Jurnal Agroindustri
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENURUNAN KUALITAS MINYAK GORENG CURAH SELAMA PENGGORENGAN KERUPUK JALIN
Selama penggorengan kualitas minyak mengalami penurunan kualitas yang dipengaruhi oleh uap yang dilepaskan dari bahan yang digoreng, suhu penggorengan, lama pemanasan/penggorengan dan komposisi bahan yang digoreng. Indikator kerusakan minyak goreng dapat diamati dari perubahan sifat fisika-kimianya, antara lain bilangan asam, kandungan asam lemak bebas (ALB) dan titik asap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola perubahan kualitas minyak goreng curah selama penggorengan kerupuk jalin pada suhu di atas 190 0C selama 4 jam. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu minyak goreng dengan penambahan ulang dan pengaruh lama waktu penggorengan selama 4 jam. Dilakukan pengambilan sampel setiap 0,5 jam penggorengan. Data ditampilkan dalam bentuk grafik dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, setelah penggorengan kerupuk jalin selama 4 jam pad suhu di atas 190 0C, pola perubahan kualitas minyak goreng curah terlihat meningkat tidak linier pada perubahan bilangan asam dan asam lemak bebas. Dilain pihak, pola perubahan kualitas minyak goreng curah terlihat menurun tidak linier pada titik asap. Peningkatan dan penurunan yang tidak linier ini disebabkan karena terjadi penambahan minyak baru setiap satu jam sekali yang berfungsi untuk menstabilkan minyak goreng baik secara kualitas maupun kuantitas. Berdasarkan pengukuran kandungan bilangan asam, asam lemak bebas dan titik asap, diketahui bahwa minyak goreng curah masih layak pakai adalah pada 40 kali penggorengan selama 2.5 jam dengan kerupuk jalin sebanyak 100 kg. Hal ini mengindikasikan bahwa kandungan bilangan asam 2.42 % masih di bawah batas maksimal yaitu 2.5 %
PENDUGAAN UMUR SIMPAN DAN TINGKAT PENERIMAAN KONSUMEN PADA PEMBUATAN PRODUK BIOFARMAKA BERBASIS TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) SEBAGAI ANTI FUNGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama umur simpan dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk biofarmaka (balsem, salep dan obat cair). Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi uji fungi, uji keamanan produk, pengamatan umur simpan, dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk biofarmaka. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pertanian Universitas Bengkulu. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan uji fungi, uji keamanan dan umur simpan produk dianalisa secara deskriptif sedangkan untuk tingkat penerimaan konsumen dilakukan dengan uji penerimaan atau uji hedonik, uji penerimaan konsumen ini melibatkan 10 orang mahasiswa Unib dan 15 orang dari masyarakat Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan konsumen terhadap jenis produk yang paling disukai adalah produk balsem dengan jumlah persentase sebesar 94%, sedangkan produk pilihan kedua adalah salep dengan jumlah persentase 87,6% dan diikuti oleh produk obat cair 77,6% sebagai produk pilihan ketiga sedangkan lama umur simpan terhadap masing-masing produk biofarmaka lebih dari satu bulan untuk produk balsem, salep dan obat cair dengan dosis 5% dan 10%. Sedangkan dengan dosis 1% untuk produk obat cair hanya mampu bertahan dengan umur simpan selama 23 hari untuk ulangan pertama dan 24 hari untuk ulangan kedua dan ketig
PENGARUH EKSTRAKSI DAN JENIS BAHAN PENGIKAT TERHADAP PERMEN TABLET BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia)
Noni (Morinda Citrifolia) is a herb which has effect to cure cancer, high blood pressure, etc. Makes the smell and the taste of noni less delicious because there are a number of organic acid like caproic acid and caprilic acid in noni. Therefore it needs an alternative product such as pressed candy. Correct process of extraction and addition of binding agents can produce the pressed candy with the physical, chemical and organoleptic characteristic that are expected. The objective of this research wash to know the optimum ratio of noni compared with ethanol so it can produce dry extrac of noni fruit with vitamin C and high activity