Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah
Not a member yet
352 research outputs found
Sort by
The “Nusantara” Cash-Waqf Model: Designing Alternative Scheme for Infrastructure Financing
Abstract. This study aims to design a cash waqf governance framework for f inancing infrastructure in Indonesia\u27s new capital, Nusantara. The academic literature review is used to accomplish the research goals. The findings indicated that the waqf program can fund capital infrastructure development projects. Our results offer a cash waqf model linked to the Muḍarabah contract to pay for the state capital\u27s relocation. The government can utilize this information as a springboard for developing financing regulations based on Islamic finance. By integrating pertinent stakeholders, further studies can employ the model created through grounded theory. By conceiving of a cash Waqf system for funding public infrastructure development, our article advances Islamic finance literature.Abstrak. Kajian ini bertujuan untuk merancang kerangka tata kelola wakaf uang untuk pembiayaan infrastruktur di ibu kota baru Indonesia, Nusantara. Kajian literatur akademik digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Temuan menunjukkan bahwa program wakaf dapat mendanai proyek pembangunan infrastruktur modal. Hasil kami menawarkan model wakaf tunai terkait dengan kontrak mudharabah untuk membayar relokasi ibukota negara. Pemerintah dapat memanfaatkan informasi ini sebagai batu loncatan untuk mengembangkan regulasi pembiayaan berdasarkan keuangan syariah. Dengan mengintegrasikan pemangku kepentingan terkait, studi lebih lanjut dapat menggunakan model yang dibuat melalui grounded theory. Dengan memahami sistem wakaf tunai untuk mendanai pembangunan infrastruktur publik, artikel kami memajukan literatur keuangan Islam
Gen Z\u27 Halal Cosmetic Purchasing: Merely a Way of Life?
Generation Z (Gen Z) have distinctive consumer behavior as trends massively influence them. This study aims to determine the effect of financial literacy, halal certification, and halal awareness of halal-labelled cosmetics among Gen Zs, using the case of undergraduate students in Depok. The methodology used is quantitative with a causal approach. The data were obtained from 101 female students filling out the questionnaire. The data was processed using Partial Least Squares-Structural Equation Model (PLS-SEM). The findings indicated that f inancial literacy influenced the users of halal cosmetics. However, halal variables related to halal certification and awareness have not significantly influenced cosmetic consumption. Abstrak. Gen Z memiliki perilaku konsumen yang khas karena tren me mengaruhi mereka secara besar-besaran. Penelitian ini bertujuan untuk menge tahui pengaruh literasi keuangan, sertifikasi halal, dan kesadaran halal kosmetik berlabel halal di kalangan Gen Z dengan menggunakan kasus mahasiswa S1 di Depok. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal. Data diperoleh dari 101 mahasiswi yang mengisi kuesioner. Data diolah dengan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Model (PLS SEM). Temuan menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap pengguna kosmetik halal. Namun variabel halal terkait sertifikasi dan kesadaran halal tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi kosmetik halal
Institutional and Empowerment Models of Integrated Zakāh Village in Jember
Indonesia has a significant zakāh potential. However, the challenges faced by zakāh management are related to the collection and distribution. This research aims to analyze the institutional patterns and empowerment models of the Integrated Zakāh Village in Jember using the Participatory Rural Appraisal (PRA) theory. Using observations, a document study, Focused-Group Discussions (FGD), and in-depth interviews with the zakāh stakeholders, this research assesses the compatibility of the PRA theory in the development of Kampung Zakāh. This study finds that the obstacles in the Zakāh Village program are related to mustaḥiq\u27s work ethics and enthusiasm. Among the aspects that need to be improved is the promotion of the program through social media