Jurnal Komputer Terapan
Not a member yet
223 research outputs found
Sort by
Analisi Data Eksploratori Kritis untuk Dataset Prediksi Stroke
Stroke is a significant global health concern, requiring an in-depth understanding of the complex factors contributing to its occurrence. Age, body mass index (BMI), and average glucose levels are critical factors in stroke etiology. This study employed exploratory data analysis techniques to investigate the relationships between variables in a stroke prediction dataset. The research methodology included (1) dataset description, (2) data preprocessing, (3) exploratory data analysis, and (4) interpretation. Descriptive statistical analysis provided insights into the dataset\u27s composition and variability, while data preprocessing techniques handled missing values and facilitated feature extraction. Based on exploratory data analysis, significant relationships were found between age, hypertension, heart disease, average glucose levels, and stroke. However, BMI showed a less significant role in stroke. These findings contribute to a better understanding of the factors contributing to stroke risk and may aid in developing more effective prevention strategies.Stroke merupakan perhatian kesehatan global yang signifikan, membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor kompleks yang berkontribusi terhadap terjadinya stroke. Usia, indeks massa tubuh (IMT), dan rata-rata tingkat glukosa telah diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam etiologi stroke. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data eksploratori untuk mengeksplorasi hubungan antar variabel dalam dataset prediksi stroke. Metodologi penelitian meliputi (1) deskripsi dataset, (2) pra-pemrosesan data, (3) analisis data eksploratori, dan (4) interpretasi. Melalui analisis deskriptif statistik, kami mendapatkan wawasan tentang komposisi dataset dan variabilitasnya, sementara teknik pra-pemrosesan data membantu mengatasi nilai yang hilang dan memfasilitasi ekstraksi fitur. Berdasarkan analisis data eksploratori, kami menemukan hubungan yang signifikan antara usia, hipertensi, penyakit jantung, rata-rata tingkat glukosa, dan stroke. Namun, peran IMT terhadap stroke menunjukkan tingkat signifikansi yang lebih rendah. Temuan ini memberikan kontribusi penting untuk pemahaman tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap risiko stroke dan dapat membantu dalam pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif
IMPLEMENTATION OF SYSTEM USABILITY SCALE IN THE DOCTOR APPOINTMENT APPLICATION DEVELOPMENT USING THE SCRUM METHOD
Healthcare facilities often face long queues and extended waiting times, disrupting the service process and increasing the risk of spreading infectious diseases. To address these challenges, this study utilized Scrum methodology to develop a Doctor Appointment application based on the Progressive Web Application (PWA). System usability testing uses the System Usability Scale (SUS) to ensure user-friendliness. The application includes doctor schedules, appointment booking, service status checking, and a visit history review. It is integrated with the Emesys system from PT Bigs Integrasi Teknologi, which serves as the case study location. The implementation of Scrum involved various stakeholders, including end-users, leading to improved team coordination and accountability through five planned sprints. The SUS testing results showed an average score of 78.58 from 30 respondents, indicating a high level of usability approaching the excellent category. This suggests that users are satisfied with the ease of use and overall application experience. However, further evaluation revealed that users may require some time to adapt to the application
A Pengukuran Data Sampel Berat dan Panjang Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Berbasis Citra Digital Menggunakan Metode ChessBoard: Uji homogenitas pada data sampel udang
Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) cultivation is a prominent aquaculture activity in Indonesia. This study introduces a digital image-based method for measuring shrimp weight and length, enhancing the traditional anco technique. The Chessboard distance method was employed to accurately measure curved objects like shrimp bodies. A homogeneity test assessed whether manual measurement data and pixel-based data for weight and length shared similar variation distributions. For shrimp weight, the F-test yielded a value of 0.000000028, significantly smaller than the critical F value of 0.817796464 at a 5% alpha level, indicating no significant difference in variation between the variables. Similarly, shrimp length data produced an F value of 0.0001174, also below the critical value of 0.8175241. These results confirm that both variables—weight and length—show no significant variation differences between manual and pixel-based methods. The findings validate the digital image-based approach as a reliable method for predicting shrimp size, offering an accurate and efficient alternative for Vaname shrimp measurement.Budidaya udang Vaname (Litopenaeus vannamei) adalah kegiatan budidaya akukultur yang banyak dilakukan di Indonesia. Dalam budidaya udang dikenal dengan teknik sampling yaitu mengambil udang didalam tambak yang kemudian diukur berat dan panjangnya. Teknik sampling dilakukan dengan dua cara, yaitu sampling dengan anco dan sampling jala. Proses sampling dengan anco yang dilakukan cukup lama berdampak pada penurunan kualitas dan kesehatan udang. Disisi lain pengambilan sampel udang menggunakan sistem jala juga memiliki kelemahan lain, yaitu udang bisa terluka karna benturan dengan pematang. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pengambilan sampel berat dan panjang udang yang lebih cepat, akurat dan terdokumentasi dengan baik. Sistem yang dikembangkan merupakan perbaikan dari teknik anco dimana sampel udang dilakukan dengan mengambil langsung gambar udang pada anco yang terhubung pada smartphone. Pengukuran sampel udang vaname dilakukan dengan pemroses citra digital dengan basis pixel untuk menghitung berat dan panjang udang. Metode yang digunakan adalah metode chessboard yang memungkinkan dapat mengukur objek citra digital meskipun objek melengkung seperti udang. Proses pengujian Homogenitas dilakukan untuk menguji apakah data hasil pengukuran manual dengan data jumlah pixel berat dan panjang udang memiliki distribusi variasi yang sama (Homogen). Hasil proses uji terhadap data berat udang didapatkan hasil uji dengan nilai F 0.000000028 jauh lebih kecil dari nilai F critical yaitu 0.817796464 dengan nilai alpha 5%. Hal ini menunjukkan bahwa variasi dua variabel tidak berbeda secara signifikan (Homogen). kemudian hasil proses uji dengan data panjang udang menunjukan bahwa hasil uji F sebesar 0.0001174 jauh lebih kecil dari nilai F critical yaitu 0.8175241dengan nilai alpha 5%. Hal ini menunjukkan bahwa variasi antara dua variabel tidak berbeda secara signifikan (Homogen). Dari hasil proses uji homogenitas pada variabel berat dan jumlah pixel kemudian variabel panjang dan panjang pixel tidak ada perbedaan signifikan dalam variasi antara variabel. Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan prediksi ukuran udang vaname
Pengujian Kualitas Coding Pada Aplikasi Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru Menggunakan Code Smell Tools
Kualitas dari kode program akan mempengaruhi kemampuan perangkat lunak untuk dapat mudah dimodifikasi dan dikembangkan serta dipelihara. Code smells merupakan suatu karakteristik dari perangkat lunak yang mengindikasikan permasalahan pada kode dan desain perangkat lunak yang mengakibatkan perangkat lunak sulit untuk dikembangkan dan dilakukan pemeliharaan. Deteksi code smell perlu dilakukan agar dalam pengembangan kedepannya aplikasi dapat lebih mudah dimodifikasi dan dikembangkan. Deteksi code smell dalam sebuah aplikasi dapat membantu programmer untuk mengidentifikasi adanya rancangan kode program yang dapat menyulitkan kedepannya untuk dilakukan modifikasi dan pengembangan. Pendeteksian Code Smell pada aplikasi Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru dilakukan karena adanya permintaan kebutuhan untuk perbaikan dan penambahan fitur dari Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru. Permintaan perbaikan dan penambahan fitur pada aplikasi Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru dilakukan berdasarkan hasil evaluasi aplikasi sebelumnya yang dilakukan oleh pihak DLHK Kota Pekanbaru kepada 10 Bank Sampah Unit dan 25 Nasabah. Berdasarkan hasil evaluasi dan uji coba aplikasi, maka perlu dilakukan penyesuaian karena adanya ketidaksinkronisasian proses dengan mekanisme yang sedang