JTR-Jurnal Tata Rias
Not a member yet
143 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH TATA RIAS PENGANTIN INDONESIA TENGAH PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TATA RIAS UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Abstract
This study aimed to obtain the valid, the trusted and the empirical data about the relationship between Confidence of Learning Outcomes of Courses Bridal Indonesian in the Female Student of Tata Rias Education in Jakarta State University, and the Female student as the Subject of the survey. The 55 female students have been taking Basic Chemistry and Cosmetic Chemistry classes were selected as the target population. The results from validity test are variable X was 38 valid instrument. The research instrument has a very high level of reliability. The population distribution was normal. Analysis of the data using the pearson product moment and t-test showed that r count was 0,612 bigger than r table which was only 0,266 and t count was 5,63 while t table was only 2,01, meaning that the t-test was significant. In conclusion, Ho was rejected while Ha was accepted. It can be seen from the information above that there is a significant relationship between Confidence (X) and the Learning Outcomes of Courses Bridal Indonesian (Y) of the students of Tata Rias Education.
Keywords; The Confidence, The of Learning Outcomes of Courses Bridal Indonesian, The Student Of Tata Rias Education.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data yang sahih, dan dapat dipercaya secara empiris mengenai Hubungan Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Tata Rias Pengantin Indonesia Tengah Pada Mahasiswa Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta. Populasi target dalam penelitian ini adalah Mahasiswi angkatan 2013 Pendidikan Tata Rias sebanyak 30 orang yang sedang mengikuti mata kuliah Tata Rias Pengantin Indonesia Tengah. Hasil dari uji validitas yaitu variabel X sebanyak 38 instrumen yang telah valid. Instrumen penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang sangat tinggi. Populasi berdistribusi normal. Analisis data menggunakan uji pearson product moment dan uji t yang menunjukkan r hitung sebesar 0,612 lebih besar dari r table yaitu 0,266 dan t hitung sebesar 5,63 lebih besar dari t table 2,01 yang berarti signifikan. Dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Bisa dilihat dari informasi diatas bahwa adanya hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri (X) hasil belajar Tata Rias Pengantin Indonesia Tengah (Y) mahasiswi Pendidikan Tata Rias.
Kata Kunci; Kepercayaan Diri, Hasil Belajar Mata Kuliah Tata Rias Pengantin Indonesia Tengah, Mahasiswa Pendidikan Tata Ria
KONTRIBUSI PENGETAHUAN MAKE-UP KARAKTER TERHADAP HASIL RIAS COSPLAYER ANIME
Abstract
The aim of this research is to find the possibility a positive contribution between The Knowledge of Make Up Character and The Result of Cosplayer Anime’s Make Up. The research method used is survey method with a correlational approach. Population in the research is cosplayer member in Sanggar Komik Animasi Teater Community at West Jakarta. The amount of the samples are 32 people which are taken by total population.
The resulting regression equation is Ŷ = 15,34 + 0,679X. test requirements analysis of the normality test The Knowledge of Make Up Character is produces (0,1316) < (0,156), while The Result of Cosplayer Anime’s Make Up is produces (0,1179) < (0,156) at 0,05 significant level, the fact both of the data are normally distributed. and the test significant regression is produces (13,74) > (4,17) so ho rejected. it means regression is significant. testing linearity of regression produces ( 0,31) < (2,40), it means both of the variabels are linear. correlation coefficient of pearson product moment generating = 0,561. from test corelation coefisient is produces (3,71) > (1,697), so there is a positive relationship between variabel x and y. the coefisient of determination obtained for 31,47% which show that 31,47%the variation of the result of cosplayer anime’s make up is determined by the knowledge of make up character which is have by the cosplayer.
Keywords;knowledge, character’s make up, make up result, cosplayer
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat kontribusi antara pengetahuan make up karakter dengan hasil rias cosplayer anime di komunitas Sanggar Komik Animasi Teater Jakarta Barat. Metode penelitian ini adalah metode survey korelasional. Populasi penelitian ini adalah para cosplayer yang tergabung di komunitas Sanggar Komik Animasi Teater Jakarta Barat , dengan sampel berjumlah 32 orang yang diambil secara populasi jenuh (total population).
