6927 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU MATA PELAJARAN SKI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTs MIFTAHUL HUDA NGUNUT TULUNGAGUNG
Kata Kunci: Strategi, Guru SKI, dan Minat Belajar
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat belajar
peserta didik dalam SKI. Keberadaan minat bisa membuat orang melakukan
kegiatan yang dia minati dengan baik dan senang hati. Begitu pula dalam kegiatan
belajar, seseorang peserta didik belajar dengan tekun dan senang hati terhadap mata
pelajaran yang dia minat. Sebaliknya, tanpa adanya minat dimiliki oleh seorang
peserta didik maka akan jadi masalah kedepan karena gangguan atau kesulitan
dalam memahami pelajaran. Untuk mencapai suatu tujuan pendidikan yang
optimal, maka guru harus membangkitkan minat peserta didik pada saat
berlangsungnya proses pembelajaran, karena proses belajar akan lancar apabila ada
minat dalam mengikuti proses pembelajaran tersebut. Karena itu, guru
membutuhkan strategi yang membuat minat belajar peserta didik bangkit saat
proses pembelajaran dan membuat peserta didik tertarik dengan materi
pembelajaran sejarah kebudayaan islam. Dalam pembelajaran SKI, guru sangat
berperan penting untuk membuat peserta didik tidak bosan dengan pelajaran SKI.
Guru harus berfikir kreatif dan inovatif agar peserta didik tertarik dalam
pembelajaran SKI.
Fokus penelitian pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana Perencanaan
strategi pembelajaran guru mata pelajaran SKI dalam meningkatkan minat belajar
peserta didik di MTs Miftahul Huda Ngunut? (2) Bagaimana Kendala strategi
pembelajaran guru mata pelajaran SKI dalam meningkatkan minat belajar peserta
didik di MTs Miftahul Huda Ngunut? (3) Bagaimana Dampak strategi Guru mata
Pelajaran SKI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di MTs Miftahul
Huda Ngunut?
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian ini studi kasus. Sumber data adalah Guru SKI,
Peserta Didikdi MTs Miftahul Huda Ngunut Tulungagung. Teknik pengumpulan
data dalam penelitian ini diantaranya adalah observasi partisipan, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Kemudian analisis data menggunakan kondensasi
data, penyajian data, dan pemberian kesimpulan atau verivikasi. Pengecekan
keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan kredibilitas, dependabilitas,
konfirmabilitas, dan transferabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan strategi guru mata
pelajaran ski dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di MTs Miftahul
Huda Ngunut Tulungagung yakni a) Perlu perencanaan dengan menyiapkan materi,
strategi, perangkat pendukung, mennyiapkan silabus, KI, KD, indikator, melakukan b) Menyesuaikan dengan peserta didik dan kelas masing-masing dengan
memperhatikan audiens, siswane, latar belakang siswa. c) Strategi ekspositori,
inkuiri, SPI, bermain peran, kontekstual, dan strategi belajar tuntas. d) Metode
ceramah, metode diskusi,tanya jawab, kerja kelompok, dan presentasi, e)
Menggunakan guyonan di sela-sela proses pembelajaran, f) Berdoa, menyanyakan
kabar anak, mengecek kelengkapan anak (absen), g) Menggunakan media gambar
dan video dengan bantuan proyektor layar, pemutaran video tentang materi SKI,
dan h) Menggunakan strategi kuis. (2) Kendala guru mata pelajaran ski dalam
meningkatkan minat belajar peserta didik di MTs Miftahul Huda Ngunut
Tulungagung yakni a) Minat atau motivasi belajar peserta didik serta karakter yang
berbeda-beda, b) Siswa yang tidur pada saat proses belajar mengajar, c) Anak cepat
merasa bosan dan capek mengikuti SKI, d) Perbedaan input dari madrasah pada
dasarnya berbeda dari SD/MI, e) Kondisi kelas (peserta didik yang ramai sendiri,
bergurau, gaduh saat proses pembelajaran), f) Kurangnya minat baca siswa
