Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Not a member yet
545 research outputs found
Sort by
Evaluation of Traffic Performance on Z.A. Pagar Alam Street After Underpass Road In Bandar Lampung Exists
Jammed occurs due to the road infrastructure services level which is smaller than traffic movement needs that available. And the road which potentially to congest is ZA Pagar Alam street. So the government had made a solution to decrease the traffic jam by built an underpass on ZA Pagar Alam street. Furthermore, considering the need for underpass construction aims to reduce jam that occurs, so the writer bring out a research topic that is analyzing traffic flow after the underpass was built and comparing with the traffic flow before the underpass was built. The analysis of this road section performance using the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines method.It is known that the degree of saturation has decreased from 2013 by 1.00. It became 0.655 in 2016 and still dropped in 2019 to 0.63. But, from 2016 to 2019 the decrease was not significant. The speed in 2016 was 42.1 km / hour, and in 2019 was 41 km / hour. From the speed data, the results are not appropriate to RSNI T-14 2004 whereas the speed standard for urban roads should be 50-80 km / hour. So, it can be concluded from the comparison research of before and after the underpass was built, the construction of underpass on the section of ZA Pagar Alam street is not effective to decrease traffic jam.Keywords: Road Section, Degree of Saturation, Underpas
Analisa Kebutuhan Ruang Parkir Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung
Berkembangnya suatu wilayah maka akan memicu pertambahan penduduk sehingga akan meningkat juga kepemilikan kendaraan yang mempengaruhi pertumbuhan kegiatan penduduknya. Hal ini terjadi disepanjang jalan Dr. Susilo yang dimana pada ruasnya terdapat gedung Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung yang merupakan kantor palayanan publik. Adapun hal yang menarik perhatian adalah sudah tersedianya lahan parkir namun masih tidak mampu menampung kendaraan yang berkunjung sehingga menimbulkan kepadatan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kebutuhan ruang parkir yang terdapat di Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Hasil dari penelitian ini yaitu akumulasi maksimum kendaraan yang parkir adalah 348 kendaraan. Untuk rata-rata durasi kendaraan adalah 119 menit. Hasil untuk tingkat pergantian parkir adalah 6,3/SRP/jam. Kapasitas maksimum kendaraan yang parkir adalah 101 kend/jam. Kebutuhan ruang parkir untuk Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung adalah 296 SRP. Kata kunci: Parkir, Durasi Parkir, Tingkat Pergantian Parkir, Kapasitas Parkir, Kebutuhan Parkir, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung
Studi Kinerja Gedung Empat Tingkat Terhadap Beban Gempa Dengan Metode Statik Pushover
AbstrakRumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang termasuk bangunan penting kategori IV sehingga dibutuhkan perencanaan struktur tahan gempa dimana bangunan harus tetap berdiri setelah diberikan beban gempa rencana. Analisis pushover merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis beban gempa guna mengetahui perilaku keruntuhan struktur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis level kinerja struktur, gaya geser dasar maksimum yang ditahan struktur, pola keruntuhan dan tingkat daktilitas struktur akibat beban gempa. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai target displacement dengan metode FEMA-356 sebesar 251,6mm untuk arah-x dan 210,6 mm arah-y sedangkan dengan metode ATC-40 didapatkan nilai 322,027mm untuk arah-x dan 229,491mm untuk arah-y. Level kinerja yang dihasilkan dari kedua metode tersebut adalah damage control dimana resiko korban jiwa manusia sangat kecil, kerusakan yang terjadi masih dapat diperbaiki dan bangunan masih mampu menahan beban gempa rencana yang terjadi. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukan mekanisme strong column weak beam sehingga struktur bangunan tersebut relatifaman selama terkena beban gempa direncanakan.Tingkat daktilitas struktur bangunan berdasarkan SNI 1726:2002 adalah daktail parsial dengan nilai R aktual 4,07. Kata kunci: pushover, damage control, daktilitas.AbstractThe hospital is one of the public facilities that is included in an important category IV building so that earthquake resistant structure design is needed where the building must remain standing after being given the burden of the earthquake design. Pushover analysis is one of the methods used to analyze earthquake loads in order to determine the structural collapse behavior of earthquake loads. The purpose of this study is to determine and analyze the level of structural performance, the maximum base shear force held by the structure, the collapse pattern and the level of structural ductility due to earthquake loads.
