Jurnal Buana Informatika
Not a member yet
274 research outputs found
Sort by
Peringkasan Dokumen Berdasarkan Metode Semantic Sebaran Kalimat
Abstract. Sentence distribution method performs weighting based on the sentence distribution without taking the semantic meaning of the sentence spread into account. In fact, the semantic relation between sentences is believed to increase the relevance of the search results document. This study proposes new strategies to summarize documents using the semantic sentence distribution method in an effort to improve the quality of the summary. The experimental results show that the proposed method has better performance with the average performance ROUGE-1 0.412, an increase of 1,9% compared to "Sentence distribution method" and ROUGE-2 by 4,7% compared to 0.127 "sentence distribution method".Keywords: Semantic Sentence Distribution, Summarizing Document, ROUGE. Abstrak. Peringkasan dokumen menggunakan metode sebaran kalimat terbukti memiliki hasil yang lebih baik jika dibanding dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Metode tersebut melakukan pembobotan kalimat berdasarkan sebaran kalimat tanpa memperhitungkan makna semantic kalimat yang tersebar. Faktanya hubungan semantic antar kalimat telah terbukti mampu meningkatkan relevansi hasil dalam pencarian dokumen. Penelitian ini mengajukan strategi baru dalam peringkasan dokumen yaitu menggunakan metode semantic sebaran kalimat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hasil ringkasan. Hasil eksperimen didapatkan bahwa metode yang diusulkan memiliki performa lebih baik dengan capaian rata-rata ROUGE-1 0,412, meningkat 1,9% dibanding metode sebaran kalimat dan ROUGE-2 0,127 meningkat 4,7% dibanding metode sebaran kalimat.Kata Kunci: Semantic Sebaran Kalimat, Peringkasan Dokumen, ROUGE
Analisis Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Produk Kuliner Usaha Kecil dan Menengah di Pekanbaru
Abstract.Pekanbaru is a big city with many culinary businesses. To increase the sales income, enterprises utilize social media as their marketing strategy. This research was about a social media analysis for marketing culinary products in small and medium enterprises by using Structural Equation Modelling. Variables in this research are social media selection, information update, response to buyer, quality and price as variable x to culinary business marketing as variable y. The primary data were collected from questionnaires filled by culinary entrepreneurs in Pekanbaru. The results show that the RMSEA = 0.08, AGFI = 0.705, CMIN / DF = 1.834, TLI = 0.813 and CFI = 0.843. From the results of these measurements, it can be concluded that there are six components of measurement values that are acceptable, so the final result in this study is all the variables X has a positive influence on the variable Y.Keywords: Social Media, Culinary Product, Small and Medium Businesses, Structural Equation Modelling Abstrak. Analisis Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Produk Kuliner Usaha Kecil dan Menengah di Pekanbaru. Pekanbaru merupakan kota besar yang banyak bisnis kulinernya. Untuk meningkatkan penjualan, pengusaha kuliner memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasarannya. Penelitian ini tentang analisis media sosial untuk pemasaran produk kuliner pada usaha kecil dan menengah dengan menggunakan metode pemodelan persamaan struktural. Variabel yang digunakan adalah pemilihan media sosial, update informasi, respon terhadap pembeli, kualitas dan harga sebagai variabel x terhadap pemasaran bisnis kuliner sebagai variabel y. Pengambilan data dari kuesioner yang diisi oleh pengusaha kuliner di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RMSEA=0,08, AGFI=0,705, CMIN / DF=1,834, TLI=0,813 dan CFI=0,843. Dari hasil pengukuran tersebut dapat disimpulkan bahwa ada enam komponen nilai pengukuran dapat dinyatakan dapat diterima, sehingga hasil akhir dalam penelitian ini adalah semua variabel X memiliki pengaruh positif terhadap variabel Y.Kata kunci: Media Sosial, Produk Kuliner, Usaha Kecil dan Menengah, Structural Equation Modellin
Implementasi Data Mining Dalam Menganalisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Rough Set
