6927 research outputs found
Sort by
RELASI SUAMI ISTRI MUALAF DALAM MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH PERSPEKTIF MAQASID AL-USRAH JAMALUDDIN ATIYYAH (STUDI KASUS DI KABUPATEN TULUNGAGUNG)
Anita Puji Astuti, 12610220144, Relasi Suami Istri Mualaf Dalam Membangun
Keluarga Sakinah Perspektif Maqasid Al-Usrah Jamaluddin Atiyyah (Studi Kasus
di Kabupaten Tulungagung), Prodi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan
Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung,
2024, Prof, Dr. Iffatin Nur, M.Ag.
Kata Kunci: Relasi Suami Istri, Keluarga Sakinah, Maqasid Al-Usrah
Penelitian ini di latarbelakangi oleh relasi pasangan suami istri mualaf di
Kabupaten Tulungagung dalam melakukan adaptasi yang harus dihadapi oleh
keluarga mualaf. Melalui hubungan relasi suami istri serta upaya dalam
membangun keluarga sakinah agar tercipta keluarga bahagia dan harmonis.
Penelitian relasi suami istri mualaf menjadi isu yang menarik untuk dikaji
menggunakan perspektif Maqasid Al-Usrah.
Rumusan Masalah dalam Penelitian ini adalah 1). Bagaimana relasi suami
istri mualaf di Kabupaten Tulungagung? 2). Bagaimana upaya suami istri mualaf
dalam mewujudkan keluarga sakinah? 3). Bagaimana relasi suami istri mualaf
dalam mewujudkan keluarga sakinah menurut perspektif maqasid al-usrah
Jamaluddin Atiyyah? Penelitian ini bertujuan untuk 1). Untuk mengetahui relasi
suami istri mualaf dalam membangun keluarga sakinah di Kabupaten Tulungagung.
2). Untuk mengetahui upaya suami istri mualaf dalam membangun keluarga
sakinah. 3). Untuk mengetahui perspektif Maqasid al-Usrah Jamaluddin Atiyyah
terhadap relasi suami istri mualaf dalam membangun keluarga sakinah di
Kabupaten Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yang
bertujuan untuk menghasilkan data deskritif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari
orang-orang yang diamati. Penelitian ini dilakukan dengan mendeskripsikan dan
menganalisis hasil interview di lapangan dalam bentuk narasi. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui deep observasi, deep interview dan dokumentasi. Data
dianalisis menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi informan,
triangulasi teori, dan forum grub diskusi.
Hasil Penelitian menunjukkan, 1). Relasi suami istri mualaf dalam berumah
tangga telah melaksanakan pemenuhan hak dan kewajiban masing-masing. Sebagai
suami telah mencukupi kebutuhan rumah tangga dan istri telah mengatur rumah
tangga dengan baik dan menerapkan pola manajemen rumah tangga dengan visi
misi yang sama dalam mewujudkan keluarga harmonis. 2). Upaya suami dan istri
mualaf dalam mewujudkan keluarga sakinah atas dasar keadilan dalam anggota
keluarga dengan menjaga rasa kasih sayang, musyawarah, berkomunikasi baik, dan
menerapkan jiwa pemaaf. Sehingga dalam kondisi ini anak dapat berkembang
dengan baik dan strategi keluarga mualaf dalam mewujudkan keluarga sakinah
dapat terwujud. 3). Relasi suami istri mualaf telah memenuhi unsur yang terdapat
pada Maqasid al-Usrah yaitu tanzim al-‘alaqah bayn al-jinsayn, hifz al-nasl, hifz al-nasab, hifz al-tadayyun fi al-usrah, tanzim al-janib al-mu’assasi li al-usrah, dan
tanzim al-janib al-mali, dengan terwujud dan terpeliharanya unsur pokok maqashid
al-usrah maka kemaslahatan dalam mewujudkan keluarga sakinah oleh pasangan
mualaf dapat terpenuhi
KHITAN PEREMPUAN DALAM PANDANGAN AHLI MEDIS DAN ULAMA DI NGANJUK PERSPEKTIF MASLAHAH
Ahmad Yazidul Ilmi, 12102193135 “Khitan Perempuan Dalam Pandangan Ahli Medis
Dan Ulama Di Nganjuk Perspektif Maslahah” Program Studi Hukum Keluarga
Islam, Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung. Dosen Pembimbing : Dr. Rahmawati, M. A.
