Jurnal Sosioteknologi
Not a member yet
    592 research outputs found

    TEKNOLOGI SPIRITUAL TERAPI PENYEMBUHAN KORBAN NARKOBA DAN PERAN PONDOK REMAJA INABAH (I) MALAYSIA DALAM PENGEMBANGAN TQN DI NEGERI MALAYSIA

    Get PDF
    Pondok Remaja Inabah (1) Malaysia adalah sebuah institusi yang bergerak dalam bidang perawatan dan penyembuhan korban narkoba dan penyalah gunaan obat-obat terlarang lainnya dengan menggunakan pendekatan tasawuf yakni Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah. Metode dan teknologi spiritual terapi penyembuhan tersebut diciptakan oleh mursyid TQN Pondok Pesantren Suryalaya yakni KH. A. Shohibul Wafa Tajul Arifin yang biasa dipanggil Abah Anom. Metode  dan teknologi terapi tersebut dibawa dan dikembangkan di Malaysia oleh Tuan Guru  Ustaz Zuki bin Syafi as-Syuja, murid  dan wakil talqin Abah Anom di Malaysia. Berdasarkan penelitian, teknologi spiritual terapi penyembuhan narkoba di Inabah Malaysia intinya adalah mengamalkan   mandi taubat, talkin, menjalankan salat baik yang wajib maupun yang sunat muakkad, an-nawafil dan zikrullah secara istiqomah. Tingkat kesembuhan korban narkoba yang dirawat di Inabah sangat tinggi yakni hampir seratus persen. Sedangkan lama terapi penyembuhan rata-rata 60 hari, tergantung pada kondisi keparahan anak bina itu sendiri. Jika sangat parah bisa diperpanjang hingga dua kali lipat, bahkan sampai satu tahun.  Inabah (1) Malaysia bukan hanya sebagai institusi penyembuhan dan perawatan korban narkoba tetapi juga sebagai pusat pengembangan TQN  di Malaysia. Melalui Pondok Remaja Inabah (1) yang berada di negeri bagian Kedah Darul Aman, TQN menyebar ke seluruh negeri bagian Malaysia.  Bermacam latar belakang masyarakat datang ke Pondok Inabah (1) Malaysia, tetapi pada ahirnya mereka belajar zikir yang merupakan  inti ajaran  TQN dan mengamalkannya di daerah maing-masing.

    HUMAN/MACHINE: THE FUTURE OF OUR PARTNERSHIP WITH MACHINES

    Get PDF
    In the past ten years, the mainstream media suggests that we should worry that smart machines might steal away specific jobs. If the case is about millions of jobless due to smart machines which are capable of carrying out cheaper and more efficient tasks, this has increased the list of 21st century fears. It is worth remembering that the process itself goes back a long way. I feel a little

    ANALISIS KEBERLANJUTAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN TAMBAK UDANG PUTIH SISTEM INTENSIF DI PESISIR SELATAN JAWA BARAT

    Get PDF
    Keberadaan industri tambak udang putih (Litopenaeus vannamei) sistem intensif di Pesisir Selatan Jawa Barat memiliki kontribusi yang signifikan memberikan manfaat terhadap kemajuan sektor akuakultur Indonesia, daerah, dan masyarakat sekitar. Meskipun pertumbuhannya sangat cepat, industri ini menghadapi beberapa kendala dalam keberlanjutannya seperti penurunan kualitas air, penyakit, dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status keberlanjutan dan selanjutnya merumuskan strategi pengelolaan tambak udang putih sistem intensif untuk industri. Penelitian ini menggunakan metode RAPFISH-MDS (Rapid Appraisal for Fisheries"“Multidimensional Scaling) dan metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Responden ditentukan dengan cara purposive sampling. Berdasarkan hasil kajian keberlanjutan dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial, dan teknologi menunjukkan bahwa nilai indeks keberlanjutan tambak udang putih intensif di Pesisir Selatan Jawa Barat sebesar 63,91. Penyusunan strategi pengelolaan menghasilkan 12 strategi alternatif dengan tahapan implementasi jangka pendek, menengah, dan panjang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa status keberlanjutan tambak udang putih adalah cukup berkelanjutan dan untuk meningkatkan status keberlanjutannya diperlukan strategi pengelolaan yang berfokus pada perbaikan sistem intensifikasi tambak udang dengan kepadatan tebar benur ditingkatkan, perbaikan kualitas air dengan monitoring yang kontinu, perbaikan manajemen penyakit, serta penggunaan probiotik yang tepat dengan tidak adanya bahan pencemar dan energi listrik yang tersedia

    MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN MELALUI GERAKAN PANGAN LOKAL: STUDI KASUS DI KOTA BANDUNG

    No full text
    Tulisan ini berangkat dari kesadaran bahwa sistem pangan global memiliki dampak negatif bagi ketahanan pangan masyarakat lokal dan lingkungan hidup, khususnya di daerah perkotaan. Sebagai solusi, banyak penelitian di seluruh dunia bergerak menuju Gerakan Pangan Lokal (Local Food Movements) untuk memitigasi dampak-dampak negatif tersebut. Merujuk pada keberhasilan penelitian partisipatif yang dilakukan oleh anggota tim peneliti sebelumnya di kota lain, penelitian ini bertujuan memetakan potensi sosial dari kota Bandung di dalam tumbuhkembangnya sistem pangan lokal dalam berbagai bentuknya. Tulisan ini mengkategorikan berbagai inisiatif pangan lokal menjadi: (1) kebun organik dan permakultur, (2) artisan lokal, (3) outlet dan pasar, (4) pusat edukasi dan wisata, serta (5) kebun komunitas; serta membandingkannya dengan bagaimana inisiatif serupa berkembang di negara-negara lain di berbagai belahan dunia. Tulisan ini ditutup dengan kesimpulan bahwa telah terjadi evolusi di dalam komunitas pangan di Bandung dari mulai suatu inisiatif menuju jejaring dan gerakan, yang memiliki tujuan yang jelas untuk membangun ketahanan pangan di dalam pengertian yang luas, yaitu ketahanan individu dan masyarakat yang dibangun melalui pangan

    PERAN AUGMENTED REALITY DALAM MENINGKATKAN PERSEPSI VISUAL GENERASI DIGITAL NATIVE

    Get PDF
    Perkembangan teknologi beriringan dengan perkembangan media. Augmented reality (AR) merupakan sebuah sistem terintegrasi antara elemen digital dengan dunia nyata secara realtime. Media picture book kini dapat dinikmati oleh generasi digital native seolah-olah hidup dan bergerak secara 3 dimensi dengan sistem AR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran AR dalam meningkatkan persepsi visual generasi digital native. Metode eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dipakai pada penelitian ini. Wawancara dan diskusi secara langsung dengan setiap subjek pada kelompok eksperimen pertama dan kedua. Kedua kelompok mendapat perlakuan berbeda dengan harapan hasil yang didapat akan berbeda sehingga analisa terhadap peluang dan kemungkinan menjadi terbuka. Teori persepsi visual dari Gestalt sangat berperan dalam membantu menganalisa temuan eksperimen. Temuan dalam penelitian ini berupa persepsi visual generasi digital native terbentuk dari: persepsi bentuk, persepsi kedalaman, persepsi gerak dan persepsi konstanta. Simpulan dari penelitian ini adalah AR memiliki peran dalam meningkatkan persepsi visual generasi digital native

