Jurnal Sains dan Seni ITS
Not a member yet
2345 research outputs found
Sort by
Spekulasi Teori Arsitektur No-Stop City pada Abad XXI
Kajian mengenai konsep teoritik arsitektur era postmodern masih banyak dilakukan pada era-era selanjutnya, termasuk pada abad XXI ini. Salah satu konsep teoritik yang muncul pada era postmodern tersebut berjudul No-Stop City yang digagaskan oleh sebuah kelompok arsitek bernama Archizoom Associati sebagai bentuk kritik terhadap kondisi industri pada saat itu. Pada abad ini, kembali terjadi sebuah fenomena serupa berupa pergeseran industri yang terjadi pada tahun 2017, yaitu peralihan industri yang mulai menggunakan generative Artificial Intelligent (AI) dalam mewujudkan kustomisasi produksi massal. Penggunaan generative AI tersebut selanjutnya juga akan banyak berpengaruh pada praktik berarsitektur. Proses duplikasi dalam produksi massal fungsi arsitektur yang digagaskan pada konsep No-Stop City dapat diimplementasikan kembali pada abad XXI dengan bentuk duplikasi
Pengelompokan Kabupaten/Kota di Jawa Timur Berdasarkan Indikator Kesejahteraan Rakyat Menggunakan Metode Ensemble Rock
Salah satu mandat pembukaan UUD 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum, namun pemerataan kesejah-teraan di Indonesia belum tercapai. Setiap tahunnya BPS selalu melakukan publikasi terhadap indikator dan statistik kesejah-teraan rakyat baik tingkat nasional maupun provinsi, meskipun belum memberikan kategorisasi langsung terkait kabupaten/ kota sejahtera. Ada delapan indikator kesejahteraan rakyat dan data hasil publikasi ada terdiri dari data numerik dan kate-gorik. Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan memiliki penduduk terbesar mengalami disparitas sehingga perlu dilakukan pengelompokan. Analisis pengelompokan data campuran yang dapat digunakan adalah metode ensemble ROCK yang mana untuk berskala data numerik dikelompokan menggunakan Agglomerative Hierarchical Clustering dan untuk data berskala kategorik menggunakan metode ROCK yang kemudian hasil dari pengelompokan tersebut digabungkan dan dikelompokkan kembali menggunakan metode ROCK dan dinamakan ensemble ROCK. Variabel penelitian 15 variabel terdiri atas 11 numerik dan 4 kategorik. Hasil pengelompokan menunjukkan empat kelompok kesejahteraan: tingkat 1 (7 kabupaten/kota), tingkat 2 (14 kabupaten/kota), tingkat 3 (5 kabupaten/kota), dan tingkat 4 (12 kabupaten/kota). Variabel pembeda utama adalah morbiditas, angka harapan hidup, angka harapan lama sekolah, TPT, TPAK, persentase pendu-duk miskin, akses air minum layak, akses sanitasi layak, kepa-datan penduduk, rata-rata lama sekolah, dan gini ratio
Perbandingan Peramalan Harga Saham Menggunakan Metode Brown’s Double Exponential Smoothing dengan Optimasi Golden Section dan Levenberg-Marquardt
Saham kini semakin menjadi instrumen pasar keuangan yang populer, hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah investor saham serta surat berharga lainnya sebesar 11,46% dibanding akhir tahun 2022. Saham merupakan investasi dengan risiko yang tergolong tinggi, namun tujuan utama investasi dalam bentuk saham adalah untuk memaksimalkan return dan meminimalkan resiko yang didapatkan dari return. Penelitian ini akan berfokus pada penerapan metode Brown’s Double Exponentual Smoothing (B-DES) dengan optimasi Golden Section dan Levenberg-Marquardt dalam forecasting harga saham. Data yang digunakan merupakan data saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI.JK), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI.JK), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA.JK), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI.JK), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN.JK) dengan