Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah
Not a member yet
    352 research outputs found

    Political Economy From the Perspective of Ibn Khaldun

    Get PDF
    The political economy encompasses the management of revenues and spending to achieve the social welfare of the community. Hence, development is not solely emphasized economic growth but also equity. This article discusses the political economy according to Ibn Khaldun, written in his book, Muqaddimah. This study concludes that that political budgets must be carried out in a balanced manner by establishing budget certainty and increasing the discipline in use of the budget. Legislators make laws, referring to the creation of income sources so that the community will be able to meet their needs independently, and the government can gather capabilities to carry out their duties and functions. Ibn Khaldun saw budget management as a means to solve public matters while also factoring the interests of rulers and governments. Ekonomi politik meliputi pengelolaan pendapatan dan pengeluaran untuk mencapai kesejahteraan sosial masyarakat. Karenanya, pembangunan adalah tidak semata-mata menekankan pertumbuhan ekonomi tetapi juga pemerataan. Artikel ini membahas tentang ekonomi politik menurut Ibnu Khaldun, ditulis dalam bukunya, Muqaddimah. Studi ini menyimpulkan bahwa anggaran politik harus dilakukan secara seimbang cara dengan menetapkan anggaran kepastian dan meningkatkan disiplin dalam penggunaan anggaran. Legislator membuat undang-undang, merujuk pada penciptaan sumber pendapatan sehingga masyarakat akan dapat memenuhi kebutuhan mereka secara mandiri, dan pemerintah dapat mengumpulkan kemampuan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya. Ibn Khaldun melihat manajemen anggaran sebagai sarana untuk menyelesaikan masalah publik sementara juga anjak kepentingan para penguasa dan pemerintah

    Discussion on Islamic Finance and Small Medium Enterprises’ Financial Accessibility

    Get PDF
    This study attempts to provide some understanding of SMEs’ access to f inance in Malaysia using Islamic finance and its successfulness. The innovation that taking place in the Malaysia financial landscape has benefits the SMEs in accessing f inancial assistance without relying on the traditional mode of financing. The role of government of Malaysia is also undisputable in supporting the progression of SMEs via various policy implementation. Apparently, in the context of Indonesia, the role SMEs is also undeniable in boosting up the growth of Indonesian economy. Statistically speaking, SMEs in Indonesia represent about 99 percent in all economic sector and involved labor participation of almost 95 percent. Although the contributions are wider, the issue of financial accessibility still becomes one of the main hurdles that block the development of SMEs in Indonesia. Therefore, the present study has used content analysis to critically look at the success of SMEs financing in Malaysia based on Islamic financing provides some recommendations based on Malaysian SMEs f inancing successfulness for Indonesian authority to further restructure and enhance their existing financial assistance to the SMEs based on Islamic financing.Abstrak:Studi membahas tentang akses Usaha Kecil Menengah terhadap pembiayaan keuangan Islam di Malaysia dan keberhasilannya. Inovasi dalam pembiayaan lanskap di Malaysia memberikan manfaat terhadap UKM di negara tersebut dalam mengakses bantuan pembiayaan tanpa harus mengandalkan moda pembiayaan tradisional. Peran pemerintah Malaysia juga tidak dapat dipungkiri dalam upaya mendukung perkembangan UKM melalui berbagai kebijakan. Dalam konteks Indonesia, peran UKM dalam mendongkrak perkembangan ekonomi Indonesia pun tidak dapat dibantah. Secara statistik, UKM di Indonesia mewakili sekitar 99 persen di seluruh sektor ekonomi, serta melibatkan partisipasi pekerja hampir 95 persen. Meskipun memiliki kontribusi yang lebih luas, akses terhadap pembiayaan masih menjadi salah satu kendala utama yang menghambat perkembangan UKM di Indonesia. Untuk itu, penelitian ini mengkaji secara kritis keberhasilan UKM Malaysia yang menggunakan pembiayaan Islam, untuk kemudian menjadi rekomendasi bagi pihak yang berwenang di Indonesia dalam upaya rekonstruksi dan peningkatan bantuan pembiayaan bagi UKM berdasarkan mekanisme pembiayaan syariah

    The Effect of Financial Ratios, Maqasid Sharia Index, and Index of Islamic Social Reporting to Profitability of Islamic Bank in Indonesia