berjalan dimasyarakat terhadap fitur pada aplikasi tersebut. Untuk memudahkan proses modifikasi program maka pendeteksian code smell pada aplikasi yang sudah ada perlu dilakukan, agar programmer dapat menjaga kualitas kode program menjadi lebih mudah untuk dikembangkan. Deteksi Code Smell dilakukan dengan menggunakan tool SonarQube. Hasil dari pengukuran dari dua aplikasi Bank Sampah adalah, pada aplikasi Basada berbasis mobile terdapat 126 Code smells dengan estimasi waktu perbaikan sekitar 2 jam 34 menit. Sedangkan pada aplikasi Basada berbasis website terdeteksi 25 Code smells dengan estimasi waktu perbaikan sekitar 25 menit.Kualitas dari kode program akan mempengaruhi kemampuan perangkat lunak untuk dapat mudah dimodifikasi dan dikembangkan serta dipelihara. Code smells merupakan suatu karakteristik dari perangkat lunak yang mengindikasikan permasalahan pada kode dan desain perangkat lunak yang mengakibatkan perangkat lunak sulit untuk dikembangkan dan dilakukan pemeliharaan. Deteksi code smell perlu dilakukan agar dalam pengembangan kedepannya aplikasi dapat lebih mudah dimodifikasi dan dikembangkan. Deteksi code smell dalam sebuah aplikasi dapat membantu programmer untuk mengidentifikasi adanya rancangan kode program yang dapat menyulitkan kedepannya untuk dilakukan modifikasi dan pengembangan. Pendeteksian Code Smell pada aplikasi Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru dilakukan karena adanya permintaan kebutuhan untuk perbaikan dan penambahan fitur dari Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru. Permintaan perbaikan dan penambahan fitur pada aplikasi Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru dilakukan berdasarkan hasil evaluasi aplikasi sebelumnya yang dilakukan oleh pihak DLHK Kota Pekanbaru kepada 10 Bank Sampah Unit dan 25 Nasabah. Berdasarkan hasil evaluasi dan uji coba aplikasi, maka perlu dilakukan penyesuaian karena adanya ketidaksinkronisasian proses dengan mekanisme yang sedang berjalan dimasyarakat terhadap fitur pada aplikasi tersebut. Untuk memudahkan proses modifikasi program maka pendeteksian code smell pada aplikasi yang sudah ada perlu dilakukan, agar programmer dapat menjaga kualitas kode program menjadi lebih mudah untuk dikembangkan. Deteksi Code Smell dilakukan dengan menggunakan tool SonarQube. Hasil dari pengukuran dari dua aplikasi Bank Sampah adalah, pada aplikasi Basada berbasis mobile terdapat 126 Code smells dengan estimasi waktu perbaikan sekitar 2 jam 34 menit. Sedangkan pada aplikasi Basada berbasis website terdeteksi 25 Code smells dengan estimasi waktu perbaikan sekitar 25 menit
Penerapan Disaster Recovery Plan Pada Database MySQL Menggunakan Metode Master to Master Replication Berbasis Docker
Data stored in the database must have protection against attacks and interference. Attacks and disruptions have been experienced by the Caltex Riau Polytechnic (PCR), which only has one database. A database that experiences an attack or disruption results in the information system being inaccessible to users. Currently, PCR does not have an information system recovery plan so that information system recovery will take a long time so that it can be accessed again by users. Therefore, PCR requires a recovery plan if the database experiences an attack or disruption. Based on these problems, this research will create a recovery plan so that the information system can be accessed more quickly when the database experiences an attack or disruption. In this research, database replication was carried out using a Disaster Recovery Plan (DRP) to respond to emergencies, provide backup operations during disruptions, and manage recovery and rescue processes afterwards. The method used is Master to Master MySQL Replication. This method uses 2 servers as master 1 and master 2. If the database on master 1 experiences changes, it will be copied to master 2 in real time. By applying the Master to Master Replication method to the DRP, the PCR information system can provide a directly updated backup for the database, when it experiences an attack or damageData yang tersimpan pada database harus memiliki proteksi terhadap serangan dan gangguan. Serangan dan gangguan pernah dialami oleh Politeknik Caltex Riau (PCR) yang hanya memiliki satu database. Database yang mengalami serangan atau gangguan mengakibatkan sistem informasi tidak dapat