Jurnal Sains dan Seni ITS
Not a member yet
    2345 research outputs found

    Pemodelan Timbulan Sampah Berdasarkan Faktor Sosio Ekonomi dan Sosio Demografi di Jawa Tengah Menggunakan Geographically Weighted Regression

    Get PDF
    Sampah merupakan isu penting yang membutuhkan perhatian serius, karena setiap aktivitas manusia pasti mengha-silkan sampah. Dengan meningkatnya pola konsumsi masya-rakat, jumlah sampah yang dihasilkan juga bertambah. Penge-lolaan dan penanganan sampah harus menjadi perhatian ber-sama antara pemerintah dan masyarakat. Pada tahun 2021, Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah sampah tertinggi secara nasional, naik 13% dari tahun sebelumnya. Penelitian ini ber-tujuan untuk menganalisis faktor-faktor sosio ekonomi dan so-sio demografi yang mempengaruhi produksi sampah. Metode Geographically Weighted Regression (GWR) digunakan untuk mempertimbangkan aspek-aspek geografis. Faktor sosio ekono-mi yang dianalisis meliputi laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan harga konstan dan tingkat pengangguran terbuka. Sementara itu, faktor sosio demografi yang dipertimbangkan adalah jumlah penduduk dan rata-rata lama sekolah. Dari penelitian ini, dikembangkan model produk-si sampah untuk setiap kabupaten dan kecamatan di Provinsi Jawa Tengah. Model ini menggunakan fungsi Gaussian Fixed dengan tingkat kecocokan sebesar 93,29%, yang lebih efektif dibandingkan model regresi linear berganda. Di Kota Sema-rang, yang memiliki jumlah sampah tertinggi di Jawa Tengah, faktor yang paling berpengaruh adalah jumlah penduduk dan rata-rata lama sekolah

    Pengendalian Kualitas Air di PDAM Surya Sembada Menggunakan Diagram Kendali MEWMV dan MSEWMA Berbasis Redisual

    Get PDF
    PDAM Surya Sembada merupakan perusahaan pemerintah sebagai penyedia layanan air bersih di Kota Surabaya yang salah satu unit produksinya yaitu IPAM Ngagel I. Proses penjernihan air pada IPAM Ngagel I perlu diperhatikan karena berhubungan dengan kualitas air yang akan didistribusikan. Sehingga air yang dihasilkan harus memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian kualitas air pada unit produksi IPAM Ngagel I. Penelitian ini menggunakan metode Multivariate Exponentially Weighted Moving Variance (MEWMV) untuk monitor pergeseran variabilitas proses dan Multivariate Sign Exponentially Weighted Moving Average (MSEWMA) untuk monitor pergeseran mean proses. Karakteristik kualitas air yang akan digunakan pada penelitian ini adalah kekeruhan, pH, sisa klor dan zat organik (KMnO_4) dimana masing – masing karakteristik kualitas saling berhubungan. Analisis menunjukkan bahwa terdapat autokorelasi pada data akibat dari proses yang dilakukan terus menerus, sehingga pengendalian kualitas menggunakan pendekatan model time series. Data penelitian dibagi menjadi dua fase pada musim hujan. Pada fase I didapatkan hasil analisis, bahwa proses produksi air belum terkendali secara statistik baik secara variabilitas maupun mean proses, sehingga diperlukan identifikasi karakteristik kualitas yang menyebabkan proses produksi belum terkendali secara statistik. Adapun karakteristik kualitas yang diduga sebagai penyebab belum terkendalinya proses produksi pada fase I adalah karakteristik kualitas pH, zat organik dan sisa klor. Analisis pada fase II didapatkan bahwa proses produksi air telah terkendali secara statistik baik secara variabilitas maupun mean proses. Berdasarkan hasil analisis kapabilitas proses, secara univariat, terdapat karakteristik kualitas yang memiliki tingkat keakurasian yang kurang dalam memenuhi batas spesifikasi perusahaan, yaitu karakteristik zat organik dan sisa klor. Sedangkan kapabilitas proses secara multivariat, proses produksi telah kapabel dan kinerja proses memiliki keakurasian yang cukup baik

    Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Jumlah Diabetes Melitus di Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 Menggunakan Geographically Weighted Negative Binomial Regression