    Get PDF
    This study aims to analyze the performance of Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Net Income Margin (NIM), Operating Expenses Ratio (OER), Maqasid Sharia Index (MSI), and Index of Islamic Social Reporting (ISR) to influence the level of profitability. The main purpose of this study is to complete the previous research with try to add the variables MSI and Index of ISR to estimating the change of profitability of Islamic banks in Indonesia. The study conducted eight Islamic Banks to be analyzed in the period from 2010 to 2012. The tool of analysis is used multiple linear regression for predicting the level of profitability. The results of the study show that all of the independent variables are significantly affected simultaneously to the level of profitability. Partially, NIM and OER are significantly affected by the level of profitability. The low level of Maqasid Sharia Index and Islamic Social Reporting implementation of the Islamic banks in Indonesia in the period of the study proves that these two variables are not the main indicator or a major achievement of most Islamic banks, even though Islamic banks should refer to attain mashlalah (public interest).Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja yang ditunjukkan oleh rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Net Income Marging (NIM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Indeks Maqashid Syariah (MSI), dan Indeks Islamic Social Reporting (ISR) terhadap profitabilitas bank syariah di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya dengan menambahkan variabel MSI dan ISR untuk mengestimasi profitabilitas bank syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data tahunan pada delapan bank syariah pada periode antara tahun 2010 hingga 2012 dimana penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen mempengaruhi profitabilitas bank syariah secara signifikan. Secara parsial hanya NIM dan BOPO yang berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Lemahnya pengaruh Indeks Maqashid Syariah dan Indeks Islamic Social Reporting menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut bukanlah faktor utama dalam pencapaian bank syariah, meskipun bank syariah juga harus memperhatikan faktor mashlahah

    Income Inequality and Regional Index of Financial Inclusion For Islamic Bank in Indonesia

    Get PDF
    This research is proposed to measure financial inclusion index in 2 dimensions (2D-FII) in Indonesia Islamic banks. This research contributes to the measurement 2D-FII at the regional level in Indonesia. The analysis of crosssection data from 33 provinces in Indonesia between 2014 and 2015 shows that the value of FII in Islamic banking in Indonesia is still low. Previous works show one of the determinants on increasing inequality in any country is limited access to the financial sector, especially for low-income household (Akimov, Wijeweera, and Dollery 2006; Kenourgios and Samitas 2007; Levine 2003; D. Park and Shin 2015). Thus, the low level of FII in Indonesia perhaps is caused by inequality of income. Therefore, this research recommends policymaker to have more concern on poverty alleviation program and open new Islamic banks branches at the regional level. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur indeks inklusi keuangan pada 2 dimensi (2D-FII) pada bank-bank syariah di Indonesia. Secara umum, penelitian ini berkontribusi pada pengukuran 2D-FII di tingkat regional Indonesia. Analisis terhadap data dari 33 provinsi di Indonesia antara tahun 2014-2015 menunjukkan bahwa nilai FII pada perbankan syariah di Indonesia masih rendah. Kajian-kajian terdahulu menunjukkan bahwa salah satu penentu peningkatan ketimpangan di berbagai negara adalah akibat akses terhadap sector keuangan yang masih terbatas, khususnya pada rumah tangga dengan pendapatan rendah (Akimov, Wijeweera, and Dollery 2006; Kenourgios and Samitas 2007; Levine 2003; D. Park and Shin 2015). Dengan begitu, rendahnya tingkat FII di Indonesia bisa jadi disebabkan oleh ketimpangan pendapatan. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan pengambil kebijakan untuk lebih fokus pada program pengentasan kemiskinan dan pembukaan cabang-cabang bank syariah di tingkat regional

