Jurnal Perangkat Nuklir
Not a member yet
109 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MODUL CATU DAYA TEGANGAN TINGGI PERANGKAT SCINTIGRAFI UNTUK TIROID SC-12
PENGEMBANGAN MODUL CATU DAYA TEGANGAN TINGGI PERANGKAT SCINTIGRAFI UNTUK TIROID SC-12. Telah dilakukan pembuatan modul catu daya tegangan tinggi perangkat scintigrafi untuk tiroid SC-12. Modul catu daya tegangan tinggi digunakan untuk memasok tegangan operasi sistem deteksi perangkat scintigrafi. Perangkat scintigrafi untuk tiroid SC-12 didesain berdimensi ringkas dan mempunyai konsumsi daya listrik rendah. Agar tujuan tercapai, bagian elektronik peralatan, harus berdimensi kecil dan berdaya listrik rendah. Pada perangkat scintigrafi konvensional, tegangan tinggi dihasilkan menggunakan transformator step-up dan pelipat tegangan. Tranformator ini berdimensi besar dan banyak menghasilkan panas. Untuk mengurangi dimensi modul tegangan tinggi, pada perangkat scintigrafi untuk tiroid SC-12 memanfaatkan EMCO CA20N yang mempunyai dimensi kompak dan berdaya listrik rendah untuk menghasilkan tegangan tinggi. Komponen ini dapat menghasilkan hingga -2000 Vdc dengan maksimum arus keluaran sebesar 0,5 mA. Karena sistem deteksi memerlukan –1000 Vdc untuk tegangan operasi maka tegangan masukan EMCO CA20N harus diatur sehingga tegangan keluaran menjadi -1000 Vdc juga. Tegangan keluaran catu daya tegangan tinggi dihasilkan dari tegangan keluaran EMCO CA20N setelah dilewatkan melalui tapis RC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa modul catu daya tegangan tinggi mempunyai beban minimum ≥ 744 kOhm dan riak (ripple) ≤ 0,4 V pada tegangan keluaran – 1000 Vdc. Ini berarti modul catu daya tegangan tinggi ini mempunyai tegangan keluaran yang stabil dan mempunyai riak keluaran yang kecil
APLIKASI DAN ANALISA SISTEM KOMUNIKASI PUBLISH-SUBSCRIBE PADA SISTEM MONITORING RADIASI DAN LINGKUNGAN
APLIKASI DAN ANALISA SISTEM KOMUNIKASI PUBLISH-SUBSCRIBE PADA SISTEM MONITORING RADIASI DAN LINGKUNGAN Sebagai salah satu bagian dari RAMONA (Radiation and Meteorological Monitoring Analysis System), telah dirancang sebuah sistem komunikasi antara alat sensor Ultrasonic Maretron WS0100 yang terhubung dengan komputer client dengan server Sistem Pemantauan Lingkungan Kawasan Nuklir, RAMONA. Sensor Ultrasonic ini terhubung dengan alat lainnya melalui antar muka NMEA2000 (National Maritime Electrical Association), yang merupakan standard komunikasi yang biasa menghubungkan antara sensor-sensor di kapal-kapal laut dengan tampilannya. Dalam alat ini terdapat beberapa sensor yakni sensor tekanan, arah angin, kecepatan angin dan suhu udara. Sistem komunikasi yang digunakan berbasis Message Queeing Telemetry Transport (MQTT). Prinsip dari sistem MQTT ini menggunakan publish/subscribe protocol, dimana Client, dalam hal ini Maretron, akan mengirim (publish) data-datanya ke data bus, yang kemudian di ambil oleh computer (baik itu client maupun server) yang sudah ‘berlanggganan’ (subscribe) jenis-jenis data dengan format tertentu yang diperlukannya. Format data yang digunakan dalam sistem komunikasi ini adalah format JSON (JavaScript Object Notation), yang kemudian diambil oleh server untuk kemudian hasilnya di simpan ke dalam database ataupun di tampilkan di website bagi pengguna maupun admin dari sistem ini. Program untuk kedua sistem client dan server telah berhasil ditulis, dan menghasilkan komunikasi data yang lanca
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR DAN NILAI ERGONOMI SISTEM MEKANIK PERANGKAT DIAGNOSIS FUNGSI GINJAL DAN THYROID TERPADU
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR DAN NILAI ERGONOMI SISTEM MEKANIK PERANGKAT DIAGNOSIS FUNGSI GINJAL DAN THYROID TERPADU, dilakukan untuk memastikan keamanan perangkat, mengetahui kendala atau keluhan pasien maupun operator, dan sebagai bagian dari upaya penyempurnaan perangkat tersebut. Analisis ini dilakukan dengan menghitung kekuatan rangka lengan, rangka utama kursi, rangka sandaran pasien, serta menganalisis data antropometri statis manusia Indonesia untuk menentukan ukuran kursi pasien dan penyetelan ukuran kursi. Data antopometri dinamis manusia Indonesia kita gunakan untuk menentukan tata letak dan jangkauan gerakan operator serta tenaga medis pada saat mengoperasikan perangkat diagnosis fungsi ginjal dan thyroid terpadu. Hasil analisis menunjukkan struktur tersebut aman dikarenakan tegangan aktual yang terjadi masih dibawah nilai batasnya sebesar 248 MPa. Perangkat tersebut juga mempunyai nilai ergonomi yang baik sehingga dapat diproduksi secara masal