terhadap mata pelajaran SKI, g) Faktor Psikologi (Kelelahan), h) Faktor Keluarga
(Peserta didik menjadi tulang punggung keluarga/ekonomi), dan i) Faktor Sekolah
(Anak kadang sulit memahami materi pelajaran SKI). (3) Dampak guru mata
pelajaran ski dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di MTs Miftahul
Huda Ngunut Tulungagung yakni a) Peserta didik menjadi suka mata pelajaran SKI,
tidak capek, dan tidak ada yang tidur atau ramai, b) Peserta didik lebih bebas
mengeluarkan pendapat sesuai dengan pemikirannya, c) Peserta didik lebih mudah
memahami materi mata pelajaran SKI, d) Peserta didik menjadi selalu ingin tahu
tentang bagaimana sejarah kebudayaan islam, dan e) Peserta didik menjadi lebih
semangat dalam mengikuti proses belajar mengajar dan saya menjadi aktif dalam
bertanya pada mapel SKI
STRATEGI KEPALA TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN LAYANAN PENDIDIKAN DI MTs PSM TANEN REJOTANGAN
Skripsi dengan judul “Strategi Kepala Tata Usaha Dalam Meningkatkan Layanan
Pendidikan Di MTs PSM Tanen Rejotangan” ini ditulis oleh Aisya Maharani, NIM.
12207193052, program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang
dibimbing oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Sulistyorini, M.Ag.
Kata Kunci : Strategi, Kepala Tata Usaha, Layanan Pendidikan
Tata usaha salah satu komponen pendidikan yang memiliki peran khusus terkait layanan
administrasi madrasah yang seharusnya kebijakan pendidikan memberikan perhatian yang baik
terhadap peran kepala tata usaha. Hal ini dapat disebabkan peranan kepala tata usaha sering
luput dari pantauan banyak orang sehingga masih dianggap belum memberikan kontribusi yang
optimal dalam memberikan layanan pendidikan. Salah satu menunjang kelancaran proses
kepala tata usaha memberikan layanan pendidikan ialah mengkoordinir kegiatan administrasi
dan mampu mengatur statement untuk memberikan pelayanan prima. Hakikatnya kepala tata
usaha merupakan ujung tombak dalam manajemen ketatausahaan Madrasah. Agar terciptanya
layanan yang baik dalam suatu lembaga pendidikan, maka semua kegiatan yang ada di Tata
Usaha harus tertata sesuai dengan pedoman yang ada. Selain itu, Strategi Kepala Tata Usaha
juga berpengaruh bagi keberhasilan dalam menjalankan aktivitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Kepala Tata Usaha dalam
meningkatkan Layanan Pendidikan dengan fokus penelitian skripsi ini adalah 1) Bagaimana
strategi perencanaan Kepala Tata Usaha dalam meningkatkan layanan pendidikan di MTs PSM
Tanen Rejotangan?; 2) Bagaimana strategi kinerja Kepala Tata Usaha dalam meningkatkan
layanan pendidikan di MTs PSM Tanen Rejotangan?; 3) Bagaimana strategi evaluasi kinerja
Kepala Tata Usaha dalam meningkatkan layanan pendidikan di MTs PSM Tanen Rejotangan?.
Penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data
menggunakan wawancara mendalam, Observasi partisipatif dan dokumentasi yang diperoleh
dari sumber data diantaranya Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, Waka Kurikulum, Tenaga
Kependidikan dan Guru. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Data Collection,
Reduksi Data, Penyajian Data dan Conclusion Drawing. Teknik pemeriksaan keabsahan data
dengan triangulasi, Peer Reviewing dan perpanjangan pengamatan
Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1) Dengan adanya strategi
perencanaan yang dilaksanakan untuk menjalankan peningkatan layanan pendidikan, peran
Kepala Tata Usaha dalam mengatur dan mengkoordinir jalannya kegiatan di Tata Usaha dapat
memberikan layanan yang sesuai dengan bekerja membentuk rapat atau musyawarah yang
membahas mengenai pembagian Job Description yaitu analisis jabatan dan analisis pekerjaan
dengan menetapkan pegawai yang tepat agar kegiatan program berjalan dengan baik dan benar.