Based on the analysis results, the target displacement value obtained by the FEMA-356 was 251.6mm for the x-axis and 210.6mm for the y-axis while the ATC-40 obtained a value of 322.027mm for the x-axis and 229.491mm for the y-axis The level of performance produced by the two methods was damage control where the risk of human casualties was very small, the damage that occurs can still be repaired and the building is still able to withstand the burden of the designed earthquake. The structure collapse mechanism has strong column weak beam mechanism so that the structure of the building is relatively safe during the earthquake load. The ductility level of building based on SNI 1726:2002 was a partial ductile with the actual reduction factor, R was 4.07.
Keywords: pushover analysis, damage control, ductility. AbstrakRumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang termasuk bangunan penting kategori IV sehingga dibutuhkan perencanaan struktur tahan gempa dimana bangunan harus tetap berdiri setelah diberikan beban gempa rencana. Analisis pushover merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis beban gempa guna mengetahui perilaku keruntuhan struktur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis level kinerja struktur, gaya geser dasar maksimum yang ditahan struktur, pola keruntuhan dan tingkat daktilitas struktur akibat beban gempa. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai target displacement dengan metode FEMA-356 sebesar 251,6mm untuk arah-x dan 210,6 mm arah-y sedangkan dengan metode ATC-40 didapatkan nilai 322,027mm untuk arah-x dan 229,491mm untuk arah-y. Level kinerja yang dihasilkan dari kedua metode tersebut adalah damage control dimana resiko korban jiwa manusia sangat kecil, kerusakan yang terjadi masih dapat diperbaiki dan bangunan masih mampu menahan beban gempa rencana yang terjadi. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukan mekanisme strong column weak beam sehingga struktur bangunan tersebut relatifaman selama terkena beban gempa direncanakan.Tingkat daktilitas struktur bangunan berdasarkan SNI 1726:2002 adalah daktail parsial dengan nilai R aktual 4,07. Kata kunci: pushover, damage control, daktilitas
Karakteristik Distribusi Curah Hujan Di Wilayah Sungai Mesuji - Sekampung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa metode analisis frekuensi yang paling dominan di wilayah sungai Mesuji–Sekampung serta membandingkan hasilnya dengan data di lapangan. Metode analisis frekuensi yang digunakan yaitu metode Normal, Gumbel dan Log Pearson III. Selanjutnya metode analisis frekuensi tersebut digunakan untuk mencari nilai hujan rancangan dua tahunan, lima tahunan, sepuluh tahunan. Adapun data yang digunakan adalah data hujan harian maksimum tahunan dari 15 stasiun pancatat curah hujan disepanjang sungai Mesuji-Sekampung. Uji probabilitas yang digunakan adalah metode Chi-Kuadrat serta penggunaan batas atas dan batas bawah untuk memastikan hasil analisis sudah sesuai standar. Selanjutnya membandingkan hasil analisis dengan data di lapangan. Perhitungan analisis frekuensi menggunakan ketiga metode di atas dari 15 stasiun pencatat curah hujan di hitung seluruhnya. Hasil perhitungan lalu diuji menggunakan metode Chi-kuadarat dan hasilnya yaitu, metode Normal dapat diterima di 14 stasiun, metode Gumbel diterima di 11 stasiun, metode Log Pearson III diterima di 12 stasiun. Selanjutnya hasil tersebut baik hujan rancangan dua tahunan, hujan rancangan lima tahunan dan hujan rancangan sepuluh tahunan masih dalam angka aman karena tidak keluar dari batasan yang sudah dibuat, yaitu 105 % dari rata – rata hujan rancangan T tahun untuk batas atas dan 95 % untuk batas bawah. Perbandingan Hasil analisis frekuensi untuk hujan rancangan T tahun metode Normal efektif digunakan di 7 stasiun, mtode Gumbel efektif digunakan di 4 stasiun, sedangkan untuk metode Log Pearson III efektif digunakan di 4 stasiun. Kata kunci : analisis frekuensi, hujan rancangan, Normal, Gumbel, Log Pearson II
Pengaruh Perbedaan Jarak Kolom Terhadap Efisiensi Volume Beton dan Baja Tulangan
