AGRI-SOSIOEKONOMI
Not a member yet
1054 research outputs found
Sort by
Analisis Nilai Tambah dan Keuntungan Pengolahan Buah Strawberry Menjadi Wine Strawberry Di Strawberry Garden Tomohon
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah dan keuntungan dari pengolahan strawberry menjadi Wine Strawberry di Strawberry Garden Tomohon. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer merupakan data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dengan cara obseRvasi, wawancara dan mengisi kuesioner oleh responden secara langsung. Data sekunder merupakan data yang didapat dari instansi pemerintah atau lembaga yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian pada Strawberry Garden Tomohon dalam 1 bulan dapat memproduksi wine strawberry sebanyak 4 kali. Dalam memproduksi wine strawberry dengan bahan baku sebanyak 1 kg dapat menghasilkan 3 liter wine strawberry atau sebanyak 6 botol. Harga output Rp55.000/botol dengan ukuran 500 ml. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan 1 kg buah strawberry menjadi wine strawberry sebesar Rp167.606/produksi dengan keuntungan sebesar Rp155.372/produksi. Untuk memproduksi wine strawberry digunakan 4 kg buah strawberry dalam satu kali proses produksi sehingga menghasilkan 24 botol wine strawberry. Nilai tambah yang diterima sebesar Rp670.424/ produksi dengan keuntungan sebesar Rp621.488/ produksi. Sedangkan nilai tambah yang diterima dalam 1 bulan dengan memproduksi wine sebanyak 4 kali sebesar Rp2.681.696/produksi dan keuntungan yang diterima sebesar Rp2.485.952/produksi
Karakteristik Petani Berlahan Sempit Di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan karakteristik petani yang berlahan sempit di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung kepada petani dengan menggunakan kuesioner, sedangkan sekunder diperoleh dari hasil penelitian dan jurnal. Sampel yang digunakan adalah total sampling/sensus dengan menggunakan keseluruhan populasi menjadi sampel petani padi dan jagung di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik petani berlahan sempit di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa, memiliki karakteristik usia 45-70 tahun, dengan tingkat pendidikan SMP dan memiliki jumlah tanggungan 1-3 jiwa dan pengalaman berusahatani 11-20 tahun. Petani sebagian memiliki hak atas kepemilikan lahan, dengan aktivitas pemanfaatan usahatani tanaman padi dan jagung. Total biaya yang dikeluarkan Rp28.840.500 dan rata-rata biaya sebesar Rp 2.884.050 dengan pendapatan sebesar Rp10.474.000 dan rata-rata Rp1.047.400
Peran Modal Sosial Pada Kelompok Tani Padi Sawah Agakaitombal Di Kelurahan Taratara I Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran modal sosial pada Kelompok Tani Padi Sawah Agakaitombal di Kelurahan Taratara I Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh di lapangan penelitian yaitu dari wawancara dengan kelompok tani padi sawah, sedangkan data sekunder diperoleh dari pihak lain yang berkaitan dengan penelitian bersumber dari kantor desa. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan yang dijadikan sampel yaitu Kelompok Tani Padi Sawah Agakaitombal di Kelurahan Taratara I Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon. Hasil penelitian yang dilakukan modal sosial berperan pada Kelompok Tani Padi Sawah Agakaitombal di Kelurahan Taratara I ditunjukan dengan kepercayaan yang berperan antar sesama anggota kelompok yang ditandai dengan hubungan antar kelompok yang baik menimbulkan rasa saling percaya sehingga mendorong kerjasama yang baik. Norma dalam Kelompok Tani Agakaitombal yang berfungsi mengatur perilaku anggota kelompok sehingga menjaga keharmonisan dalam Kelompok Tani Agakaitombal. Jaringan sosial yang terjalin baik membuat anggota kelompok saling berbagi informasi, pengetahuan. Namun hubungan interaksi antar Kelompok Tani Agakaitombal dengan pemerintah dan penyuluh pertanian masih perlu ditingkatkan lagi
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Di Cafe Esspecto Coffee Manado
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media marketing terhadap keputusan pembelian pada di Café Esspecto Coffee Manado. Metode pengumpulan data menggunakan metode survei dengan mengambil data primer dan sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengumpulan data diambil selama rentang 1 minggu mulai dari hari senin sampai dengan minggu. Jumlah sampel yang diambil menggunakan rumus Slovin dengan populasi rata-rata selama satu minggu sebanyak 280 pengunjung, sehingga dapat diketahui jumlah sampel yang diperlukan untuk dapat dijadikan responden yaitu sebanyak 38 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing yang terdiri dari 4C yaitu: context, communication, collaboration dan connection secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian di Café Esspecto Coffee Manado dan secara parsial menunjukkan bahwa context (X1) dan communication (X2) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Café Esspecto Coffee Manado
Kajian Modal Sosial Kelompok Tani Maju Bersama Di Desa Parepei Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa
Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan kajian modal sosial Kelompok Tani Maju Bersama di Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yaitu dari bulan Juni hingga bulan Agustus 2024 dimulai dari persiapan hingga penyusunan laporan penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung kepada petani dengan menggunakan daftar pertanyaan/kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi dan perpustakaan literatur yang terkait dengan penelitian tersebut. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling (secara sengaja) dan yang dijadikan sampel yaitu seluruh anggota beserta Ketua, Sekretaris dan Bendahara Kelompok Tani Maju Bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial kelompok tani maju bersama menunjukkan dari tiga komponen bahwa modal sosial yang utama seperti kepercayaan, norma, dan jaringan sosial semuanya dinilai kuat oleh para responden. Peranan modal sosial pada kepercayaan total skor yang diperoleh 262 tergolong pada kategori kuat. Modal sosial pada norma diperoleh total skor 272 tergolong pada kategori kuat, dan modal sosial pada jaringan sosial diperoleh total skor 289 tergolong pada kategori kuat dengan hasil keseluruhan skor dari 16 responden anggota Kelompok Tani Maju Bersama yaitu 723 dengan persentase 94,14% dan interpretasi tergolong pada kategori kuat
