Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi
Not a member yet
168 research outputs found
Sort by
Interaksionisme Simbolik Pasangan Suami-Isteri Ketika Berada di Media WhatsApp (WA)
Komunikasi antarpribadi secara intensif antara pasangan suami-isteri sudah bukan menjadi suatu hal yang penting dalam kehidupan rumah tangga ketika kehadiran media sosial semakin banyak, maju dan berada di genggaman individu modern. Sering dijumpai bahwa pada waktu pasangan (suami atau isteri) lebih banyak untuk chatting dengan teman-teman melalui media sosial salah satunya dengan WhatsApp (WA). Walaupun telihatnya chatting melalui handphone dengan Pria Idalam Lain (PIL) atau Wanita Idaman Lain (WIL), hal itu tentunya menimbulkan kecemburuan, konflik hingga perceraian dengan pasangan Tulisan ini menggunakan study literature. Teori interaksi simbolik (Symbolic Interaction Theory) menekankan pada hubungan antara simbol dan interaksi yang diberi nama Mind, Self, and Society, gejala perubahan sosial dari perspektif teori interaksi dapat dilihat bahwa pasangan suami-isteri yang semakin dalam berinteraksi melalui WA dengan PIL atau WIL akan membuat ketahanan keluarga terancam dan kepercayaan keduanya dapat menurun, serta kontribusi teori komunikasi dalam perspektif teori interaksi yakni Mead menyebut looking-glass-self dan konsep diri yang dihasilkan melalui interaksi.
Kata kunci: media sosial, chatting, WhatsApp, pasangan
Intensive interpersonal communication between husband and wife has no longer become an important part domestic life following the advancement social media in the life the modern individual. Often found that when a couple (husband or wife) has more time to chat with friends using social medias. WhatsApp (WA) is one of them. In other case, chatting with affairs would cause jealousy, conflict or even divorce. The research of this paper uses literature study. Symbolic Interaction Theory emphasizes the relationship between symbols and interaction named Mind, Self, and Society. Symptoms of social change from perspective interaction theory tell that the couples who are increasingly interacting with affairsvia WhatsApp would have their marriage threatened. Moreover, the contribution of communication theory in theperspective of interaction theory of Mead mentioned the looking-glass-self and the concept of self are generated through interaction.
Keywords: social media, chat, WhatsApp, coupl
Manajemen Komunikasi Intrapribadi (KIP)
Komunikasi intrapribadi (KIP) atau intrapersonal communication (IC) masih jarang dibicarakan dalam dakwah maupun komunikasi. Dalam KIP juga membutuhkan skrip sebagai mana pembawa acara dalam komunikasi organisasi atau penyiar akan menyiapkan run down dalam skrip acara. Selain itu KIP juga membutuhkan manajemen karena KIP merupakan kompetensi dasar komunikasi, akar pohon, dan fondasi dari semua dimensi komunikasi. Namun pendakwah, pejabat publik, dan mitra dakwah mengabaikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kajian literatur ini mengikuti petunjuk Creswell 2004, pertama mengidentifikasi istilah-istilah kunci, intrapersonal communication (IC) atau KIP (James Lantof, 2009) dan dimensi manusia (Baharuddin, 2007). Pertanyaan umum yang telah ditemukan adalah dimensi manusia yang terlengkap dalam Islam, yaitu kubus jiwa manusia Baharuddin. Kedua, membuat tema dimensi manusia tersebut ke dalam tabel dari literatur buku Psikologi Islam, buku Motivator, dan buku yang membahas membangun karakter. Jenis kajian ini analisis berdasarkan tema. Ketiga, kategorisasi disusun berdasarkan tema-tema setiap dimensi manusia dalam membangun karakter dan kecerdasan. Kontribusi artikel ini menemukan konsep dasar komunikasi Islam dan menunjukan betapa pentingnya manajemen KIP.