    PENGARUH WAKTU LATIHAN TERHADAP KAPASITAS VITAL PARU DITINJAU DARI PARAMETER METEOROLOGI

    Get PDF
    Pusat Olahraga Lebak Siliwangi atau Sarana Olahraga Ganesa (SARAGA) ITB merupakan miniatur dari Kota Bandung karena berada di daerah cekungan dan memiliki kecenderungan terpapar polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor. Dengan demikian perlu dilakukan kajian tentang efek polusi udara terhadap kesehatan masyarakat yang melakukan aktifitas olahraga di SARAGA  ITB. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode observasional studi. Sampel adalah para pengunjung  yang SARAGA yang rutin berolahraga pada pagi, siang, dan sore hari sebanyak 30 orang dengan menggunakan purposive sampling yang diukur kapasitas vital parunya sebelum dan sesudah berolahraga dengan alat Spirometer contecTM  SP10. Pada  Masing-masing waktu latihan diukur parameter meteorologi yaitu PM2.5 (polusi) dengan  Laser Egg Origins Smart Air Quality Monitor, Suhu, dan Kelembaban  menggunakan alat Weather Station W200. Hasil Nilai berturut-turut dari parameter meteorologi  yaitu PM2.5, Suhu, dan Kelembaban ditinjau dari waktu latihan yaitu pagi, sore, dan malam adalah pagi PM.2.5 (10), Suhu (280C), Kelembaban (55%); sore PM.2.5 (29), Suhu (25.10C), Kelembaban (77%); malam PM.2.5 (94), Suhu (21.70C), Kelembaban (89%).  Sedangkan kapasitas vital paru untuk ketiga waktu latihan (pagi, sore, dan malam) mengalami penurunan sesaat yang signifikan, dengan nilai pagi (3.49:3.22),sore (3.48:3.20),malam (3.58:3.39).  Kesimpulan Trend paparan dominan polusi  tertinggi di Saraga ITB terjadi pada malam hari, peningkatan paparan polusi malam hari disebabkan oleh meningkatnya arus lalu lintas kendaraan di jalan Siliwangi. Suhu dan kelembaban dari ketiga waktu latihan berkorelasi dengan penurunan kapasitas vital paru

    PENGEMBANGAN DESAIN BATIK KONTEMPORER BERBASIS POTENSI DAERAH DAN KEARIFAN LOKAL

    Get PDF
    Pasar nasional, regional, dan internasional menampilkan batik sebagai subjek representasi Indonesia dengan nilai-nilai dan makna luhur. Kemajuan teknologi informasi memberikan peluang tanpabatas untuk pengembangan batik. Permasalahan muncul ketika praktisi, pemerintah, pemegang modal,dan akademisi mendapat tantangan dari pasar untuk menampilkan kebaruan. Tantangan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas batik di era industri kreatif. Pengusaha dan perajin batik berperan menjawab tantangan dengan inovasi pengembangan produk.Kebaruan konsep pengembangan desain batik kontemporer Indonesia secara garis besar terletak pada potensi unggulan daerah dan kearifan lokal masyarakat. Konsep pengembangan berbasis kearifan lokal bersifat strategis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menggunakan pendekatan budaya visual, dari aspek fenomena sosial dan pasar. Penerapan konsep pada sentra usaha dan batik di seluruh Indonesia efektif menjaga keberlangsungan usaha batik. Ciri khas disesuaikan dengan potensi unggulan dan budaya tradisi serta menambahkan unsur tren di masyarakat.  National, regional and international markets represented batik as Indonesian heritage with supreme values and meanings. Information technology progress provides unlimited opportunities for batik development. Problems arise when practitioners, government, capital holders and academics was challenged by the market to display novelty and sanity. The purpose of this challenge is to improve batik's quality and quantity in the creative industries era. Entrepreneurs and batik artisans respond to this challenge with product innovations. The novelty of developing Indonesian contemporary batik design concept was broadly shown in the superior potential aspect of region and communities local wisdom. The concepts of local wisdom-based development are strategic. This research used qualitative method, visual culture approach from social phenomena and market aspect. That application works out into business centers and batik clusters. It is effective to maintain the sustainability of batik business in Indonesia. Finally, batik's characters are adapted to superior potential, traditional culture, and added elements of trends in society

    STRATEGI PENYELESAIAN PENDAFTARAN TANAH DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN FIT FOR-PURPOSE LAND ADMINISTRATION

