Jurnal Sains dan Seni ITS
Not a member yet
    2345 research outputs found

    Pengaruh Kebijakan Moneter Negara Maju, Kepemilikan Asing, dan Exchange Rate terhadap Yield Obligasi Emerging Market di Asia

    No full text
    Perekonomian global membuka banyak peluang bagi negara untuk menciptakan hubungan globalisasi. Namun, dalam realitanya, banyak tantangan yang harus dilewati, salah satunya yaitu krisis ekonomi. Selama tahun 2020 hingga 2022, telah banyak terjadi peristiwa yang menyebabkan perekonomian global menjadi goyah. Pandemi COVID-19 dan tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina memberikan hantaman keras bagi perekonomian, termasuk pasar keuangan. Indeks saham Amerika mengalami koreksi terparah sejak 2008 pada tahun 2022, begitu juga dengan pasar utang yang ditandai koreksi harga obligasi acuan pemerintah. Di pasar obligasi mata uang lokal negara berkembang (emerging market) Asia Timur, terjadi arus modal keluar sebesar 2,1 Miliar USD pada kuartal ke-2 tahun 2022. Emerging market menjadi destinasi investasi yang atraktif bagi investor karena memberikan potensi pertumbuhan yang besar. Namun, pasar emerging sangat rentan terhadap kondisi keuangan global. Pasar utang berperan penting dalam mendukung perkembangan suatu negara, dimana dimanfaatkan oleh pemerintah dan perusahaan sebagai sumber pendanaan kebutuhan modal melalui penerbitan surat utang (obligasi). Masuknya investor asing dapat memberikan likudiitas lebih dan menjadi katalis bagi perkembangan domestik. Namun, arus modal asing sangat sensitif terhadap sentimen global, dan dapat menyebabkan economic shocks apabila terjadi arus keluar yang massif. Berkaitan dengan krisis yang terjadi, membuat bank sentral harus menetapkan kebijakan moneter secara agresif. Perubahan cepat dari penurunan suku bunga pada tahun 2020 hingga kenaikan agresif di tahun 2022 dapat memengaruhi perilaku investor, khususnya di pasar utang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kebijakan moneter di negara maju, kepemilikan asing, dan exchange rate terhadap imbal hasil (yield) obligasi pemerintah dan perusahaan negara emerging market di Asia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengolahan data analisa regresi Ordinary Least Square

    Penerapan Selubung Bambu sebagai Representasi Fleksibilitas Pengguna pada Perancangan Fasilitas Pemberdayaan Anak Jalanan Berbasis Arsitektur Perilaku

    Get PDF
    Anak jalanan merupakan anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan. Kurangnya perhatian serta banyaknya kekerasan yang sering dialami oleh anak jalanan dapat memberikan dampak buruk pada perkembangan fisik dan psikis mereka. Berdasarkan fenomena ini, sebuah fasilitas pemberdayaan anak jalanan dirancang dengan pendekatan arsitektur perilaku dan dipandu oleh kerangka kerja force-based framework. Arsitektur yang dirancang lebih difokuskan untuk merepresentasikan karakter anak jalanan yang fleksibel dan dinamis. Fleksibilitas ini diwujudkan dalam penataan ruang yang terbuka ke berbagai sisi, bentuk massa melingkar yang saling melingkupi, serta bentuk selubung atap yang organik. Berdasarkan preferensi tersebut, material bambu menjadi salah satu alternatif material yang digunakan. Kombinasi antara struktur bambu dengan atap pelupuh diharapkan mampu menunjang fleksibilitas pada konsep rancangan fasilitas pemberdayaan anak jalanan

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Prevalensi Balita Stunting di Provinsi Jawa Timur dengan Metode Geographically Weighted Regression (GWR)

    Get PDF
    Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan sebuah program berkelanjutan yang memiliki tujuan untuk menyejahterakan masyarakat dunia dan melestarikan alam. Stunting merupakan salah satu target dari SDGs yang termasuk pada tujuan ke-2. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi seperti faktor kesehatan dan gizi, faktor sosial ekonomi dan faktor lingkungan. Penelitian ini membahas mengenai analisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi angka prevalensi balita stunting pada kabupaten/kota di Jawa Timur. Variabel respon dari penelitian ini adalah angka prevalensi balita stunting dan unit penelitiannya adalah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Geographically Weighted Regression dengan melibatkan karakteristik pada masing-masing kabupaten/kota. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa persentase keluarga dengan akses sanitasi yang layak dan persentase balita mendapatkan imunisasi lengkap berpengaruh signifikan terhadap angka prevalensi stunting di Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan analisis perbandingan model, diperoleh kesimpulan bahwa model Geographically Weighted Regression lebih baik daripada model regresi linier berganda karena memiliki nilai koefisien determinasi lebih besar yaitu 73,87%sedangkan model regresi linier berganda memiliki koefisien determinasi sebesar 51,20%