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Pada Proses Tahapan Usahatani Padi Sawah Di Kelurahan Imandi Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani pada proses tahapan usahatani padi di Kelurahan Imandi Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif metode pengumpulan data adalah dengan metode wawancara dan diolah menggunakan chi square. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling pada Petani padi sawah dengan jumlah sampel 20 petani, diambil dari tiap kelompok tani dari 6 kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pengolahan lahan, pemilihan traktor dipengaruhi oleh kelompok tani 10 responden dan penyuluh 7 responden. Pada tahap pembenihan, pemilihan benih Serayu dipengaruhi oleh penyuluh 9 responden. Tahap penanaman, jarak tanam 20-30 cm dipengaruhi kelompok tani dan penyuluh masing-masing oleh 7 responden, sedangkan penyemaian masih dilakukan manual oleh petani sendiri. Pada tahap pemupukan, penggunaan pupuk urea 150 kg dan ponska 50 kg dipengaruhi oleh penyuluh 10 responden dan kelompok tani 7 responden, sementara pupuk diperoleh melalui RDKK dengan kelompok tani mempengaruhi 15 responden. Tahap pemeliharaan, pemilihan herbisida, fungisida, dan insektisida dipengaruhi oleh informasi antar petani 10 responden, dengan pembelian dari kios atau toko pertanian 20 responden. Tahap panen dipengaruhi kelompok tani melalui alat panen seperti odong-odong. Pada tahap pemasaran, penentuan harga dipengaruhi oleh penyuluh 12 responden dan petani sendiri 8 responden
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Kelompok Tani Gunung Klabat Di Desa Sawangan Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran penyuluh pertanian terhadap Kelompok Tani Gunung Klabat di Desa Sawangan Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari Kelompok Tani Gunung Klabat dengan melakukan wawancara langsung dengan responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait dalam penelitian ini seperti kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Kantor Desa dan Kantor Kecamatan. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling yang menjadi responden dalam penelitian ini yaitu seluruh anggota Kelompok Tani Gunung Klabat yaitu sebanyak 12 orang yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan anggota. Hasil penelitian bahwa peran penyuluh pertanian pada Kelompok Tani Gunung Klabat di Desa Sawangan Kecamatan Airmadidi tergolong dalam kategori berperan dalam hal sebagai motivator, edukator, katalisator, organisator, komunikator dan penasehat kepada kelompok tani ini dengan indeks peran menghasilkan 83,7%
Analisis Daya Saing Ekspor Minyak Kelapa Mentah (Crude Coconut Oil) Sulawesi Utara
This research aims to analyze the power of raw coconut oil products in northern Sulawesi in 2018-2022. This study was held for four months, which is from April to July 2023. This research site is located in North Sulawesi. As for data obtained via secondary data taken from the body of the Central statistic North Sulawesi and central statistics center, Industrial services and trade in North Sulawesi, journals and the Internet. Variables used in research are the export value of raw coconut North Sulawesi and Indonesia (million US) period of 2018-2022. This research uses a revealed comparative advance (RCA) method to measure comparative and export competition (ECI) power to measure competitive power. The results of this study show that the comparative competitiveness of North Sulawesi crude coconut oil in 2018 until 2022 has a competitive advantage because the RCA value of North Sulawesi crude coconut oil is more than one. Whereas for the competitive competitiveness of North Sulawesi crude coconut oil only has competitive in 2021 because the ECI value is more than one. For the year 2018, 2019, 2020, and 2022 have no competitive advantage because eci value is below one
Modal Sosial Dan Modal Manusia Pada Usaha CV Manado Agro Sentosa
This study aims to describe the social capital and human capital that exist in the Manado Agro Sentosa CV business. This research was conducted from August to October 2023. The data used were primary data and secondary data. Primary data was collected through field observations and interviews with business owners, employees, suppliers and consumers. Secondary data is obtained through information from within the company, from the internet through google scholar in the form of books, journal articles and theses related to the research topic. The sampling method used purposive sampling method which was taken as many as 6 informants based on appropriate criteria to be used as informants. The results showed that social capital including trust, networks and norms had been built by business owners with various parties, namely employees, suppliers and consumers. Human capital owned by the owner is obtained through education and experience which helps in the process of business activities at CV Manado Agro Sentosa
Analisis Usahatani Tanaman Sela Pada Lahan Perkebunan Kelapa Di Desa Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara
This research aims to analyze the income of farmers who cultivate land under coconut trees with intercropping. This research uses primary data and secondary data. Primary data is a source of data obtained directly from original sources or not through intermediaries. Meanwhile, secondary data is data sourced from the Tontalete Village office, Kema District, North Minahasa Regency and the Central Statistics Agency (BPS). Sampling was carried out randomly (Simple Random Sampling). The total research sample was 13 corn farmers and 2 chili farmers. The research results were analyzed using farming income analysis. The results of this study show that farmers utilizing coconut plantation land with intercropping in Tontalete Village, Kema District, North Minahasa Regency, obtained an average production cost of corn intercropping respondents amounting to IDR8.445.822,00 per hectare, with revenue of IDR21.868.750,00 per hectare, resulting in an income of IDR13.422.929,00 per hectare. Meanwhile, respondents growing intercropped chili had an average production cost of IDR10.865.342,00 per hectare, with revenue of IDR69.307.857,00 per hectare, and income of IDR58.442.515,00 per hectare over 8 harvesting periods