Perencanaan elemen struktur harus dilakukan dengan matang untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kekuatan dan efisiensi bahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi elemen struktur, volume beton dan baja tulangan, serta nilai biaya yang efisien, berdasarkan jarak optimal kolom. Penelitian ini dimulai dengan penghitungan preliminary design tiap elemen struktur, penghitungan gaya dalam yang bekerja dengan menggunakan SAP 2000, penghitungan tulangan yang dipakai, dan RAB dari tiap sampel jarak kolom. Penghitungan dilakukan dengan memenuhi kaidah keamanan dan kekuatan menurut standar SNI 2847:2013. Dari penelitian yang dilakukan, terdapat perbedaan yang signifikan pada struktur pelat dan balok antar bangunan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh pemakaian balok anak pada bangunan dengan jarak kolom 8 meter. Sehingga didapatkan secara total pada jarak kolom 4 meter menggunakan volume beton yang paling sedikit yakni lebih efisien 13,61% jika dibandingkan dengan jarak kolom 6 meter dan lebih efisien 19,52% dibanding jarak kolom 8 meter. Untuk volume baja tulangan, jarak kolom 6 meter lebih efisien, yakni lebih efisien 25,21% jika dibandingkan dengan jarak kolom 8 meter dan lebih efisien 4,04% dibanding jarak kolom 4 meter. Pada perbandingan nilai biaya, yang paling ekonomis adalah bangunan dengan jarak kolom 6 meter dengan nilai RAB lebih kecil 5,07% dibanding nilai biaya untuk bangunan dengan jarak kolom 4 meter dan lebih kecil 10,82% dibanding jarak kolom 8 meter
Perbandingan Analisis Data Curah Hujan yang Hilang Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata-Rata Al-jabar, dan Regresi Berganda
Data curah hujan bagian yang sangat penting untuk perencanaan teknik sumber daya air bisa juga digunakan untuk memprediksi kejadian hujan dimasa yang akan datang. Pencatatan data curah hujan terkadang terjadi suatu hal yang tidak diinginkan seperti terdapat kekosongan data curah hujan pada daerah tertentu, hal ini tentu sangat berdampak pada perhitungan analisis. Data hujan yang hilang bisadiprediksi dengan menggunakan metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda.Pada penelitian ini tujuan untuk menghitung korelasi data curah hujan terukur dengan data curah hujan hasil perhitungan dengan masing-masing metode menggunakan lima stasiun. Serta menentukan membandingkan 4 metode tersebut dengan menggunakan 4 metode metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda dengan data hujan maksimal untuk menggantikan data curah hujan yang hilang.Hasil yang dilakukan dapat diambil kesimpulan data terukur semakin dekat dengan 1 maka korelasi semakin tinggi, jika semakin dekat dengan -1 maka korelasi semakin rendah. Hal ini karena korelasi antara -1 dan 1 atau – 1 ≤ ≤ 1. Jadi, dari beberapa metode normal ratio, inversed square distance, rata-rata al-jabar, regresi berganda didapatkan hasil metode normal ratio dengan rata-rata korelasi setiap stasiun curah hujan senilai 0,365 yang dikategorikan korelasi cukup baik. Kata kunci : curah hujan, metoderata-rata aljabar, metode inversed square distance, metode normal ratio, metoderata-rata regresi berganda, korelasi pearson, standar deviasi
Preferensi Pengguna Kendaraan Pribadi dalam Memilih Jenis BBM Subsidi dan Non Subsidi
Gasoline is an important item and becomes a basic need for the community. Subsidized gasoline in Bandar Lampung experienced sales restrictions according to the specified quota. The price of subsidized gasoline which is cheaper than non-subsidized gasoline makes people willing to wait to get subsidized gasoline. This study aims to determine the factors that influence the selection of gasoline types and determine the preferences of each private vehicle user in choosing gasoline, both subsidized gasoline and non-subsidized types. This research uses AHP (Analytical Hierarchy Process) methodBased on the results of the analysis conducted on the group of civil servants, non-civil servants and students, it was found that the group of non-civil servants chose Premium which was the most priority with a weighting value of 0.3745, then for Pertalite of 0.3156 and Pertamax 0.3108. Then for the group of civil servants, the greatest or priority results were Premium with a value of 0.3457, then Pertamax with a value of 0.3350 and Pertalite with a value of 0.3205. Then, for the Student group the most priority results are Premium of 0.3479, then Pertalite of 0.3288 and Pertamax with a difference not too far at 0.3263