Abstract. PT. Pusako Tarinka is a company engaged in lodging services. The company always tries to maintain a good reputation for its customers. Good quality service will give better satisfaction to the customers who use the services of the company. However, the company does not have a measuring tool to determine the level of customer satisfaction with the services rendered. Rough set is one method of data mining related to analysis and data classification categories and aims to synthesize approach to the concept of a table of data obtained. Rough set discovers hidden relationships of the data set and reduct classification attributes of a series of attributes, and reduct will produce general rule. The results illustrate that the level of customer satisfaction confidence is a major factor in determining the level of customer satisfaction which is then supported by the integrity, pride, and passion.Keywords: Data Mining, Rough Set, Customer Satisfaction.Abstrak. PT. Pusako Tarinka merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Kegiatan utama PT. Pusako Tarinka adalah memberikan pelayanan jasa penginapan. Perusahaan selalu berusaha untuk mempertahankan reputasi yang baik di mata pelanggannya. Kualitas pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan lebih kepada pelanggan yang menggunakan jasa perusahaan tersebut. Namun perusahaan tidak memiliki alat ukur untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang telah diberikan. Rough Set merupakan salah satu metode data mining yang berkaitan dengan analisis kategori dan klasifikasi data dan bertujuan untuk mensintesis pendekatan konsep dari tabel data yang diperoleh. Rough set menemukan hubungan tersembunyi dari kumpulan data dan reduct atribut dari serangkaian klasifikasi atribut, dan reduct tersebut akan menghasilkan general rule. Hasil rule tingkat kepuasan pelanggan menggambarkan bahwa confidence (kepercayaan) adalah dimensi utama dalam penentuan tingkat kepuasan pelanggan yang kemudian didukung oleh integrity (integritas), pride (kebanggaan), dan passion (keinginan).Kata kunci: Data Mining, Rough Set, Kepuasan Pelanggan
Location-Based Service Pada Aplikasi Pemesanan Cokelat Untuk Pengelolaan Stok dan Pemantauan Merchandiser
Abstract. In marketing chocolate products, PT Anugerah Mulia Indobel has a showroom to display products manufactured. It also cooperates with several merchants to market their products. The products are distributed to those merchants periodically. To manage the stock at the merchants, the company has special staff that merchants can visit on a predefined schedule. Recording of the stock and order transaction, as well as reporting were still done manually, and there was no system to monitor the merchandiser. Therefore, it required an application to record stock, order transaction, order reports, and monitor merchandiser. Application built for these purposes is a mobile-based application on Android platform that uses location-based services to help the process of transactions recording and merchandiser monitoring.Keywords: product ordering, recording stock, transaction reporting, monitoring merchandisers, Location-Based ServiceAbstrak. Dalam memasarkan produk cokelatnya, PT Anugerah Mulia Indobel memiliki showroom untuk menampilkan produk yang diproduksi serta melakukan kerjasama dengan beberapa merchant untuk memasarkan produknya. Produk didistribusikan ke merchant-merchant tersebut secara berkala. Untuk mengelola data stok pada merchant, perusahaan menugaskan staff khusus yaitu Merchandiser yang akan mengunjungi setiap merchant pada jadwal yang sudah ditetapkan. Pencatatan stok, pemesanan produk, serta pelaporan masih dilakukan secara manual, dan belum ada sistem untuk memantau Merchandiser. Oleh karena itu, dibutuhkan aplikasi yang dapat membantu mengelola data stok, mencatat transaksi pemesanan, membuat laporan order, dan memantau Merchandiser. Aplikasi yang dibuat merupakan aplikasi berbasis mobile pada platform Android yang menggunakan Location-Based Service untuk membantu proses pencatatan transaksi serta pemantauan Merchandiser.Kata kunci: pemesanan produk, pencatatan stok, pelaporan transaksi, pemantauan merchandiser, Location-Based Servic
Segmentasi Citra Sapi Berbasis Deteksi Tepi Menggunakan Algoritma Canny Edge Detection