2) Dalam Implementasikannya, strategi kinerja Kepala Tata Usaha mampu bekerja secara
profesional dengan team yang solid dan lingkungan kerja nyaman kondusif dan dalam
meningkatkan kompetensinya dilakukan pelatihan, seperti diklat, seminar, workshop bertujuan
meningkatkan kompetensi seorang Kepala Tata Usaha. 3) Strategi evaluasi kinerja dari
Implementasi Kepala Tata Usaha mampu menciptakan perubahan bagi lembaga karena terdapat
output dimana dilakukan satu bulan sekali evaluasi kegiatan yang berjalan, tiga bulan sekali
evaluasi kerja pegawai maupun satu semester dan satu tahun sekali evaluasi kegiatan dan
program selama akhir semester yang menghasilkan laporan terkait pengembangan layanan
pendidikan yang dilaksanakan bersama – sama dengan para tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan
PENANAMAN KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN SABTU CERIA DI RA KARTINI PAKISREJO REJOTANGAN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Penanaman Karakter Religius Pada Anak Usia
Dini Melalui Kegiatan Sabtu Ceria Di RA Kartini Pakisrejo Rejotangan
Tulungagung” ini ditulis oleh Khisnatun Nisa’ NIM 12206193112. Dosen
Pembimbing Ibu Liatul Rohmah, M.Pd.I. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan
(FTIK). UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Kata kunci : Penanaman Karakter Religius Anak, Kegiatan Sabtu Ceria
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yang
sering dijumpai di lingkungan sekitar. Banyak anak pada era sekarang yang
memiliki tingkat moral dan religiusitas rendah dalam bidang akhlak dan juga
minimnya pendidikan keagaaman dan moral yang diberikan pada anak. Pendidikan
agama dan moral hendaknya diberikan pada anak sejak usia dini dengan
menanamkan nilai-nilai karakter religius pada diri anak sebagai bekal untuk
kehidupannya. Sekolah sebagai lembaga pendidikan tidak hanya memberikan ilmu
pengetahuan tetapi juga sebagai sarana mencetak genarasi muda yang memiliki
karakter, beragama, dan bermoral melalului kegiatan-kegiatan sekolah yang dapat
menanamkan nilai-nilai karakter pada anak.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendiskripsikan bagaimana tahap
perencaan penanaman karakter religius melalui kegiatan Sabtu Ceria yang
diterapkan di RA Kartini Pakisrejo. (2) Untuk mendiskripsikan bagaimana tahap
pelaksanaan penanaman karakter religius melalui kegiatan Sabtu Ceria yang
diterapkan di RA Kartini Pakisrejo.(3) Untuk mendiskripsikan bagaimana tahap
evaluasi penanaman karakter religius melalui kegiatan Sabtu Ceria yang diterapkan
di RA Kartini Pakisrejo. (4) untuk mendeskripsikan hambatan dan solusi dari
penanaman karakter religius melalui kegiatan sabtu ceria.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tekhnik pengumpulan data penelitian
menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Tekhnik Analisis data yaitu
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data. Sumber data dari
penelitian ini diperoleh dari narasumber, peristiwa yang terjadi dan dokumen.