Persamaan regresi linier yang dihasilkan adalah Ŷ = 15,34 + 0,679X. Uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas galat taksiran pengetahuan make up karakter diperoleh (0,1316) < (0,156), sedangkan hasil rias cosplayer anime diperoleh (0,1179) < (0,156), pada taraf signifikansi α = 0,05, ternyata kedua data berdistribusi normal dan uji keberartian regresi memperoleh (13,74) > (4,17) maka Ho ditolak artinya regresi berarti. Hasil pengujian linieritas diperoleh ( 0,31) < (2,40) maka kedua variabel dikatakan linier. Pengujian hipotesis penelitian dengan rumus product moment menghasilkan sebesar 0,561. Uji signifikansi koefisien korelasi dengan uji-t memperoleh (3,71) > (1,697) maka terdapat hubungan positif antara variabel X dengan variabel Y. koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 31,47% yang menunjukkan bahwa 31,47% variasi hasil rias cosplayer anime dipengaruhi oleh pengetahuan make up karakter yang dimiliki cosplayer.
Kata kunci: Pengetahuan, Make Up Karakter, Hasil Rias, Cosplayer.
 
PENGARUH MASKER MENTIMUN TERHADAP PENGURANGAN HIPERPIGMENTASI PADA KULIT WAJAH
Abstract
This research is aimed to identify the influence of the use of cucumber mask toward hyperpigmentation decreasing on the face’s skin. Samples were taken by purposive sampling with certain conditions, namely women aged 17-25 years old, and have hyperpigmentation caused by acne on their face. Samples taken as many as 10 facial skin, which is divided into two groups, 5 get cucumber mask treatment and the rest get yam mask treatment. The samples treated as much as 8 times for 1 month.
The cucumber mask was made by grating cleaned and fresh cucumber and then applied to the cleaned samples’ face for 10-15 minutes. The results shows that cucumber has vitamin C andphosfor which can reduce Hyperpigmentation on the face’s skin.
Before and after the treatment, the hyperpigmentation on the face’s skin were measured by using Skin Pigmentation Analyzer. In addition, tcount>ttable that is 9,375 > 1,86; then the H is accepted and Ho is rejected in the significant level of 0,05 and the dk is 8. Influences in the use of cucumber mask toward the hyperpigmentation decreasing on the face’s skin.
Keywords: Cucumber Mask, Decreasing Hyperpigmentation, Natural Mask
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masker mentimun terhadap pengurangan flek-flek hitam pada kulit wajah. Sampel diambil dengan cara purposive sampling dengan syarat tertentu yaitu wanita usia 17-25 tahun dan memiliki flek hitam ringan dengan bekas jerawat ringan. Sampel diambil sebanyak 10 kulit wajah, yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 kulit wajah mendapatkan perlakuan masker mentimun, dan 5 kulit wajah mendapatkan perlakuan masker bengkuang. Seluruh sampel mendapatkan perlakuan sebanyak 8 kali selama 1 bulan.
Masker mentimun dibuat dengan cara memarut buah mentimun segar yang telah dicuci bersih kemudian hasil parutan diaplikasikan pada wajah sampel yang telah dibersihkan. Masker mentimun diaplikasikan pada wajah selama 10-15 menit. Hasil penelitian menunjukkan pada masker mentimun terdapat vitamin C dan fosfor yang dapat membantu memudarkan hiperpigmentasi pada kulit wajah.
Sebelum dan sesudah perlakuan, flek-flek hitam pada kulit wajah sampel diperiksa dengan menggunakan Skin Pigmentation Analyzer. Hasil perhitungan terhadap uji hipotesi menunjukkan thitung > ttabel yaitu 9,375 > 1,86, maka Hi diterima dan Ho ditolak pada taraf signifikasi 0,05 dengan dk adalah 8. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan masker mentimun berpengaruh mengurangi flek-flek hitam pada wajah.
Kata Kunci: Masker Mentimun, Pengurangan Hiperpigmentasi, Masker Alam
PENGARUH PENGGUNAAN MASKER BROKOLI (BRASSICA OLERACEA L.) TERHADAP HASIL KELEMBAPAN KULIT WAJAH KERING
ABSTRACT
The effect of the use of broccoli as a facial mask for dry facial skinmoisture.,The purpose of this study was to identify wheathe there is any effect of the use of Broccoli masks for a dry facial skin care to the increasing of moisture level.The population of this study was type dr face skin adult women aged 30-40 years old, sampling was done by purposive sampling.With do 8 treatments for 4 weeks and the treatment was done twice a week.The method used in this study was experimental method.The study used assessment sheet instruments in which the value in the treatment process by using a skin analyzer test.After obtaining research data, data analysis requirements of normality and homogenity test was done by using test average of one party. Data analysis showed tcounted = 8.20 on the level of significance a = 0.05 and dk = 8 so ttabie = 1.86 in which tcounted> ttab/e so the null hypothesis (H0) is rejected. Thus there is the effect of the use of broccoli masks as a facial mask for dry facial skin moisture.