    Social capital and economic growth: empirical evidence from OIC countries

    Get PDF
    This research investigates the effect of constructive social capital such as religious tolerance, political participation, and marriage; and destructive social capital such as the corruption culture and discrimination behavior towards the economic growth rate of member countries of the Islamic Cooperation Organization (OIC) 2014-2017. The results of the research estimation using the technique of fixed effect (FE) from the panel data of the OIC countries show that religious tolerance measured using the freedom of religion index (FRI) shows a positive and significant effect on the economic growth rate; political participation as measured by political rights index (PRI) has a significant negative effect on the economic growth rate; marriage measured using the percentage of married woman (PMW) has a positive effect on the economic growth rate but is not significant; corruption culture measured using corruption perception index (CPI) has a negative and not significant effect on the economic growth rate; and discrimination behavior measured using discrimination and violence against minorities index (DVI) shows a negative and not significant effect on the economic growth rate.Abstrak:Penelitian ini menginvestigasi pengaruh modal sosial konstruktif (modal sosial konstruktif) seperti toleransi beragama, partisipasi politik, dan pernikahan, serta modal sosial destruktif (modal sosial destruktif) seperti budaya korupsi dan perilaku diskriminasi terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) 2014-2017. Hasil estimasi penelitian menggunakan teknik fixed effect (FE) dari panel data negara-negara OKI menunjukkan bahwa toleransi beragama yang diukur menggunakan indeks kebebasan beragama (FRI) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi; partisipasi politik yang diukur menggunakan indeks hak politik (PRI) memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi; pernikahan yang diukur menggunakan persentase wanita menikah (PMW) memiliki pengaruh positif terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi namun tidak signifikan; budaya korupsi yang diukur menggunakan indeks persepsi korupsi (CPI) memberikan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi; dan diskriminasi perilaku yang diukur menggunakan indeks diskriminasi dan kekerasan terhadap minoritas (DVI) menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi.

    Spin-Off Policy of Sharia Bank: Is It Profitable?

    Get PDF
    According to Law No 21/ 2008, a Sharia Business Unit (SBU) owned by a Conventional Commercial Bank (CCB) is required to separate from its Parent Bank before 2023. Some Sharia Business Units have initiated a separation step from Conventional Commercial Bank. At the same time, they are required to keep the level of efficiency in running their business operations. This paper is intended to analyze the efficiency level of Sharia Business Units that have separated from its parent bank and compare the efficiency level before and after separation. The method used is Data Envelopment Analysis (DEA) and Paired Sample t-Test. T he results show that, based on the total average efficiency of all spin-off sharia banks (in this case four sharia banks namely BNI Sharia, BRI Sharia, BJB Sharia and Bukopin Sharia Bank), there is a decrease in technical efficiency and pure technical efficiency before and after the spin-off. This is a cost adjustment is needed in the early periods of spin-off. Sharia banks require a \u27weaning\u27 from their parents. Nevertheless, there is no statistically significant difference in the efficiency levels between before and after the spin-off. Abstrak:Menurut UU No 21/2008, Unit Bisnis Syariah (SBU) yang dimiliki oleh Bank Umum Konvensional (CCB) diharuskan untuk berpisah dari Induknya sebelum tahun 2023. Beberapa Unit Bisnis Syariah telah memulai langkah-langkah pembukaan dari Bank Umum Konvensional. Namun, mereka dituntut untuk menjaga tingkat efisiensi dalam menjalankan bisnisnya. Studi ini menganalisis tingkat efisiensi Unit Bisnis Syariah yang telah terpisah dari induknya dan kemudian membandingkan tingkat efisiensi sebelum dan sesudahnya. Metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA) dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan total efisiensi rata-rata semua spin-off bank syariah (dalam hal ini empat bank syariah yaitu BNI Syariah, BRI Syariah, BJB Syariah dan Bank Syariah Bukopin), terdapat penurunan efisiensi secara teknis di bank syariah dari sebelum dan sesudah spin off. Hal ini terjadi karena pada periode awal spin-off, ada penyesuaian biaya pada spin-off bank syariah. Bank syariah membutuhkan \u27penyapihan\u27 dari orang tua mereka. Namun demikian, tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dalam tingkat efisiensi antara sebelum dan sesudahnya. Hal ini dapat menjadi referensi bagi Unit Bisnis Syariah lainnya dalam mengambil keputusan untuk segera melakukan spin-off, tentunya disertai dengan perencanaan dan implementasi yang hati-hati dan bijaksana

    The Implementation of Salam-Contract For Agriculture Financing Through Islamic-Corporate Social Responsibility (Case Study of Paddy Farmers in Tuban Regency Indonesia)

