JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
Not a member yet
    407 research outputs found

    PENGENALAN PENY AKIT NODA PADA CITRA DAUN TEBU BERDASARKAN CIRI TEKSTUR FRACTAL DIMENSION CO-OCCURRENCE MATRIX DAN L*a*b* COLOR MOMENTS

    Get PDF
    Penyakit yang menyerang tebu dapat disebabkan oleh bakteri, jamur maupun virus. Penyakit noda merupakan penyakit pada tanaman tebu yang disebabkan oleh jamur dengan menampakkan lesi atau bercak pada permukaan daun. Penyakit noda tersebut dapat menghambat proses fotosintesis yang akan berakibat menurunkan produksi gula karena mempengaruhi pertumbuhan tebu. Upaya pengendalian dini dapat dilakukan dengan mengenali jenis penyakit melalui lesinya yang bermanfaat dalam menentukan tindakan penanganan yang tepat. Lesi yang disebabkan oleh penyakit noda masing-masing dapat dikenali secara visual karena memiliki ciri warna dan tekstur yang unik. Tetapi pengamatan secara visual memiliki beberapa kekurangan seperti subjektifitas dan kurang akurat. Penelitian ini mengusulkan pengenalan penyakit noda tanaman tebu yang terdiri dari noda cincin, noda karat, dan noda kuning berdasarkan fitur tekstur yang merupakan kombinasi dari konsep Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) dan dimensi fraktal yang dinamakan Fractal Dimension Co-Occurrence Matrix (FDCM). Sedangkan fitur warna didapatkan dari perhitungan statistik col or moments pada citra L*a*b*. Kombinasi fitur tersebut menghasilkan 12 fitur warna dan 6 fitur tekstur yang kemudian digunakan sebagai masukan klasifikasi k-Nearest Neighbor (KNN). Pengenalan penyakit noda pada tanaman tebu menggunakan metode tersebut dapat menghasilkan akurasi tertinggi 90%

    VERIFIKASI SIGNATURE PADA KOLABORASI SISTEM DETEKSI INTRUSI JARINGAN TERSEBAR DENGAN HONEYPOT

    Get PDF
    Sistem Deteksi Intrusi atau IDS merupakan suatu sistem yang banyak digunakan oleh para administrator jaringan untuk mendeteksi adanya usaha-usaha penyusupan secara proaktif berdasarkan signature atau anomali dengan cara mengeluarkan alert (peringatan) sebagai hasil dari pendeteksiannya. Namun dalam implementasinya, IDS terkadang mengeluarkan alert yang salah (true negative) atau tidak dapat mendeteksi intrusi yang bersifat Zero-Day attack, sehingga menyebabkan administrator kesulitan dalam menganalisa serangan dan tindakan yang tepat selanjutnya. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, maka perlu dilakukan suatu kolaborasi antar IDS maupun dengan teknologi keamanan jaringan yang lain dengan tujuan untuk membuat pendeteksian intrusi menjadi lebih baik. Pada penelitian ini, diajukan suatu bentuk Kolaborasi IDS dengan teknologi keamanan jaringan, yaitu dengan Honeypot. Selain itu diajukan pula suatu mekanisme perbaikan signature hasil analisis Honeypot dengan tujuan agar signature bisa langsung digunakan oleh IDS tanpa terjadi kesalahan. Pengujian pada lima belas skenario serangan yang dilakukan menunjukkan bahwa konsep kolaborasi dan mekanisme perbaikan signature yang diajukan mampu mereduksi alert true negative dan zero-day attack sebesar 85%. Karena dari lima belas skenario serangan hanya dua skenario serangan yang tidak berhasil terdeteksi oleh IDS dan Honeypot

    ANALYSIS PERFORMANCE OF FAST IMAGE ENCRYPTION

    Get PDF
    Perkembangan teknologi mengakibatkan peningkatan kebutuhan pengiriman data melalui media internet. Banyak pengiriman data yang membutuhkan keamanan dalam pengirimannya untuk berbagai keperluan. Enkripsi data merupakan salah satu topic pengamanan yang banyak dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengamankan data yang dikirimkan melalui media internet. Salah satu data yang banyak digunakan adalah data citra. Citra merupakan data yang memiliki kapasitas besar dan memiliki sifat perulangan yang tinggi sehingga dibutuhkan metode tertentu untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi citra. Permutasi dan difusi merupakan cara yang banyak digunakan untuk melakukan enkripsi citra. Permutasi bertujuan untuk mengacak posisi citra sedangkan difusi merubah nilai citra. Permutasi dan difusi banyak dilakukan sebagai dua tahap yang berbeda sehingga dibutuhkan dua kali pembacaan citra. Sebuah algoritma untuk menggabungkan proses permutasi dan difusi sehingga hanya diperlukan satu kali pembacaan citra untuk melakukan enkripsi telah diajukan. Selain permutasi dan difusi, fungsi chaos juga digunakan dalam algoritma tersebut karena kemampuannya untuk menghasilkan angka random yang sangat sensitif terhadap beberapa parameter. Dengan ide demikian, algoritma akan cepat untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi. Dalam penelitian ini dianalisis kinerja algoritma gabungan permutasi dan difusi menggunakan fungsi chaos. Analisis dilakukan dengan mengimplementasikan algoritma, mendapatkan waktu yang dibutuhkan untuk proses enkripsi dan dekripsi serta membandingkannnya dengan algoritma baku yang telah banyak digunakan, Advanced Encryption Standart (AES)