antioxidant and also to know the influence of binding agents type in the making of noni pressed candy. This research use the Randomized Block Design (RBD), where at antecedent research consisted of 3 (three) levels which is ratio of noni fruit compared by ethanol (1:1, 1:2, 1:3) and best treatment used for the main research. Main research consisted of 3 (three) levels that was influence of binding agents type (maltodextrin 5%, gelatin 1,5% and gom arab 1%). Then its continued with the BNT test at ? = 0,05 (differing reality). Test of organoleptic done by hedonic score test. Best treatment uses multiple attribute method. The result of research show that the best treatment from dry filtrate of noni fruit was with the ratio of noni fruit compared by ethanol = 1:3. Best treatment of noni fruit pressed candy is with the gelatin addition 1,5 %
PENGARUH PROSES PEMBUATAN ES KRIM TERHADAP MUTU ES KRIM BERBAHAN BAKU PISANG
Ice cream is a frozen food that could and very favorable in the whole circle and usually consumed as desert. Productions of ice cream by traditional and mid-modern method are methods that have a difference in the production process, especially in the freezing process. The research aimed to understand the influence of production process of ice cream (traditional and mid-modern processes) toward overrun, melt-ability, organoleptic and chemical characteristics. The research used Complete Random Design and factorial by two different factors. The result showed that the highest overrun and the fastest melted of ice cream is K1B2 treatment (banana mid-modern process)
PEMANFAATAN ASAP CAIR UNTUK MEMPERTAHANKAN KESEGARAN BUAH PISANG AMBON CURUP
Penanganan pasca panen pisang ambon curup harus benar-benar diperhatikan, karena buah pisang Ambon Curup memiliki tekstur yang lembut dan mengalami proses pematangan yang cepat sehingga sangat mudah terserang infeksi dan penyakit pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi asap cair yang optimal untuk mempertahankan kesegaran buah pisang Ambon Curup.Penelitian ini menggunakan asap cair dengan lima konsentrasi yaitu, C0 (asap cair 0%), C1 (asap cair 1%), C2 (asap cair 2%), C3 (asap cair 3%) dan C4 (asap cair 4%). Variabel yang diamati adalah, berat perbuah, berat persisir, warna kulit, warna daging buah, tebal kulit, rasa, tekstur, off flavor dan layak konsumsi / kesegaran, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesegaran buah terlama dapat dipertahankan sampai 14 hari pada perlakuan dengan konsentrasi 4%
KAJIAN AWAL PEMANFAATAN AIR LAUT UNTUK EKSTRAKSI LIMBAH CAIR CPO DALAM MENURUNKAN KADAR MINYAK DAN LEMAK, ANGKA BOD, ANGKA COD SERTA NILAI pH
Palm oil mill (POM) is an industry laden with residues of processing. From the processing of fresh fruit bunches into crude palm oil (CPO) industrial wastewater treatment using pond systems that are not yet qualified a lot of quality raw wastewater. This study aims to determine the ability of sea water in the lower levels of oil and fats, the rate of COD and BOD and pH in wastewater CPO, determine the most optimal ratio in the extracrion process of palm oil wastewater with seawater in reducing chemical properties in terms of oil content and fat, the rate of COD and BOD and pH in wastewater re-CPO and to utilize the extracted oil as raw material for making soap cream. Liquid waste is liquid wate used palm oil (first pond). The treatments in this experiment were 5 treatments and 3 replication, one-time treatments of liquid waste CPO mixing with seawater. By compration of 9:1, 4:1, 7:3, 3:2, and 1:1 ml of water can reduce the oil-fat content of the original 384 mg/L to 372-22 mg/L, COD of 13700 mg/L became 10290-860 mg/L, the rate of BOD of 4700 mg/L to 2100-95 mg/L and pH values from 6.5 to 6.43 to 5.23. Comprasion of crude palm oil wastewater with seawater optimal in reducing the oil-fat levels, the rate of COD and BOD as well as the pH value is a ratio of 1:1 for of quality of industrial wastewater. Separation power of sea water to the oil-fat content is 3.1 to 94.27% of 384 mg/L, 4700mg/L and the extracted oil can be made as a raw material for making soa