Key word: Broccoli masks, Moisture, Dry skin
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penggunaan masker Brokoli untuk perawatan kulit wajah kering terhadap kadar peningkatan kelembapan. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu kulit wajah kering wanita dewasa berusia 35-45 tahun, pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Dengan melakukan perlakuan perawatan sebanyak 8 kali dalam waktu 2 kali seminggu selama 4 minggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini menggunkaan instrumen lembar penelitian dengan nilai pada proses perawatan dengan menggunakan alat skin analyzer test. Setelah diperoleh data hasil penelitian, dilakukan uji persyaratan analisis data dengan uji normalitas dan uji homogenitas menggunakan uji t rata-rata satu pihak. Analisis data menunjukkan thitung = 8.20 pada taraf signifikansi a = 0.05 dan dk = 8 maka ttabel = 1.86 dimana berarti thitung> ttabel maka hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian terdapat pengaruh penggunaan masker brokoli sebagai masker wajah terhadap kelembapan kulit wajah kering.
Kata kunci : Masker Brokoli, Kelembapan, Kulit Kerin
PERSEPSI MASYARAKAT KETURUNAN ARAB DI JAKARTA TERHADAP TATA RIAS WAJAH PENGANTIN GAYA RAS TIMUR ASING
Abstract
This Study aim is to know how Arab descendant perception on Timur Asing race bridal make up style especially on Arabian bridal make up style. This study based on survey qualitative method with descriptive figured. The result of this study shows that Arabian make up bridal has a very special characteristic and most of the respondent are agreed that on the perception of Arabian bridal make up style it has a striking make up style which most of the respondent are dislike.
Key word : Characteristic makeup of Arabian bride-style makeup
Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat keturunan Arab terhadap tata rias wajah pengantin gaya Ras Timur Asing khususnya tata rias wajah gaya Arab. Metode yang digunakan adalah motode survey kualitatif yang bercorak deskriptif. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden sangat setuju persepsi tentang ciri khas tata rias wajah pengantin gaya Arab yang medok dan menor, dan ketidaksukaan menggunakan tata rias wajah pengantin gaya Arab.
Kata kunci : Ciri khas tata rias wajah pengantin gaya Ara
PENGARUH MINYAK BUAH PISANG (MUSA PARADISIACA L.) TERHADAP PENGURANGAN KETOMBE PADA KULIT KEPALA
Abstract
This study aims to determine whether there are influences of the use of banana oil (Musa Paradisiaca L.) in the treatment of skin to the less of dandruff on the head skin. The method used in this study is the quasi experiment method. Result the study is the influence the use of banana oil in the treatment of skin to the less of dandruff on the head skin.
Keyword : banana oil, dandruff
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari minyak buah pisang (Musa Paradisiaca L.) dalam perawatan kulit terhadap pengurangan ketombe pada kulit kepala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi experiment. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh minyak buah pisang terhadap pengurangan ketombe pada kulit kepala.
Kata Kunci : Minyak Buah Pisang, Ketomb
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAP (PETA PIKIRAN) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XII PADA MATA PELAJARAN RIAS WAJAH KHUSUS PROGRAM KEAHLIAN KECANTIKAN DI SMK NEGERI 27 JAKARTA PUSAT
ABSTRACT
Rusy Arindika 2012. Implementation Of The Mind Map Learning For Improving Student Achievement Against Class XII On the Subject Special Makeup Courses Beauty Expertise at SMKN 27 Jakarta. Thesis. Jakarta : Makeup Course, Department of Family Welfare, Faculty of Engineering, State University of Jakarta.
The research was conducted based on action research or action research, which consisted of two cycles, where the description on each cycle include: planning action, implementing action, reflection and revision stages of planning for the development of the next cycle of action. Information were collected from the pre test and post test, field notes, as well as learning reflection sheet.
Based on the results of research in SMK Negeri 27 Jakarta note that student achievement before and after implementation of the learning model mind map increased. Before the implementation of the learning model mind map, the average grade of 67.2 and after the implementation of the learning model mind map, the class average experience of 67.2 to 74.4 to 80.2 in cycle I and cycle II is thus student achievement before and after implementation of the learning mind map increased. If the value of post test compared with the average value of daily tests on a subject that teaches the traditional learning model can be seen that application of mind map learning model can improve student achievement.
Key words: Models of Learning, Mind Map, Learning Achievement, Special Makeup.