ALTERNATIF PERANCANGAN SISTEM MEKANIK PERANGKAT RENOGRAF DAN THYROID UPTAKE TERPADU
ALTERNATIF PERANCANGAN SISTEM MEKANIK PERANGKAT RENOGRAF DAN THYROID UPTAKE TERPADU. Perancangan renograf dan thyroid uptake terpadu telah dilakukan, namun dari hasil rancangan yang telah dibuat tersebut masih ada beberapa kekurangan berdasarkan versi operator perangkat renograf. Tujuan dari perancangan ini adalah untukmendapatkan konstruksi rancangan yang efektif dan efisien, yaitu bisa digunakan untuk diagnosapasien untuk jenis penyakit yang berbeda, baik fungsi ginjal maupun kelenjar gondok dengan menggunakan satu perangkat yang mudah dioperasikan. Metodologi yang digunakan adalah membandingkan perangkat renograf yang telah ada dengan tiga rancangan renograf terpadu, sehingga alternatif yang diperoleh dapat menunjukkan suatu hasil yang memenuhi kebutuhan rumah sakit, baik rumah sakit besar maupun klinik. Adapun hasil yang diharapkan adalah rancangan tahap tiga menjadi alternatif, karena memiliki kelebihan dari yang lainnya, yaitu geometri lengan renograf yang lebih kecil, namun masih mampu menahan beban 100 kg, sehingga konstruksinya menjadi lebih ringan dan mudah dalam pelayanan pasien
ANALISIS GEMPA PADA STRUKTUR GEDUNG IRADIATOR GAMMA KAPASITAS 2 MCi
ANALISIS GEMPA PADA STRUKTUR GEDUNG IRADIATOR GAMMA KAPASITAS 2 MCi. Konstruksi gedung Iradiator harus diperhitungkan terhadap beban-beban yang dipikul oleh struktur gedung tersebut baik beban mati maupun beban hidup. Beban-beban tersebut antara lain beban angin, beban gempa, beban tornado dan beban gedung itu sendiri. Beban eksternal adalah beban yang berasal dari beban diluar gedung termasuk faktor ketahanan tanah, sedangkan beban internal yaitu berat sendiri dan berat yang ditanggung di dalam gedung. Perhitungan terhadap beban gempa harus dipertimbangkan gabungan dengan beban hidup yang telah direduksi dan beban mati. Demikian pula untuk pengaruh struktur terhadap akibat penurunan atau penyusutan yang terjadi akibat dari perobahan suhu. Perhitungan pembebanan berdasarkan peraturan pembebanan untuk gedung di Indonesia
TINJAUAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN DALAM PEMANFAATAN PERALATAN RENOGRAF TERPADU
TINJAUAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN DALAM PEMANFAATAN PERALATAN RENOGRAF TERPADU. Setiap pemanfaatan peralatan perlu adanya kepastian bahwa peralatan aman untuk dioperasikan dan terjaga keselamatan bagi pengguna. Tinjauan keamanan dan keselamatan dalam pemanfaatan peralatan renograf terpadu dilakukan untuk mengetahu potensi bahaya dan penanggulangannya. Metoda yang digunakan adalah mengidentifikasi potensi bahaya pada sistem elektronik, mekanik dan pemanfaatan bahan radioaktif, kemudian menentukan cara penanggulangannya. Hasil tinjauan terlihat adanya beberapa potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan, cedera pada pengguna bahkan masyarakat umum. Potensi bahaya tersebut dapat dieliminir dengan pemenuhan persyaratan perekayasaan, ketaatan terhadap standar produk, ketaatan terhadap prosedur dan kepatuhan terhadap peraturan dalam pemanfaatan bahan radioakti
PENGUJIAN HASIL REKONSTRUKSI CITRA RADIOGRAFI DIGITAL MENGGUNAKAN PROGRAM LABVIEW