    TERM WEIGHTING BASED ON INDEX OF GENRE FOR WEB PAGE GENRE CLASSIFICATION

    Get PDF
    Automating the identification of the genre of web pages becomes an important area in web pages classification, as it can be used to improve the quality of the web search result and to reduce search time. To index the terms used in classification, generally the selected type of weighting is the document-based TF-IDF. However, this method does not consider genre, whereas web page documents have a type of categorization called genre. With the existence of genre, the term appearing often in a genre should be more significant in document indexing compared to the term appearing frequently in many genres despites its high TF-IDF value. We proposed a new weighting method for web page documents indexing called inverse genre frequency (IGF). This method is based on genre, a manual categorization done semantically from previous research. Experimental results show that the term weighting based on index of genre (TF-IGF) performed better compared to term weighting based on index of document (TF-IDF), with the highest value of accuracy, precision, recall, and F-measure in case of excluding the genre-specific keywords were 78%, 80.2%, 78%, and 77.4% respectively, and in case of including the genre-specific keywords were 78.9%, 78.7%, 78.9%, and 78.1% respectively

    KLASIFIKASI CITRA BATIK MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI CIRI YANG INVARIANT TERHADAP ROTASI

    Get PDF
    Untuk membantu proses pendokumentasian citra Batik, dibutuhkan sistem klasifikasi yang cukup handal dalam mengklasifikasi dan mengidentifikasi citra Batik. Salah satu kehandalan sistem klasifikasi yang dibutuhkan adalah invariant terhadap rotasi. Kehandalan tersebut dibutuhkan agar sistem dapat diaplikasikan untuk mengenali citra dari berbagai macam sumber, seperti internet. Kehandalan sistem klasifikasi tidak lepas dari kehandalan metode ekstraksi cirinya. Salah satu metode ekstraksi ciri yang invariant terhadap rotasi adalah LBPROT. Namun, LBPROT memiliki kekurangan yaitu mengabaikan karakteristik lokal dari kekontrasan atau nilai varian. Di lain pihak, Completed Local Binary Pattern (CLBP) dan Completed Robust Local Binary Pattern (CRLBP) memiliki ciri yang dapat merepresentasikan nilai varian lokal tanpa mengabaikan struktur spasial lokal, yaitu ciri magnitude-nya, CLBP_M dan CRLBP_M. Oleh karena itu, pada penelitian kali ini diusulkan metode klasifikasi yang invariant terhadap rotasi, dengan menggunakan metode ekstraksi ciri yang menggabungkan kelebihan metode LBPROT dan CLBP_M (rotCLBP_M), atau LBPROT dan CRLBP_M (rotCRLBP_M). Hasil ekstraksi ciri akan menjadi data masukan untuk sistem klasifikasi Probabilistic Neural Network (PNN). Kinerja sistem diukur menggunakan akurasi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem klasifikasi dengan metode ekstraksi ciri rotCRLBP_M, lebih unggul dibandingkan dengan metode rotCLBP_M. Sistem klasifikasi dapat mencapai akurasi maksimal sebesar 90.34% untuk dataset Batik. Sedangkan pada dataset Brodatz, sistem klasifikasi dapat mencapai akurasi sebesar 87,92%

    SUPPORT VECTOR MACHINES YANG DIDUKUNG K-MEANS CLUSTERING DALAM KLASIFIKASI DOKUMEN

    Get PDF
    Dokumen dengan jumlah data yang besar dan bervariasi seringkali mempersulit proses klasifikasi. Hal ini dapat diperbaiki dengan mengatasi variasi data untuk menghasilkan akurasi yang lebih baik. Penelitian ini mengusulkan sebuah metode baru untuk kategorisasi dokumen teks berbahasa Inggris dengan terlebih dahulu melakukan pengelompokan menggunakan K-Means Clustering kemudian dokumen diklasifikasikan menggunakan multi-class Support Vector Machines (SVM). Dengan adanya pengelompokan tersebut, variasi data dalam membentuk model klasifikasi akan lebih seragam. Hasil uji coba terhadap judul artikel jurnal ilmiah menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu meningkatkan akurasi dengan menghasilkan akurasi sebesar 88,1%, presisi sebesar 96,7% dan recall sebesar 94,4% dengan parameter jumlah kelompok sebesar 5