diakses oleh pengguna. Saat ini PCR belum mempunyai rencana pemulihan sistem informasi sehingga pemulihan sistem informasi memerlukan waktu yang lama agar dapat diakses kembali oleh pengguna. Oleh karena itu, PCR memerlukan rencana pemulihan jika database mengalami serangan atau gangguan. Berdasarkan masalah tersebut maka pada penelitian ini akan membuat rencana pemulihan sehingga sistem informasi dapat diakses lebih cepat ketika database mengalami serangan atau gangguan. Pada penelitian ini dilakukan replikasi database menggunakan Disaster Recovery Plan (DRP) untuk merespons keadaan darurat, menyediakan operasi cadangan selama gangguan terjadi, dan mengelola pemulihan dan menyelamatkan proses sesudahnya. Metode yang dipakai adalah Master to Master MySQL Replication. Metode ini menggunakan 2 server sebagai master 1 dan master 2. Apabila database pada master 1 mengalami perubahan maka secara realtime akan disalin ke master 2. Dengan menerapkan metode Master to Master Replication ini pada DRP sistem informasi PCR dapat memberikan cadangan yang termutakhirkan secara lansung bagi databasenya, saat mengalami serangan atau kerusakan
Application of Decision Support System for Selection of Residential Criteria using the fuzzy Method in Majene Regency
In this digital era, information technology is growing rapidly so that it is used to market various things, including homes. There is a lot of information technology about houses being marketed, but it takes a long time to collect information and compare one house to another. However, some of the housing marketed no longer prioritizes comfort, but rather cheap or economical prices. Due to the fact that sometimes unclear data is needed to solve problems, the fuzzy method is a decision-making approach that uses standard relationships but applies fuzzy set theory to the database. Decision making regarding the selection of comfortable housing criteria according to consumers is carried out using the fuzzy Tahani model approach. The fuzzy holdi technique uses house data that has been processed to produce output in the form of house data that is recommended for customers.Teknologi informasi sangat berkembang pesat sehingga dimanfaatkan untuk memasarkan berbagai macam hal termasuk rumah. Teknologi informasi mengenai rumah yang dipasarkan sangat banyak, akan tetapi memerlukan waktu yang lama untuk mengumpulkan informasi serta membandingkan antara rumah yang satu dengan yang lainnya. Tetapi dari beberapa perumahan yang dipasarkan tidak lagi mengutamakan kenyamanan melainkan harga yang murah atau ekonomis. Karena fakta bahwa terkadang data yang tidak jelas diperlukan untuk menyelesaikan masalah, metode fuzzy adalah pendekatan pengambilan keputusan yang menggunakan hubungan standar tetapi menerapkan teori himpunan fuzzy ke database. Pengambilan keputusan mengenai pemilihan kriteria hunian yang nyaman sesuai dengan konsumen dilakukan dengan menggunakan pendekatan fuzzy model Tahani. Teknik fuzzy tahani menggunakan data rumah yang telah diolah untuk menghasilkan output berupa data rumah yang direkomendasikan untuk pelanggan
Bahasa Inggris
The Community Health Center Queue Management System is an Android and website-based online queuing system. The purpose of this research is to help Puskesmas Umban Sari who faces difficulty in managing patient queues. The main process handled by the system is registration and data recapitulation. The system has two queuing features that can be activated or not as needed, namely the priority queue and linear queue. The development method in this research is done by using the Rational Unified Process (RUP). The tests carried out are black box testing, usability testing, and performance testing. Based on the outcomes obtained from black box testing, it can be determined that the system is functioning very well. The Usability testing with a total of 50 respondents shows a score of 84%, which means that this system is quite satisfactory and useful for users. Whereas in performance testing, the Load Testing and Stress Testing processes were obtained by 67%, which means that the performance of this system is quite good when given heavy pressure and many users access simultaneously. The system successfully reduced waiting times and improved service efficiency.Sistem Manajemen Antrean Puskesmas yang dibuat merupakan sistem antrean online berbasis android dan website. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu Puskesmas Umban Sari yang mengalami kendala dalam mengelola antrian pasien. Proses utama yang ditangani oleh sistem adalah registrasi dan rekapitulasi data. Sistem memiliki dua fitur antrean yang dapat diaktifkan maupun tidak sesuai kebutuhan yaitu antrian prioritas dan antrian linier. Metode pengembangan pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rational Unified Process (RUP). Pengujian yang dilakukan adalah pengujian black box, pengujian usability, dan pengujian kinerja. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pengujian black box dapat diketahui bahwa sistem berfungsi dengan sangat baik. Pengujian usability dengan jumlah responden sebanyak 50 orang menunjukkan skor sebesar 84% yang berarti bahwa sistem ini cukup memuaskan dan bermanfaat bagi pengguna. Sedangkan pada pengujian kinerja pada proses Load Testing dan Stress Testing diperoleh skor sebesar 67% yang berarti bahwa kinerja sistem ini cukup baik ketika diberikan tekanan yang berat dan banyak pengguna yang mengakses secara bersamaan
Pengembangan Sistem Survey Pembelajaran Berbasis Web Untuk Efisiensi Dan Evaluasi Kualitas Pembelajaran Dengan Metode Prototype
Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekanbaru (MAN 2 Pekanbaru) is one of the Madrasah Aliyah in Pekanbaru. In 2014, MAN 2 Pekanbaru conducted a learning quality survey that was filled in by students. The survey was conducted by distributing paper to students containing questions about learning during one semester. However, there are several obstacles in the survey process, namely the use of excess paper, inefficient time and requires special storage space to store the collected survey paper. These obstacles cause the survey filling process to not run effectively. To overcome these problems, a website for filling out surveys on the quality of learning in schools can be built. On this website there are three access roles, namely, students, teachers and academic fields. Making this survey website will use the prototype method. By using this method, users will be directly involved in the analysis and design process. The results of system testing using Black Box testing and User Acceptance Testing (UAT) show that the system functionality runs well and in accordance with user needs.Survey dilakukan dengan membagikan kertas kepada siswa yang berisikan pertanyaan – pertanyaan mengenai pembelajaran selama satu semester. Akan tetapi terdapat beberapa kendala dalam proses survey tersebut, yaitu penggunaan kertas yang berlebih, tidak efisien terhadap waktu dan memerlukan ruang penyimpanan khusus untuk menyimpan kertas survey yang sudah terkumpul. Kendala tersebut menyebabkan proses pengisian survey tidak berjalan secara efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dibangun sebuah website pengisian survey terhadap kualitas pembelajaran di sekolah. Pada website ini terdapat tiga role akses yaitu, siswa, guru dan bidang akademik. Pembuatan website survey ini akan menggunakan metode prototype. Dengan menggunakan metode ini pengguna akan terlibat langsung dalam proses analisa dan desain. Hasil pengujian sistem menggunakan pengujian Black Box dan User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan bahwa fungsionalitas sistem berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna
Rancang Bagun Sistem Informasi Penentuan Rute Terbaik Menggunakan Algoritma Ant Colony Optimization dan Fuzzy-AHP
The determination of tourist routes in Pekanbaru is not solely based on identifying the shortest route but also the best route, considering the various challenges in the field, such as potholes, traffic congestion, and the lack of directional signs to tourist destinations. The selection of the best route is crucial to improving travel comfort and efficiency, reducing travel time, and avoiding potential risks that may disrupt the tourist experience. Therefore, this study aims to determine the best route to tourist attractions using the Ant Colony Optimization (ACO) method and rank tourist routes with the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. This study integrates two approaches: ACO, which mimics the behavior of ant colonies in finding optimal routes, and AHP, which generates numerical scores to rank alternatives based on how well each