periode 2 Januari 2014 – 31 Januari 2024. Hasil analisis box plot menunjukkan bahwa data harga saham tersebut tidak mengandung seasonal sehingga cocok untuk melakukan peramalan menggunakan B-DES yang hanya mengatasi keberadaan trend pada data. Data dibagi menjadi data training sebanyak 2463 data (119 bulan) dan data testing sebanyak 41 data (2 bulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi parameter menggunakan metode Levenberg-Marquardt menghasilkan nilai α optimum terbaik dengan nilai MSE rata-rata 44.252,03 yang lebih rendah daripada sebelum optimasi yaitu 48.832,65 dan setelah optimasi Golden Section yaitu 46.133,39. Hasil model B-DES sebelum optimasi maupun yang dengan optimasi Golden Section dan Levenberg-Marquardt memenuhi kriteria prediksi yang sangat akurat karena memiliki nilai MAPE < 10%. Analisis menunjukkan bahwa harga saham BMRI.JK, BBCA.JK, BBNI.JK, dan BBTN.JK cenderung naik dalam 10 periode ke depan menurut peramalan menggunakan metode B-DES dengan optimasi Levenberg-Marquardt, sementara harga saham BBRI.JK cenderung turun. Peramalan rate of return dari masing-masing harga saham menghasilkan nilai rata-rata rate of return dari harga saham penutupan BMRI.JK sebesar 0,0477%, BBRI.JK sebesar 0,0569%, BBCA.JK sebesar 0,0636%, BBNI.JK sebesar 0,0422%, dan BBTN.JK sebesar 0,0205%
Perbandingan Metode Extreme Gradient Boosting (XGBoost) dan Light Gradient Boosting Machine (LightGBM) untuk Mendeteksi Fraud pada Data Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor
Penggunaan asuransi semakin diminati di era per-kembangan ekonomi modern saat ini karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan risiko, sehingga penting diperlu-kan sebuah perlindungan atas risiko yang tidak terduga. Asu-ransi merupakan perjanjian antara dua pihak, di mana pihak penanggung berkomitmen kepada tertanggung dengan meneri-ma premi asuransi untuk memberikan ganti rugi kepada ter-tanggung. Salah satu asuransi yang banyak ditawarkan, yaitu asuransi kendaraan bermotor yang memberikan manfaat atas kerugian atau kerusakan yang terjadi pada kendaraan. Namun, pada praktiknya, asuransi kendaraan bermotor rentan terha-dap masalah fraud, yang merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja dengan tujuan memperoleh keuntungan dari pihak lain. Oleh karena itu, pada penelitian ini membahas mengenai deteksi fraud pada klaim asuransi kendaraan bermo-tor dengan menggunakan metode Extreme Gradient Boosting (XGBoost) dan Light Gradient Boosting Machine (LightGBM). Hasil klasifikasi dari kedua metode tersebut akan dibandingkan untuk mendapatkan model yang terbaik. Penelitian ini dila-kukan tahap pengambilan data sebanyak 15.420 data, kemu-dian dilakukan preprocessing data yang meliputi data cleaning, label encoding data, handling imbalance class, dan splitting data. Kemudian dilakukan klasifikasi dengan mengimplementasikan metode XGBoost dan metode LightGBM serta hyperparameter tuning pada masing-masing metode. Kinerja model XGBoost dari metrik evaluasi mendapatkan hasil accuracy 97,89%, precision 97,8%, recall 98,1%, F1-Score 98,0%, dengan waktu komputasi training, yaitu 756.2738 sekon atau sekitar 12 menit. Sementara itu, model LightGBM mendapatkan accuracy 98,3%, precision 98,0%, recall 98,5%, F1-Score 98,3% dengan waktu komputasi training, yaitu 444,5474 sekon atau sekitar 7 menit, Kedua model menunjukkan kinerja yang baik dalam mendeteksi fraud. Namun, model LightGBM memiliki keung-gulan dalam semua metrik evaluasi dan efisiensi waktu kom-putasi. Dengan demikian, LightGBM lebih efektif dan efisien dibandingkan XGBoost dalam mendeteksi fraud pada klaim asuransi kendaraan bermotor