    Get PDF
    Diabetes melitus (DM) adalah kondisi medis yang di-tandai oleh tingginya kadar glukosa darah akibat gangguan produksi atau penggunaan insulin dan dapat merusak organ dan jaringan penting tubuh. Provinsi Jawa Timur menjadi sa-lah satu wilayah dengan jumlah kasus DM tertinggi di Indonesia pada tahun 2022. Dalam penelitian ini, data jumlah kasus DM menunjukkan overdispersion yang diatasi dengan metode Geo-graphically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik data jumlah kasus DM di Jawa Timur serta faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan untuk memodelkan jumlah kasus DM menggunakan metode GWNBR. Penelitian ini menggunakan pembobot fungsi kernel adaptive bisquare dan adaptive tricube. Pemodelan GWNBR dilakukan dengan exposure dan tanpa exposure, di mana jumlah penduduk digunakan sebagai varia-bel exposure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ka-sus DM terbanyak ditemukan di Kota Surabaya dengan 96.732 kasus, sementara jumlah kasus terendah terdapat di Kota Batu dengan 2.611 kasus. Berdasarkan kriteria kebaikan model AICc, model GWNBR dengan exposure adalah model terbaik dengan menggunakan kernel adaptive bisquare dengan nilai AICc 23.012,62 dan menghasilkan dua kelompok kabupaten/ kota berdasarkan variabel yang berpengaruh signifikan, va-riabel yang signifikan di seluruh lokasi yaitu persentase pendu-duk tingkat pendidikan SMA ke atas, rata-rata pengeluaran makanan dan minuman jadi per kapita dalam sebulan, dan rata-rata pengeluaran makanan berserat per kapita dalam se-bulan, sedangkan variabel yang berpengaruh di sebagian besar lokasi adalah persentase penduduk usia lanjut

    Clustering Lokasi Pengujian Kualitas Air PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) sebagai Bentuk Evaluasi Perusahaan Menggunakan Self Organizing Maps (SOM)

    Get PDF
    Terjadi penurunan titik lokasi yang MSAM dari pengawasan yang dilakukan secara internal pada tahun 2022 dan 2021. Maka dari itu, dilakukan clustering berdasarkan lokasi pengujian kualitas air PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) menggunakan Self Organizing Maps (SOM). Karakteristik data hasil pengujian di 60 lokasi dari parameter kekeruhan, pH, besi, dan nitrit menunjukkan kualitas air yang sangat baik. Sebelum melakukan clustering, terdeteksi beberapa outlier. Lokasi Ireng menjadi outlier paling esktrim karena memiliki nilai kekeruhan dan pH yang sangat mendekati batas spesifikasi, yaitu kekeruhan sebesar 4,95 NTU dan pH 8,41. Hasil clustering terbaik adalah dengan menghapus satu outlier dan membentuk dua klaster dengan hasil evaluasi nilai silhouette coefficient 0,668 dengan kategori klaster layak atau sesuai. Dilakukan pengujian multivariat normal yang menghasilkan sampel tidak berditribusi normal multivariat, sehingga digunakan pengujian hipotesis nonparametrik Kruskal-Wallis. Berdasarkan hasil pengujian Kruskal-Wallis diperoleh hasil bahwa klaster 1 dan klaster 2 berbeda secara signifikan, serta variabel yang berbeda secara signifikan antara klaster 1 dan klaster 2 adalah kekeruhan dan besi. Klaster 2 cenderung memiliki kualitas air yang lebih baik dibandingkan klaster 1. Kekeruhan di klaster 1 cenderung lebih tinggi dibanding klaster 2 dan beberapa lokasi di klaster 1 memiliki tingkat kekeruhan yang lebih dari 1 NTU. Pada variabel besi juga begitu, klaster 1 cenderung memiliki kandungan besi yang lebih tinggi dibanding klaster 2. Pihak perusahaan perlu meningkatkan pemantauan dan pengendalian kualitas air di lokasi-lokasi dengan nilai di beberapa parameter mendekati batas spesifikasi

    Pelestarian Bangunan Cagar Budaya dalam Desain Interior Kantor Modern Studi Kasus Kantor BPSDMP Jakarta

    Get PDF
    Kantor merupakan tempat melaksanakan pekerjaan yang baik bersifat pelayanan maupun administratif. Cagar budaya merujuk pada benda, struktur, situs, bangunan, dan kawasan bersejarah yang memiliki nilai signifikan dalam budaya, dan penting untuk dijaga dan dilestarikan. Cagar budaya direvitalisasi difungsikan agar bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya sebagai kantor. Salah satu kantor yang berada di Jakarta yaitu Kantor BPSDMP Kemenhub merupakan bangunan cagar budaya. Pelestarian cagar budaya dapat dilakukan dengan pemahaman yang lebih dalam tentang pelestarian cagar budaya dengan menganalisis literatur, kondisi eksisting, dan kebijakan yang terkait dengan pelestarian cagar budaya. Pengembangan perancangan desain interior dilakukan melalui metode design thinking yang menghasilkan konsep desain yang melestarikan cagar budaya dan mengoptimalkan fungsi kantor. Penggunaan gaya Art Deco dengan mengembalikan bentuk bangunan asli dan menambahkan elemen Art Deco yang memperkuat nilai-nilai sejarah bangunan agar pelestarian cagar budaya menjadi optimal. Pengaplikasian openspace, optimal workstation, penambahan storage, breakout area dan multisensory design untuk meningkatkan produktivitas kerja dan menurunkan tingkat stres pegawai