ABSTRAK
Rusy Arindika 2012. Implementasi Model Pembelajaran Mind Map (Peta Pikiran) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas XII Pada Mata Pelajaran Rias Wajah Khusus Program Keahlian Kecantikan di SMK N 27 Jakarta. Skripsi. Jakarta : Program Studi Tata Rias, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini dilakukan berdasarkan penelitian tindakan atau action research, yang terdiri atas dua siklus, dimana deskripsinya pada masing-masing siklus mencakup: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, tahap refleksi dan revisi perencanaan untuk pengembangan tindakan siklus berikutnya. Data dikumpulkan dari nilai pre test dan post test, catatan lapangan, serta lembar refleksi pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian di SMK Negeri 27 Jakarta diketahui bahwa prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah dilaksanakannya model pembelajaran mind map mengalami peningkatan. Sebelum dilaksanakannya model pembelajaran mind map, nilai rata-rata kelas yaitu 67,2 dan setelah dilaksanakannya model pembelajaran mind map, nilai rata-rata kelas mengalami dari 67,2 menjadi 74,4 pada siklus I dan 80,2 pada siklus II dengan demikian prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah dilaksanakannya model pembelajaran mind map mengalami kenaikan. Jika nilai post test dibandingkan dengan nilai rata-rata ulangan harian pada pokok bahasan yang di ajarkan dengan model pembelajaran tradisional dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran mind map dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
Kata kunci : Model Pembelajaran, Mind Map, Prestasi Belajar, Rias Wajah Khusu
PEMANFAATAN BUAH MAHKOTA DEWA DALAM UPAYA MENGURANGI KADAR MINYAK BERLEBIH PADA JENIS KULIT WAJAH BERMINYAK
ABSTRACT
Eti Herawati, Utilization of Mahkota Dewa Fruit Reduces Effort Levels In Excess Oil In Face Oily Skin Types. The Faculty Research Tri Darma sebagaia Higher Education.
The purpose of this study is to examine the content of Phaleria that it contains several active ingredients that are beneficial to health, especially to reduce the oil content in oily skin types.
The method used in this study is an experimental method to test the technique using T to obtain information about each of the variables studied. There are two variables under study are: Independent Variable The independent variable or consist of a single variable, namely: Fruit Mahkota Dewa (X), and Variable Dependent Variable is bound or Reduced Levels of Oil In Face Oily skin (Y).
Total study sample is a sample that is the entire student population S1 Education Program class of 2007 who Makeup oily skin type. There results showed that the use of influence to mengurangim Phaleria oil content in the skin of the face.
Key word : Fruit In Efforts, To Reduce The Crown Of face Oil Content In Excess, Skin face, Face of Oily Skin
ABSTRAK
Eti Herawati, Nurul Hidayah,. Pemanfaatan Buah Mahkota Dewa Dalam Upaya Mengurangi Kadar Minyak Berlebih Pada Jenis Kulit Wajah Berminyak. Penelitian Tingkat Fakultas sebagai Tri Darma Perguruan Tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah meneliti kandungan buah mahkota dewa yang didalamnya mengandung beberapa zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh terutama untuk mengurangi kadar minyak pada jenis kulit wajah berminyak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan teknik menggunakan uji T untuk memperoleh informasi tentang masing-masing variabel yang diteliti. Ada dua variabel yang diteliti yaitu: Variabel bebas atau Independent Variable terdiri dari satu variabel yaitu : Buah Mahkota Dewa (X), dan Variabel terikat atau Dependent Variable yaitu Mengurangi Kadar Minyak Pada kulit Wajah Berminyak (Y).
Sampel penelitian adalah sampel total population yaitu seluruh mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Rias angkatan 2007 yang berjenis kulit wajah berminyak
Hasil penelitian menunjukan bahwa Terdapat pengaruh penggunaaan buah mahkota dewa untuk mengurangim kadar minyak pada kulit wajah.
Kata kunci : Buah mahkota dewa, mengurangi kadar minyak, kulit wajah, kulit wajah berminyak
PERANAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR NAIL ART
Abstract:
This study aims to determine the role of student creatuvityti learning nail art and influence on leraning outcomes. The population used in this research is student study program Cosmetology class of 2010 who are following the learning nail art. The number of samples taken as many as 30 students. The method used was survey method with correlation technique. Nail art learning outcomes in this study was the total score obtained by the student in learning nail art theory and practice and filling the questionnaire. The relationship between creativity (X) with nail art learning outcomes (Y) is significant and linear, thus the regression model can be used to predict. The regression model implies that if the score of the Creativity improved learning outcomes nail art propensity score of 0.310 at 40.00 constants. So that the results of the study stated that the creativity in the learning nail art has a role to improve student results. Therefore hadil study will also be increased to 85.50%.