    Prediksi Harga Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk Menggunakan Metode Fungsi Transfer Multi Input

    Get PDF
    Permasalahan yang sering kali dihadapi oleh investor pada dunia industri pasar modal khususnya saham, investor sering kali dihadapi keraguan pengambilan keputusan dalam suatu investasi. Fluktuasi kurs rupiah terhadap mata uang asing dan IHSG akan mengakibatkan perubahan pola fluktuasi harga saham yang signifikan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk masalah tersebut adalah dengan cara peramalan meng-gunakan metode fungsi transfer. Maka dari itu, dilakukan pe-nelitian metode fungsi transfer multi-input untuk mempredik-si harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk sebagai variabel output, dengan variabel input nilai tukar dan IHSG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model peramalan terbaik. Model peramalan yang terpilih selanjutnya akan dipa-kai dalam melakukan prediksi harga saham ICBP pada periode berikutnya. Dengan demikian, para investor akan dapat mem-buat keputusan investasi dengan lebih bijaksana sehingga risiko dapat diminimalkan. Pada penelitian ini, didapatkan model peramalan yang menunjukkan harga penutupan saham ICBP pada waktu ke-t dipengaruhi oleh nilai tukar pada 3 hari sebe-lumnya, harga penutupan saham IHSG pada waktu ke-t, harga penutupan saham IHSG pada 1 hari sebelumnya dan noise pada waktu ke-t. Hasil ramalan harga penutupan saham ICBP satu bulan ke depan menunjukkan membentuk pola tren naik pada periode 1 September 2023–30 September 2023

    Perbandingan Metode Analisis Survival dengan Pendekatan Parametrik, Semiparametrik, dan Random Survival Forest dalam Menganalisis Ketahanan Perusahaan Terdaftar di Indeks LQ45

    Get PDF
    Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan salah satu regulator utama pasar modal di Indonesia yang mengelola 44 indek saham, salah satunya indeks LQ45. Emiten yang tercatat didalam indeks akan dievaluasi setiap enam bulan, sehingga emiten yang sudah tidak memenuhi kriteria akan dikeluarkan dari indeks atau delisting. Indeks LQ45 sendiri merupakan indeks yang berisikan emiten yang memiliki kapitalisasi pasar besar, likuiditas tinggi, serta fundamental perusahaan yang baik. Fundamental perusahaan sendiri mengacu pada performa keuangannya, artinya rasio keuangan merupakan salah satu indikator penting untuk menentukan emiten apa saja yang tercatat didalam indeks. Akan tetapi, tidak semua rasio keuangan berpengaruh terhadap ketahanan emiten di indeks. Oleh karena itu, diperlukan perhitungan statistik untuk mendapatkan rasio apa saja yang mampu memprediksi probabilitas delisting suatu emiten. Pada penelitian ini dilakukan analisis survival menggunakan tiga pendekatan berbeda untuk menganalisis ketahanan perusahaan terdaftar di Indeks LQ45. Terdapat tiga metode yang digunakan pada penelitian ini, yaitu regresi Weibull, regresi Cox Proportional Hazard (CPH), dan Random Survival Forest (RSF). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rasio keuangan emiten terdaftar di Indeks LQ45 pada periode 2016 hingga 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model regresi CPH lebih baik dalam memprediksi ketahanan perusahaan dibandingkan kedua metode lainnya, dengan nilai C-index sebesar 83,75%. Rasio keuangan yang mempengaruhi ketahanan perusahaan terdaftar di Indeks LQ45 adalah Book Value per Share (BVPS), Earnings per Share (EPS), dan Price Earnings Ratio (PER)

    Analisis Komparatif Cryptocurrency dan Stablecoins: Risiko Volatilitas dan Implikasi Investasi Menggunakan Generalized Autoregressive Conditional Heteroskesdasticity

