang sedang melakukan penyusunan skripsi dan pustakawan STIKes Maharani. Instrumen pada penelitian ini menggunakan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Responden dalam pengumpulan data ini adalah mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Tahun Ajaran 2015/2016 yang sedang menyusun skripsi berjumlah 9 orang. Waktu wawancara dan observasi dilaksanakan pada September 2015. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, dapat dirumuskan beberapa kesimpulan sebagai berikut. Pertama, bentuk koleksi yang dimanfaatkan mahasiswa S1 Ilmu Keperawan yang sedang meyusun skripsi adalah bentuk koleksi tercetak. Jenis koleksi yang dimanfaatkan oleh mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan yang sedang menyusun skripsi, yaitu koleksi umum dan koleksi referensi. Pola pemanfatan koleksi perpustakaan oleh mahasiswa yaitu dengan cara mengambil buku dari rak membaca, membandingkan, menyimpulkan, dan merujuknya untuk penulisan skripsi. Kedua, layanan perpustakaan yang dimanfaatkan oleh mahasiwa S1 Ilmu Keperawan yang sedang meyusun skripsi adalah layanan ruang baca study carrel, layanan ruang baca kelompok, layanan referensi, layanan khusus. Layanan ruang baca study carrel ini dimanfaatkan bagi mahasiswa yang membutuhkan layanan yang lebih privasi. Layanan ruang baca kelompok dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk berdiskusi dan bertukar informasi terkait skripsi yang mereka kerjakan. Mahasiswa senang memanfaatkan layanan ruang kelompok karena mahasiswa lebih senang ke perpustakaan dengan teman-temannya. Layanan referensi dimanfaatakan oleh mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, untuk berkonsultasi dengan pustakawan terkait sumber informasi, koleksi perpustakaan, dan tata penulisan skripsi. Perpustakaan memberikan layanan khusus kepada mahasiswa yang sedang menyusun Karya Tulis Ilmiah yaitu memberikan kelonggaran peminjaman buku pada koleksi umum sebanyak 5 (lima) eksemplar. Saran dalam penelitian ini yaitu: (1) Perpustakaan STIKes Maharani hendaknya memperbanyak koleksi dalam bentuk audiovisual serta koleksi digital, (2) diharapkan perpustakaan mampu memberikan fasilitas wifi dengan bandwidth khusus di perpustakaan dengan koneksi yang lebih cepat dari tempat lain di STIKes, (3) perpustakaan hendaknya memiliki katalog agar proses temu kembali informasi dapat berjalan dengan baik, dan (4) diharapakan perpustakaan menambah jumlah SDM

    Sisiliyah Sri. 2015. Evaluasi Sarana dan Prasarana Perpustakaan MTs Negeri Kepanjen Berdasarkan Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011.

    No full text
    ABSTRAK   Andriani, Sisiliyah Sri. 2015. Evaluasi Sarana dan Prasarana Perpustakaan MTs Negeri Kepanjen Berdasarkan Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Sastra,  Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd., (II) Andi Ashari, S.IP, S.Kom, M.A.   Kata Kunci: Evaluasi, Sarana dan Prasarana, SNP 2011.   Tujuan penelitian ini adalah  mendeskripsikan sarana dan prasarana yang ada dan mengevaluasi sarana prasarana perpustakaan tersebut berdasarkan standar yang dikeluarkan Perpustakaan Nasional sebagai pedoman/acuan sebuah perpustakaan yaitu Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada November 2015 di Perpustakaan MTs Negeri Kepanjen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sarana utama yang sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011 meliputi, Rak Majalah, Rak Surat Kabar, Lemari Arsip/Petugas, Lemari Katalog, dan Meja Sirkulasi. Sarana yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011 meliputi, Rak Buku, Meja Baca, Kursi Baca, dan Meja Kerja. Sarana penunjang yang ada di Perpustakaan berupa komputer untuk petugas sudah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011 dimana perpustakaan harus menyediakan 1 komputer untuk petugas. Sarana pelengkap yang tersedia di Perpustakaan MTs Negeri Kepanjen ada 3 komponen yang tidak dengan Standar Nasional Perpustakaan. Sarana tersebut meliputi, Majalah Dinding, TV dan Pemutar CD/DVD. Belum terrealisasinya pengadaan sarana perpustakaan sehingga tidak sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011  dikarenakan terkendala masalah anggaran dana untuk perpustakaan. Prasarana ruang perpustakaan meliputi ruang sirkulasi, toilet, ruang koleksi, dan ruang kerajinan sudah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan tahun 2011. Ruang baca tidak memenuhi Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011 dikarenakan perpustakaan MTs Negeri Kepanjen tidak memiliki ruang baca yang menyediakan kursi dan meja baca. Hal ini dikarenakan pembangunan gedung perpustakaan yang didesain minimalis, sehingga ruangan untuk ruang baca yang disertai kursi dan meja baca masih belum terrealisasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti memberikan saran bagi Perpustakaan MTs Negeri Kepanjen bahwa kekurangan anggaran dana untuk pengadaan sarana bisa dinetralisir dengan menggunakan uang denda yang diperoleh dari denda keterlambatan/kehilangan  bahan pustaka setiap bulannya. Penerapan Standar Nasional Perpustakaan Tahun 2011 perlu segera diwujudkan secara menyeluruh, agar Perpustakaan MTs Negeri Kepanjen menjadi perpustakaan yang berstandar nasional