Kata kunci: Intrapersonal Communication (IC) Management through Dialo
ANALISIS STRATEGI PERENCANAAN PESAN PADA AKUN INSTAGRAM E-COMMERCE @thekufed
Instagram merupakan media sosial yang memiliki kekuatan visual. Dengan kekuatannya ini, banyak pihak baik individu maupun organisasi menggunakannya untuk menarik perhatian masyarakat dari informasi yang disampaikan. PT. Hood Digital Asia (Kufed) dengan akun Instagram nya, @thekufed merupakan salah satu perusahaan e-commerce yang memiliki strategi sendiri dalam perencanaan pesan pada akun Instagram @thekufed. Penelitian ini ingin mengungkapkan bagaimana strategi perencanaan pesan pada akun Instagram @thekufed. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dalam pembahasan penelitian ini menghasilkan beberapa strategi yang digunakan oleh Kufed dalam perencanaan konten pesan pada akun Instagramnya antara lain Instagram @thekufed digunakan sebagai teaser, pendekatan melalui community building, bekerja sama dengan influencers untuk produksi konten dan kurasi produk, serta perancangan cerita untuk memperkuat konten visual dengan strategi emotionless. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah strategi yang dirancang oleh tim Kufed sudah dilakukan dengan maksimal karena strategi tersebut didasari oleh konsep, karakter, dan tujuan yang ingin dicapai oleh Kufed dalam periode pre-launching seperti saat ini.
Kata Kunci:
Strategi, perencanaan pesan, media baru, media sosial, Instagram
Instagram is a social media that has a visual power. Together with, many parties both individuals and organizations use Instagram to get some information they want to convey. For instance, PT. Hood Digital Asia (Kufed) who created @thekufed account to develop their messages that will be delivered to their publics. They used their own strategy by adjusting the characters and the concepts with their targets. Therefore, this study explored about how @thekufed designed their messages strategy. The researcher used qualitative method with descriptive approach to examine Kufed’s message plan and strategy, such as teaser, community building, collaboration with influencers for content production and curation of products, as well as planning the story to strengthen the visual content with emotionless. The conclusion is Kufed has implemented the message strategy based on its concept and character.
Keywords:Strategy, planning messages, new media, social media, Instagram, awarenes
PEMAKNAAN EKSPLOTASI PEREMPUAN MELALUI IKLAN (STUDI KASUS : PONDS VERSI WHITENING CREAM 2015)
Abstract
This research is about the women exploitation in television advertising. Many companies assume that by using women on advertisement, it could increase the sales. The same perception also applies to Ponds products, which become the object of this research, to find out the meaning of women exploitation through advertising, on the Ponds products consumers, especially on Ponds Whitening Cream 2015 advertising, using the version starred by Raisa, Dea Valencia and Zee Zee Shahab. The researcher uses the encoding decoding model from Stuart Hall. The audience reception will be based on feminism and gender theory to analyze the women exploitation on Ponds advertising. The semiotics theory is also used to analyze the sign and symbol on Ponds advertising. This research is a qualitative research. The drawback of this research is the use of two theories on different research paradigm. The decoding encoding theory is usually used on constructivism paradigm, while the feminism and gender theory is commonly used on critical paradigm. The conclusion of this research is, Ponds advertising is still not relieved from women exploitation, although it has tried to reduced the exploitation perception by choosing models that have achievements. The research suggests that if Ponds want to create a new advertising, choose the models that have different physical attributes than the old advertising, e.g. by choosing the one with curly hair and brown skin.
Key words: Advertising, Women Exploitation, Reception
Abstrak
Penelitian ini, mengenai eksplotasi perempuan dalam iklan televisi. Kebanyakan produsen menggangap bahwa dengan menggunakan perempuan pada iklan, dapat meningkatkan penjualan produk mereka. Pandangan yang sama juga pada produk Ponds, terutama pada iklan Ponds Whitening Cream 2015 versi Selebrities Raisa, Dea Valencia dan Zee Zee Shahab. oleh sebab itu peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana pemaknaan eksplotasi perempuan melalui iklan, dikalangan pengguna produk Ponds tersebut, Teori yang peneliti gunakan, antra lain adalah teori model encoding decoding dari Struat Hall. Khalayak ketika melakukan pemaknaan akan berpedoman pada teori feminisme dan gender sebagai rujukan. Peneliti juga menggunakan teori semiotika ketika menganalisis tanda dan simbol pada iklan Ponds. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dimana data yang peneliti gunakan adalah hasil dari pengamatan, wawancara dan analisis peneliti. Kelemahan penelitian ini menggunakan dua teori yang dipakai pada paradigma penelitian yang berbeda. Teori decoding encoding biasa digunakan pada paradigma konstruktivisme, sedangkan teori femenisme dan gender biasa dipakai pada paradigma kritis. Kesimpulan penelitian ini adalah iklan ponds pun tidak lepas dari eksploitasi perempuan. Saran dari penelitian ini, sebaiknya Ponds membuat iklan dengan bintang iklan yang mempunyai ciri berbeda dari iklan sebelumnya, seperti bintang iklan yang berambut keriting dan kulit berwarna coklat.
