JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
Not a member yet
    407 research outputs found

    SINTESA EKSPRESI WAJAH DENGAN MENGGUNAKAN RADIAL BASIS FUNCTION NETWORK

    Get PDF
    Pada penelitian yang sebelumnya [4] telah dilakukan penelitian tentang letak-letak (koordinat) facial characteristic points (FCP) yang digunakan sebagai dasar untuk mengenali ekspresi-ekspresi wajah manusia. Diantaranya ada enam ekspresi wajah, yaitu gembira, sedih, marah, takut, terkejut, dan jijik yang digunakan dalam penelitian tersebut. Dengan adanya dasar tersebut, maka dalam penelitian ini penulis berusaha mensintesa ekspresi wajah yang dikategorikan menjadikan enam ekspresi dengan menggunakan facial characteristic points tersebut. Prinsip dasar dari mensintesa ekspresi wajah adalah mencari pemindahan spasial relatif facial characteristic points pada setiap ekspresi. Permasalahan utamanya adalah bagaimana menghasilkan wajah dengan ekspresi tertentu dari sebuah citra input wajah tanpa ekspresi. Dengan menggunakan 30 pasang perpindahan titik FCP, dilakukan training terhadap Radial Basis Function Network (RBFN) 6 x n x 60 (6 input yang merupakan kadar dari keenam ekspresi, n hidden unit, dan 60 output yang merupakan 30 pasang perpindahan FCP, dimana n adalah variabel). RBFN yang telah ditraining dapat menghasilkan perpindahan FCP sesudai dengan ekspresi yang diinputkan. Informasi pemindahan FCP ini kemudian dimasukkan ke dalam algoritma Image Warping bersama-sama dengan citra input wajah tanpa ekspresi untuk menghasilkan citra wajah berekspresi tertentu. Kata kunci : Facial Characteristic Points, Radial Basis Function Network, Sintesa Ekspresi Waja

    MATAKULIAH "PROJEK PERANGKAT LUNAK" UNTUK MENGATASI KESENJANGAN TEORI DAN PRAKTIK PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK

    Get PDF
    Kemajuan teknologi pada dekade kini menunjukkan bahwa pemanfaatan peralatan elektronika seperti personal komputer, pembangkit kontrol manufaktur, dan peralatan otomatisasi lainnya menjadi semakin penting dan dominan. Perangkat lunak sebagai komponen inti pada peralatan-peralatan tersebut menjadi semakin dominan posisinya di dalam mekanisme sistemnya. Kegiatan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang terstruktur dan terencana dengan baik dalam rangka membangun suatu sistem perangkat lunak mutlak diperlukan untuk menghasilkan produk perangkat lunak yang berkualitas tinggi. Kurikulum Nasional untuk Pendidikan Tinggi bidang Informatika telah mencantumkan matakuliah Rekayasa Perangkat Lunak sebagai salah satu matakuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa tingkat sarjana. Untuk itu, mulai tahun ketiga, mahasiswa telah diperkenalkan secara teoritis tentang ilmu-ilmu RPL. Akan tetapi sampai saat ini kesenjangan antara teori yang didapatkan dengan aplikasinya di dunia nyata masih cukup besar. Untuk memperkecil kesenjangan antara teori dan praktik terhadap ilmu-ilmu RPL tersebut diperlukan satu tahap pemahaman lagi yaitu pengetahuan praktis untuk membangun suatu perangkat lunak. Tahap pemahaman tersebut dapat diperoleh melalui pemberian matakuliah ‘Projek Perangkat Lunak\u27 yang berisi praktik-praktik pembangunan perangkat lunak dengan kasus nyata yang dihadapi oleh para pelaku di lapangan (baca: industri). Matakuliah tersebut bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan antara teori di kuliah dengan aplikasinya di lapangan. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan modus pengajaran yang baru, yaitu adanya interaksi antara mahasiswa, pengajar, dan pihak industri secara langsung dalam memecahkan persoalan-persoalan dari pihak industri. Disamping itu, diperlukan sarana pokok berupa standard dokumentasi yang baku, mudah, dan cocok digunakan baik oleh mahasiswa di kuliah, maupun oleh pihak industri yang memerlukannya. Dengan adanya standard dokumen tersebut, pihak pengembang dapat melaksanakan kegiatan RPL dengan lebih mudah, dan pada akhirnya budaya untuk menerapkan praktik RPL yang benar dalam pengembangan perangkat lunak akan terwujud. Tulisan ini berisi gambaran umum penyelenggaraan kuliah berarah projek (dalam hal ini kuliah Projek Perangkat Lunak) berdasarkan pengalaman penulis yang pernah terlibat selama empat tahun pertama penyelenggaraan kuliah ini pada Departemen Teknik Informatika ITB yang mulai diselenggarakan sejak tahun ajaran 1998. Kata kunci : Rekayasa Perangkat Lunak, Projek Perangkat Lunak

    RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENENTU POLA DISTRIBUSI INPUT DENGAN MEMANFAATKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN MENGGUNAKAN PERSENTIL SEBAGAI PENCIRI

    Get PDF
    Penentuan pola distribusi adalah bagian yang amat penting dalam urutan proses simulasi sistem. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk menguji pola distribusi, antara lain metode statistik Chi Squared dan Kolmogorov-Smirnov atau dengan menggunakan jaringan saraf tiruan (JST). Berdasar pengamatan dari terdahulu, didapatkan bahwa chi-squared tidak cocok digunakan untuk menentukan pola distribusi dari data yang berjumlah kecil. Sedangkan untuk Kolmogorov Smirnov, dalam jumlah data yang sama-sama kecil masih memiliki tingkat keberhasilan yang lebih ringgi dari pada metode Chi Squared. Kelemahan lain dari uji Chi-squared ataupun uji K-S salah satunya adalah hanya bisa mengenali pola distribusi matematis, pola-pola yang sudah diketahui rumus matematisnya. Atau dengan kata lain hanya bisa mengenali pola distribusi data yang rumusnya sudah disertakan di dalam perangkat lunak penguji. Dengan memakai JST, kelemahan-kelemahan tersebut bisa dihilangkan. Pada penelitian sebelumnya belum ditentukan penciri khas yang bisa digunakan untuk membedakan suatu pola distribusi dengan yang lainnya. Dengan kata lain, seluruh data diinputkan langsung ke JST setelah mengalami proses pra-pengolahan BagiMax. Pada penelitian ini dicoba ditentukan penciri yang mungkin bisa dipakai untuk membedakan pola distribusi data, yaitu dengan memanfaatkan persentil sebagai ciri utama. Pada penelitian ini pra-pengolahan berupa prosedur HitungPersentil100pth untuk mendapatkan persentil 0.1 sampai dengan 0.9. Hasil perhitungan persentil tersebut diumpankan ke JST yang telah dibuat pada penelitian sebelumnya. Dari uji coba ternyata diperoleh prosentase keberhasilan meningkat sampai 91.9%, yang menunjukkan bahwa persentil mampu dipakai sebagai penciri. Kata kunci : persentil, pola distribusi data, simulasi komputer, jaringan syaraf tiruan

    ANALISA TENTANG PENGARUH PANJANG SINYAL SUARA DATA PRIMER TERHADAP KINERJA SISTEM IDENTIFIKASI PEMBICARA

    Get PDF
    Penelitian ini mencoba menganalisa pengaruh panjang sinyal data primer, yang diolah menggunakan metode estimasi trispektrum, terhadap kinerja sistem pembicara melalui sinyal suara yang diucapkan. Proses pengolahan data primer ini dilakukan untuk mendapatkan estimasi data magnitudo dan fase sinyal suara. Pada proses ini, sinyal suara yang berupa sebuah kata yang diucapkan, dibagi menjadi beberapa chunk. Setiap chunk diestimasi kemudian dicari rata-ratanya. Hasil estimasi ini, berupa data magnitudo dan fase sinyal, disimpan menjadi beberapa kategori, yakni disimpan seluruh data, separuh data, seperempat, dan seterusnya. Masing-masing dianalisa berdasarkan waktu eksekusi estimasi, jumlah data yang dihasilkan estimasi itu, dan pengaruhnya terhadap kinerja sistem pembicara. Dari beberapa ujicoba menunjukkan bahwa ukuran panjang sinyal yang diestimasi memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap kinerja sistem pada seperempat bagian atau yang lebih kecil lagi. Lama eksekusi proses estimasi untuk seperempat, seperdelapan, dan seperenambelas bagian sinyal tidak sampai satu detik. Sedangkan untuk satu bagian sinyal membutuhkan sembilan detik, dan untuk setengah bagian sinyal membutuhkan waktu eksekusi selama satu detik. Kata kunci : Sistem identifikasi, estimasi trispektrum