    Usability Website Repository Perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

    No full text
    ABSTRAK   Maimunah, Siti. 2016. Usability Website Repository Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (II) Taufik Kurniawan, SIP, MIP.   Kata Kunci: usability website, repository, evaluasi heuristik, perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang   Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang salah satu perpustakaan yang berkembang dalam layanan repository yang berisi tugas akhir mahasiswa yaitu skripsi, tesis dan disertasi. Adanya sebuah repository bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada penguna sebagai bahan rujukan. Mengakses repository dapat dilakukan dengan mengakses http://etheses.uin-malang.ac.id. Dalam mengkases repository, sistem dalam website repository tentunya sangat berpengaruh dalam memberikan kepuasan kepada pengguna. Oleh karena itu perlu dilakukannya uji ketergunaan/ usability website untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan pengguna dalam mengakses website repository. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat usability website repository Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan kendala-kendala terkait usability website repository Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode heuristik yang terdiri atas 10 variabel usability. Populasi penelitian ini adalah semua pengunjung perpustakaan pada tahun 2016, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden pengunjung perpustakaan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan kriteria telah mengetahui website repository Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Data penelitian ini diperoleh dari hasil angket, wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian tingkat usability website repository Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diperoleh dari responden sebesar 76% menyatakan keakuratan dari hasil penelusuran dengan kategori baik, sedangkan 58.5% dengan kategori cukup baik responden menyatakan masih belum memahami pencegahan terhadap kesalahan. Kendala terkait usability website repository yang diperoleh dari responden sebesar 56.25% menyatakan sering terjadi error/ file tugas akhir tidak dapat diunduh. Hal ini dikarenakan, tidak semua tugas akhir mahasiswa ingin dipublikasikan. Sehingga pengguna harus menghubungi admin perpustakaan untuk mengcopy file yang diinginkan dengan memenuhi syarat tertentu

    Pemanfaatan E-Resources untuk Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar

    No full text
    ABSTRAK   Wijayanti, Suci Restu. 2016. Pemanfaatan E-Resources untuk Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar. skripsi. Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd (II) Taufiq Kurniawan, SIP, M.IP   Kata Kunci: pemanfaatan, layanan e-resources, kebutuhan informasi, pemustaka   Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan intensitas pemanfaatan eresources terhadap jumlah artikel yang diperoleh oleh pemustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, (2) mendeskripsikan durasi waktu yang diperlukan dalam mengakses informasi e-resources terhadap jumlah artikel yang diperoleh oleh pemustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno (3) mendeskripsikan pemanfaatan jenis informasi oleh pemustaka terhadap ketersediaan koleksi e-resources di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan (4) mendeskripsikan pemanfaatan sumber informasi oleh pemustaka terhadap kesesuaian koleksi e-resources di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik. Populasi penelitian berjumlah 71143 orang yang diambil sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui (a) penyebaran angket, (b) observasi, (c) wawancara, dan (d) dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) intensitas pemanfaatan terhadap perolehan artikel e-resources oleh kurang dari setengah pemustaka (49%) memanfaatkan 1-2 kali dalam seminggu dengan lebih dari setengah pemustaka (51%) memperoleh e-resources 6-10 judul artikel. Frekuensi pemanfaatan e-resources oleh pemustaka mempunyai keterkaitan terhadap jumlah artikel e-resources yang diperoleh oleh pemustaka, (2) , kurang dari setengah pemustaka (35%) memerlukan waktu 20-25 menit dalam penelusuran informasi e-resources dengan lebih dari setengah pemustaka (51%) memperoleh informasi e-resources 6-10 judul artikel. Durasi waktu mengakses e-resources mempunyai keterkaitan terhadap jumlah artikel e-resources yang diperoleh oleh pemustaka, (3) kurang dari setengah pemustaka (45%) memanfaatkan informasi e-resources bidang teknik dengan kurang dari setengah (35%) ketersediaan subjek koleksi eresources memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Pemanfaatan jenis informasi e-resources terkait dengan ketersediaan koleksi e-resources di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan (4) kurang dari setengah pemustaka (36%) memanfaatkan sumber informasi e-resources EbscoHost dengan koleksi eresources sesuai dengan kebutuhan informasi kurang dari setengah pemustaka (37%). Pemanfaatan sumber informasi e-resources mempunyai keterkaitan terhadap kesesuaian koleksi e-resources

    0

    full texts

    161

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