    Karakterisrik Kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau

    Get PDF
    Studi ini bertujuan untuk menganalisis Karakteristik Kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau. menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS). Meskipun persentase penduduk miskin di Provinsi Kepulauan Riau termasuk paling rendah di Indonesia, namun provinsi ini cenderung rentan terhadap kemiskinan, yang dicerminkan oleh tren fluktuatif jumlah kemiskinan selama periode 2011-2022. Hal menarik dicermati dalam konteks karakteristik kemiskinan berdasarkan statistik deskriptif. Penduduk miskin di Kepulauan Riau cenderung didominasi oleh mereka yang berpendidikan rendah, berstatus tidak bekerja (menganggur), memiliki banyak anak, dan tinggal di perkotaan. Untuk mengatasi masalah kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan akses pendidikan, menciptakan lapangan kerja, mengalakkan kembali program KB, dan memberikan bantuan kepada keluarga miskin guna menekan risiko sosial

    Analisis Kestabilan dan Kontrol Optimal Model Penyebaran Populasi Perokok dengan Kontrol Penyuluhan (edukasi) dan Permen Karet Nikotin

    Get PDF
    Rokok mengandung banyak senyawa kimia berbaha-ya yang dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh baik bagi perokok maupun orang sekitar yang terpapar asap rokok. Dampak yang diberikan rokok menimbulkan kekhawatiran yang akhirnya memunculkan keinginan banyak perokok untuk berhenti merokok, namun tidak terealisasikan 100%. Telah di-lakukan penelitian mengenai model dan analisis penyebaran populasi perokok dengan menggunakan beberapa kontrol. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikaji mengenai pengembangan model matematika penyebaran populasi perokok, titik setim-bang bebas perokok dan endemik, analisis kestabilan model dan analisis kontrol optimal. Penyelesaian masalah kontrol optimal menggunakan Prinsip Minimum Pontyagin. Solusi numerik diselesaikan menggunakan metode Runge Kutta orde empat dengan bantuan software MATLAB. Berdasarkan simulasi di-dapatkan hasil bahwa pemberian kontrol berupa penyuluhan dan permen karet sebagai pengganti rokok dapat meminimum-kan jumlah perokok ringan dan perokok berat serta memak-simumkan jumlah populasi yang berhenti merokok permanen

    Penerapan Model Black-Litterman dan Mean Absolute Deviation dengan K-Medoids Clustering untuk Optimasi Portofolio Saham

    Get PDF
    Investasi merupakan aktivitas penempatan dana pada aset tertentu dengan tujuan mendapatkan keuntungan (return) pada masa depan. Semakin tinggi return maka semakin tinggi pula risikonya. Diversifikasi portofolio merupakan salah satu strategi untuk meminimalkan risiko investasi. Penelitian ini melakukan pemilihan saham untuk investasi dengan menggunakan metode K-Medoids Clustering. Penerapan metode clustering ini didahului dengan penerapan konsep Sliding Window untuk memahami perubahan struktur data yang terjadi seiring waktu. Selanjutnya, clustering diterapkan pada setiap window yang telah terbentuk. Pembentukan portofolio dilakukan dengan menggunakan model Black-Litterman dan Mean Absolute Deviation (MAD). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah data saham yang konsisten terdaftar dalam Indeks Investor33 periode Juli 2022 - Desember 2023. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terbentuk 8 portofolio dengan model MAD dan 4 portofolio dengan model Black-Litterman. Analisis portofolio dengan model MAD menunjukkan bahwa portofolio optimal terbaik tersusun atas tiga saham, yaitu BMRI dengan bobot 0,72065, AKRA dengan bobot 0,23687, dan MDKA dengan bobot 0,04248. Portofolio ini menghasilkan akumulasi return sebesar 47,43% dalam kurun waktu Juli 2022 - Desember 2023. Kinerja portofolio berdasarkan Indeks Sharpe mencapai 0,05662, dengan estimasi kerugian maksimum sebesar 3,607%. Analisis portofolio dengan model Black-Litterman menunjukkan bahwa portofolio optimal terbaik tersusun atas tiga saham, yaitu BMRI dengan bobot 0,67501, ADRO dengan bobot 0,25362, dan AKRA dengan bobot 0,07137. Portofolio ini menghasilkan akumulasi return sebesar 37,19% dalam kurun waktu yang sama, dengan kinerja portofolio berdasarkan Indeks Sharpe mencapai 0,01113, dan estimasi kerugian maksimum sebesar 3,371%. Oleh karena itu, portofolio dengan model MAD direkomendasikan sebagai portofolio optimal terbaik bagi investor