Kata Kunci : Iklan, Eksploitasi Perempuan, Pemaknaa
INDIKATOR KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. FORTUNE INDONESIA Tbk. (FORU) (Survei Deskriptif : Program Pembangunan Sanggar Fortune Dalam Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Mengenai Pentingnya Pendidikan Anak Usia Di
Abstract
Fortune Indonesia Tbk. do the education CSR namely the establishment and the independence of early childhood education (ECD) named Sanggar Fortune. In this study, the author uses the theory: public relations, corporate social responsibility, dan education csr, with indicators of successful implementation of CSR programs in the field of human resource development as the variable, this variable has seven dimensions and eighteen indicators. This research approach is quantitative, descriptive method. The research was conducted in September-December 2015 at Sanggar Fortune 1-6 with used closed questionnaires and interviews, with an interval scale. The unit of analysis is the individual. The unit of observation is Sanggar Fortune. The population in this research is the mother of parents amounted to 180 people to 124 people sample was obtained using the formula slovin with fault tolerance limit of 5% by simple random sampling technique. The validity of the test results performed in this research has a value of 0.958 KMO stating that the questionnaire was valid. And also has a value of 0.991 Cronbach Alpha which states that all statements contained in the questionnaire author has reliable. In this research, the dimensions of which have the highest mean value was on the eighth dimension is the real result. And dimensions that have the lowest mean value is in the third dimension of transparency and accountability.
Key words: Public Relations, Corporate Social Responsibility, Education CSR
Abstrak
PT Fortune Indonesia Tbk. melakukan CSR pendidikan yaitu pendirian dan pemandirian pendidikan anak usia dini (PAUD) yang diberi nama Sanggar Fortune.Pada penelitian ini, penulis menggunakan teori : public relations, corporate social responsibility dan CSR pendidikan, dengan variabel Indikator keberhasilan pelaksanaan program CSR di bidang pengembangan SDM. Variabel ini memiliki tujuh dimensi dan delapan belas indikator. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada September- Desember 2015 di Sanggar fortune 1-6 dengan menyebarkan kuesioner tertutup. Unit analisisnya adalah individu. Unit observasinya adalah Sanggar Fortune. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu wali murid yang berjumlah 180 orang dengan sampel berjumlah 124 orang yang didapat dari menggunakan rumus slovin dengan batas toleransi kesalahan sebesar 5% dengan teknik simple random sampling. Dari hasil uji validitas yang dilakukan pada penelitian ini, penelitian ini memiliki nilai KMO sebesar 0,958 yang menyatakan bahwa kuesioner tersebut sudah terbukti ke validannya. Dan juga mempunyai nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,991 yang menyatakan bahwa seluruh pernyataan yang ada dalam kuesioner penulis sudah reliable. Dalam penelitian ini dimensi yang memiliki nilai mean tertinggi berada pada dimensi kedelapan yaitu hasil nyata. Dan dimensi yang memiliki nilai mean terendah berada pada dimensi ketiga yaitu transparansi dan akuntabilitas.
Kata Kunci: Public Relations, Corporate Social Responsibility, CSR Pendidika
POLA KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI DOSEN PENASEHAT AKADEMIK DAN MAHASISWA DALAM RANGKA MENGOPTIMALKAN PERAN DAN FUNGSI KEPENASEHATAN AKADEMIK
Abstract
Students in a University have many problems that can impact the success of their study. In order to help students for searching solutions, they have a lecturer as a student counselor. But the process of counselling u student and student counselor sometimes not working, there are barriers between them. Interpersonal communication is communication between at least two people, face to face and there are openness, emphaty, positiveness, supportiveness and equality in effective interpersonal communication.This is a descriptive qualitative research, using depth interview to key informan and informan to collect data. The interpersonal communication between student counselor and student had been used, but only in academic problem. Students haven’t believed their lecturer to talk about personal problem. According to that problem, counselors have to make their student comfortable to talk their personal problem.