    MEMBANGUN HUBUNGAN ANTARA METRIK CHIDAMBER DAN KEMERER DENGAN KARAKTERISTIK EFISIENSI PADA ISO/IEC 9126-2 UNTUK APLIKASI SUMBER TERBUKA

    Get PDF
    Chidamber dan Kemerer menemukan metrik untuk mengukur kualitas sebuah perangkat lunak. Karakteristik efisiensi pada ISO/IEC 9126-2 merupakan karakteristik yang mudah diukur dengan angka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara metrik Chidamber dan Kemerer dengan ISO/IEC 9126-2. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan pengukuran metrik Chidamber dan Kemerer dan metrik ISO/IEC 9126-2 karakteristik efisiensi pada kode sumber dari aplikasi sumber terbuka yang berbasis Java SE. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ada kaitan erat baik berbanding lurus maupun berbanding terbalik antara metrik Chimdamber dan Kemerer dengan metrik karakteristik efisiensi pada ISO/IEC 9126-2

    REKOMENDASI KASUS PENGGUNAAN BERDASARKAN SKENARIO NARATIF MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SEMANTIK

    Get PDF
    Pada saat ini diagram kasus penggunaan sering digunakan dalam pendefinisian kebutuhan sistem. Sebelum pembangunan diagram kasus penggunaan tersebut, seorang sistem analis membuat sebuah skenario agar konsumen lebih mengerti tentang sistem yang akan diberikan kepada mereka. Kemudian seorang analis melakukan analisa kembali pada kebutuhan sistem untuk membuat diagram kasus penggunaan . Makalah ini bertujuan untuk mengajuan metode baru yang bersifat penelitian awal dengan melakukan analisa secara manual dari setiap langkah yang diajukan. Makalah ini mengajukan suatu langkah kerja dalam melakukan generasi sebuah skenario bebas menjadi metadata-metadata yang memiliki potensi menjadi kasus penggunaan. Setelah dilakukan ekstraksi metadata dari skenario, metadata tersebut akan dicari kemiripannya dengan kasus penggunaan yang ada dalam repositori sehingga diharapkan dapat meningkatkan relevansi dari metadata yang telah digenerasi tersebut. Luaran yang dihasilkan adalah rekomendasi kasus penggunaan dari hasil ekstraksi pada skenario dan pencarian kesamaan dengan kasus penggunaan pada repositori. Dengan melakukan ekstraksi pada skenario bebas, sistem diharapkan dapat membantu dalam pemberian rekomendasi diagram kasus penggunaan dan dapat meningkatkan penggunaan ulang dari kasus penggunaan sebelumnya dengan menggunakan repositori

    PENAMBANGAN PROSES YANG MENDUKUNG PENILAIAN PERANGKAT LUNAK DENGAN COBIT4.1

    Get PDF
    Ide dasar di balik software process improvement - SPI menjadi alasan bahwa proses perangkat lunak berkualitas baik merupakan prasyarat bagi produk perangkat lunak berkualitas baik. Oleh karenanya, proses dalam perangkat lunak perlu untuk terus dinilai dan ditingkatkan. COBIT merupakan salah satu kerangka SPI yang dapat menjadi acuan ketercapaian kualitas perangkat lunak. Untuk mendukung penilaian proses, penelitian ini mengusulkan penerapan teknik penambangan proses (process mining) dalam penilaian perangka t lunak untuk menilai ketercapaian indikator kematangan proses sesuai panduan COBIT -PAM (COBIT Process Assessment Model). Hasil evaluasi dengan validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa teknik penambangan proses dapat diterapkan dengan menyesuaikan tujuan dan produk kerja dari setiap atribut penilaian proses dalam COBIT

    CATATAN DEWAN REDAKSI

    Get PDF
    Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi (JUTI) edisi Juli 2013 ini merupakan edisi kedua dari Volume 11. Kami menyadari bahwa tidak semua makalah yang dikirim ke JUTI memiliki standar yang cukup untuk diterbitkan pada suatu jurnal ilmiah nasional. Oleh karena itu kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyaring makalahyang berkualitas tinggi saja yang dapat terbit pada JUTI ini. Semoga seluruh artikel pada edisi ini mampu menjadikontribusi nyata para peneliti tanah air sebagai solusi atas berbagai problem dalam dunia industri, sosial kemasyarakatan, dan lainlain. Kami mengundang para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di JUTI pada edisi berikutnya yakni Januari 2014

    399

    full texts

    407

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