to make it a massive community movement. Furthermore, this program empowers marginalized groups, including women, and encourages them to be independent. Abstrak:Indonesia memiliki potensi zakat yang signifikan. Namun, tantangan yang dihadapi oleh pengelola zakat di antaranya terkait dengan pengumpulan dan distribusi dana zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kelembagaan dan model pemberdayaan Kampung Zakat Terpadu Jember menggunakan teori Participatory Rural Appraisal. Dengan data observasi, studi dokumen, diskusi kelompok terfokus, dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan zakat, penelitian ini menganalisis kesesuaian teori PRA dalam pengembangan Kampung Zakat. Studi ini menemukan bahwa hambatan dalam program Kampung Zakāh terkait dengan etos dan semangat kerja mustaḥiq. Di antara aspek yang perlu ditingkatkan adalah promosi program melalui media sosial untuk membuatnya menjadi gerakan masyarakat yang masif. Selanjutnya, program ini memberdayakan kelompok marjinal, termasuk perempuan, untuk menjadi mandiri
Waqf Forest Development Strategy in Cibunian Bogor
Indonesia has a significant waqf potential. However, its realization has not been optimal. Using the Bogor Waqf Forest Foundation as the case study, this research analyzes the implementation of the waqf forest development strategy. It assesses the priority Benefits, Opportunities, Costs, and Risks (BOCR) faced. This study uses the business model canvas (BMC) to the BOCR by mapping the nine business blocks of the canvas model. The study finds that the main priorities to strengthen the management and development of the forest waqf project are 1) nāẓir professionalism and competence in knowledge of waqf laws, 2) research and discourse development, and 3) personal approach to collecting waqf funds. Abstrak. Indonesia memiliki potensi wakaf yang signifikan, namun realisasinya belum optimal. Dengan memilih Yayasan Hutan Wakaf Bogor sebagai studi kasus, penelitian ini menganalisis implementasi strategi pengembangan hutan wakaf dan menilai prioritas manfaat, peluang, biaya, dan risiko (BOCR) yang dihadapi. Kajian ini menerapkan business model canvas (BMC) pada BOCR, dengan memetakan sembilan blok BMC. Studi ini menemukan bahwa prioritas utama untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan proyek wakaf hutan adalah 1) profesionalisme nāẓir dan kompetensi dalam pengetahuan hukum wakaf, 2) penelitian dan pengembangan wacana, dan, 3) pendekatan personal dalam pengumpulan dana waka
Determinants of Profitability of Islamic Stocks: The Case of Jakarta Islamic Index (JII)
Abstract. This study aims to analyze the determinants of profitability of Islamic stocks using the case of Jakarta Islamic Index member companies in 2019-2023. The profitability as reflected in Rate of Return on Assets (ROA) of Jakarta Islamic Index (JII) member companies constantly fluctuates but, on average, decreases in 2023. It analyzes the influence of Total Asset Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM), Current Ratio (CR), and Debt Ratio (DR) on ROA. Secondary data obtained from the Indonesian Stock Exchange were analysed using the multiple linear regression method. It found that simultaneously, the independent variables of TATO, NPM, CR, and DR significantly affected the. Meanwhile, the TATO and NPM variables partially have a significant effect on ROA, while the CR and DR variables have no effect. To increase profitability, companies should maximize TATO and NPM while achieving asset efficiency, control costs, and manage debt wisely. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan profitabilitas saham syariah menggunakan studi kasus perusahaan anggota Jakarta Islamic Index tahun 2019-2023. Profitabilitas yang tercermin pada Rate of Return on Assets (ROA) perusahaan anggota Jakarta Islamic Index (JII) selalu berfluktuasi namun rata-rata mengalami penurunan pada 2023. Studi ini menganalisis pengaruh Total Asset Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM) ), Current Ratio (CR), dan Debt Ratio (DR) terhadap ROA. Data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dianalisis dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen TATO, NPM, CR, dan DR berpengaruh secara signifikan. Sedangkan variabel TATO dan NPM secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan variabel CR dan DR tidak berpengaruh. Untuk meningkatkan profitabilitas, perusahaan sebaiknya memaksimalkan TATO dan NPM dengan tetap melakukan efisiensi aset, mengendalikan biaya, dan mengelola utang dengan bijak