    Get PDF
    This research is aimed at discovering a stable financial scheming formula or model that would be compatible with the natural characteristics of a paddy farming cycle in Tuban. The qualitative research employs the use of an active participatory community through the means of a focus group discussion, an in-depth interview and face to face interviews with respective stakeholders and key informants. The Salam contract, which is highly beneficial is a prospective f inancial scheme that terminates the long business chain found in most businesses in Indonesia. The Corporate Social Responsibility which is managed through the Syariah approach (I-CSR) from a company, can become the solution to bridge the gap found in the implementation of funds for a Salam contract. The Salam contract applicability is dependent on the Islamic farmer cooperatives (BMT), a unit of joint venture organization serving as the key players in the execution of the function of a paddy warehouse-trading agent and direct financing to farmers. Strong support also comes from the zakat, infāq, and shodaqoh institution (LAZ) whose role is educating and encouraging the paddy farmers’ skills and competency, especially to enable them access end-user markets using the aid of information technology Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menemukan formula skema pembiayaan pertanian yang stabil sesuai karakteristik dengan alamah pertanian padi di Kabupaten Tuban. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam menyelesaikan penelitian ini dengan partisipasi komunitas aktif melalui media diskusi kelompok, wawancara mendalam tatap muka dan observasi kepada informan kunci dan pihak yang terlibat secara langsung dalam tata niaga pertanian padi di Kabupaten Tuban. Kontrak salam adalah skema pembiayaan yang sangat menguntungkan bagi petani dan pada penerapannya mampu mengambil pembiayaan peran distributor dalam tata niaga pertanian padi. Islamic Corporate Social Responsibility (I-CSR) yang dikelola berdasarkan ekonomi syariah dari perusahaan yang beroperasi di prinsip wilayah Tuban bisa menjadi solusi dana yang dikembangkan untuk pembiayaan pertanian yang dihindari oleh perbankan karena siklus bisnis yang berbeda. Keberlangsungan kontrak salam pertanian untuk komoditas padi akan bergantung pada koperasi petani yang terdiri dari koperasi simpan pinjam Syariah (BMT), gudang padi, penggilingan padi dan unit perdagangan yang kesemuanya disebut sebagai KUB (Kelompok Usaha Bersama). Dukungan yang kuat juga berasal dari Lembaga zakat, infāq dan shodaqoh, yang memiliki peran untuk melakukan pelatihan keahlian petani dan membantu memenuhi kebutuhan dasar petani yang menjadi anggota dalam KUB

    The Role of Investment-Based Islamic Crowdfunding for Halal MSMEs: Evidence from Indonesia

    Get PDF
    Investment-based crowdfunding can serve as an alternative financing tool for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. The development of these services can also boost the progress of halal industry because both have integrated relationships. However, not all funding campaigns for crowdfunding services are successful. This study aims to analyze the development of Islamic crowdfunding business in Indonesia and factors affecting the success of funding campaigns in these services. Primary data obtained through interviews and literature review while secondary data is collected from 39 funding campaigns in 4 Islamic crowdfunding online services. Using a quantitative approach, it finds that funding target, campaign duration, payback periods and rate of return have positive effects on campaign success, while a minimum amount of investment has a negative effect. Finally, SWOT analysis was conducted to find out the challenges and opportunities for the halal industry in utilizing such Islamic crowdfunding service. Abstrak:Crowdfunding berbasis investasi dapat menjadi sarana pembiayaan alternatif bagi UMKM di Indonesia. Berkembangnya layanan tersebut turut mendorong kemajuan industri halal karena keduanya memiliki hubungan yang terintegrasi. Namun, tidak semua kampanye pendanaan pada layanan crowdfunding berhasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan usaha crowdfunding syariah dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendanaan pada layanan tersebut. Data primer diperoleh melalui metode wawancara dan kaji literatur sedangkan data sekunder diperoleh melalui 39 kampanye pendanaan pada 4 situs crowdfunding syariah. Target pendanaan, durasi kampanye, jangka waktu pengembalian dan tingkat bagi hasil memiliki pengaruh positif terhadap keberhasilan kampanye, sementara jumlah investasi minimal memiliki pengaruh negatif. Setelah melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, analisis SWOT dilakukan untuk mengetahui tantangan dan peluang bagi industri halal dalam memanfaatkan layanan crowdfunding

    Modified Reverse Salam Product as an Innovative alternative for mobilizing fixed deposits in Jurisdictions with Limited Sharia Compliant Investment Avenues to Promote Financial Inclusion