Kata Kunci : Khitan, Ahli Medis, Ulama, Maslahah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kontroversi mengenai khitan
perempuan yang terjadi di masyarakat Nganjuk menyebabkan perbedaan pendapat
mengenai praktik khitan tersebut, sehingga dapat menimbukan pro-kontra yang terjadi
di tengah-tengah masyarakat. Isu khitan perempuan hingga hari ini masih belum
dikatakan tuntas sepenuhnya, karena masih diperdebatkan mengenai hukum khitan
Perempuan. Problematika terjadi dari berbagai pandangan tentang khitan perempuan,
tidak jarang dalam masyarakat masih melakukan praktik khitan perempuan dengan
dalih kesehatan, sunnah nabi bahkan dari syariat Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana pandangan ahli
medis di Nganjuk terhadap khitan perempuan? 2) Bagaimana pandangan ulama di
Nganjuk terhadap khitan perempuan? 3) Bagaimana pandangan ahli medis dan ulama
di Nganjuk terhadap khitan perempuan dalam perspektif maslahah?
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif
dengan menggunakan pendekatan studi kasus (case study). Penelitian ini menggunakan
sumber data yang berasal dari data primer dan sekunder serta melakukan teknik
pengumpulan data yang berasal dari observasi, wawancara mendalam dengan beberapa
informan. Metode analisis yang digunakan melalui beberapa langkah yang meliputi:
kondensasi data, penyajian data, verifikasi data, dan kesimpulan akhir. Selain itu
metode pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini yaitu melalui uji kredibilitas
dan triangulasi.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) khitan perempuan menurut pandangan
ahli medis di Nganjuk merupakan sebuah tindakan yang membahayakan serta dapat
berdampak negatif bagi perepmpuan. 2) khitan perempuan menurut pandangan ulama
Ulama di Nganjuk bahwa khitan perempuan sebaiknya jangan diakukan, mengingat
terdapat hal-hal yang dapat merugikan perempuan dan membahayakan jiwa
perempuan. 3) khitan perempuan menurut ahli medis dan ulama dalam perspektif
maslahah lebih baik di hindari untuk dilakukan hal bertentangan dengan hifz nafs
karena terdapat hal-hal yang membahayakan seperti merusak psikis perempuan hal
tersebut merugikan perempuan yang dikhitan
“SISTEM REKRUTMEN AMIL DALAM MEWUJUDKAN REKRUTMEN YANG PROFESIONAL, TRANSPARAN, DAN AKUNTABEL PADA BAZNAS KOTA BLITAR”
Skripsi dengan judul “SISTEM REKRUTMEN AMIL DALAM MEWUJUDKAN REKRUTMEN YANG PROFESIONAL, TRANSPARAN, DAN AKUNTABEL PADA BAZNAS KOTA BLITAR” ini ditulis oleh Elsafara Choirunisa Prabowo, NIM 12404193087, Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf, Jurusan Manajemen dan Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Dr. Ahmad Supriyadi, M.Pd.I.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya oknum-oknum amil di organisasi pengelola zakat yang menyalahgunakan jabatan mereka, dimana hal ini dikarenakan lemahnya sistem rekrutmen dan kurang ketatnya kriteria dan kualifikasi yang diterapkan sehingga memberikan peluang kepada oknum-oknum yang kurang kompeten untuk menjabat menjadi amil dan melakukan penyalahgunaan kekuasaan mereka yang dapat merugikan banyak pihak.
Penelitian ini memiliki 3 fokus penelitian yaitu: (1) Bagaimana kriteria sistem rekrutmen amil dalam menghasilkan amil yang profesional, transparan dan akuntabel pada BAZNAS Kota Blitar?, (2) Bagaimana pelaksanaan sistem rekrutmen amil dalam menghasilkan amil yang profesional, transparan dan akuntabel pada BAZNAS Kota Blitar?, (3) Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan sistem rekrutmen amil dalam menghasilkan amil yang profesional, transparan dan akuntabel pada BAZNAS Kota Blitar?