Hasil dari penelitian ini : 1. Pada tahap perencanaan penanaman karakter
religius pada anak usia dini dilakukan mulai dari pembentukan tim koordinator
penanggungjawab kegiatan sabtu ceria yang bertugas merancang kegiatan sabtu
ceria, menentukan jenis kegiatan, dan membuat jadwal kegiatan. 2. Pada tahap
pelaksanaan kegiatan sabtu ceria dilakukan secara outdoor dan indoor, dengan
santai dan menyenangkan, menggunakan media dan metode sesuai dengan jenis
kegiatannya, dilakukan dengan memberikan pembiasaan-pembiasaan 4 pokok
kegiatan yang diberikan pada anak yaitu kearifan lokal budaya jawa,
YASTAMANA dan DARLING, Eksplorasi Sains, dan life skill; (3) Tahap evaluasi
pada penanaman karakter religius pada anak usia dini dilakukan penilaian pada saat
kegiatan berlangsung dan setelah kegiatan selesai untuk mengukur seberapa jauh
tingkat perkembangan anak dalam pembentukan karakter religius pada diri anak.
(4) hambatan solusi pada penanaman karakter religius pada anak usia dini terdiri
dari faktor eksternal dan internal
IMPLIKASI HUKUM PENGGUNAAN SWAP FACE DAN VOICE GENERATOR DALAM KAMPANYE PEMILU 2024
VINA RAHMA SARI. 126103202211. Implikasi Hukum Penggunaan Swap Face Dan Voice Generator Dalam Kampanye Pemilu 2024. Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2024. Pembimbing: Muksin, M.H.
Kata Kunci : Implikasi Hukum. Swap Face. Voice Generator. Kampanye Pemilu.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi berupa Artificial Intelligence, seiring berjalannya kampanye. Maraknya penggunaan AI di media sosial hal ini kemudian menjadi suatu pertanyaan bagaimana implikasi hukum yang terjadi dalam penggunaan AI yang menimbulkan suatu permasalahan terkait benar atau tidaknya informasi yang diberikan melalui kecerdasan buatan tersebut.
Rumusan Masalah yang diangkat adalah 1) Bagaimana realita penggunaan swap face dan voice generator dalam kampanye pemilu 2024? 2) Bagaimana implikasi hukum penggunaan swap face dan voice generator dalam kampanye pemilu 2024? Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan bagaimana realita penggunaan swap face dan voice generator dalam kampanye pemilu 2024, 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implikasi hukum penggunaan swap face dan voice generator dalam kampanye pemilu 2024.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi pustaka dengan penelaah dokumen, buku, pendapat ahli serta peraturan perundang-undangan. Sedangkan teknik analisis data dengan analisis yang berpijak pada penerapan, contoh yang bersifat umum ke khusus, kemudian diteliti dan hasilnya dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Sebagai tambahan, untuk memastikan validasi data, peneliti juga melakukan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bahwa penggunaan swap face dan voice generator pada realitanya saat ini telah menjadi fenomena yang semakin umum, terlebih pada strategi kampanye pemilu di media sosial saat ini. Politisi dan kampanye telah memanfaatkan teknologi ini untuk membuat konten yang menarik dan memperkuat narasi mereka. Akan tetapi, penggunaan teknologi ini juga menciptakan tantangan baru terkait keaslian informasi dan integritas kampanye. Sebab sebagian orang menyadari manipulasi media tersebut, tetapi banyak juga yang rentan terhadap penyebaran informasi palsu atau manipulatif itu. 2) Terdapat beberapa implikasi hukum yang ditimbulkan, antara lain pemalsuan suara, manipulasi informasi, dan pelanggaran kode etik kampanye. Dalam konteks hukum Indonesia, penggunaan AI dalam proses berkampanye masih belum diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan yang ada. Maka, diperlukan upaya untuk mengatur penggunaan AI dalam proses berkampanye agar dapat melindungi hak-hak masyarakat dan menjaga integritas pemilu
DINAMIKA PERKEBUNAN SERAT AGAVE DI BENDOREDJO BLITAR: 1880-1930