    Pengukuran Value at Risk Portofolio Menggunakan ARIMA dengan Pendekatan Single Index Model dan Constant Correlation Model pada Saham Sektor Pariwisata

    Get PDF
    Pariwisata telah menjadi industri yang semakin populer di Indonesia, menarik minat investor untuk berinvestasi di sektor pariwisata. Namun, dampak pandemi COVID-19 sangat memengaruhi perusahaan-perusahaan dalam sektor ini, khususnya pasca pandemi. Sahamsaham sektor pariwisata sensitif terhadap kondisi industri pariwisata, termasuk pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis investasi saham sektor pariwisata di Bursa Efek Indonesia pasca pandemi COVID-19 menggunakan metode ARIMA dengan Single Index Model dan Constant Correlation Model untuk mengoptimalkan portofolio saham, serta Value at Risk (VaR) khususnya metode Historical Simulation untuk mengukur risiko. Penelitian ini melibatkan data saham sektor pariwisata periode 2019-2023. Hasil pembentukan portofolio optimal berdasarkan Single Index Model terbentuk dari tiga saham yaitu JIHD dengan bobot yaitu sebesar 3%, saham SHID dengan bobot sebesar 69%, dan saham PNSE dengan bobot sebesar 27%, Kemudian untuk hasil portofolio optimal berdasarkan Constant Correlation Model terbentuk dari empat saham dengan proporsi masing-masing diantara lain saham JIHD dengan nilai bobot sebesar 7%, saham MAPB dengan nilai bobot sebesar 22%, saham PANR dengan nilai bobot sebesar 48%, dan saham PNSE dengan nilai bobot sebesar 22%. Hasil terbaik dari estimasi return portofolio dari Single Index Model dan Constant Correlation Model didapatkan bahwa portofolio Constant Correlation Model lebih direkomendasikan untuk berinvestasi karena dari hasil return peramalan, metode Constant Correlation Model mempunyai return yang positif, sedangkan Single Index Model memiliki return negatif. Estimasi nilai Value at Risk Historical Simulation pada portofolio saham yang terbentuk dari Single Index Model pada tingkat kepercayaan 90%, 95%, dan 99% secara berurutan adalah sebesar -0,02829, -0,04695, dan -0,06506. Kemudian untuk estimasi nilai dari Constant Correlation Model pada tingkat kepercayaan 90%, 95%, dan 99% secara berurutan adalah sebesar -0,02759, -0,03399, dan -0,04871

    Penerapan Metode Regresi Logistik Biner terhadap Pilihan untuk Childfree Pegawai Rumah Sakit Husada Utama Surabaya

    Get PDF
    Childfree merupakan suatu keputusan untuk tidak memiliki anak dalam suatu pernikahan secara sengaja. Hingga saat ini, istilah childfree masih dipandang tabu oleh masyarakat Indonesia. Akan tetapi, ada berbagai alasan logis yang mampu mendasari keputusan pasangan menikah untuk childfree. Beberapa diantaranya ialah adanya potensi overpopulation, tingginya Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI), serta alasan pribadi masing-masing pasangan. Berdasarkan kondisi tersebut, masyarakat perlu memahami alasan pasangan menikah memilih untuk childfree, sehingga dilakukan sebuah penelitian guna mengetahui faktor-faktor personal yang memengaruhi pilihan untuk childfree pegawai Rumah Sakit Husada Utama Surabaya menggunakan metode regresi logistik biner. Regresi logistik biner dipilih karena variabel respon dari penelitian ini, yaitu pilihan untuk childfree bersifat dikotomi, dimana data pilihan untuk childfree dan faktor-faktor yang diduga memengaruhinya adalah data primer yang diperoleh dari survei menggunakan kuesioner dengan metode sampling yang digunakan adalah Judgemental Sampling. Dari penelitian ini, diketahui bahwa variabel yang berpengaruh terhadap pilihan untuk childfree pegawai Rumah Sakit Husada Utama Surabaya adalah usia istri dan usia pernikahan, dimana semakin meningkat usia istri, maka semakin tinggi kemungkinan rumah tangga memilih untuk childfree. Sedangkan, semakin meningkat usia pernikahan, maka semakin rendah kemungkinan rumah tangga memilih untuk childfree

    2,187

    full texts

    2,345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Seni ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