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Data yang dikumpulkan berasal dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan peneliti yaitu data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui 3 tahap yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan metode triangulasi dan membercheck.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kriteria dalam sistem rekrutmen amil di BAZNAS Kota Blitar berpedoman pada Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2019 dan telah benar-benar diterpakan pada setiap kandidat yang melamar menjadi calon pimpinan disana, sehingga para pimpinan terpilih benar- benar memenuhi kriteria yang ada. (2) Sistem rekrutmen yang dilaksanakan sudah dapat dikatakan profesional yaitu dengan diterapkannya kriteria-kriteria bagi para profesional, transparan yaitu segala proses pelaksanaan rekrutmen pimpinan ini dilakukan secara terbuka, dan akuntabel dimana setiap proses rekrutmen ini dapat dipertanggung jawabkan karena adanya peraturan yang menjadi dasar hukum yang melatar belakangi dan mengatur setiap tahapan dalam rekrutmen tersebut secara jelas. (3) Kendala dalam sistem rekrutmen amil di BAZNAS Kota Blitar yaitu rekrutmen yang memakan waktu sedikit lebih lama karena tidak kunjung memenuhinya target jumlah kandidat yang didapat, sehingga sebagai solusinya diperpanjang lagi waktu pendaftaran bagi kandidat yang akan melamar.
Kata Kunci: Rekrutmen, Amil, Profesional, Transparan, Akuntabe
HUBUNGAN BURNOUT KERJA DENGAN MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN UMKM HADI TERPAL DI DESA KLINTEREJO
Kerja lembur yang dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan burnout
kerja dan dampak dari burnout kerja tersebut adalah motivasi kerja menurun.
Tujuan pada penelitian untuk mengetahui hubungan burnout kerja dengan
motivasi bekerja para karyawan. Metode yang digunakan kuantitatif korelasional.
Sampel penelitian terdiri dari 20 responden yang merupakan seluruh karyawan
UMKM Hadi Terpal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-
probability sampling, yaitu dengan sampling jenuh. Hasil analisis menggunakan
koefisien product moment menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara burnout
kerja dan motivasi kerja dengan nilai 0,00 < 0,05. Sedangkan korelasinya menurut
Pearson Correlation adalah -0,757 yang artinya korelasinya kuat. Angka yang
negatif menunjukkan terdapat pengaruh signifikan ke arah negatif antara burnout
kerja dan motivasi kerja, yang artinya semakin tinggi burnout kerja maka motivasi
kerjanya menurun.
Kata kunci: burnout kerja, motivasi kerj
تدخل اللغة الجاوية في تعلّم اللغة العربية لدى الطلاب المعهد الإسلامي العصري الكمال كونير ونودادى باليتار
رسالة الماجستير تحت العنوان " تدخل اللغة الجاوية في تعلّم اللغة العربية لدى الطلاب المعهد الإسلامي العصري الكمال كونير ونودادى باليتار", التي كتبتها خير النساء رزق سافترى, رقم القيد 12850421009, قسم تعليم اللغة العربية, الدراسات العليا, جامعة سيد على رحمة الله تولونج أجونج الإسلامية الحكومية ، تحت إشراف الأستاذ الدكتور إمام فؤادي، الماجستير الحاج, الدكتورة لؤلؤ نور مفيدة، الماجستير الحاجة.
الكلمات الرئيسية: تدخل, اللغة الجاوية, تعلم اللغة العربية
خلفية البحث : اللغة هي إحدى من الة الاتصال ومن وظائفها ليعير الناس عن افكارهم ليتمكن الناس الاخر في فهمها. وفي عملية الاتصال أى في تعلم اللغة العربية خاصة لمتعلم اللغات سيواجه الطلاب أو ستشعر الصعوبات في استحدام عناصر اللغة الجاوية اللغة العربية. هذا لاينفصل عن وجودهم بلغتين, حيث يستخدمون اللغة العربية باستخدام اللغة الجاوية. وتسمى هذه الظاهرة من اللغويين بتدخل اللغة. معهد الإسلامي العصرى الكمال هو إحدى من المعاهد الذي يقع في باليتار على اساس اللغة العربية.
مسائل البحث : (1) ما هو شكل تدخل اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الصوتي ؟. (2) ما هو شكل تدخل اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الجمل ؟. (3) ما هو شكل تدخل الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الدلالي ؟.
أهداف البحث : (1) لمعرفة أشكال تدخل اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الصوت. (2) لمعرفة أشكال تداخل اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الجمل. (3) لمعرفة أشكال تدخل في اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الدلالي.