Redesain Interior GRHA Mahameru Berkonsep Multifunctional and New Space Experience dengan Penerapan Pencahayaan Buatan Atraktif
Grha Mahameru merupakan Gedung serbaguna yang menjadi cabang dari Mahameru Restaurant. Dari aspek ekonomi, Grha Mahameru difokuskan sebagai tempat persewaan acara pertemuan dan restoran. Berada pada lokasi yang strategis dengan fasad bangunan yang menarik membuat Grha Mahameru menjadi tujuan masyarakat yang akan menyelenggarakan acara. Dengan fasilitas yang lengkap dan mengikuti trend yang sedang berlangsung, Grha Mahameru juga menarik perhatian banyak pengunjung. Pada penulisan laporan kali ini, objek yang dipilih akan diredesain untuk lebih memaksimalkan kemultifungsian ruang, dan meningkatkan visual ruangan sehingga dapat memberikan pengalaman baru untuk para tamu. Konfigurasi dan tatanan layout furnitur yang menjadi fokus utama penulis karena hal tersebut adalah salah satu syarat penting dalam memaksimalkan kualitas visual ruangan. Cara menganalisa dan memecahkan permasalahan dapat diperoleh dari parameter konfigurasi furnitur dan dekorasi yang sesuai untuk berbagai acara. Untuk mendapatkan hasil yang optimal salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membuat alternative konfigurasi furnitur dan dekorasi yang dapat digunakan segala acara pada elemen interior. Setelah pemaksimalan kemultifungsian ruang telah diterapkan, diharapkan ruangan pada gedung serbaguna dapat lebih menarik perhatian pengunjung dan memberikan pengalaman baru untuk setiap acara
Pengelompokan Desa Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Jawa Timur Menggunakan Metode Ensemble Fuzzy C-Means dan K-Modes
Pendaftaran hak atas tanah merupakan kegiatan penting pemerintah untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah melalui sertifikat. Hanya sekitar 31,74% dari 126 juta bidang tanah di Indonesia yang berhasil terdaftar hingga tahun 2016. Pemerintah memulai program baru bernama Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang melibatkan pendaftaran serentak tanah yang belum terdaftar di suatu wilayah. Jawa Timur sebagai salah satu provinsi yang telah melaksanakan program PTSL dengan 318 desa memiliki karakteristik keadaan wilayah yang berbeda-beda. Pada penelitian ini digunakan metode analisis kelompok data campuran, yaitu ensemble fuzzy c-means dan k-modes untuk mengelompokkan desa-desa di Jawa Timur berdasarkan karakteristik desa dalam memprioritaskan wilayah sebagai upaya percepatan pemenuhan target pendaftaran tanah. Penelitian ini menggunakan data Analisis Risiko PTSL-PM Fase 6 di Jawa Timur pada tahun 2023. Hasil penelitian menggunakan ensemble fuzzy c-means dan k-modes menghasilkan empat cluster optimum dengan nilai akurasi tergolong tinggi. Desa pada cluster satu memiliki karakteristik tidak termasuk status kawasan lahan, desa pada cluster dua memiliki karakteristik jumlah kepala keluarga tertinggi, desa pada cluster tiga memiliki karakteristik topografi bergelombang dan desa pada cluster empat memiliki karakteristik total bidang tanah terendah
Prediksi Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat Terhadap Rupiah Menggunakan Metode Support Vector Regression Dengan Whale Optimization Algorithm