alternative meets the decision maker\u27s criteria. The results of this study are expected to help tourists find available facilities at tourist attractions and provide alternative routes that can serve as a reference in determining the best route to the tourist location, thereby enhancing tourist satisfaction and the overall travel experience.Penentuan rute objek wisata di Pekanbaru tidak hanya bergantung pada penentuan rute terpendek, tetapi juga pada rute terbaik, mengingat adanya berbagai kendala di lapangan, seperti jalan berlubang, kemacetan, dan kurangnya penunjuk arah menuju destinasi wisata. Pemilihan rute terbaik menjadi sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan wisatawan, mengurangi waktu tempuh, serta menghindari potensi risiko yang dapat mengganggu pengalaman wisata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute terbaik menuju objek wisata menggunakan metode Ant Colony Optimization (ACO) dan melakukan perangkingan rute wisata dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini memadukan dua pendekatan, yakni ACO, yang meniru perilaku koloni semut dalam mencari rute optimal, dan AHP, yang menghasilkan skor numerik untuk menentukan peringkat alternatif berdasarkan seberapa baik masing-masing alternatif memenuhi kriteria pembuat keputusan. Hasil penelitian ini diharapkan membantu wisatawan untuk menemukan fasilitas yang tersedia di objek wisata serta menyediakan rute alternatif yang dapat dijadikan acuan dalam menentukan rute terbaik menuju lokasi wisata, sehingga dapat meningkatkan kepuasan wisatawan dan kualitas pengalaman perjalanan
PENGEMBANGAN FRONT END PADA SISTEM INFORMASI UJI KOMPETENSI PADA LEMBAGA SERTIFIKASI KOMPETENSI POLITEKNIK CALTEX RIAU
Politeknik Caltex Riau (PCR) is one of the private vocational colleges in Pekanbaru City, Riau, which was established in 2001. Every year PCR holds certification for prospective graduates, where this certification is mandatory for prospective graduates as a graduation requirement. To facilitate prospective graduates, PCR has a Professional Certification Institute (LSP). This certification is used to ensure that graduates have competencies in accordance with their field of expertise before entering the workforce. PCR already has an LSP-P1 system. LSP P1 is a 1st party professional certification institution formed by educational institutions. The existing system is only at the registration stage, while other administrative files are collected in paper / hard file form. The impact is that some files are lost, and it takes a long time to process the data. The resulting solution is to design the Front End of the LSP System including the registration section, assessment process, determination of results, appeals against certification decisions and complaints. The design uses the Design Thinking method on the Front-End side. Based on the test results using UEQ, which reached an excellent scale (percentage above 2% with a range of -1 to 2.5%) in terms of Attractiveness, Clarity, Efficiency, and Novelty of system design.Politeknik Caltex Riau (PCR) merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi swasta yang ada di Kota Pekanbaru, Riau yang berdiri pada tahun 2001. Setiap tahun PCR mengadakan sertifikasi kepada calon wisudawan, dimana sertifikasi ini wajib diikuti oleh calon wisudawan sebagai persyaratan wisuda. Untuk memudahkan calon wisudawan, PCR punya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Sertifikasi ini digunakan untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya sebelum memasuki dunia kerja. PCR sudah memiliki sistem LSP-P1. LSP P1 adalah lembaga sertifikasi profesi pihak 1 yang dibentuk oleh institusi pendidikan. Sistem yang ada hanya pada tahap pendaftaran, sedangkan berkas administrasi lainnya dikumpulkan dalam bentuk kertas / hardfile. Dampaknya ada beberapa berkas hilang dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengolah data. Solusi yang dihasilkan yaitu merancang Front End Sistem LSP mencakup bagian pendaftaran, proses asesmen, penetapan hasil, banding atas keputusan sertifikasi dan keluhan. Perancangan menggunakan metode Design Thinking di sisi Front End. Berdasarkan Hasil pengujian menggunakan UEQ, dimana mencapai skala excellent (persentase diatas 2% dengan range -1 sampai 2,5 %) disisi Daya Tarik, Kejelasan, Efisiensi, Kebaharuan perancangan sistem