Sharia Supervisory Board in Limited Company-Based Sharia Banks
Abstract. This paper aims to examine the function of the Sharia Supervisory Board (SSB) due to the inconsistency of laws and regulations concerning this body. Law No. 21 of 2008 on Sharia Banking has required every Sharia Bank and Sharia Business Unit in the Banks to form an SSB. However, Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies has not regulated the SSB as a corporate organ. This paper analyzes laws and regulations on the SSB and court decisions on cases resulting from legal inconsistencies, with the organizational structure and fiduciary duty theories as analytical frameworks. This study finds out that legal ambiguity results in the absence of coordination between the SSB and other bodies in the organization. Thus, this prevents the SSB from optimally carrying out its functions and roles. Among the consequences is the inability to ensure sharia compliance in business contracts leading to lawsuits to cancel the contracts.Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi Dewan Pengawas Syariah (DPS) di tengah inkonsistensi peraturan terkait dengan lembaga tersebut. UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah telah mewajibkan setiap Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah pada Bank untuk membentuk DPS. Namun, UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas tidak mengatur DPS sebagai organ perusahaan. Studi ini mengkaji berbagai peraturan tentang kedudukan DPS dan putusan pengadilan yang menunjukkan konsekuesi dari inkosistensi undang-undang tentang DPS, dengan menggunakan teori struktur organisasi dan fiduciary duty. Kajian ini menemukan bahwa inkonsistensi undang-undang membuat DPS tidak memiliki garis koordinasi dengan organ lain dalam organisasi bank dan tidak dapat sepenuhnya menjalankan fungsi dan perannya. Konsekuensinya adalah fungsi pengawasan tidak optimal, sehingga muncul tuntutan hukum untuk membatalkan kontrak yang dianggap tidak sesuai syariah
The Development of Stock Endowments as One of The Philanthropies For Muslim Investors
Abstract. The inauguration of the stock waqf by the Indonesia Stock Exchange in 2019 and a significant number of Sharia investors have led to considerable potential in stock endowments. This study examines the development of stock endowments for Muslim investors, using a normative-empirical legal study with data obtained from a survey involving stock investors and a literature study. The study concludes that the public had practiced stock waqf or money waqf even before the issuance of the MUI fatwa in 2002 concerning Money Endowments, while stock endowments were officially launched by IDX in 2019. Based on the questionnaire distributed to investors, most knew the stock endowments. Law No. 41 of 2004 on Waqf has been knowledgeable, but the waqf distribution was improperly distributed.Abstrak. Diresmikannya wakaf saham oleh Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019 dan jumlah investor syariah yang signifkan menjadi potensi wakaf saham yang cukup besar. Penelitian inimengkaji perkembangan wakaf saham bagi investor Muslim, dengan menggunakan kajian hukum normatif-empiris. Data diperoleh melalui survei kepada investor saham dan studi literatur. Peneliti menyimpulkan bahwa masyarakat telah melakukan wakaf saham atau wakaf uang sejak sebelum keluarnya fatwa MUI tahun 2002 tentang Wakaf Uang. Sedangkan wakaf saham resmi diluncurkan oleh BEI pada tahun 2019. Berdasarkan kuisioner yang dibagikan kepada investor, mereka familiar dengan wakaf saham. Namun, meskipun Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf sudah banyak diketahui, namun penyaluran wakaf tidak tersalurkan dengan baik
Financial Management Practices of Mosques in Indonesia: Is Self-Control Important for Moderation?