    PENERAPAN ORDERED GRID SUPER SAMPLING UNTUK FULL SCENE ANTI ALIASING PADA MESIN RENDER RAY TRACING

    Get PDF
    Metode ray tracing adalah salah satu metode render dalam grafika komputer tiga-dimensi yang mensimulasikan sifat-sifat fisik sinar di alam. Dengan metode ray tracing, akan didapatkan citra hasil render dengan model pencahayaan yang realistis. Salah satu kelemahan ray tracing adalah munculnya alias pada citra hasil rendernya. Alias timbul karena undersampling, yaitu pengambilan sample dengan jumlah yang kurang. Alias dalam ray tracing nampak dalam bentuk "jaggies" pada citra hasil. Untuk menghilangkan alias, ada berbagai metode anti-aliasing, di antaranya Ordered Grid supersampling (OGSS). Metode ini melakukan supersampling pada citra untuk meningkatkan jumlah sampel, kemudian melakukan downsample kembali pada citra yang diinginkan. Penelitian ini akan menerapkan metode OGSS pada mesin render ray tracing, serta membandingkan citra hasil render dengan OGSS dengan citra hasil render biasa melalui perangkat lunak (mesin render) yang dibuat. Penelitian ini menunjukkan bahwa OGSS dapat diterapkan pada mesin render ray tracing dengan hasil yang menguntungkan. Karena dengan beban sebesar empat kali lipat waktu komputasi hanya meningkat tiga kali lipat. Sedangkan alias yang terjadi dapat diminimkan atau bahkan dihilangkan. Kata kunci : Ray Tracing, Ordered Grid Super Sampling, Renderer (mesin render), Full Scene Anti Aliasin

    IMPLEMENTASI METODE BITEMPORAL PADA SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA

    Get PDF
    Pengelolaan sumber daya manusia merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk mendukung kemajuan sebuah organisasi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebagai salah satu institusi pendidikan mempunyai beberapa sumber daya yang harus dikelola. Salah satu sumber daya yang dikelola adalah data tenaga edukatif, dimana setiap bulan harus dapat menghasilkan informasi tenaga edukatif yang sudah berhak mendapatkan kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat atau kenaikan jabatan. Informasi itu disimpan di dalam kartu indek pegawai sebagai catatan mutasi dosen selama menjadi pegawai. Dalam penelitian ini dibuat suatu perangkat lunak yang mampu digunakan untuk pengelolaan data dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dengan memanfaatkan metode bitemporal, yaitu sebuah cara yang memanfaatkan waktu sebagai atribut untuk menyatakan status baris-baris dalam relasi. Status baris dalam sebuah relasi dikeompokkan sebagai status baris terhapus (delete record), status baris riwayat (history record) dan status baris sekarang (current record). Status tersebut mempermudah pencarian dan penelusuran data . Aplikasi yang dibuat telah di uji coba secara lengkap pada dua kelompok pengguna yaitu administrator dan dosen. Pengguna administrator bisa melakukan transaksi menaikkan pangkat, jabatan dan kenaikan gaji berkala. Sedangkan pengguna dosen bisa melakukan update biodata. Dan dari uji coba yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan fungsinya. Dengan demikian sistem ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengelola data kepegawaian dosen yang menjadi aset ITS. Kata Kunci : Metode Temporal, Riwayat, Valid time, Transaction Time, Metode Bitemporal

    PEMILIHAN RUMAH SAKIT UNTUK PENANGANAN KEADAAN DARURAT DI KOTAMADYA SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Get PDF
    Penanganan keadaan darurat merupakan salah satu indikator untuk mengetahui tingkat pelayanan kesehatan suatu daerah. Surabaya sebagai salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki jaringan jalan dan rumah sakit yang lengkap membuat pemilihan rumah sakit untuk penanganan keadaaan darurat menjadi lebih kompleks. Pada penelitian ini, dibuat suatu aplikasi yang mampu menentukan rumah sakit yang paling tepat untuk pananganan keadaan darurat sekaligus menentukan rute yang harus dilalui dari lokasi kejadian menuju rumah sakit tertentu. Pemilihan rumah sakit didasarkan pada fasilitas yang dimiliki oleh rumah sakit bersangkutan. Sedangkan rute ditentukan dari bobot pada masing-masing ruas jalan. Pembobotan dilakukan berdasarkan waktu tempuh untuk masing-masing ruas jalan. Dengan mempertimbangkan fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing rumah sakit akan didapat sejumlah rumah sakit yang layak untuk menangani keadaan darurat tertentu. Dari sejumlah rumah sakit tersebut, kemudian dipilih satu rumah sakit yang paling layak dengan mempertimbangkan analisis rute, sehingga didapat pula rute terbaik sekaligus arah perjalanannya berdasarkan pembobotan waktu. Kata kunci: Rumah sakit, GIS, pemilihan rute, keadaan darurat, Surabaya