Liberalisme yang dikembangkan oleh Belanda telah membuka jalan swastanisasi terhadap perkebunan-perkebunan di Hindia Belanda, termasuk Blitar. Salah satu perkebunan yang besar tersebut adalah perkebunan serat agave Bendoredjo.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 3 hal yakni urgensitas tanaman agave di Hindia Belanda, Blitar sebagai wilayah berdirinya perkebunan serat agave di Bendoredjo, dan dinamikanya tahun 1890-1930. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yakni pemilihan tema, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini antara lain arsip mengenai perkebunan serat agave Bendeoredjo, didukung dengan literatur ilmiah. Berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa serat merupakan tanaman eskspor yang mulai dikembangkan di Hindia Belanda sejak abad 20 sebagai bahan pembuat wadah. Salah satu perkebunan pengolah serat di Hindia Belanda yang besar adalah perkebunan serat agave Bendoredjo Blitar. Bendoredjo menjadi perkebunan serat yang menghadapi banyak tantangan bahkan di masa-masa awal berdirinya
PEMBACAAN SURAH YASIN, AL WAQIAH DAN AL MULK DI PONDOK PESANTREN AR-RAUDLAH AL-QUR’ANIYYAH SOBONTORO TULUNGAGUNG (Studi Living Quran)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh penjelasan bahwa al-Qur’an sebagai pijakan umat islam yang bukan hanya berdaya guna sebagai bacaan, akan tetapi juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an dapat digunalan sebagai ikhtiyar untuk membangun perilaku seseorang. Maka, penulis sangat tertarik untuk menelaah lebih dalam lagi tentang pemhaman Masyarakat mengenai fad>{ilah pembiasaan pembacaan tiga surah-surah pilihan setelah salat magrib. Pembiasaan Pembacaan Surah-surah pilihan yakni surah Yasin, al-Waqiah dan al-Mulk Setelah Sholat Magrib di Pondok Pesantren Ar-Raudlah Al-Qur’aniyyah Sobontoro Tulungagung, berlaku wajib bagi seluruh warga pondok pesantren tanpa terkecuali. Kegiatan ini dilakukan setelah salat magrib berjaah serta dengan mengunkan metode pembacaan secara tartil yang di oleh pimpin pengasuh pondok pesantren atau yang sedang mewakili. Penelitian ini terfokus kepada (1) pengasuh tentang memahami makna dari tradisi pembacaan surah-surah pilihan (2) perilaku yang kelihatan dari hasil tradisi pembacaan surah-surah pilihan (3) afiliasi antara tradisi tradisi pembacaan surah-surah pilihan dengan perilaku santri yang mengamalkannya. Tulisan ini mengunakan pedekatan etnografi melalui penelitian Living Quran dengan metode deskriptif kualitatif, serta menggunakan teori sosiologi pengetahuan Karl Maanheim. Penulis langsung kelapangan dengan tujuan untuk menanyakan bagaimana pemahaman pengasuh tantang surah-surah pilihan yang menjadi tradisi pembacaan di Pondok Pesantren Ar-Raudlah Al-Qur’aniyyah. Hasil dari penelitian dengan analisis tersebut bisa di temukan bahwa makna tradisi Pembacaan Surah Yasin, al-Waqiah dan al-Mulk setelah salat Magrib adalah: Makna Objektif, para santri semangat dan merespon dengan baik adanya tradisi pembacaan ketiga pilihan surah tersebut. Makna Ekpresif, para santri merasa mendapatkan fad>{ilah dari apa yang telah meleka usahakan, iantaranya mendapatkan ketenangan hati dan pikiran, terbukanya feeling dan murahnya rizki. Makna Documenter, pelaku belum sepenuhnya tau bahwa tradisi yang mereka lakukan akan berdampak positif baginya serta dapat digunakan untuk pegangan di dunia hingga di ahirat kelak
POLITIK HUKUM PERATURAN DAERAH KABUPATEN BLITAR NOMOR 3 TAHUN 2020 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK ANAK SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN ANAK
Skripsi dengan judul “Politik Hukum Peraturan Daerah Kabupaten Bitar Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Anak Sebagai Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Anak” ini ditulis oleh Mizza Faridatul Anifah, NIM. 12103193029, Prodi Hukum Tata Negara (HTN), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, dibimbing oleh Dr. H. M. Darin Alif Mu’Aliffin, S.H, M Hum.