Keywords; Learning outcomes , Creativity , Promote, Position , Nail art
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan kreativitas mahasiswa terhadap pembelajaran nail art dan pengaruhnya terhadap hasil belajar. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu mahasiswa Program studi Tata rias angkatan 2010 yang sedang mengikuti pembelajaran nail art. Banyaknya sampel yang di ambil sebanyak 30 orang mahasiswa.Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik korelasional. Hasil belajar nail art pada penelitian ini adalah skor total yang diperoleh mahasiswa dalam belajar nail art teori dan praktek dan pengisian angket. Hubungan antara Kreativitas (X) dengan Hasil belajar nail art (Y) adalah berarti dan linear, dengan demikian model persamaan regresi ini dapat digunakan untuk memprediksi. Model persamaan regresi ini mengandung arti bahwa apabila Kreativitas ditingkatkan satu skor maka kecenderungan Hasil belajar nail art 0,310 skor pada konstanta 40,00. Sehingga pada hasil penelitian menyatakan bahwa kreatifitas dalam pembelajaran nail art memiliki peranan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Oleh sebab itu hasil belajar juga akan meningkat menjadi sebesar 85.50%.
Kata Kunci; Hasil belajar, Kreativitas, Meningkatkan, Peranan, Nail ar
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIKA TRADISIONAL PRODUK DALAM NEGERI
Abstract
The purpose of this study was to determine the extent of consumer description of the general characteristics of traditional cosmetics, as well as the relationship between knowledge and attitude with consumer decision factor in the purchase of traditional cosmetics, method of data collection with questionnaires and interviews. Analysis of the data used is descriptive analytic with cross sectional approach, the number of 67 samples. Data analysis using chi square analysis and logistic regression assisted with SPSS 16 software.Results overview of consumer decisions that consumers who buy traditional cosmetics as many as 44 people (65.7%) and consumers are not buying as many as 23 people (34.3%).Based on logistic regression analysis showed no significant relationship between factors relationship with Knowledge and Attitude Factors Consumer Decision in buying traditional cosmetics. Consumers who have high knowledge level 7,130 times likely than consumers who have low knowledge level after the controlled variable attitude factor. Consumers who have a positive attitude likely to buy cosmetics 5.247 times compared to traditional consumers who have negative attitude after the controlled variable factor of knowledge. Knowledge of the most powerful variable associated with the consumer's decision to purchase traditional cosmetics is a variable factor of knowledge. Nagelkerke R2 value is 0484 which means the variability of the dependent variable that can be explained by the variability of the independent variable of 48.4%. meaning that consumers in the purchase decision variables traditional cosmetics is influenced by variable factors of knowledge and attitude factors by 48.4%, while 51.6% is influenced by other variables.
Keywords; Decision consumers, traditional cosmetics, Knowledge Factor and Factor attitude.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana gambaran karakteristik umum konsumen kosmetik tradisional, serta hubungan faktor pengetahuan dan faktor sikap dengan keputusan konsumen dalam membeli kosmetik tradisional, Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah 67 sampel. Analisis data dengan menggunakan analisis chi square dan regresi logistik dibantu dengan software SPSS 16.
Hasil Penelitian gambaran keputusan konsumen yaitu konsumen yang membeli kosmetik tradisional sebanyak 44 orang (65.7%) dan Konsumen yang tidak membeli sebanyak 23 orang (34.3%). Berdasarkan analisis regresi logistik menunjukkan ada hubungan bermakna antara hubungan Faktor Pengetahuan dan Faktor Sikap dengan Keputusan Konsumen dalam membeli kosmetik tradisional. Konsumen yang mempunyai tingkat pengetahuan tinggi berpeluang 7.130 kali dibanding konsumen yang mempunyai tingkat pengetahuan rendah setelah dikontrol variabel faktor sikap. Konsumen yang mempunyai sikap positif berpeluang membeli kosmetik tradisional 5,247 kali dibanding konsumen yang mempunyai sikap negative setelah dikontrol variabel faktor pengetahuan.Variabel pengetahuan yang paling kuat berhubungan dengan keputusan konsumen dalam membeli kosmetik tradisional adalah variabel faktor pengetahuan.Nilai Nagelkerke R2 adalah 0.484 yang berarti variabilitas variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabilitas variabel independen sebesar 48.4%.artinya variabel keputusan konsumen dalam membeli kosmetik tradisional dipengaruhi oleh variabel faktor pengetahuan dan faktor sikap sebesar 48,4%, sedangkan 51,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
Kata Kunci: Keputusan konsumen , kosmetik tradisional, Faktor Pengetahun dan Faktor Sikap