منهج البحث : تستخدم هذه الرسالة المدخل الكيفي والنوع الوصفي, طريقة لجمع الحقائق هي الملاحظة والمقابلة والوثيقة, طريقة تحليل الحقائق : الطريقة الإستقرائية بخطوات تقليل الحقائق و عرض الحقائق ثم تحقيق الحقائق.
نتائج البحث : (1) إن تدخل اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الصوتي بالمعهد الإسلامي العصرى الكمال هي الأصوات من احرف الهجائية يخطاء بسبب تدحل. و التدخل الصوتي ينقسم إلى قسمين يعين صوت الأصوات الصامتة (consonant)وصوت الأصوات الصائتة(vowels) . وهم يكثرون الطلاب المعهد في نظام النبر ونظام التنغيم من اللغة الجاوية إلى اللغة العربية. (2) إن تدخل اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الجمل لدى الطلاب المعهد الإسلامى العصرى الكمال على الأكثر لا تعرفوا كيف لتركيب الكلمة الصحيحة. أما نظام النحو في اللغة العربية مثال لتركيب الكلمة هناك النظام التطابق في الجملة الإسمية والفعلية وغير ذلك. (3) إن تدخل في اللغة الجاوية في تعلم اللغة العربية في اختيار الدلالي الجمل لدى الطلاب المعهد الإسلامى العصرى الكمال هذا النوع من احدى تدخل اللغة الذي صعب الإكتشاف. إذ قد يستخدم المتكلم كلمة ما في اللغة العربية معطيا إياها معنى من اللغة الجاوية دون أن يكتشف المستمع هذا التدخل في الدلالة. ولا يتم الاكتشاف إلا إذا استمر الحديث مدة كافية وظهرت مؤشرات تدل على أن المتكلم يعطى الكلمة معنى غير مألوف في اللغة الجاوية ومنقولا من اللغة الجاوية
IMPROVING STUDENTS' READING ABILITY THROUGH PICTURE CUE CARD LEARNING MEDIA AT MTsN 2 BLITAR
This study was carried out to improve the students reading ability through
Picture Cue Card Learning Media in the second year of MTsN 2 Blitar in
academic year 2021/2022. The subjects of this study were consisted of 32
students.
The method used in this study was classroom action research. The
classroom action research design applied in this study was a collaborative
classroom action research. It meant that the writer collaborated with the English
teacher of MTsN 2 Blitar as an observer and collaborator. This study was
conducted following Kemmis and Mc Taggart model with the following
procedures of the action research: planning, acting, observing, and reflecting. The
study was carried out in two cycles. Each cycle consisted of two meetings. The
data were gathered in this study through interview, field notes, questionnaire, and
test.
The result of the study showed that there was improvement of students
reading ability. Most of the students gradually gained good scores at the end of
each cycle. The score of Minimum Mastery Criterion-Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM) of English lesson was 70 (seventy). The students mean score in
the preliminary study was 56,85. The students mean score in the first cycle was
65. The students mean score in the second cycle was 78. In addition, there was a
positive response from the English teacher about implementing the action. In
conclusion Picture Cue Card Learning Media could improve students reading
ability
PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING GUNA MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA FIRDA BAKERY AND CAKE MALANG
Sistem Activity Based Costing (ABC) membagikan data penentuan bayaran yang lebih bagus guna menunjang manajemen melaksanakan industri dengan lebih berdaya guna serta memperoleh uraian yang lebih mendalam mengenai daya, kelemahan, serta kelebihan bersaing industri. Tata cara ABC yang diartikan buat menyuguhkan data harga utama penciptaan (HPP) dengan cara teliti serta cermat buat kebutuhan manajemen. Tujuan dari riset ini merupakan guna menyamakan antara biaya- biaya yang didetetapkan bagi tata cara ABC dengan biaya- biaya yang dikala ini dipakai oleh Firda Bakery and Cake. Tata cara analisa yang dipakai merupakan analisa kuantitatif deskriptif. Hasil riset membuktikan kalkulasi HPP memakai ABC membagikan hasil yang lebih bagus dibanding tata cara tradisional Firda Bakery and Cake. Sistem konvensional membagi harga utama penciptaan lebih kecil dibandingkan tata cara activity based costing. Perihal ini sebab enumerasi dalam sistem konvensional cuma memakai satu cost driver, alhasil bisa menimbulkan bias bayaran serta enumerasi HPP tidak relevan. Industri hendaknya butuh mengevaluasi balik sistem peruntukan bayaran mereka dikala memastikan HPP
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA TERHADAP PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN FIQH SIYASAH (Studi Kasus di Desa Purworejo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh partisipasi masyarakat desa dalam
keikutsertaannya menyalurkan pendapat, ide dan gagasan pada kegiatan
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di desa Purworejo,
Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar cenderung belum maksimal.