Abstract. This study aims to optimize the allocation of financial resources for religious institutions in Indonesia, focusing on Lampung Province context. The quantitative methods with Smart PLS fi.0 examine the relationship between financial knowledge, financial attitudes, and the influence of self-control on financial management. This aims to determine whether self-control can improve or hinder financial management. 500 respondents were selected randomly. Those who are involved as administrators of religious organizations in mosques in Lampung. Data was collected using a Google form and using a Likert Scale. Research findings show a positive relationship between financial knowledge, financial attitudes, and financial management. Self-control can improve the relationship between financial knowledge and financial attitudes towards the financial management of religious institutions. Furthermore, self-control can improve the relationship between financial knowledge and financial attitudes in the financial administration of religious institutions. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya keuangan bagi lembaga keagamaan di Indonesia, dengan fokus pada konteks Provinsi Lampung. Metode kuantitatif dengan Smart PLS fi.0 digunakan untuk menguji hubungan pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan pengaruh pengendalian diri terhadap pengelolaan keuangan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengendalian diri dapat meningkatkan atau menghambat pengelolaan keuangan. 500 responden dipilih secara acak. Responden adalah orang yang terlibat sebagai pengurus organisasi keagamaan di masjid-masjid di Lampung. Data dikumpulkan dengan menggunakan Google form dan menggunakan Skala Likert. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara pengetahuan keuangan,sikap keuangan, dan pengelolaan keuangan. Pengendalian diri dapat meningkatkan hubungan antara pengetahuan keuangan dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan lembaga keagamaan. Selanjutnya pengendalian diri dapat meningkatkan hubungan antara pengetahuan keuangan dan sikap keuangan dalam pengelolaan keuangan lembaga keagamaan
Syarī’ah Audit Practices at Zakāt Institutions in Indonesia: In the Legal Perspectives
Abstract. The practice of Syarī\u27ah audits at Zakāt institutions in Indonesia has been effective since 2020 through the Decree of the Minister of Religion Number 606 of 2020. In practice, Syarī\u27ah audits play a role as guarantee and quality control for the implementation of ZIS and DSKL fund management. T his study aims to analyze the practice of Shari\u27ah auditing at Zakāt institutions in Indonesia from the perspective of positive law and Shari\u27ah. This study uses a descriptive qualitative approach through analysis of the contents of regulations, data, and documents. The results of the study show that from a legal perspective, the process of managing funds and governance of ZIS and DSKL has not been regulated in positive law and in Shari\u27ah law. The solution that has been carried out by Shari\u27ah auditors so far is through the process of priority legal and fiqh istinbāth (ijtihad al-ahkamil-ahkam).Abstrak. Praktik audit Syarī’ah pada lembaga Zakāt di Indonesia telah efektif sejak tahun 2020 melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 606 Tahun 2020. Dalam penerapannya, audit Syarī’ah berperan sebagai penjaminan dan pengendalian mutu pelaksanaan pengelolaan dana ZIS dan DSKL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik audit Syarī’ah pada lembaga Zakāt di Indonesia dari perspektif hukum positif dan Syarī’ah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi peraturan, data, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi hukum, proses pengelolaan dana dan tata kelola ZIS dan DSKL belum diatur dalam hukum positif yang berjalan dan dalam hukum Syarī’ah. Solusi yang dilakukan auditor Syarī’ah selama ini adalah melalui proses istinbāth hukum dan fiqh prioritas (ijtihad al-ahkamil-ahkam)
Digital Readiness of Zakat Management Organization in West Sumatera
Abstract. This study evaluates the digital readiness of private and community-owned zakat management organizations in West Sumatra. The research uses the digital readiness index developed by the National Amil Zakat Agency and the Department of Sharia Economics of Bank Indonesia. A quantitative approach and a multi-stage weighted index calculation method are utilized. The sample consists of eight private zakat management organizations in West Sumatra with operational permits from the Regional Office of the Ministry of Religious Affairs. The results indicate that the overall digital readiness of zakat management organizations in West Sumatra is very good. The collection dimension shows a high level of digitalization readiness, while the distribution, utilization, and reporting dimensions also received a very good rating. Six of the eight institutions fall into the very good category when evaluated individually, while the remaining two are classified as good. With these results, zakat management can be optimized in various aspects. Abstrak. Penelitian ini mengkaji kesiapan digital organisasi pengelola zakat swasta di Sumatera Barat, dengan menggunakan indeks kesiapan digital yang dikembangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional dan Departemen Ekonomi Syariah Bank Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan bersama dengan multi-stage weighted index calculation. Sampel terdiri dari delapan organisasi pengelola zakat swasta di Sumatera Barat yang memiliki izin operasional dariKantor Wilayah Kementerian Agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kesiapan digital organisasi pengelola zakat di Sumatera Barat sangat baik. Dimensi pengumpulan menunjukkan tingkat kesiapan digitalisasiyang tinggi. Sementara dimensi pendistribusian, pendayagunaan, dan pelaporan juga berada pada level sangat baik. Enam dari delapan lembaga masuk dalam kategori sangat baik jika dievaluasi secara individual, sedangkan dua sisanyatergolong baik. Dengan hasil tersebut, pengelolaan zakat dapat dioptimalkan pada berbagai aspek