    Get PDF
    With the fintech (financial technology) solutions available in the market today, innovative ways to provide financial inclusion is needed. However, the most critical challenge in the arena is the limited availability of shariacompliant investment avenues in some of the jurisdictions of the world where Islamic banking and finance has not yet fully taken off. The main objective of this research is to introduce a universally accepted mechanism using salam, one of the least used Islamic finance contracts in Islamic commercial banking for mobilizing fixed deposits. This will be ideal to be used in jurisdictions with limited sharia-compliant avenues. This is exploratory legal research that aims to provide an adequate and effective product for the jurisdictions that aspires to have a sophisticated fixed return guaranteed investment products structured in a sharia-compliant manner. Simultaneously, the proposed product in this research will serve the less privileged community of the society whose commodities can be used as an underlying asset in structuring the product. However, this social impact of the product will differ depending on the jurisdiction in which it is applied and the decision of the financial institution in which the product is offered as it is there discretionary power to choose the underlying commodity used in the transaction. Fintech can also be fused with the suggested product, and as such, the product can be easily used by the population in physically remote locations in a convenient manner. Keberadaan solusi fintech di pasaran saat ini memerlukan adanya inovasi-inovasi untuk mewujudkan keuangan inklusif. Akan tetapi, tantangan yang paling serius dalam hal ini adalah terbatasnya cara investasi yang sesuai dengan syariah di beberapa yurisdiksi di dunia, dimana perbankan dan keuangan syariah belum sepenuhnya diadopsi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah memperkenalkan mekanisme yang diterima secara universal dengan menggunakan salam, sebagai salah satu jenis kontrak keuangan yang paling jarang digunakan dalam perbankan komersial syariah untuk memobilisasi deposito dengan pengembalian tetap. Hal ini dapat menjadi ideal digunakan dalam yurisdiksi yang memiliki kesusaian syariah terbatas. Studi ini merupakan penelitian hukum eksploratori yang bertujuan untuk menawarkan produk yang tepat dan efektif bagi yurisdiksi yang berkeinginan untuk memiliki produk investasi terjamin dengan pengembalian tetap yang terstruktur dengan cara yang sesuai dengan syariah. Selain itu, produk yang ditawarkan ini akan dapat dimanfaatkan oleh komunitas yang kurang mampu dengan komoditas yang dapat digunakan sebagai asset dasar dalam penataan produk. Akan tetapi, dampak sosial dari produk ini akan berbeda-beda tergantung pada yuridiksi di mana ia diterapkan dan keputusan lembaga keuangan di mana produk tersebut ditawarkan. Hal ini karena adanya kekuatan diskresi untuk memilih komoditas dasar yang digunakan dalam transaksi. Fintech juga dapat digabungkan dengan produk salam, dan dengan demikian, produk tersebut dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh populasi di lokasi-lokasi terpencil

    Growth and Value Effect on Jakarta Islamic Index: Analysis towards Performance of Sharia Equity Mutual Fund

    Get PDF
    This study provides evidence that value and growth stocks are able to explain Net Asset Value of sharia mutual fund. Growth and value stocks in 2013-2017 are used to predict mutual fund profits. Thus, prior to any losses or lower Net Asset Value experienced by customers, investment managers and investors can estimate the profit or loss obtained. This study uses quantitative method with the latest secondary data from companies indexed in the Jakarta Islamic Index and sharia mutual fund data. The results of statistical tests show that growth and value shares equally affect the profit of sharia mutual funds. The growth stock has a larger R-Square than stock value. Meanwhile, the ratios that most affect Net Asset Value of sharia mutual fund are the Return on Equity and Book to Market Value. Penelitian ini membuktikan bahwa growth stock dan value stock mampu menjelaskan Net Asset Value dari mutual fund syariah. Growth stock dan value stock digunakan untuk memperdiksi keuntungan dari mutual fund. Sehingga, sebelum nasabah mengalami keuntungan atau kerugian atas Net Asset Value, manajer investasi dan investor dapat memprediksi kemungkinan keuntungan dan kerugian yang akan didapat. Artikel ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari perusahanperusahaan yang terindeks oleh Jakarta Islamic Index dan data mutual fund syariah. Hasil penguajian data statistic menunjukkan bahwa baik growth stock maupun value stock mempengaruhi keuntung mutual fund syariah. Growth stock menunjukkan R-square lebih besar daripada stock value. Sementara itu, rasio yang paling berpengaruh terhadap Net Asset Value pada mutual fund syariah adalah Return on Equity dan Book to Market Value

    291

    full texts

    352

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