Kata Kunci: Perlindungan, Anak, Kesejahteraan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya persoalan terkait perlindungan anak, dimana posisi anak rawan mengalami ketidakadilan atau diskriminasi. Perlindungan anak menjadi suatu tantangan yang harus diselesaikan dengan baik, mulai dari pemenuhan fasilitas dan kewajiban oleh setiap daerah demi kesejahteraan anak. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara mendalami teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini.
Rumusan masalah dari penelitian ini, yakni: 1) Bagaimana kedudukan hukum Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan perlindungan anak? 2) Bagaimana analisis politik hukum yang mendasari dibentuknya Perda Kabupaten Blitar Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak untuk kesejahteraan anak? Dengan tujuan penelitian sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui kedudukan hukum Pemerintah Daerah dalam dalam penyelenggaraan perlindungan anak 2) Untuk mengetahui bagaimana analisis politik hukum yang mendasari dibentuknya Perda Kabupaten Blitar Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak untuk kesejahteraan anak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode normatif. Metode normatif hanya menggunakan studi dokumen yang menggunakan sumber bahan hukum yang berupa peaturan perundang-undangan, keputusan, kontrak atau perjanjian, dan teori hukum. Sifat penelitian ini bersifat deskriptif analisis dan menggunakan pendekatan penelitian berupa a) Pendekatan Perundang-undangan, b) Pendekatan Komparatif, c) pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) Peran pemerintah daerah dalam penanganan perlindungan anak sangat diperlukan karena Hak Anak adalah bagian dari hak asasi manusia (HAM) yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh Orang Tua, Keluarga, Masyarakat, Negara, Pemerintah, dan Pemerintah Daerah.
2) Politik Hukum dari Pembentukan Perda Kabupaten Blitar Nomor 3 tahun 2020 Tentang Perlindungan dan pemenuhan Anak dalam hal anlisis politik hukum yang tercantum pada aspek tujuan pembentukanya bertujuan untuk memberikan kepastian hukum pada anak-anak dan melindungi anak dari kejahatan kondisi fisik maupunmental pada anak
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAN SISWA KELAS V DI SEKOLAH THAMVITYA MULNITI THAILAND
ABSTRAK
Skripsi dengan judul "Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam
Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Siswa Kelas V di Sekolah
Thamvitya Mulniti, Yala (Thailand) Ini Ditulis Oleh Firaman Jehni, NIM
12201183504, Pembimbing Hawwin Muzakki, M.Pd.I
Kata Kunci: Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan
Kemampuan Membaca Al-Qur'an.
Fenomena yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa siswa yang tidak
mempunyai latar belakang pendidikan agama yang kuat ia akan memiliki
kemampuan baca Al-Qur'an yang rendah. Demikian pula yang terjadi ketika pola
asuh orang tua yang tidak memberi pondasi agama sejak anak usia dini serta
faktor lingkungan yang tidak mendukung juga membawa peluang yang besar akan
menambah angka rendahya kualitas baca tulis Al-Qur'an pada generasi muda
Padahal Al-Qur'an diakui sebagai kitab sucinya dan menjadi pedoman hidup
sehari-hari. Saat ini, anak-anak lebih disibukkan dengan sekolah serta kegiatan
lainnya, sehingga banyak sekali anak-anak muslim lulusan sekolah menengah
yang masih buta huruf terhadap Al-Qur'an bagi umat Islam, Maka dari itu, guruguru Sekolah Thamvitya Mulniti, Yala (Thailand). Peran Guru Pendidikan Agama
Islam Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an sebagai bekal
untuk kelangsungan hidup dan mempertahankan nilai-nilai Agama Islam dimasa
mendatang.