Evaluasi Tata Guna Lahan Parkir Hotel Santika Bandar Lampung
Dampak dari perkembangan kota membuat pembangunan infrastruktur penunjang pun sudah terlihat,sepertiinfrastruktursepertihoteldanjalanmenujulokasiwisatapunsudahdiperbaiki serta diperlebar. Dari pembangunan tersebut memunculkan kebutuhan terhadap sarana ruang parkir yang memadai untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Parkir merupakan keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara. Salah satu bentuk kebutuhan parkir yaitu yang ada di Hotel Santika Bandar Lampung. Namun karena hotel yang berdekatan dengan jalan raya sehinggaperludiketahuiapakahlahanparkiryangdisediakanmampumenampungkendaraan parkir sehingga tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas. TujuandaripenelitianiniadalahuntukmenghitungkecukupanruangparkirpadaHotelSantika Bandar Lampung. Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah ruang parkir yang disediakan pihak Hotel Santika Bandar Lampung masih mengalami kekurangan, yaitu dari yang diperlukan sebanyak 54 SRP sedangkan yangtersediahanya18SRP.Keterbatasanlahandidugamenjadipenyebab kekuranganlahan parkir untuk kebutuhan ruang parkir di Hotel Santika Bandar Lampung
Analisis Efisiensi dan Kehilangan Air pada Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Sekampung Bunut
Considering the bad impact of water loss which has an impact on its efficiency, the authors are interested in analyzing the efficiency and water loss in irrigation networks in the Sekampung Bunut Irrigation Area (DI). Efficiency and water losses were analyzed using the in-discharge discharge method. The data used in this analysis consist of primary data in the form of flow velocity data with current meters, irrigation channel cross-sections, temperature data, humidity data, then secondary data, namely data on the length of solar radiation and wind speed data. Loss of water in the secondary irrigation channel KR Irrigation Area (DI) of Sekampung Bunut lost an average of 17.15%. Meanwhile, the efficiency of the secondary channel in the Irrigation Area (DI) of Sekampung Bunut was 82.85%. The theoretical value of the average efficiency in the secondary channel KR is 90%. This shows that the amount of efficiency is still below the requirements of theoretical efficiency. One of the factors that cause water loss in the secondary channel in the Sekampung Bunut Irrigation Area is the evaporation factor that occurs along the irrigation channel. Keywords: Channel efficiency, water loss, water discharge
Evaluasi Kinerja Struktur Bangunan Tinggi dengan Analisis Pushover Menggunakan Aplikasi Pemodelan Struktur (Studi Kasus: The Venetian Tower)
The Venetian Tower is one of the apartments with a height of 116.7 m that belongs to the categoryof risk II. To maintain the safety of its residents, the building must provide optimal performance.Pushover analysis is one of the methods used to analyze earthquake loads to determine thebehavior of building collapses. The aims of research to determine the level of structuralperformance, collapse patterns, and capacity of beams and columns.Based on the results of pushover analysis, obtained the value of the roof displacement 629.178 mmin the x direction and 759.87 mm in the y direction. The structure of Venetian Tower is at theperformance level of Immediate Occupancy, if the earthquake occurred on the scale of MMI VIIIor 6 S.R. The ductility level of the building structure is partial ductile, where the value of ductileratio is 1.0778 in the x direction and 1.2131 in the y direction. The collapse mechanism of thestructure indicates the mechanism of strong column weak beam, where the plastic hinges occurs inthe beam first.The beams reviewed using SNI 2847:2019 are safe against shear forces but not safe againstbending moments and torque. The cross-section of the columns reviewed meets the requirementsof style, geometry, and reinforcement ratio in accordance with SNI 2847:2019