Abstract. The determination of the cattle price is generally agreed through bargaining, it is not based on the weight of the cows being sold. Most people mainly use rough calculation. There are formulas to calculate the weight but they require perimeter information of chest size and body length. It is necessary to measure the cow manually, but in reality it is not easy to do because the cow is difficult to control. Therefore, it requires a tool that can help measure easily. This article represents the early stages of research to determine the weight of cows from the cow image acquisition. It focuses on segmentation and image processing. The image acquisition results are processed using five scenarios. The results of the evaluation show that scenario 3 (Median Blur and Canny) has the best result with the value of 230,051 MSE and 24,524 dB PSNR.Keywords: Edge Detection, Canny, Segmentation, Cow, Image Processing Abstrak. Penentuan harga sapi umumnya disepakati melalui tawar menawar bukan didasarkan pada bobot sapi yang dijual. Kebanyakan menggunakan perhitungan secara kasar maupun secara kira-kira. Terdapat rumus untuk menghitung bobot sapi, rumus yang ada memerlukan informasi terkait lingkar dada dan panjang badan. Untuk mendapatkan nilai lingkar dada dan panjang badan perlu dilakukan pengukuran secara manual, namun di lapangan hal tersebut tidak mudah dilakukan karena sapi sulit dikondisikan. Oleh karena itu diperlukan alat yang dapat mengukur secara mudah. Tulisan ini merupakan tahap awal dari penelitian untuk menentukan bobot sapi dari hasil akuisisi citra sapi. Oleh sebab itu pada tahap awal ini difokuskan pada segmentasi serta pengolahan citra sapi untuk menentukan deteksi tepi terbaik yang nantinya digunakan pada penelitian selanjutnya. Citra sapi hasil akuisisi diproses menggunakan lima buah skenario deteksi tepi. Hasil evaluasi menujukkan bahwa Skenario 3 (Median Blur dan Canny) memiliki hasil yang terbaik dengan nilai MSE sebesar 230.051 dan PSNR sebesar 24.524 dB.Kata Kunci: Deteksi Tepi, Canny, Segmentasi, Sapi, Pengolahan Citra Digital
Penerapan Strategi E-business Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif dari Usaha Mikro Kecil Menengah di Indonesia (Studi kasus Trooper Electronic Yogyakarta)
Abstract.Today, many micro small medium enterprises (MSME) utilize the internettechnology to enhance their competitive advantage. One of the popular strategiesis the use of e-business to enhance business process performance of theorganization. However, to implement e-business strategy, an organization needs tohave a model that can help align e-business strategy with organization strategy.That is why in this research, the authors try to apply and implement e-businessstrategy in MSME Trooper Electronic Yogyakarta by using e-business evaluationmodel proposed by Raisinghani et al. (2007). In this research, an e-commercewebsite for Trooper Electronic Yogyakarta will be developed and the use of socialmedia will be maximized.Keyword: e-business, model, e-commerce, social media, MSMEAbstrak.Penerapan Strategi E-business Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitifdari Usaha Mikro Kecil Menengah di Indonesia (Studi Kasus Trooper ElectronicYogyakarta). Berkembangnya teknologi internet membuat banyak pelaku usaha termasukUMKM mulai memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan keunggulankompetitifnya. Strategi pemanfaatan teknologi internet untuk meningkatkan performaproses bisnis dari sebuah unit usaha disebut sebagai E-business. Hanya saja untukmenerapkan strategi e-business tersebut, unit usaha seperti UMKM memerlukan sebuahmodel atau kerangka kerja yang dapat membantu mereka memastikan bahwa strategiyang mereka terapkan sesuai dengan kondisi dan proses bisnis dari UMKM tersebut.Terkait dengan hal tersebut, pada penelitian ini, penulis mencoba menerapkan danmengimplementasikan strategi e-busines pada UMKM Trooper Electronic Yogyakartadengan mengadopsi model strategi e-busines yang diusulkan oleh Raisinghani dkk.(2007). Penerapan strategi e-business pada penelitian ini diwujudkan dalam bentukpembangunan web e-commerce dan pemanfaatan media sosial untuk mendukung prosesbisnis dari UMKM Trooper Electronic Yogyakarta.Kata Kunci: e-business, model, e-commerce, media sosial, UMK
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Bahasa dan Kebudayaan Suku Dayak Berbasis Multimedia
