Jurnal Komputer Terapan
Not a member yet
223 research outputs found
Sort by
Aplikasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Gangguan Pernafasan Pada Anak Menggunakan Metode CF (Certainty Factor)
Sangat sulit untuk mendapatkan besarnya kepercayaan atau certainty factor (CF) terhadap gejala yang dialamipenyakit pada anak. Dalam penelitian ini, peneliti mengusulkan suatu metode penghitungan besarnya CF pengguna pada aplikasi sistem pakar untuk evaluasi gangguan pernafasan pada anak dimana penentuan penyakit dengan menggunakan metode certainty factor (CR). Dengan menggunakan metode ini, diharapkan sistem pakar akan menjadi lebih mudah digunakan karena orang tua cukup memasukkan gejala penyakit yang dialami. Sistem secara otomatis akan menghitung nilai CF pengguna. Nilai CF diperoleh dengan menghitung rata-rata gejala yang dimasukkan oleh orang tua terhadap aturan yang diberikan oleh pakar. Metode Certainty factor ini sudah diimplementasikan dalam sistem pakar untuk evalusi gangguan pernafasan pada anak yang dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 dan basis data Microsoft Access .  Kata kunci : Sistem Pakar , Certainty Factor , Gangguan Pernafasan pada ana
Deteksi Keypoint pada Markerless Augmented Reality untuk Design Furniture Room
Metode yang digunakan oleh AR ini adalah menggunakan sistem melacak dan deteksi marker sebagai trigger untuk menampilkan benda virtual melalui media visual (kamera).Marker yang digunakan pada penelitian ini termasuk Markerless yang dideteksi menggunakan metode SIFT. Pengujian dilakukan dengan meletakkan brosur yang bertindak sebagai markerless yang diletakkan pada sebuah ruangan kemudian kamera akan mengarahkan ke arah brosur tersebut. Brosur yang bertindak sebagai image target dalam penelitian ini dilakukan 4 gambar. Parameter yang diuji adalah jumlah keypoint dan matching dengan kondisi jarak,rotasi,sudut pandang( derajat ) dan cahaya. Berdasarkan pengujian didapat hasil dari jumlah keypoint dan matching, terdeteksi dengan nilai matching diatas 39,sedangkan tak terdeteksi dengan nilai dibawah range nilai matching tersebut
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Reward kepada Karyawan Bandar Udara Silampari Lubuklinggau Menggunakan Metode Composite Performance Index(CPI)
Ketika penulis melakukan penelitian Pada Bandar Udara Silampari Kota Lubuklinggau penulis mendapati bahwa Bandar Udara Silampari tidak ada kegiatan pemberian reward kepada karyawan, sehingga kinerja karyawan hanya standar-standar saja. Hal ini dikarenakan tidak adanya suatu hal yang dapat memotivasi mereka untuk meningkatkan kinerja diatas standar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sebuah sistem pendukung keputusan pemberian reward yang dapat meningkatkan semangat, motivasi, dan profesionalisme di bandar udara silampari kota lubuklinggau. Penghargaan ini berupa sertifikat dan bonus (uang) yang diberikan kepada seseorang pada setiap tahunnya karena sudah memiliki kinerja yang melampaui standar yang telah ditetapkan oleh Bandar Udara Silampari yang mencangkup komunikator (kemampuan bicara), prilaku (kesopanan), kerapian (pakaian), absensi (kehadiran) dan tanggung jawab (pekerjaan). Melihat dari kriteria untuk mendapatkan reward ini memiliki skala penilaian yang berbeda-beda, maka metode perhitungan yang digunakan adalah Composite Performance Index (CPI). CPI mampu mentransformasikan skala yang berbeda menjadi nilai yang seragam sehingga diperoleh nilai alternatif. Alternatif-alternatif yang sudah terurut nilai tersebut akan membantu pengambilan keputusan sehingga memiliki penilaian yang sama terhadap satu alternatif
Rancang Bangun Aplikasi Data Mining untuk Memprediksi Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Berbasis Web dengan Algoritma K-NN (Studi Kasus: SMKN 2 Pekanbaru)
Curriculum 2013 (K-13) was first announced in 2014 which has been applied to number of schools. Preparation of this new curriculum by the government aimed at making education in Indonesia is not only focused on cognitive aspects or skills possessed, but also at students\u27 interest and motivation. Unfortunately, behind the goal, there are issues occured in the school during the application of K-13. Those are input process and values conversion that takes relatively much time. The things are caused by the dissimilarity of the standards and the assessment scale between current curriculum with the previous one. Meanwhile, the academic system running in schools is still pretty conventional. Therefore, this research will construct an application which have capability to handle the things. Beside those additional features, this research is build an application in order to apply the data mining with k-NN algorithm to predict students learning outcomes based on certain