JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
Not a member yet
407 research outputs found
Sort by
DETEKSI DAN KOREKSI KESALAHAN INFORMASI DALAM SANDI BINER DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAMMING
Seiring semakin berkembangnya teknologi komunikasi semakin meningkat pula pelayanan dibidang informasi yang menuntut penyampaian informasi yang lebih sempurna. Kesempurnaan suatu informasi bisa meliputi kecepatan pengiriman, tidak adanya informasi yang hilang atau rusak, pengamanan, dan lain sebagainya. Dalam pengiriman informasi kadang-kadang sering terjadi kesalahan informasi yang diterima dari pengirim informasi itu sendiri. Kesalahan itu dapat diakibatkan oleh gangguan dari media transmisinya ataupun faktor-faktor lain. Perangkat komunikasi data dituntut mampu menangani masalah tersebut. Salah satu kemampuan yang diharapkan dari perangkat komunikasi data adalah dapat melakukan deteksi atau koreksi kesalahn informasi. Salah satu metode yang sering digunakan untuk mendeteksi kesalahan adalah metode hamming. Metode hamming tersebut tidak hanya mampu untuk mendeteksi kesalahan saja akan tetapi mempunyai kemampuan juga untuk mengoreksi kesalahan informasi secara otomatis tanpa harus mengirimkan informasi itu kembali. Kata kunci : Metode Hamming, deteksi kesalahan informasi, koreksi kesalahan informas
REKAYASA KOMPONEN WEB SERVICE GENERAL LEDGER BERBASIS MICROSOFT .NET
Kebutuhan akan akuntansi menjadi suatu kebutuhan yang begitu mendasar bagi perusahaan baik yang skala kecil, menengah sampai yang besar. Tak pernah terlepas sedikitpun kegiatan ekonomi di suatu perusahaan dari akuntansi dan bagian-bagian yang ada di dalamnya. Salah satu bagian dari akuntansi itu adalah General Ledger atau Buku Besar. General Ledger atau Buku Besar menjadi inti dan pokok dari akuntansi. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah komponen yang dapat digunakan untuk membangun web service General Ledger, dimana fungsinya adalah untuk melakukan proses penjurnalan sehingga dapat secara otomatis menghasilkan laporan-laporan keuangan. Tahapan untuk membuatnya adalah dengan waterfall development model dimulai dari pencarian masalah, membuat model class, pengaturan layer hingga aplikasi dapat diimplementasikan. Dalam ujicoba yang dilakukan, komponen telah dapat berfungsi dengan baik pada saat diimplementasikan, dengan melakukan pengisian data master, pengisian jurnal dan pembuatan laporan-laporan akuntansi. Kata kunci : Komponen, Web Service, General Ledger, Akuntansi, Microsoft .NE
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI SISTEM UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN CITRA KOROSI MENGGUNAKAN ANALISIS TEKSTUR
Korosi bisa terjadi pada berbagai material dengan tipe yang berbeda. Dua tipe utama dari korosi adalah lobang (pit formation) dan pecahan (cracking). Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengklasifikan kedua tipe tersebut, diantaranya adalah dengan menggunakan analisis tekstur. Dengan menggunakan metode di atas, suatu citra akan mengalami pemrosesan awal sebelum diklasifikasikan. Pemrosesan awal tersebut meliputi ekstraksi fiturmenggunakan dekomposisi wavelet, dan perhitungan energi. Dari proses tersebut didapatkan suatu nilai yang selanjutnya digunakan untuk proses pelatihan (training) terhadap system jaringan syaraf. Sampai dengan tingkat pelatihan tertentu, sistem akan mendapatkan suatu yang stabil. Nilai-nilai tersebut digunakan untuk mengklasifikasikan citra korosi yang ada. Uji coba dilakukan terhadap beberapa citra korosi yang mempunyai karakteristik berbeda, jumlah pelatihan yang berbeda, menggunakan beberapa variasi dari jaringan syaraf LVQ (learning vector quantization). Kaca kunci : analisis tekstur, citra korosi, wavele
PENGENALAN ANGKA TULISAN TANGAN ONLINE MENGGUNAKAN METODE STRUCTURAL MATCHING
Pengenalan tulisan tangan telah dilakukan lebih dari tiga dekade. Berbagai teknik pendekatan telah dilakukan dengan tujuan untuk lebih memudahkan manusia berinteraksi dengan mesin. Dalam penelitian ini akan mengimplementasikan perangkat lunak yang dapat mengenali satu digit angka tulisan tangan secara online menggunakan metode structural matching. Ada beberapa tahap yang dilakukan dalam proses pengenalan. Tahap pertama adalah ekstraksi dan rekonstruksi struktur, tahap kedua adalah structural matching dan tahap ketiga adalah pasca proses. Pada tahap pertama yaitu ekstraksi dan rekonstruksi struktur, tulisan tangan dibagi menjadi beberapa ruas garis sesuai dengan nilai arah, dikelompokkan dan ditentukan tatabahasanya yaitu Up, Down, Loop, atau