    Get PDF
    Penelitian ini menyelidiki kebenaran sifat kestabilan dari stablecoins dibandingkan dengan mata uang kripto tradisional. Menggunakan model DCC-GARCH dan ARIMA-GARCH, penelitian ini menganalisis data harga harian dari Januari 2020 hingga Desember 2023 untuk tiga mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dan Ripple) dan tiga stablecoin (Tether, USD-Coin, dan PAX-Gold). Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi bersyarat dinamis antara mata uang kripto tradisional dan stablecoins umumnya rendah dan tidak stabil, yang dapat memberikan manfaat diversifikasi dalam portofolio. Namun, volatilitas yang tinggi pada pasangan PAX-Gold membutuhkan strategi lindung nilai yang lebih dinamis. Analisis VaR dan EVT menunjukkan bahwa Ripple adalah mata uang kripto paling berisiko, diikuti oleh Ethereum dan Bitcoin. Stablecoins seperti Tether dan USD-Coin menunjukkan risiko dan volatilitas terendah, sementara PAX-Gold, meskipun lebih stabil daripada mata uang kripto tradisional, masih menunjukkan volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan stablecoin berbasis USD. Model ARIMA menunjukkan kinerja prediksi harga yang baik untuk periode pendek dengan tingkat kesalahan rendah sekitar 2,5%, namun akurasi menurun untuk prediksi jangka panjang. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor yang mencari keuntungan tinggi mungkin lebih memilih Ripple dan Ethereum, sedangkan mereka yang mengutamakan stabilitas akan tertarik pada Tether dan USD-Coin. Bitcoin dan PAX-Gold menawarkan keseimbangan antara risiko moderat dan potensi keuntungan yang cukup baik. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang dinamika pasar mata uang kripto dan stablecoin, serta implikasi investasi dan manajemen risiko bagi investor

    Perancangan Agrowisata dengan Menerapkan Konsep Human Centered Design dan Urban Farming

    Get PDF
    Salah satu permasalahan yang kerap ditemui di perkotaan adalah terbatasnya lahan, termasuk Kota Surabaya. Hal ini merupakan imbas dari meningkatnya jumlah penduduk dan juga meningkatnya jumlah aktivitas seiring denga pertumbuhan kota. Kepadatan yang terjadi di pusat kota akhirnya mendesak pembanguan ke bagian sisi kota yang masih tergolong sepi atau longgar. Jumlah lahan terbangun kian meningkat yang menyebabkan kebutuhan akan lahan terbuka hijau di perkotaan semakin berkurang. Kota Surabaya bagian barat saat ini mulai mengalami perkembangan dan kondisinya masih memiliki sejumlah lahan kosong. Metode yang digunakan dalam perancangan yaitu Concept-based Framework yang merupakan kerangka berbasis konsep yang menggunakan konsep sebagai pengorganisasi respon arsitektur. Landasan teori utama menggunakan teori Human Centered Design dan menggunakan pendekatan Behaviour Setting. Hal ini memunculkan ide untuk menciptakan ruang publik yang dapat mengakomodasi lahan terbuka hijau. Lahan terbuka hijau yang dihadirkan berupa lahan pertanian yang juga dapat menghasilkan produk pangan. Ruang publik ini juga ditambahkan dengan aktivitas wisata yang dapat menarik minat masyarakat sekitar dan wisatawan. Bentuk ruang publik yang dihadirkan yaitu Agrowisata dimana menggabungkan fungsi edukasi pengenalan aktivitas pertanian dan fungsi rekreasi sebagai daya tarik kota. Konsep yang digunakan mengakomodasi wisatawan untuk berwisata sambil mengenal dan belajar