Setiap negara melakukan perdagangan dengan nega-ra lain untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya, termasuk In-donesia. Sayangnya, setiap negara memiliki mata uang yang berbeda-beda. Oleh karena itu, diperlukan nilai tukar mata uang untuk melakukan perdagangan dengan negara lain. Nilai tukar adalah harga mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain yang telah disepakati bersama. Setiap peru-bahan nilai tukar mata uang akan memberikan dampak ter-hadap perekonomian suatu negara. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui nilai tukar yang akan datang. Untuk me-nyelesaikan permasalahan ini, dibutuhkan metode prediksi seperti Support Vector Regression (SVR). Akan tetapi, hasil prediksi SVR bergantung kepada pemilihan nilai hyper-parameter. Oleh karena itu, SVR akan dioptimasi menggunakan Whale Optimization Algorithm (WOA). Data nilai tukar mata uang yang digunakan adalah Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah yang berasal dari situs Yahoo Finance menggunakan harga penutupan harian mulai dari tanggal 27 Mei 2020 sampai dengan 2 Juni 2023. Penelitian ini berfokus untuk memprediksi harga penutupan harian berikutnya dengan menggunakan beberapa harga penutupan harian sebelumnya sebagai masuk-an. Metode Support Vector Regression yang dioptimasi dengan Whale Optimization Algorithm memiliki kinerja yang baik dalam memprediksi nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah dengan hyperparameter SVR, yaitu ε (epsilon) sebesar 1,00000605110973×10-12, C (penalty cost) sebesar 2,22663363867838, dan γ (gamma) sebesar 0,205687967011551 serta dengan jumlah lag variabel sebesar 5 mampu menghasilkan kinerja terbaik dengan nilai MAPE prediksi sebesar 0,238335527152796%
Penerapan Model Ramsey Cass Koopmans pada Pertumbuhan Ekonomi Industri Terhadap Tingkat Suku Bunga dan Pengaruh Pasca Pandemi Covid – 19 Di Provinsi Jawa Timur
Pada masa pandemi COVID-19, pertumbuhan ekono-mi Indonesia sempat mengalami penurunan. Kondisi ini juga dialami oleh beberapa perusahaan industri besar di Jawa Ti-mur. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai pening-katan jumlah pengeluaran konsumsi dari perekonomian suatu negara. Peningkatan pengeluaran konsumsi mendorong ber-kembangnya kuantitas dan kualitas produksi barang dan jasa. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan pengeluar-an konsumsi adanya utilitas konsumsi, yaitu manfaat yang diperoleh dari aktivitas mengonsumsi dan menggunakan ba-rang dan jasa. Mengingat begitu pentingnya tingkat utilitas konsumsi ini, maka banyak penelitian-penelitian yang fokus pada tingkat utilitas ini. Namun, belum memperhatikan penga-ruh dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Karena itu dalam usulan penelitian ini, kami menganalisis pengaruh suku bunga acuan BI terhadap pertumbuhan ekonomi industri, yang berkaitan dengan tingkat utilitas konsumsi, menggunakan model Ramsey Cass Koopmans dan mempertimbangkan kontrol optimumnya. Berdasarkan hasil dan Analisis didapatkan solusi bahwa model Ramsey Cass Koopmans menghasilkan solusi yang positif. Selanjutnya, untuk penyelesaian kontrol optimal terbukti bahwa kontrol yang diterapkan pada konsumsi per kapita efektif dalam memaksimalkan utilitas konsumsi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tingkat suku bunga sebagai kebi-jakan ekonomi mempengaruhi stok modal dan konsumsi
Metode Aggregate Attained Age Normal dalam Perhitungan Dana Pensiun Berdasarkan Tabel Mortalita yang Dibentuk Melalui Distribusi Makeham