Abstract. Indonesia is a heterogeneous country with many different ethnic groups. Borneo Island has a famous native tribes that belong to Dayak. Among others are ma'anyan people, Dayak Ngaju, Dayak Kualan Sekayok, Dayak Ot Danum, etc. Dayaks have different languages and cultures. To make it easier to learn the languages and cultures of Dayak, it requires a lot of information. Information about the language and culture of Dayak is to increase the users’ knowledge to become more familiar with the languages and cultures of the Dayak tribes. The information of languages and cultures of Dayak is put in the form of multimedia-based learning applications. Language learning applications and multimedia-based Dayak culture are created by the existing multimedia elements such as text, images, sound, video, and animation. The test results show that 96.875% of users agree that the application is eligible to be used as a learning medium of Dayak Tribe.Keywords: Dayak Tribe, Language and culture, Multimedia Abstrak. Indonesia merupakan Negara Heterogen, yaitu negara yang memiliki banyak sekali perbedaan, terutama suku. Di Pulau Kalimantan memiliki suku asli yang terkenal, yaitu Suku Dayak. Diantaranya adalah Suku Dayak Maanyan, Suku Dayak Ngaju, Suku Dayak Kualan Sekayok, Suku Dayak Ot Danum, dll. Suku-Suku Dayak tersebut memiliki bahasa dan kebudayaan yang berbeda. Untuk mempermudah dalam mempelajari bahasa dan kebudayaan Suku Dayak, dibutuhkan informasi mengenai bahasa dan kebudayaan Suku Dayak. Informasi tentang bahasa dan kebudayaan Suku Dayak ini dapat menambah pengetahuan pengguna untuk semakin mengenal bahasa dan kebudayaan Suku Dayak tersebut. Informasi bahasa dan kebudayaan Suku Dayak dituangkan dalam bentuk aplikasi pembelajaran berbasis multimedia. Aplikasi pembelajaran bahasa dan kebudayaan Suku Dayak berbasis multimedia dibuat dengan elemen-elemen multimedia yang ada seperti teks, gambar, suara, video, dan animasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 96,875% pengguna setuju bahwa aplikasi ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran Suku Dayak.Kata Kunci: Suku Dayak, Bahasa dan Kebudayaan, Multimedia
Average Weight Information Gain Untuk Menangani Data Berdimensi Tinggi Menggunakan Algoritma C4.5
Abstract. In the recent decades, a large data are stored by companies and organizations. In terms of use, big data will be useless if not processed into information according to the usability. The method used to process data into information is called data mining. The problem in data mining especially classification is data with a number of attributes that many and each attribute are irrelevant. This study proposes attribute weighting method using weight information gain method, then the attribute weights calculates the average value. Having calculated the average value of the attribute selection, the selected attributes are those with a value weights above average value. Attributes are selected then performed using an algorithm C4.5 classification, this method is named Average Weight Information Gain C4.5 (AWEIG-C4.5). The results show that AWEIG-C4.5 method is better than C4.5 method with the accuracy of the average value of each is 0.906 and 0.898. Keywords: data mining, high dimensional data, weight information gain, C4.5 algorithmAbstrak. Dalam beberapa dekade terakhir, data yang besar disimpan oleh perusahaan dan organisasi. Dari segi penggunaan, data besar tersebut akan menjadi tidak berguna jika tidak diolah menjadi informasi yang sesuai dengan kegunaan. Metode yang digunakan untuk mengolah data menjadi informasi adalah data mining. Masalah dalam data mining khususnya klasifikasi adalah data dengan jumlah atribut yang banyak atau dalam bahasa komputer disebut data berdimensi tinggi. Pada penelitian ini diusulkan metode pembobotan atribut menggunakan metode weight information gain, kemudian bobot atribut tersebut dihitung nilai rata-rata. Setelah dihitung nilai rata-rata dilakukan pemilihan atribut, atribut yang dipilih adalah atribut dengan nilai bobot di atas nilai rata-rata. Atribut yang terpilih kemudian dilakukan klasifikasi menggunakan algoritma C4.5, metode ini diberi nama Average Weight Information Gain C4.5 (AWEIG-C4.5). Hasil penelitian menunjukkan metode AWEIG-C4.5 lebih baik daripada metode C4.5 dengan nilai rata-rata akurasi masing-masing adalah 0,906 dan 0,898. Dari uji paired t-Test terdapat perbedaan signifikan antara metode AWEIG C4.5 dengan metode C4.5.Kata Kunci: data mining, data berdimensi tinggi, weight information gain, algoritma C4.