Pembangunan desa tidak akan bisa berjalan secara maksimal tanpa adanya peran
aktif masyarakat desa untuk membantu mewujudkan pembangunan desa yang
terarah sebagai bagian dari sistem pembangunan nasional sesuai amanat peraturan
perundang-undangan. Kepala Desa dan jajarannya di pemerintahan desa terus
berupaya untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dalam keikutsertaannya
pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa melalui
perbaikan sistem dan kebijakan yang dirasa kurang dan melengkapi kekurangan
tersebut.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah : 1) Bagaimana pelaksanaan
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di desa Purworejo Kecamatan
Sanankulon Kabupaten Blitar, 2) Bagaimana pelaksanaan Musyawarah Rencana
Pembangunan (Musrenbang) di desa Purworejo Kecamatan Sanankulon
Kabupaten Blitar berdasar Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2021, 3) Bagaimana
pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di desa
Purworejo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar dalam konsep fiqh siyasah.
Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui
bagaimana penyelenggaraan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)
di desa Purworejo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar sesuai dengan alur
pelaksanaan dan tujuan prioritas pembangunan, 2) Untuk mengetahui pagaimana
penyelenggaraan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di desa
Purworejo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar sesuai dengan alur berdasar
Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2021, 3) Untuk mengetahui bagaimana
penegakan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) didesa Purworejo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar untuk mencapai
kemaslahatan bersama perspektif Fiqh Siyasah.
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif
dengan jenis penelitian empiris atau disebut juga dengan penelitian lapangan (field
research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa
pengamatan (observasi), wawancara (interview), dokumentasi (document
research). Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data (data
reduction), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan dan
verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pelaksanaan Musyawarah
Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa di Desa Purworejo Kecamatan
Sanankulon Kabupaten Blitar sebagai perwujudan atas cita-cita dan kesejahteraan
masyarakat desa yang mana dalam sebuah proses perencanaan pembangunan desa
terus memerlukan keterlibatan masyarakat masih belum maksimal dikarenakan
ketidakpercayaan masyarakat terhadap pola pemerintahan kepala desa yang lama
dan ketidaksesuaian terhadap prioritas realisasi pembangunan yang sudah
disepakati pada saat Musrenbang desa dengan kenyataan di lapangan terkait
kebutuhan masyarakat. Hal tersebut membawa dampak pada pergantian
kepemimpinan Kepala Desa dan jajarannya di pemerintahan Desa Purworejo
Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar yang terus berupaya untuk mengajak
dan meyakinkan kembali masyarakat agar turut ikut andil dalam pembuatan
perencanaan pembangunan desa melalui Musyawarah Rencana Pembangunan
(Musrenbang) Desa. 2) Berdasarkan konsep pembahasan fiqh siyasah,
mengajarkan bahwa berpartisipasi untuk menyalurkan gagasan atau pendapat
utamanya dalam kegiatan Musrenbangdes adalah sebuah hal yang wajib. Dan
tidak boleh jika seseorang tidak berpartisipasi atau acuh tak acuh dalam hal
kemaslahatan ummat atau kepentingan umum. Perlu diketahui bahwasannya dasar
dari pola tatananan suatu kepemerintahan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh
pemegang kekuasaan (pemerintah) haruslah menciptakan kemaslahatan dan
menolak kemudaratan karena salah satu tujuan hukum adalah menciptakan
kedamaian (kebaikan) bukan keburukan serta berpihak kepada kesejahteraan
masyarakat
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VII DI MTsN 1 TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Strategi Pembelajaran Guru Sejarah Kebudayaan Islam Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Kelas VII Di MTsN 1 Trenggalek” ini ditulis oleh Yunita Permatasari, NIM 12201183464, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing M. Dwi Toriyono, S.Pd.I., M.Pd.