Key word : Effective interpersonal communication, student counselor, student problem
Terkadang mahasiswa menemui banyak kendala dan beragam baik akademis maupun masalah pribadi yang dapat mengganggu proses belajar mahasiswa dan akan menentukan tercapai tidaknya hasil pengembangan potensi dan hasil belajar yang optimal. Oleh karena itu, diperlukanlah peran dosen penasehat akademik untuk memberikan bimbingan, motivasi serta nasehat yang bersifat akademik kepada mahasiswa. Dari sudut pandang ilmu komunikasi, agar proses kepenasehatan akademik berjalan sebagaimana mestinya maka diperlukan sebuah pola komunikasi yang efektif dan efisien antara dosen penasehat akademik dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi antar pribadi yang efektif menurut ancangan humanistic dengan keterbukaan, empati, sikap positif, sikap mendukung dan kesetaraan. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menentukan key informan dan informan sebelumnya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Pola komunikasi antar pribadi dengan menggunakan ancangan humanistis belum dilaksanakan secara optimal, keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan pada dasarnya sudah dilakukan namun masih dalam tataran permasalahan akademis saja. Berdasarkan temuan tersebut penulis menyarankan agar komunikasi antar pribadi dilakukan lebih intensif, tidak hanya pada permasalahan akademis dan jemput bola perlu dilakukan oleh dosen PA terhadap mahasiswa.
Kata kunci : Pola Komunikasi Antar Pribadi yang Efektif, Dosen PA, Masalah mahasisw
Konstruksi Framing Komunikasi Politik PKS di Sosial Media dalam Pengelolaan Konflik Terkait Kasus LHI
Abstract
This study aims to give an overview to the reader about the reality of PKS Construction Lovers in social media to maintain the existence of the PKS in the 2014 elections, Studies of a pattern of trust and confidence PKS Lovers impact framing as PKS political communication in social media in conflict management related cases LHI. Metodology this research is qualitative, analysis of reality construction and framing analysis of the text PKS Lovers on Facebook. The results showed that the pattern of trust and confidence associated PKS Lovers framing LHI case, is the result of a formulation of PKS Lovers ideology that comes from belief and religious belief or tradition of Islam as an ideology. For PKS Lovers, LHI case not affect their loyalty to the PKS, as the bond of Islamic ideology and propaganda as the ethos and mythos PKS Lovers interpretation already become a symbol of political communication becomes uniform. Ethos of PKS Lovers is active in social media with a keen, even on the agenda of the weekly routine in the evaluation of the mythos justification in social media, with the same idea.
Keywords: Construction, Framing, Political Communication, Social Media
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada pembaca mengenai Konstruksi realitas PKS Lovers di sosial media untuk mempertahankan eksistensi PKS di pemilu 2014, Studi terhadap Pola Kepercayaan dan Keyakinan PKS Lovers sebagai Dampak Terhadap Framing Komunikasi Politik PKS di Sosial Media dalam Pengelolaan Konflik Terkait Kasus LHI.Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis kontruksi realitas dan analisis framing terhadap teks PKS Lovers di Facebook. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pola kepercayaan dan keyakinan PKS Lovers terkait Framing Kasus LHI adalah hasil dari perumusan ideologi PKS Lovers yang bersumber dari kepercayaan dan keyakinan agama atau dari tradisi islam sebagai ideologi. Bagi PKS Lovers, kasus LHI tidak berpengaruh besar terhadap kesetiaan pada PKS, karena ikatan ideologi Islam dan dakwah sebagai ethos dan mythos PKS Lovers sudah terinterpretasi menjadi menjadi simbol komunikasi politik yang seragam. Ethos PKS Lovers adalah bergiat di sosial media dengan giat, bahkan menjadi agenda pekanan yang rutin di evaluasi dengan mythos melakukan justifikasi di sosial media, dengan ide seragam.