Perencanaan Arsitektur Sistem Informasi Rekam Medis dan Monitoring Gizi Buruk Berbasis Cloud Computing (Studi Kasus: Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat)
Abstract. West Java Provincial Health Office still faces difficulties in managing information, especially in medical records. Recording and reporting of malnutrition are still done in some stages starting from collecting data from village midwives, puskesmas, Regency/City Health Office then Provincial Health Office and forwarded to the the central office. It is necessary to manage information through service system by utilizing Cloud Computing based on information technology. This research uses The Open Group Architecture Framework (TOGAF) approach in Architecture Development Method (ADM), from Architecture Capability Iteration to Architecture Development Iteration. Monitoring and Evaluation (M & E) are two integrated activities in the context of controlling a program. The results of this research are planning a medical record information system architecture and monitoring malnutrition based on Cloud Computing with the name of M2Rec (Medical Record and Monitoring) in the form of integrated recommendation and development between current information system and proposed information system architecture.Keywords: togaf adm, medical record and monitoring, cloud computing Abstrak. Perencanaan Arsitektur Sistem Informasi Rekam Medis dan Monitoring Gizi Buruk Berbasis Cloud Computing. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat masih mengalami kesulitan dalam pengelolaan informasi yang baik, terutama pada proses rekam medis, pencatatan dan pelaporan gizi buruk masih dilakukan secara bertingkat mulai pengumpulan data dari bidan desa, puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota kemudian Dinas Kesehatan Propinsi dan diteruskan ke pusat. Sehingga perlu diupayakan pengelolaan informasi melalui sistem pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis Cloud Computing. Penelitian ini menggunakan pendekatan framework The Open Group Architecture Framework (TOGAF) Architecture Development Method (ADM), yaitu iterasi ke satu pada Architecture Capability Iteration daniterasi ke dua pada Architecture Development Iteration. Monitoring dan Evaluasi (M&E) merupakan dua kegiatan terpadu dalam rangka pengendalian suatu program. Hasil dari penelitian ini adalah perencanaan arsitektur sistem informasi rekam medis dan monitoring gizi buruk berbasis Cloud Computing dengan nama M2Rec (Medical Record and Monitoring) yang berupa rekomendasi integrasi dan pengembangan antara sistem informasi berjalan saat ini dengan arsitektur sistem informasi yang diusulkan.Kata kunci: togaf adm, medical record and monitoring, cloud computing
Analisis Perubahan Tata Guna Lahan di Kabupaten Bantul Menggunakan Metode Global Moran’s I
Abstract. Bantul Regency is a part of Yogyakarta Special Province Province which experienced land use changes. This research aims to assess the changes of shape and level of land use, to analyze the pattern of land use changes, and to find the appropriateness of RTRW land use in Bantul District in 2011-2015. Analytical methods are employed including Geoprocessing techniques and analysis of patterns of distribution of land use changes with Spatial Autocorrelation (Global Moran's I). The results of this study of land use in 2011, there are thirty one classifications, while in 2015 there are thirty four classifications. The pattern of distribution of land use change shows that land use change in 2011-2015 has a Complete Spatial Randomness pattern. Land use suitability with the direction of area function at RTRW is 24030,406 Ha (46,995406%) and incompatibility of 27103,115 Ha or equal to 53,004593% of the total area of Bantul Regency.Keywords: Geographical Information System, Land Use, Geoprocessing, Global Moran's I, Bantul Regency. Abstrak. Analisis Perubahan Tata Guna Lahan di Kabupaten Bantul Menggunakan Metode Global Moran’s I. Kabupaten Bantul merupakan bagian dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengalami perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan bentuk dan luas penggunaan lahan, menganalisis pola sebaran perubahan tata guna lahan, serta kesesuaian tata guna lahan terhadap RTRW yang terjadi di Kabupaten Bantul pada tahun 2011-2015. Metode analisis yang digunakan antara lain teknik Geoprocessing serta analisis pola sebaran perubahan tata guna lahan dengan Spatial Autocorrelation (Global Moran’s I). Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan tanah pada tahun 2011, terdapat tiga puluh satu klasifikasi, sedangkan pada tahun 2015 terdapat tiga puluh empat klasifikasi. Pola sebaran perubahan tata guna lahan menunjukkan bahwa perubahan tata guna lahan tahun 2011-2015 memiliki pola Complete Spatial Randomness. Kesesuaian tata guna lahan dengan arahan fungsi kawasan pada RTRW adalah seluas 24030,406 Ha atau mencapai 46,995406 % dan ketidaksesuaian seluas 27103,115 Ha atau sebesar 53,004593 % dari total luas wilayah Kabupaten Bantul. Kata Kunci: Sistem Informasi Georafis, tata guna lahan, Geoprocessing, Global Moran’s I, Kabupaten Bantul