Fokus penelitian ini adalah 1.Bagaimana peran guru PAI Sebagai Planner
dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa Kelas V di sekolah
Thamvitya Mulniti, Yala (Thailand). 2.Bagaimana peran guru Sebagai Fasilitator
dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa Kelas V di sekolah
Thamvitya Mulniti, Yala (Thailand). 3.Bagaimana peran guru PAI Sebagai Role
Model dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa Kelas V di
sekolah Thamvitya Mulniti, Yala (Thailand). 4.Bagaimana peran guru PAI
Sebagai Asesor dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa
Kelas V di sekolah Thamvitya Mulniti, Yala (Thailand).
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif sedangkan Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang
berusaha mendiskripsikan dan menginterprestasikan data yang ada dengan lokasi
di Sekolah Thamvitya Mulniti, Yala (Thailand) Metode yang digunakan untuk
pengumpulan data adalah observat, wawancara mendalam dan dokumentasi
Analisis datanya menggunakan metode induktif yang digunakan untuk mengelola
data kualitatif, dengan prosedur analisis data kedalam 4 langkah meliputi tahap
reduksi data, sajian data (display data), menarik kesimpulan dan verifikasi.
Setelah melaksanakan penelitian di Sekolah Thamvitya Mulniti
YalaThailand. Terkait Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan
Kemampuan Membaca Al-Qur'an Maka peneliti dapat menyimpulkan sebagai
berikut: 1.Peran Guru PAI sebagai Planner dalam meningkatkan kemampuan
membaca Al-Qur‟an siswa kelas V disekolah Thamvitya Mulniti dengan cara:
Merencanakan Pengajaran dan Pembelajaran Perencanaan Stategi Pengajaran
Aktivitas Pembelajaran dan Merencanakan Penilaian Kemampuan Membaca Al
Qur‟an. 2.Peran Guru PAI sebagai Fasilitator dalam meningkatkan kemampuan
membaca Al-Qur‟an siswa kelas V disekolah Thamvitya Mulniti dengan cara:
Memahami Fungsi guru sebagai Fasilitator Menciptakan Lingkungan
Pembelajaran Memilih Bahan Pembelajaran dan Mendorong Partisipasi Aktif
Menfasilitasi Diskusi dan Interaksi dan Pendekatan Individualisasi. 3.Peran Guru
PAI sebagai Role Model dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur‟an
siswa kelas V disekolah Thamvitya Mulniti dengan cara: Menteladan dan Perilaku
Menunjukkan Kepedulian dan Dedikasi Mempraktikkan Membaca Al-Qur‟an dan
Memahami Etika dan Adab Membaca Al-Qur‟an. 4.Peran Guru PAI sebagai
Asesor dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa kelas V
disekolah Thamvitya Mulniti dengan cara: Memahami Fungsi Asesor dan Preses
Penilaian dan Kriteria Penilaian dan Umpan Balik kepada Siswa
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN SCORE QUIZ ON BOARD DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI MTS ASWAJA TUNGGANGRI TULUNGAGUNG
Kata Kunci: Media Permainan Score Quiz on Board, Minat Belajar, Hasil Belajar
Penelitian ini berlatar belakang dari kurangnya minat belajar pada siswa
dalam mata pelajaran IPS yang menyebabkan rendahnya nilai hasil belajar siswa di
MTS Aswaja Tunggangri Tulungagung. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih
berpusat pada guru yang menyebabkan pembelajaran menjadi monoton dan kurang
menarik menjadikan siswa mudah bosan sehingga minat belajar IPS siswa rendah
yang berdampak pada hasil belajarnya. Salah satu upaya inovasi yang dapat
digunakan guru yaitu pembelajaran menggunakan media permainan Score Quiz on
Board untuk menarik minat sehingga mendapatkan hasil belajar yang memuaskan.