    ANALISIS KINERJA SOLVER PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA PADA MATLAB UNTUK PERSOALAN NILAI AWAL NONSTIFF DAN STIFF

    Get PDF
    Makalah ini membahas analisis kinerja dari solver persamaan diferensial biasa pada perangkat lunak MATLAB. Persoalan persamaan diferensial biasa yang akan diselesaikan oleh solver MATLAB dan selanjutnya dianalisis kinerjanya tersebut akan meliputi persoalan nilai awal (Initial Value Problem) dengan karakteristik nonstiff dan stiff.Penyelesaian persoalan nilai awal nonstiff yang akan dianalisis kinerjanya akan menggunakan metode Runge-Kutta eksplisit, yang diimplementasikan dengan fungsi ode23 dan ode45. Sedangkan untuk persoalan nilai awal stiif akan menggunakan metode implisit yang disebut Numerical Differentiation Formulas (NDF) dan metode one-step implisit Modified Rosenbrock. Kedua metode untuk persoalan stiff tersebut diimplementasikan dalam fungsi ode15s dan ode23s. Analisis kinerja pada solver PDB MATLAB untuk persoalan nilai awal yang dilakukan terhadap setiap fungsi tersebut akan meliputi kinerja terhadap tolerasi galat (error) dan biaya komputasi yang dibutuhkan yang dinyatakan dengan komponen succesful step, failed attempts dan function evaluation.Kata kunci: Initial Value Problem, Nonstiff, Ordinary Differential Equation, Stif

    PENERAPAN EUCLIDEAN DISTANCE PADA PENCOCOKAN POLA UNTUK KONVERSI CITRA KE TEKS

    Get PDF
    Pencocokan pola merupakan salah satu konsep yang sering dipergunakan dalam pada pencocokan pola. Dalam metode tersebut, citra masukan yang belum diketahui akan dicari kesamaannya dengansekumpulan citra yang disebut sebagai citra template. Sejumlah algoritma pencocokan pola digunakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dengan mengurangi nilai error dan waktu komputasi. Dalam penelitian ini digunakan algoritma untuk pencocokan pola yaitu algoritma Euclidean Distance, dan Sebagai pembanding digunakan algoritma Fast Fourier Transform. Percobaan dilakukan terhadap sejumlah objek dan sejumlah template. Citra template yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra bitmap yang berupa karakter ASCII. Hasil akhir dari proses pencocokan pola adalah file teks yang berupa susunan karakter ASCII yang menyerupaicitra masukan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan dapat diketahui bahwa penggunaan algoritma Euclidean Distance memberikan hasil yang cukup maksimal dibandingkan dengan Algoritma Fast Fourier Transform, baik dari segi hasil file teksnya maupun dari segi waktu komputasinya.Kata Kunci: Pencocokan Pola, Euclidean Distance, Fast Fourier Transfor

    ANALISIS COST – BENEFIT TEKNOLOGI INFORMASI

    Get PDF
    Pada penelitian ini akan dibahas bagaimana melakukan analisis Cost - Benefit untuk investasi di bidang Teknologi Informasi. Dengan melakukan analisis Cost Benefit ini maka akan dapat diketahui apakah sebuah investasi di bidang teknologi informasi menguntungkan ataukah merugikan perusahaan. Setelah menentukan arah investasi organisasi teknologi informasi pada level bisnis maka perlu dilakukan analisis yang lebih detil mengenai dampak finansial terhadap organisasi tersebut. Hal ini melibatkan business case accounting atau analisis cost benefit . Teknik ini digunakan untuk menentukan jenis analisis termasuk capital investment yang terjadi, yang melibatkan perhitungan financial ratio seperti Payback Period, Return On Investment (ROI), Net Present Value (NPV),Internal Rate Of Return (IRR).Kata kunci: cost-benefit, business case accounting, teknologi informasi

    399

    full texts

    407

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