Kata kunci: Konstruksi, Framing, Komunikasi Politik, Media Sosia
MANAJEMEN ISU DI INSTANSI PEMERINTAH DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA ORGANISASI (Survei Deskriptif : Terkait Aksi Demo Front Pemuda Anti Korupsi (FPAK) Pada Tanggal 10 September 2015 di PDAM Tirta Bhagasasi Mengenai Isu Korupsi Dana Penyertaan Modal dalam Prog
Abstract
Management Issues in public relations has become an important part in government agencies in both the internal and external relations, if public relations help in facing a growing issue in a public relations liaison. General Directorate of PDAM Tirta Bhagasasi implementing issues management in maintaining the image of the demonstrations and reports which demands transparency capital funds for MBR program. But this concept is not optimal due to the lack of issue management system at PDAM Tirta Bhagasasi in anticipation of a growing issue in the community. This study with several theories: public relations, issues management, public relations concept, Issue and crisis management. With variable issues management. This variable has five dimensions and sixteen indicators. Research approach in quantitative, descriptive methods. Management issues by companies to identify, analyze and manage the various issues that come to the surface before the issue is widespread among the public. Parties should be able to do public relations strategic planning to make the corporation is able to analyze the issues, formulate policies, take action and decisions quickly. General Directorate of Legal Affairs and Public Relations principally PDAM Tirta Bhagasasi should be able to coordinate all forms of communication when issues develop. Provide information to the public by a written statement or a press conference. Issues management is also a medium for public relations to participate in management decisions. Public relations have an important role in the effective management of issues, especially in the strategic planning function and its relationship with the surrounding environment of the organization.
Keywords: issues management, crisis management, maintaining the image
Abstrak
Manajemen Isu dalam public relations sudah menjadi bagian terpenting dalam instansi pemerintah baik dalam hubungan internal maupun eksternal, tidak dapat dipungkiri publicrelations membantu dalam menghadapi suatu isu yang berkembang dikarenakan seorang public relations menjadi penghubung dengan publik. Direktorat Umum PDAM Tirta Bhagasasi menerapkan manajemen isu dalam mempertahankan citra organisasi mengenai aksi demo dan pemberitaan yang menuntut adanya transparasi dana penyertaan modal untuk program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Penelitian ini menggunakan beberapa teori: public relations, manajemen isu, menggunakkan konsep public relations, Issue and crisis management. Dengan variabel manajemen isu. Variabel ini memiliki lima dimensi dan enam belas indikator.Pendekatan penelitian yang digunakan kuantitatif, metode deskriptif. Manajemen isu digunakan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengelola berbagai isu yang muncul ke permukaan sebelum isu meluas dikalangan masyarakat. Pihak public relations harus bisa melakukan perencanaan strategis membuat korporasi mampu menganalisis isu, merumuskan kebijakan, mengambil tindakan dan keputusan secara cepat. Direktorat Umum terutama bidang Hukum dan Humas PDAM Tirta Bhagasasi harus dapat mengkoordinasi semua bentuk komunikasi ketika isu berkembang. Memberikan informasi kepada publik dengan pernyataan tertulis atau jumpa pers. Public relations memiliki peranan penting dalam mengefektifkan manajemen isu terutama dalam fungsi perencanaan strategi maupun hubungannya dengan lingkungan sekitar organisasi.
Kata Kunci: manajemen isu, manajemen krisis, citra organisas
CONSUMER RELATIONS DI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL
Abstract
BPJS Kesehatan through its National Health Security (JKN) Program has the purpose to provide worthy people’s health services. However, in the implementation, the service given by the institution was not quite optimal and triggered many complaints from the society especially during administration service. Through this research, the writer used marketing public relations concept with consumer relations variable that has six dimensions and fourteen indicators.The approach of this research was quantitative by using descriptive method. The population reached 200, and by using slovin calculation formula, there were 67 respondent samples that have ever given complaints with purposive sampling techniques. The central tendency used mean. According to the research result, the dimension with the highest mean was dealing with customer complaint, as the institution has given the best to respond the service complaint. However it was assessed slowly in solving the complaint. Meanwhile, the dimension with the lowest mean was unfair and deceptive practices as the customers have not been satisfied with the products and services given by the institution. The conclusion in this research is the consumer relations applied by BPJS Kesehatan remains not optimal as there are still many complaints due to less action. The writer suggested that BPJS Kesehatan should be more objective and provide quick respond on the customer’s complaint.