PENGUJIAN HASIL REKONSTRUKSI CITRA RADIOGRAFI DIGITAL MENGGUNAKAN PROGRAM LABVIEW. Radiografi digital adalah suatu bentuk pencitraan sinar-x yang tidak memerlukan proses kimiawi, seperti film, sehingga lebih ramah lingkungan dan biaya operasionalnya lebih rendah daripada radiografi konvensional. Selain itu, karena suatu sistem radiografi digital terhubung langsung dengan suatu sistem komputer, citra hasil dapat langsung diamati, citra yang dihasilkan dapat diamati secara langsung dan mudah digunakan serta disimpan dan digunakan. Salah satu kegunaan radiografi digital adalah sebagai teknik uji tak merusak untuk menjamin mutu komponen dalam industri. Pengujian hasil rekonstruksi citra radiografi digital menggunakan LabVIEW telah dilakukan dengan benda-benda uji sederhana. Benda uji diletakkan pada meja putar yang secara terintegrasi dikendalikan oleh penangkap citra. Meja putar dikendalikan oleh suatu kit Lego Brick Mindstorm NXT 2.0. Pengambilan citra dilakukan dengan meja diputar pada sudut 0o-180o. Pengujian hasil rekonstruksi citra radiografi digital menggunakan back projection sederhana dengan didahului pengolahan citra. Citra irisan lintang yang dihasilkan cukup memuaskan. Kata kunci : Radiografi Digital, Rekonstruksi, Pemroses citra, LabVIEW ASSESSMENT OF DIGITAL RADIOGRAPHY IMAGE RECONSTRUCTION RESULT USING LABVIEW PROGRAM. Digital radiography is a form of x-ray imaging which does not require chemical process, making it more environmentally friendly and cheaper to operate than conventional one. Additionally, since a digital radiography system is directly connected to a computer, the resulting image can be directly observed and used and is easily saved. One of the utilization of digital radiography is the nondestructive technique to provide quality control of indutrial components. Digital radiography image reconstruction assessment with LabVIEW has been performed using simple test objects. Simple test object was put on a rotating table which was integrated to and controlled by an image sensor. A mind storm NXT 2.0 was used to control the rotating table. The images were captured as the table was rotated at 0o – 180o orientations. The simple back projection method was used to reconstruct a simple object after being preceeded by image processing. The reconstructed images were found to be satisfactory. Keywords : Digital Radiography, Recontruction, Image Processing, LabVIE
RANCANGAN DASAR ON-LINE ANALYZER BATUBARA PADA BELT CONVEYOR DENGAN TEKNIK AKTIVASI NEUTRON
RANCANGAN DASAR ON-LINE ANALYZER BATUBARA PADA BELT CONVEYOR DENGAN TEKNIK AKTIVASI NEUTRON. Telah dilakukan rancangan dasar on-line analyzer batubara pada belt conveyor dengan teknik aktivasi neutron. Dibandingkan dengan teknik pencuplikan, teknik aktivasi neutron ini memiliki kelebihan dalam hal akurasi dan waktu analisis. Kegiatan perancangan yang telah dikerjakan meliputi penentuan persyaratan desain, persyaratanfungsi, persyaratan teknis, spesifikasi teknis, perancangan subsistem deteksi, perancangan subsistem akuisisi data, dan perancangan computer console operator. Kegiatan ini akan menggunakan detektor sintilasi NaI(Tl) untuk mendeteksi sinar gamma yang dipancarkan oleh unsur-unsur dalam batubara akibat aktivasi neutron dari sumber 252Cf (Californium-252). Desain dasar perangkat on-line analyer batubara pada belt conveyor dengan teknik aktivasi neutron ini perlu diteruskan ke tahap kerekayasaan selanjutnya, yaitu desain rinci, konstruksi prototipe, dan pengujian di lapanganKata kunci: On-line analyzer, batubara, aktivasi neutronDESIGNING ON-LINE ANALYZER FOR COAL ON BELT CONVEYOR USING NEUTRON ACTIVATION TECHNIQUE. Basic design of on-line analyzer for coal on belt conveyor using neutron activation technique has been carried out. Compared with sampling technique, this neutron activation technique has some advantages in term of analysis accuracy and time. The design activities performed include the establishment of design requirements, functional requirements, technical requirements, technical specification, detection sub-system design, data acquisition subsystem design, and operator computer console design. This program will use NaI(Tl) scintillation detector to detect gamma-rays emitted by elements in coal due to neutron activation of a neutronsource, 252Cf (Californium-252).This basic design of on-line analyzer for coal on belt conveyor using neutron activation technique should be followed up with the development of detailed design, prototype construction, and field testing.Keywords: on-line analyzer, coal, neutron activatio