    Get PDF
    Pelaksanaan pendaftaran tanah yang pernah dilakukan masih belum efektif dalam menyelesaikan pendaftaran tanah di Indonesia, maka diperlukan terobosan baru untuk mempercepat penyelesaian pendaftaran tanah. Fit-For-Purpose Land Administration (FFP-LA) sebagai suatu pendekatan pelaksanaan pendaftaran tanah, memberikan terobosan baru pada penyelesaian pendaftaran tanah dengan waktu yang cepat dan biaya yang murah. Adanya prosedur pelaksanaan pendaftaran tanah yang lebih sederhana, fleksibel, tidak mengandalkan akurasi, dan pengumpulan data fisik dengan metode pemetaan partisipatif menggunakan foto udara/citra satelit, membuat pelaksanaan pendaftaran tanah dengan pendekatan FFP-LA menjadi lebih cepat dan murah. Melalui pengembangan matriks TOWS yang berdasarkan pendekatan FFP-LA, menghasilkan 12 (dua belas) strategi yang terdiri dari 4 (empat) poin penting, antara lain terkait dengan (1) peningkatan kualitas sumber daya manusia; (2) peningkatan kerjasama dan koordinasi eksternal dengan instansi/lembaga pemerintah lainnya, swasta, institusi akademik, dan masyarakat; (3) optimalisasi pemanfaatan teknologi; dan (4) penataan peraturan dan tata kerja pendaftaran tanah

    IDENTIFIKASI MINAT GENERASI Z TERHADAP RAGAM HIAS BATIK BELANDA

    Get PDF
    Abad ke-21 adalah waktu saat orang hidup dalam dunia digital culture. Setiap aktivitas yang dilakukan masyarakat selalu berkaitan dengan teknologi digital dan internet. Hal ini mengakibatkan akses informasi dapat diperoleh secara mudah, bebas, dan luas. Hal ini berdampak pada generasi muda, terutama generasi Z, yang lebih memilih menikmati produk budaya dari luar negeri, dibandingkan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana minat generasi Z terhadap ragam hias batik Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kajian pustaka dan kuesioner. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur minat kaum muda terhadap ragam hias batik Belanda. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan kaum muda menyukai batik Belanda karena memiliki gambar dengan pewarnaan yang sangat halus dan indah. People in 21st century are dealing with and living in digital culture society. Most of their daily activities relate to digital technology and internet which provide convenient, fast, free, and broad access to information. The huge information access facilitates the young generation especially Generation Z who have much interest in global-worldwide phenomena than local culture. This research aims to identify the interest of Gen Z in batik Belanda decoration. The research is based on quantitative method. Data collection is performed through literature and questionnaire approach. The purpose of this research is to measure the Gen Z preference or interest in batik Belanda. The result of this research concludes that the Gen Z have much interest in batik Belanda decoration because batik Belanda design and colors are very soft and beautiful

    FILM INDIE SEBAGAI MEDIA PENUNJANG KEHIDUPAN SOSIAL-BUDAYA DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM

    Get PDF
    Film merupakan media komunikasi yang amat lekat dengan kehidupan manusia. Dalam konteks manajemen produksi film, terdapat konsep major label (film yang mengutamakan aspek ekonomi) dan indie label (film yang mengutamakan idealisme). Di Nanggroe Aceh Darussalam, film indie menjadi salah satu media informasi dan hiburan bagi seluruh lapisan masyarakat. Tujuan riset ini adalah untuk mengungkap fenomena film indie yang berperan sebagai media penunjang kehidupan sosial-budaya di Nanggroe Aceh Darussalam. Riset ini menggunakan metode studi kasus bersifat deskriptif dengan data yang berjenis kualitatif. Hasil riset menunjukkan film indie dokumenter nonfiksi di Aceh digunakan sebagai media advokasi, literasi informasi, dan sosialisasi masyarakat Aceh, sedangkan film indie fiksi komersial di Aceh digunakan sebagai media hiburan dan pelepas stres masyarakat Aceh. Film is a communication medium that is very closely related to human life. In the context of film production management, there is a concept of major labels (films that prioritize economic aspects) and indie labels (films that prioritize idealism). In Nanggroe Aceh Darussalam, indie films became one of the media of information and entertainment for all levels of society. The purpose of this research is to uncover the phenomenon of indie film that acts as a medium to support socio-cultural life in Nanggroe Aceh Darussalam. This research uses descriptive case study with qualitative data. The research results show that non-fiction documentary indie films in Aceh are used as a medium for advocacy, information literacy, and the socialization of Acehnese society, while commercial fiction indie films in Aceh are used as entertainment and stress relief media for Acehnes

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sosioteknologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