Line sebagai perwakilan dari tipe kurva sedangkan nilai arah diwakili dengan angka 0 sampai dengan 7. Pada tahap kedua, tatabahasa yang dihasilkan dari proses sebelumnya dibandingkan dengan tatabahasa pada data aturan sehingga dihasilkan himpunan angka yang memiliki struktur tatabahasa seperti pada tahap ekstraksi dan rekonstruksi struktur. Tahap ketiga, menentukan angka yang sesuai dengan tulisan tangan dari himpunan angka yang dihasilkan pada tahap structural matching. Dari uji coba perangkat lunak yang telah dilakukan menunjukkan bahwa perangkat lunak yang dibuat mampu mengenali angka tulisan tangan dengan cepat yaitu kurang dari satu detik. Kelengkapan data aturan menjadi hal yang utama untuk menunjang kemampuan perangkat lunak dalam mengenali tulisan tangan. Kata kunci : structural matching, pengenala
RANCANG BANGUN APLIKASI PENGAMBILAN BERITA SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN CONTENT SYNDICATION BERBASIS XML DENGAN PLATFORM MICROSOFT .NET
Banyaknya kebutuhan akan informasi di internet menyebabkan penyedia jasa situs berita untuk memberikan berita yang selalu yang terbaru. Salah satu alternatif solusi adalah dengan melakukan content syndication. Content syndication adalah adalah proses dimana suatu isi berita dikirimkan atau disediakan, biasanya dengan biaya tertentu, dari penyedia berita, biasanya disebut originators, ke pasar yang membutuhkan atau subscribers. RSS (Rich Site Summary) adalah format yang secara umum digunakan untuk melakukannya. RSS pada dasarnya adalah suatu file yang berada di suatu situs, yang menyediakan informasi tentang isi dari situs tersebut. File tersebut biasa disebut sebagai RSS Feeds dan dapat di ambil dan diolah untuk mendapatkan informasi tentang isi situs tersebut. Dibuat sebuah aplikasi untuk pengambilan situs berita secara otomatis menggunakan content syndication yang memerlukan aplikasi pada proses background untuk mengambil RSS Feeds secara berkala pada komputer yang berfungsi sebagai server. Server yang mengambil berita dari situs penyedia terdiri dari aplikasi yang mengatur konfigurasi berita tersebut, dan sebuah windows service untuk mengambil RSS feeds kemudian mengolahnya secara otomatis. Sedangkan aplikasi untuk membaca berita dari RSS server terdapat pada client berupa sebuah komponen plug-in. Uji coba pertama dilakukan dengan menguji keberhasilan aplikasi dalam mengatur konfigurasi skema, atribut tabel, dan pengaturan kategori situs penyedia RSS. Sedangkan ujicoba kedua dilakukan dengan melakukan perbandingan hasil pencarian berita yang didapat dari program dengan berita dari situs lain yang tidak menerapkan content syndication. Dari hasil pengujian diketahui bahwa aplikasi dengan content syndication mampu melakukan pencarian berita dan memberikan hasil yang lebih baik. Kata Kunci: Content Syndication, RSS, Windows Service, Band Object
TRANSFORMATION FROM SEMANTIC DATA MODEL TO RDF
There have been several efforts to use relational model and database to store and manipulate Resource Description Framework (RDF). They have one general disadvantage, i.e. one is forced to map the model of semantics of RDF into relational model, which will end up in constraints and additional properties, such as, validating each assertion against the RDF schema which also stored as a triplets table. In this paper, we introduce Semantic Data Model as a proposed data model language to store and manipulate Resource Description Framework. This study also tries to prescribe the procedure on transforming a semantic data model into a RDF data model. Keyworsd: Semantic Data Model, Resource Description Framework
REKAYASA RESIKO PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK
Pada makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana mengelola resiko yang akan terjadi pada pengembangan perangkat lunak jika pengembangan tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana. Pembahasan akan meliputi beberapa hal mulai dari bagaimana kita bisa mengidentifikasi resiko-resiko yang akan terjadi pada sebuah pengembangan perangkat lunak. Setelah kita mengetahui berbagai jenis resiko yang akan dihadapi maka berikutnya adalah membuat kategori dan prioritas tindakan untuk mengurangi atau menghilangkan resiko. Berikutnya adalah dilakukan perhitungan pengaruh resiko terhadap jadwal pengembangan. Kata kunci : rekayasa resik
ANTARA: TESAURUS MULTIBAHASA BERBASIS KOMPONEN