Rumusan masalah pada penelitian ini, yaitu: 1) Adakah pengaruh
penggunaan media permainan score quiz on board terhadap minat belajar siswa
kelas VII pada mata pelajaran IPS di MTS Aswaja Tunggangri Tulungagung Tahun
Pelajaran 2022/2023? 2) Adakah pengaruh penggunaan media permainan score
quiz on board terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di
MTS Aswaja Tunggangri Tulungagung Tahun Pelajaran 2022/2023?. Adapun
tujuannya, yaitu: 1) Untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media
permainan score quiz on board terhadap minat belajar siswa kelas VII pada mata
pelajaran IPS di MTS Aswaja Tunggangri Tulungagung Tahun Pelajaran
2022/2023. 2) Untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media permainan
score quiz on board terhadap minat belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS
di MTS Aswaja Tunggangri Tulungagung Tahun Pelajaran 2022/2023.
Penelitian ini menggunakan jenis quasi eksperiment dengan pendekatan
kuantitatif, dimana penggunaan media permainan score quiz on board sebagai
variabel bebas sedangkan minat dan hasil belajar sebagai variabel terikat. Populasi
penelitian yaitu kelas VII dengan sampel yang mengambil dua kelas yaitu kelas
VII-A sebagai kelas eksperimen (E) sebanyak 24 siswa dan VII-B sebagai kelas
kontrol (K) sebanyak 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes
dan dokumentasi dengan teknik analisis uji hipotesis data menggunakan uji T-Test.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh
penggunaan media permainan score quiz on board terhadap minat belajar siswa
mata pelajaran IPS kelas VII di MTS Aswaja Tunggangri Tulungagung tahun ajaran
2022/2023 memperoleh nila
PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN PRA NIKAH BAGI CALON PENGANTIN DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH (Studi di KUA Kecamatan Wilangan Nganjuk)
Ilham Nur Chalimi 12102183141, Pelaksanaan Program Bimbingan Pra Nikah
Bagi Calon Pengantin Dalam Perspektif Maslahah Mursalah (Studi di
KUA Kecamatan Wilangan Nganjuk), Jurusan Hukum Keluarga Islam,
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2022,
Pembimbing: Dr. Ahmad Musonnif, M.H.I
Kata kunci : Bimbingan Pra Nikah, Calon Pengantin, Maslahah Mursalah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan bimbingan pra nikah yang
umumnya dilaksanakan setiap tahun oleh Kantor Urusan Agama masing-masing
daerah dalam hal ini khususnya Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Wilangan yang merupakan salah satu penyelenggara bimbingan pra nikah di
Kabupaten Nganjuk terdapat berbagai perbedaan dengan KUA lainnya dalam
pelaksanaanya sehingga membuat peneliti tertarik untuk mengetahui lebih dalam
terkait pelaksanaan program bimbingan pra nikah yang dilaksanakan di KUA
Kecamatan Wilangan jika ditinjau dari perspektif maslahah mursalah.
Rumusan masalah pada penelitian ini 1) Bagaimana pelaksanaan program
bimbingan pra nikah bagi calon pengantin di KUA kecamatan wilangan 2)
Bagaimana program bimbingan pra nikah dalam perspektif maslahah mursalah
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif (descriptive research).
Teknik pengumpulan data dari penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Untuk teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik
analisis data yang melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan
verifikasi pihak lain.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan program
bimbingan pra nikah bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Wilangan belum
bisa dilaksanakan secara optimal sebab hanya bisa dilakukan sekali dalam satu
tahun karena tidak memenuhi ketentuan batas minimum pelaksanaan
dilakukannya program bimbingan pra nikah jika ada 15 pasangan calon pengantin,
terdapat kendala dimana program bimbingan pra nikah belum dijadikan
persyaratan wajib sehingga kurang di prioritaskan oleh pasangan calon pengantin.
2) Ditinjau dari maslahah mursalah pelaksanaan bimbingan pra nikah memberikan
kemanfaatan bagi masyarakat sehingga mampu saling mengerti dan
menyelesaikan masalah atau perselisihan dalam rumah tangga dengan baik