subjects. Data source that used in this research were consisted into 500 data training that covered up all classes or labels. Testing methods which have been applied are black box testing and confusion matrix. There are 3 techniques of black box testing that applied in order to test the system functionality according to its input values. Those are equivalence class partitioning, boundary value analysis and decision table based testing. Meanwhile in confusion matrix, it has been done 3 times testing according by k value in k-NN algorithm. With k-5 acquired accurate rate 79.34%, k-10 with accurate rate 62.67%, then k-15 with accurate rate 64%. Thus, information that can conluded from those testing methods is the algorithm with k-5 is more accurate than any others
Decision Support System Untuk Penilaian Kinerja Guru Dengan Metode Profile Matching
Dengan menerapkan metode Profile Matching untuk penilaian Kompetensi Pedagogik sebagai proses penilaian kinerja Guru berprestasi untuk lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Madiun dapat meningkatkan obyektifitas dan akurasi data. Data-data yang dikumpulkan merupakan data riwayat penilaian kinerja Guru berupa dokumen dan pernyataan serta data pendukung berupa dokumen aturan-aturan dan tata laksana proses penilaian kinerja guru berprestasi. Berdasarkan pengujian sistem didapatkan tingkat akurasi penilaian dengan tiga sampel alternatif memiliki nilai hasil rata-rata sebesar 95,67 % yang dihitung dari membandingkan dengan rata-rata hasil akhir penilaian kompetensi pedagogik secara manual. Selisih angka rata-rata 4,33% lebih kecil karena mekanisme pengambilan keputusan dengan metode profile matching mengasumsikan bahwa terdapat tingkat variabel prediktor yang ideal yang harus dipenuhi oleh subyek. Penilaian menggunakan Profile Matching memiliki tingkat obyektifitas yang lebih baik karena untuk mengukur nilai setiap indikator variabel penilaian diturunkan lagi dengan sub-indikator dan dibobotkan dengan menggunakan parameter penilaian serta dihitung dengan menggunakan mekanisme pengambilan keputusan dengan mengasumsikan bahwa terdapat tingkat variabel prediktor yang ideal yang harus dipenuhi oleh subyek. Berbeda dengan proses penilaian manual yang hanya memasukkan nilai tingkat keterpenuhan dari setiap indikator dengan menuliskan angka dan dihitung hanya dengan menjumlahkannya
Model E-Government Pada Wilayah Administrasi Pemerintahan Tingkat Kelurahan
Belum sepenuhnya pemerintahan lokal di Indonesia menjadikan e-Government sebagai ujung tombak pemerintahan. Padahal, dengan komitmen yang kuat dari pemimpin daerah, penerapan TIK dapat menjawab tantangan global (seperti: Pasar Bebas ASEAN) dan kebutuhan akan menarik investor dan wisatawan untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut [1]. Penelitian ini bermaksud untuk melakukan kajian e-Government dengan fokus pengembangan pada pemerintahan lokal setingkat Kelurahan sebagai pondasi dasar pelayanan publik dan menjadi “pintu gerbang†untuk pengolahan administrasi hingga tingkat pemerintahan diatasnya. Dengan melakukan proses identifikasi ruang lingkup kelurahan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi maka diperoleh usulan Model e-Government, dan Future Portfolio. Hasil dari penelitian ini adalah usulan model e-Government yag terdiri dari: cataloguing (berupa website kelurahan), transaction (berupa e-administration dan e-service), vertical integration (berupa Document management system, Archive System, Digital signature, e-Protection, Incident Management System, Mobile Monitoring System) dan horizontal integration (berupa:. Dashboard information system dan Geographic Information System
Pendekatan Metodologi Extreme Programming pada Aplikasi E-Commerce (Studi kasus Sistem Informasi Penjualan Alat-alat Telekomunikasi)
Metode pengembangan perangkat lunak yang berkembang saat ini beralih kepada metode yang lebih sederhana, yaitu dikenal dengan Agile. Agile merupakan metode pemodelan perangkat lunak yang mengutamakan fleksibilitas terhadap perubahan-perubahan yang terjadi selama proses pembangunan perangkat lunak. Bahkan perubahan dapat dilakukan pada saat fase terakhir.Extreme Programming atau XP merupakan salah satu metode Agile yang berbeda dari metode Agile yang lain. XP tidak memiliki dokumentasi formal selama proses pembangunannya. Tahapan-tahapan yang harus dilalui dengan XP yaitu, tahapan eksplorasi, perencanaan, iterasi pengembangan sistem, dan tahap produksi akhir. Pada tugas akhir ini XP digunakan untuk membangun aplikasi e-Commerce dengan studi kasus Sistem Informasi Penjualan Alat-alat Telekomunikasi dengan prinsip Business to Customer (B2C). E-Commerce adalah sistem penjualan berbasis online yang diperuntukan bagi penjual yang ingin mengembangkan kegiatan jual beli perusahaan mereka. Penjual yang menjual langsung barang dagangan kepada customer merupakan prinsip B2C yang digunakan pada pembangunan e-Commerce ini.Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa dokumentasi perancangan sistem hanya dilakukan pada tahap awal pembangunan yaitu tahap eksplorasi dan tahap perencanaan. Kemudian apabila terjadi perubahan pada saat pembuatan aplikasi, perancangan sistem tidak akan diubah, hanya sistem yang sedang dibangun saja yang berubah. Dapat dikatakan bahwa bahwa XP tidak memiliki dokumentasi formal yang dapat digunakan sebagai alat ukur bahwa aplikasi sudah selesai dibangun, namun aplikasi dikatakan selesai apabila klien tidak membutuhkan penambahan requirements pada aplikasi.Penambahan atau perubahan requirement ini tidak dibatasi, sehingga apapun keinginan klien akan dipenuhi. Hal ini membuat developer harus bisa mengatasi permintaan klien, yang tidak jarang developer menemukan kesulitan untuk mengatasi permintaan tersebut. Kesulitan ini dapat berupa kode program yang sulit untuk di temukan untuk mengembangkan sistem, dan perubahan data pada tabel database yang mengharuskan developer membangun ulang tabel pada database
Sistem Pendukung Keputusan Metode AHP dalam Penentuan Seseorang Beresiko Terkena Penyakit Ginjal
Penyakit ginjal dapat meningkatkan resiko kematian bagi penderita dan dapat juga menjadi pemicu timbulnya penyakit jantung dan penyakit hipertensi. Apabila gejala diketahui sedini mungkin, penderita dapat mengubah atau menyesuaikan gaya hidup sehat. Jika kondisi tersebut dan hidup sehat dapat diwujudkan, potensi menderita sakit gagal ginjal sangat kecil. Dengan demikian diperlukan suatu kemampuan analisa yang akurat dalam menentukan keadaan ginjal seseorang sebagai langkah awal penentuan resiko penyakit ginjal tersebut. Penelitian ini akan dibangun Sistem Pendukung Keputusan Metode AHP Dalam Penentuan Seseorang Beresiko Terkena Penyakit Ginjal. Hasil dari penelitian ini diharapkan sistem dapat dimanfaatkan lebih lanjut oleh para tenaga medis dalam memberikan informasi tentang resiko penyakit ginjal kepada para pasien.Â
Rancang Bangun RAPS dalam Mengukur Tingkat Partisipasi Belajar pada Teknik Pembelajaran Think-Pair-Share
RAPS adalah sebuah sistem yang dapat menilai tingkat partisipasi peserta didik dalam berkolaborasi dilingkungan forum diskusi online. Berbagai penelitian telah banyak dilakukan untuk membentuk peserta didik agar aktif dan kreatif dalam memberikan ide ataupun pengetahuan di online collaborative learning (OCL). Pada penelitian ini akan membahas tentang perancangan dan pembangunan RAPS serta dengan mengimplementasikan salah satu teknik pembelajaran kolaboratif Think-Pair-Share. Think-Pair-Share digunakan agar peserta didik aktif berinteraksi dengan grup pasangannya dalam membahas suatu topik diskusi daripada secara individual dan mampu berbagi ide serta pengetahuan dengan sesama peserta didik lainnya. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa RAPS dapat membantu pendidik mengukur tingkat partisipasi peserta didik terhadap suatu forum diskusi onlin
Analisa Performansi Server Cloud Berbasis Proxmox Ve untuk Multi Server dan Multi Platform pada Praktikum Administasi Jaringan Komputer
Cloud Computing merupakan salah satu teknologi yang banyak dipergunakan saat ini pada skala industri dan perusahaan. Cloud Computing menyediakan banyak layanan yang dapat digunakan oleh pengguna, seperti layanan email, media penyimpanan, dns dan sebagainya. Cloud Computing dibangun menggunakan virtualisasi sehingga membuat server menjadi abstrak dan dapat diakses darimana saja. Saat ini praktikum Administrasi Jaringan Komputer pada Politeknik Caltex Riau masih menggunakan Software Virtualisasi seperti VMWare atau VritualBox yang merupakan aplikasi yang berjalan diatas Sistem Operasi, sehingga masih diganggu dengan masalah virus, kehilangan data dan konfigurasi, serta tidak stabilnya hubungan jaringan antara virtual mesin dan host, dan juga hubungan dengan komputer lain didalam jaringan. Sehingga dirancang dan diterapkan sebuah sistem virtualisasi terpusat menggunakan Cloud Computing berbasis Virtual Mesin yang mampu membangun Multi Server (DNS, WEB, Mail dan FTP), sehingga perkuliahan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kondisi jaringan client server yang sebenarnya. Sistem ini diterapkan pada 3 Kelas Teknik Informatika dengan total 90 node. Setiap kelompok kelas dan mahasiswa memiliki server masing-masing, dengan 30 node pada setiap kelas, menggunakan Sistem Operasi Linux dan dengan kondisi topologi jaringan yang sudah sesuai dengan jaringan client server sebenarnya, yang kemudian dianalisa performansi dari server cloud dalam hal penggunaan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan multi server dan multi platform