Tesaurus merupakan kosakata yang terkontrol yang telah banyak dipakai untuk pengindeksan dan pemahaman kata-kata. Pemakaian tesaurus memerlukan kelengkapan dan kecepatan oleh karena itu banyak dibuat program tesaurus versi offline dan online. Tugas akhir ini bertujuan membangun program tesaurus multibahasa manual yang lengkap terutama dalam hal pemasukan elemen-elemen tesaurus yang telah menjadi standard dalam pembangunan tesaurus yang bernama AntarA. Pembangunan tesaurus akan difokuskan pada arsitektur agar dapat dibuat pemisahan antara komponen utama dan bagian antar muka. Hal lain yang ikut diperhitungkan adalah menyangkut kegunaan ulang (reusability) dari komponen yang dibuat dan kecepatan akses pengguna dalam berbagai proses yang dilakukan program. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan mempelajari dan merancang basis data yang mendukung elemen-elemen tesaurus yaitu term, relasi, definisi dan presentasi. Selanjutnya dikembangkan tiga modul utama yaitu modul pencarian, modul editor dan modul manajer basis data. Modul pencarian berfungsi untuk mempresentasikan tesaurus dengan bermacam-macam tipe tampilan, modul editor berfungsi untuk modifikasi term, relasi dan definisi, sedangkan modul manajer basis data dibuat dalam bentuk komponen. Untuk pengisian data awal, dipakai data dari tesaurus UNESCO. Secara keseluruhan AntarA diimplementasikan dalam lingkungan Visual Studio .NET dengan sistem operasi Windows XP. Aplikasi telah diuji coba pada sistem sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan berdasarkan skenario yang dirancang sendiri untuk setiap modul AntarA. Hasil uji coba menunjukkan bahwa AntarA dapat diimplementasikan dengan baik, dengan demikian AntarA dapat dipakai sebagai tesaurus multibahasa digital. Kata Kunci: tesaurus, tesaurus multibahasa, tesaurus digital, presentasi tesaurus, komponen, relasi kata, relasi term, bahasa, kamu
RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK UNTUK PERHITUNGAN BESAR ARUS HUBUNG SINGKAT PADA SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK DI KAPAL
Salah satu penunjang untuk pengamanan jaringan listrik kapal adalah mengetahui berapa besar arus hubung singkat pada bus-bus tertentu di jaringan listrik kapal. Selama ini PT.PAL dalam hal menghitung hubung arus hubung singkat dilakukan secara manual. Untuk lebih meningkatkan efektifitas dan effisiensi kerja, maka pada penelitian ini penulis akan membuat program komputer untuk menghitung besar arus hubung singkat pada sistem distribusi listrik di kapal. Untuk ini penulis akan merancang suatu program yang terkenal dengan istilah user friendly yaitu dengan menggunakan program yang dapat menggambarkan diagram satu garis system tenaga listrik. Program ini mendukung interaksi langsung antara pemakai dan diagram satu garis Metoda yang dipakai dalam perhitungan ini adalah metoda matrik impedansi Z-bus. Dengan mengetahui besar arus hubung singkat 3 fasa maka dapat ditentukan besar breaking capacity dari peralatan pengaman. Manfaat lain yang dapat diperoleh adalah untuk menentukan setting pengaman. Kata kunci : metoda matrik impedansi Z-bus, breaking capacit
SIKLUS BISNIS PADA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Dalam sebuah bisnis, segala aktivitas dan transaksi yang dilakukan akan menghasilkan data, yang nantinya data tersebut perlu disimpan dan diolah sehingga menjadi informasi yang bermanfaat bagi manajemen dalam proses pengambilan keputusan. Data yang paling penting dalam bisnis adalah data yang berkaitan dengan finansial. Untuk itu perlu kiranya dibuat Sistem Informasi Akuntansi yang berfungsi membantu organisasi untuk mengumpulan dan penyimpanan data tentang aktivitas yang dilakukan, mentrasformasi data kedalam informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan dan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian aktivitas, serta mampu menjaga aset organisasi, tarutama yang berkaitan dengan data, sehingga data dapat tersedia ketika dibutuhkan, serta menjadikan data lebih akurat dan dapat dipercaya yangdigunakan untuk menyimpan. Selanjutnya pada makalah ini akan dijelaskan siklus bisnis yang ada pada Sistem Informasi Akuntansi yang terdiri dari lima siklus; Siklus Pendapatan, Siklus Pengeluaran, Siklus Produksi, Siklus Manajemen SDM /Penggajian, dan Sistem Buku Besar/Pelaporan. Uraian yang diberikan berupa konsep Sistem Informasi Akuntansi secara umum yang ditunjukkan dalam Diagram Konteks pada Diagram Arus Data yang diambil dari referensi terkait dan catatan kuliah. Diupayakan pada kesempatan lain akan dijelaskan secara detail untuk masing-masing siklus bisnis pada Sistem Informasi Akuntansi. Kata kunci: Siklus pendapatan, siklus pengeluaran, siklus produksi, siklus manajemen SDM/Penggajian dan sistem buku besar/lapora