Pada masa pensiun, kebutuhan pensiunan masih harus dipenuhi meskipun sumber pendapatan menurun. Oleh karena itu, adanya dana pensiun dapat membantu pensiunan untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka setelah tidak bekerja lagi. Dalam program dana pensiun, metode valuasi aktuaria adalah metode valuasi yang digunakan untuk menetapkan besar iuran normal dan kewajiban aktuaria. Metode yang digunakan untuk menghitung pendanaan pensiun pada penelitian ini yaitu metode Aggregate Attained Age Normal. Pada penelitian ini, tabel mortalita yang digunakan adalah tabel mortalita yang dibentuk melalui distribusi Makeham. Hukum mortalita Makeham merupakan suatu fungsi perluasan dari hukum mortalita Gompertz. Dengan menambahkan suatu konstanta, hukum mortalitas Makeham memperluas model Gompertz dengan memperhitungkan tingkat mortalitas yang tidak hanya bergantung pada faktor usia, tetapi juga memperhitungkan faktor tambahan yang memengaruhi tingkat mortalitas pada setiap usia. Fokus pada penelitian ini yaitu membandingkan dua tabel mortalita yang digunakan dalam perhitungan dana pensiun, yaitu tabel mortalita yang digunakan perusahaan (Tabel Mortalita 150% GAM71) dan tabel mortalita yang dibentuk melalui distribusi makeham. Selanjutnya, akan dilakukan perhitungan iuran normal (normal cost) dan kewajiban aktuaria (actuarial liability) berdasarkan masing-masing tabel mortalita menggunakan variabel gaji pokok, usia peserta saat ini, usia peserta saat masuk program pensiun dan jenis kelamin. Total iuran normal berdasarkan Tabel Mortalita 150% GAM71 sekitar 5,22% lebih besar dibandingkan dengan iuran normal berdasarkan Tabel Mortalita Makeham. Hal ini disebabkan karena dalam perhitungan iuran normal berdasarkan Tabel Mortalita 150% GAM71 menggunakan nilai saat ini (PVFB) yang lebih tinggi daripada Tabel Mortalita Makeham. Total kewajiban aktuaria berdasarkan Tabel Mortalita 150% GAM71 sekitar 1,3% lebih besar dibandingkan total kewajiban aktuaria Tabel Mortalita Makeham. Hal ini disebabkan karena tingkat mortalitas pada Tabel Mortalita Makeham lebih kecil daripada Tabel Mortalita 150% GAM71 pada semua jenis kelamin
Ekowisata dengan pendekatan arsitektur biomimikri di Pulau Bakut Kalimantan Selatan
Tugas akhir ini merancang solusi inovatif dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan ekowisata di lahan basah Pulau Bakut, habitat bekantan, dengan pendekatan biomimikri. Desain berfokus pada tiga aspek utama: arsitektur kamuflase, biomimikri territorial bekantan, dan biomimikri buah pohon rambai, untuk menghasilkan solusi yang harmonis dan selaras dengan alam. Kerangka konsep ini mengintegrasikan kecerdasan alam dengan inovasi arsitektur, dengan penekanan pada konservasi dan perlindungan habitat bekantan. Tipologi bangunan utama dirancang untuk memenuhi kebutuhan habitat bekantan serta meminimalkan gangguan terhadap lingkungan. Penempatan dan desain bangunan didasarkan pada penelitian mendalam mengenai perilaku dan pola gerak bekantan, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi lokal. Inovasi utama adalah penggabungan footbridge (titian) yang berfungsi sebagai area wisata dan kandang utama. Footbridge ini memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan tanpa merusak ekosistem, serta meningkatkan konektivitas antararea dengan solusi ramah lingkungan. Teknologi terbarukan, termasuk penggunaan energi terbarukan dan praktik ramah lingkungan, menjadi bagian integral dari desain. Tugas akhir ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bermartabat bagi bekantan dan ekosistem Pulau Bakut, sambil memfasilitasi ekowisata berkelanjutan. Pendekatan holistik ini tidak hanya melindungi dan menghormati dinamika ekosistem, tetapi juga menyokong keseimbangan antara konservasi dan peningkatan ekonomi lokal