Keywords: Marketing Public Relations, Consumer Relations
AbstrakBPJS Kesehatan dengan nama programnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memiliki tujuan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang layak, namun dalam pelaksanaannya pelayanan yang diberikan masih belum optimal sehingga menimbulkan banyak keluhan dari masyarakat terutama saat pelayanan administrasi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan konsep marketing public relations, dengan variabel consumer relations yang memiliki enam dimensi dengan empat belas indikator. Pendekatan penelitian ini kuantitatif, metode deskriptif. Penelitian dilakukan di bulan September – Desember 2015. Kuesioner menggunakan skala interval. Populasinya berjumlah 200, dengan perhitungan rumus slovin maka dapat diambil jumlah sampel sebesar 67 responden yang pernah mengeluh, dengan teknik penarikan sampel purposive. Tendensi sentral menggunakan mean. Hasil penelitian ini dimensi dengan mean tertinggi yaitu, menangani keluhan konsumen, karena dalam merespon keluhan BPJS Kesehatan sudah berupaya dengan baik. Namun dalam pemecahan keluhan tersebut masih terbilang lamban. Dimensi dengan mean terendah yaitu, praktik yang tidak adil dan menipu, dikarenakan konsumen masih belum puas terhadap produk/jasa serta pelayanan yang diberikan. Kesimpulan dalam penelitian ini, consumer relations yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan masih belum optimal karena keluhan-keluhan masih terus bergulir karena kurangnya tindakan dalam mengatasi keluhan-keluhan tersebut. Peneliti menyarankan agar BPJS Kesehatan dapat lebih objektif serta cepat bertindak terhadap masyarakat yang menyampaikan keluhannya dengan mengoptimalkan sistem penanganan keluhan.
Kata kunci : Marketing Public Relations, Consumer Relation
REPUTASI PT PLN (PERSERO) (Survei Deskriptif : Terkait Pemberitaan Adanya Tudingan Mafia Token Listrik Di Tangerang Selatan Tahun 2015)
Abstract
PT PLN (Persero) bring the Smart Power products. But the implementation, apparently still met the news that affects the reputation of the PT. PLN (Persero) is allegations of mafia token of electricity in the regions of South Tangerang in 2015. The aim of this study was to determine the reputation of PT PLN (Persero) allegations of mafia-related news for token electricity in Sub Cipadu Jaya South Tangerang 2015. In this study the authors used the concept of Crisis Public Relations consisting of Reputation with dimensions of Communication, Professional Attitudes, public trust, product Innovation, Social Responsibility, Quality of Public Consumer Services, Responsive Against Public Feedback. This study uses a quantitative approach and a descriptive study. This study uses a survey by distributing questionnaires. The sample in this study as many as 80 heads of families using purposive sampling technique. Using the mean central tendency. Based on the results of research dimensions to get the lowest mean value lies in the third dimension, namely, Public Trust which has three indicators. Dimensions that have the highest mean value lies in the seventh dimension, namely, Responsive Against Public Feedback has two indicators.
Key words : Crisis, Public Confidence, Reputation
Abstrak
PT PLN (Persero) menghadirkan produk Listrik Pintar. Tetapi pada pelaksanaannya, ditemui pemberitaan yang berpengaruh pada reputasi PT. PLN (Persero), mengenai tudingan mafia token listrik di daerah Tangerang Selatan tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui reputasi PT PLN (Persero) terkait pemberitaan adanya tudingan mafia token listrik di Kelurahan Cipadu Jaya Tangerang Selatan tahun 2015. Dalam penelitian ini penulis menggunakan konsep Crisis Public Relations yang terdiri dari Reputasi dengan dimensi Komunikasi, Sikap Profesional, Kepercayaan publik, Inovasi produk, Tanggung Jawab Sosial, Kualitas Layanan Konsumen Publik, Responsive Terhadap Feedback Publik. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan merupakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 kepala keluarga dengan menggunakan teknik penarikan sampel purposif. Menggunakan tendensi sentral mean. Berdasarkan hasil penelitian dimensi yang mendaptkan nilai mean terendah terletak pada dimensi ketiga yaitu, Kepercayaan Publik yang memiliki tiga indikator. Dimensi yang memiliki nilai mean tertinggi terletak pada dimensi ketujuh yaitu, Responsive Terhadap Feedback Publik yang memiliki dua indikator.
Kata kunci : Krisis, Kepercayaan Publik Confidence, Reputas