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Sejarah Kebudayaan Islam, Pendidikan Karakter
Seorang guru SKI dituntut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyajikan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik. Salah satu cara yang dapat ditempuh oleh seorang guru untuk memiliki strategi tersebut yaitu dengan menguasai strategi pembelajaran. Melalui mata pelajaran SKI diharapkan mampu menanamkan karakter peserta didik yang memiliki budi pekerti, sopan santun dan nilai kehidupan yang lebih baik.
Tujuan penelitian disini antara lain: (1) Untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran guru SKI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII di MTsN 1 Trenggalek. (2) Untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran guru SKI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII di MTsN 1 Trenggalek. (3) Untuk mendeskripsikan evaluasi pembelajaran guru SKI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII di MTsN 1 Trenggalek.
Metodeapenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus, yang diperoleh dari sumber data diantaranya kepala madrasah, waka kurikulum, guru mata pelajaran SKI, dan peserta didik kelas VII. Adapun teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan temuan dalam penelitian ini meliputi perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perencanaan pembelajaran guru SKI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII di MTsN 1 Trenggalek dilakukan dengan guru membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), mempelajari materi dan mengembangkannya, serta menyiapkan media pembelajaran yang tepat, selain itu dalam pembentukan karakter di dukung dengan adanya program-program madrasah yang mendukung adanya pendidikan karakter yaitu berupa pembiasaan.(2) Implementasi pembelajaran guru SKI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII di MTsN 1 Trenggalek yaitu guru melaksanakan proses pembelajaran yang sudah dirancang dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mencakup tiga tahap, yaitu tahap kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. dengan penanaman karakter disini yaitu karakter religius disetiap awal pembelajaran dengan berdo'a, kedua karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air dengan menyanyikan lagu nasional, ketigs karakter komunikatif dilakukan saat berdiskusi, keempat karakter menghargai prestasi ketika presentasi hasil pekerjaan di depan kelas, Dan terakhir karakter disiplin siswa harus mengkumpulkan tepat waktu tugas yang diberikan guru. (3) Evaluasi pembelajaran guru SKI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII di MTsN 1 Trenggalek yaitu guru menggunakan evaluasi formatif dan sumatif, pada tahap evaluasi dari mulai ulangan harian sampai Penilaian Tengah Semester nilainya cukup meningkat secara signifikan atau di atas Kriteria Kompetensi Minimum
RESILIENSI DIRI REMAJA DI PANTI ASUHAN YATIM AHMAD YANI AL-MUSLIMUN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan resiliensi terhadap remaja, Para remaja panti asuhan sangat memerlukan resiliensi yang ada di dalam dirinya, karena untuk bertahan dalam kondisi yang sulit. Faktanya sebagian besar dari remaja panti asuhan mempunyai resiliensi yang rendah, akibatnya akan mudah menyerah dan terkadang tidak mempunyai tujuan atau kebermaknaan hidupnya. Resiliensi akan membantu remaja panti asuhan untuk mengatasi kesulitan dan menjadikannya pembelajaran untuk berkembang dari peristiwa masa lalu atau kegagalan di masa lalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk resiliensi remaja yang tinggal di Panti Asuhan Yatim Ahmad Yani Al – Muslimun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling dan dengan menggunakan sebanyak 4 subjek remaja. Data dari penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber yaitu untuk mengecek keabsahan data dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja Panti Asuhan Yatim Ahmad Yani Al – Muslimun memiliki kemampuan resiliensi untuk bangkit dari keadaan yang tidak diinginkan yaitu dari 4 subjek penelitian terdapat 2 subjek yang memenuhi 7 aspek resiliensi yang ada didalam didalam diri remaja yaitu aspek regulasi emosi, aspek pengendalian impuls, aspek empati, aspek analisis penyebab masalah, aspek efikasi diri, aspek optimisme dan aspek reaching out. Akan tetapi terdapat 2 subjek yang hanya memenuhi 6 aspek dari resiliensi didalam diri remaja, yaitu pada subjek 3 hanya memenuhi aspek regulasi emosi, aspek pengendalian impuls, aspek analisis penyebab masalah, aspek optimisme, aspek empati dan aspek reaching out. Sedangkan pada subjek 4 hanya memenuhi aspek resiliensi yang ada didalam didalam diri remaja yaitu aspek regulasi emosi, aspek empati, aspek analisis penyebab masalah, aspek efikasi diri, aspek optimisme dan aspek reaching out