    Eksplorasi Batu Akik untuk Perhiasan Generasi Z

    Get PDF
    Batu akik merupakan sumber daya alam yang melimpah di negara Indonesia serta memiliki nilai asosiatif untuk dimanfaatkan sebagai barang hias karena karakteristik dan warna nya yang indah. Namun, melalui observasi di lapangan, penulis menemukan bahwa pemanfaatan batu akik sebagai material perhiasan belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga penjualannya masih rendah apabila dibandingkan dengan penjualan perhiasa yang menggunakan material batu permata. Padahal material b atu akik juga berpotensi sama besarnya dengan batu permata jika diolah lebih baik lagi. Eksplorasi material batu akik pada produk perhiasan ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan kemungkinan bentuk dan pemanfaatan bahan batu akik supaya dapat meningkatkan daya tariknya, nilai jual, dan nilai keindahan, serta memaksimalkan penggunaannya dalam pembuatan perhiasan. Untuk gaya desain yang diterapkan adalah gaya wise minimalis dengan didasari pada gaya yang paling banyak diminati oleh generasi Z sebagai populasi terbesar saat ini di Indonesia. Dengan menargetkan pasar pada generasi Z, dapat memudahkan dalam peningkatan popularitas batu akik supaya dapat dikenal dan terus lestari, sehingga batu akik dapat terus diapresiasi dengan jangka lama dan berujung pada peningkatan nilai potensi secara menyeluruh. Terdapat dua jenis data yang digunakan untuk mendukung penelitian ini, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dengan metode pencarian melalui literatur ilmiah; observasi; eksplorasi material; moodboard; dan simulasi model 3 dimensi. Sedangkan untuk data kuantitatif diperoleh dengan melakukan metode persebaran kuesioner. Hasil yang dicapai pada perancangan ini adalah produk perhiasan dengan hasil eksplorasi material batu akik yang baru dalam bentuk model perhiasan 3 dimensi

    Eksplorasi Material dan Riset Konsumen dalam Perancangan Tas Berbahan Limbah Kantong Semen untuk Wanita Sosialita

    Get PDF
    Industri semen merupakan satu dari sekian banyak industri yang menjadi dasar perkembangan perindustrian dan perekonomian yang ada di Indonesia. Menurut data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), total kapasitas terpasang industri semen di 2021 mencapai 116 juta ton. Kantong Semen sendiri memiliki karakteristik yang kuat melebihi kertas lainnya. Faktor ini membuka peluang bagi limbah kantong semen untuk diolah dengan menggunakan metode upcycling menjadi tas wanita. Di lain sisi, belum ada produk upcycle tas wanita yang berhasil memasuki pasar wanita sosialita yang sebenarnya berpotensi untuk menjadi trendsetter. Para wanita mencontoh pola hidup para sosialita dengan tujuan mendapatkan identitas sosial yang serupa. Hal ini tentunya dapat berdampak positif bagi brand yang berhasil memasuki pasar wanita sosialita. Dengan melihat peluang ini, perlu dilakukan riset konsumen untuk mengetahui aspek yang diinginkan seorang wanita sosialita dalam sebuah tas, serta eksplorasi dan eksperimen dari limbah kantong semen agar dapat memberi kesan mewah dan sesuai dengan keinginan pasar wanita sosialita

    Prakiraan Cuaca Jangka Pendek Terkalibrasi Menggunakan Metode Geostatistical Output Pertubation

    Get PDF
    Cuaca merupakan suatu kondisi udara di suatu tempat pada waktu yang relatif singkat yang meliputi kelembaban, kondisi suhu, serta tekanan udara sebagai komponen utama. Hal tersebut menyebabkan cuaca dapat berubah setiap saat. Seiring bekembangnya zaman kebutuhan informasi cuaca saat ini dapat dirasakan semakin penting dibutuhkan. Adapun upaya yang dilakukan oleh lembaga BMKG dalam meningkatkan hasil prakiraan cuaca yaitu mengembangkan Numerical Weather Prediction (NWP). Geostatistical Output Pertubation (GOP) merupakan suatu metode prakiraan cuaca yang diperoleh hanya dari satu luaran deterministik saja, seperti halnya NWP. Akan tetapi, GOP dapat memodifikasi suatu luaran tersebut, sehingga mampu mengkoreksi bias berdasarkan hubungan spasial yang diidentifikasi dari error model. GOP memiliki parameter spasial yang berfungsi untuk memodifikasi hasil prakiraan cuaca sehingga mampu memanfaatkan informasi spasial. Temperatur udara menjadi fokus penelitian, karena memiliki hubungan yang cukup erat dengan elemen cuaca lainnya. Analisis dilakukan dengan mengkalibrasi prakiraan suhu udara di tujuh stasiun meteorologi wilayah Surabaya dan sekitarnya. Tahap awal yang dilakukan yaitu melakukan processing data, kemudian data training digunakan untuk mendapatkan penaksir koefisien regresi selanjutnya menghitung semivarogram empiris dan mengestimasi parameter spasial. Untuk periode training selama 30 hari, prakiraan temperatur udara GOP di 7 stasiun meteorologi menghasilkan RMSE yang sebelumnya bernilai 4,35 menjadi 2,03 pada temperatur maksimum. Dapat disimpulkan bahwa metode GOP mampu mengkoreksi bias dari NWP

    2,187

    full texts

    2,345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Seni ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