Jurnal Analisa
Not a member yet
    165 research outputs found

    Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis pada materi himpunan

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan dan persentase kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis khususnya pada materi Himpunan. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap 4 Maja kabupaten lebak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan pedoman wawancara. Langkah-langkah penyelesaian masalah yang dianalisis terdiri atas empat tahap, yaitu; memahami soal, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali solusi yang diperoleh. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kesalahan memahami soal sebesar 4,4%; kesalahan menyusun rencana sebesar 16,5%; kesalahan melaksanakan rencana sebesar 17,0%; dan kesalahan memeriksa kembali solusi yang diperoleh sebesar 14,8%. Kesalahan melaksanakan rencana disebabkan siswa kurang hati-hati dalam melakukan perhitungan matematika dan siswa juga kurang hati-hati dalam menentukan kesimpulan terhadap permasalahan yang diberikan

    Analisis kesulitan belajar mahasiswa pada materi integral

    Get PDF
    Integral merupakan konsep yang penting dalam kalkulus selain turunan. Integral memiliki peranan yang penting dalam berbagai bidang sains dan industri. Integral juga banyak dipergunakan dalam memecahkan persoalan dalam berbagai bidang seperti volume, panjang kurva, perkiraan populasi, usaha, dan lain-lain. Namun demikian sebagian besar mahasiswa menganggap bahwa materi integral merupakan materi yang sulit dipahami. Oleh karena itu perlu adanya suatu kajian tentang kesulitan yang dialami mahasiswa pada materi integral dan faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan kesulitan tersebut mengingat sangat pentingnya konsep ini dalam menempuh mata kuliah berikutnya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, subjeknya adalah mahasiswa tingkat II semester empat Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Suryakancana Cianjur tahun akademik 2017-2018. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar yang dialami mahasiswa terletak pada kemampuan matematis yang dimiliki mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal integral. Kemampuan tersebut meliputi lemahnya atau kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap teorema dasar kalkulus terutama pada konsep turunan. Kesulitan yang dialami mahasiswa terletak pada kesalahan dalam memahami soal, kesalahan dalam keterampilan proses (termasuk kesalahan perhitungan algoritma, penulisan simbol, dan kesalahan pemisalan sebelum melakukan pengintegalan), serta kesalahan karena kurang cermat dalam mengerjakan soal dan mengelola waktu yang disediakan dalam menjawab dan menyelesaikan soal-soal integral sehingga soal tidak dapat terselesaikan dengan baik. Adapun faktor penyebab kesulitan belajar mahasiswa pada materi integral adalah kurangnya latihan dalam mengerjakan soal-soal integral dan lemahnya pemahaman mahasiswa terhadap konsep teorema dasar kalkulus. Setelah dilakukan analisis dan kajian tentang masalah ini diharapkan adanya perbaikan baik dalam segi  kurikulum, metode pembelajaran maupun pengembangan bahan ajar. Integral is an important concept in calculus other than derivative. Integral has an important role in various fields of science and industry. Integral is also widely used in solving problems in various fields such as volume, curve length, population estimates, effort, and so on. However, most students assume that integral material is an elusive material. Therefore, there is a need for a study of the difficulties experienced by students in integral material and what factors cause these difficulties given the very importance of this concept in taking the next course. The research method uses a qualitative descriptive method. In this study, the subject was the fourth semester level II student of Mathematics Education Study Program, Suryakancana University, Cianjur, 2017-2018 academic year. Data collection techniques are carried out using test instruments and interviews. The results showed that the learning difficulties experienced by students lay in the mathematical abilities students have in solving integral questions. These capabilities include the weakness or lack of understanding of students on the basic theorem of calculus, especially in the concept of derivatives. The difficulties experienced by students lie in errors in understanding the problem, errors in process skills (including algorithmic calculation errors, symbol writing, and example errors before conducting the integration), as well as errors due to inaccurate work on the problem and managing the time provided in answering and solving problems It\u27s an integral so the problem can\u27t be solved properly. The factors that cause student learning difficulties in integral material are the lack of training in working on integral questions and the weak understanding of students about the concept of the basic calculus theorem. After analysis and study of this problem, it is expected that there will be improvements both in terms of curriculum, learning methods and the development of teaching materials

    Pendekatan saintifik berbasis e-learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis dan self-confidence

    Get PDF
    Pendekatan Saintifik berbasis e-learning dapat eningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Self-confidence Siswa. Kemampuan berpikir kreatif matematis dan self-confidence merupakan aspek penting yang perlu dikuasai siswa untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Resources-Based Learning dengan pendekatan Scientific menggunakan media e-learning adalah sebuah metode pembelajaran inovatif yang memungkinkan siswa untuk dapat melaksanakan pembelajaran berbasis aneka sumber melalui kerangka ilmiah yang didukung dengan media interaktif berbasis teknologi informasi. Penelitian ini mengungkapkan pengaruh metode Resources-Based Learning dengan pendekatan Scientific menggunakan media e-learning terhadap peningkatan Kemampuan berpikir kreatif matematis dan self-confidence siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII Semester 2 dari 3 kelas yang sudah terbentuk.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan angket yang dianalisis dengan statistik anova satu jalur. Berdasarkan hasil analisa data, diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis dan self-confidence siswa yang pembelajarannya melalui Resources-Based Learning dengan pendekatan Scientific menggunakan media e-learning lebih baik dibandingkan melalui Resources-Based Learning tanpa menggunakan media e-learning dan pembelajaran konvensional, dimana terdapat korelasi yang signifikan antara kemampuan berpikir kreatif matematis dengan self-confidence

    Penerapan reciprocal teaching terhadap kemampuan berpikir kreatif dan self concept matematik siswa SMP

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas penggunaan Reciprocal teaching dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri di kota Cimahi, sedangkan sampel dipilih kelas VII dari salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di kota Cimahi. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes berbetuk soal uraian yang terdiri dari 5 pertanyaan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan non tes dalam bentuk skala Likert untuk mengukur self concept. Berdasarkan pengolahan data, didapat kesimpulan bahwa pendekatan reciprocal teaching  lebih efektif daripada pendekatan  biasa ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif dan self concept siswa.The purpose of this study was to examine the effectiveness of using Reciprocal teaching in improving students\u27 mathematical creative thinking abilities. The method in this study is a quasi-experimental method. The population in this study were all State Junior High School students in the city of Cimahi, while the sample was selected grade VII from one of the Public Middle Schools in the city of Cimahi. The instrument in this study was a test in the form of a question description consisting of 5 questions to measure the ability to think creatively and non-test in the form of a Likert scale to measure self concept. Based on data processing, it was concluded that the reciprocal teaching approach is more effective than the usual approach in terms of students\u27 creative thinking abilities and self concept

    Analisis habits of mind(HoM) mahasiswa calon guru matematika

    Get PDF
    Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui Habits of Mind  matematik mahasiswa calon guru dilihat dari 16 indikator dan tiap indikator dari habits of mind. Subjek dalam  penelitian ini adalah mahasiswa calon guru berjumlah 45 orang terdiri dari 39 orang perenpuan dan 6 orang laki-laki .  Tujuan dalam penelitian ini untuk menelaah bagaimana habits of mind matematik mahasiswa calon guru matematika  dilihat dari seluruh inidkator maupun per indikator berdasarkan presentase dan nilai rata-rata yang didapat oleh mahasiswa calon guru matematika dan  menelaah dari 16 indikator habits of mind yang diteliti pada indikator yang mana  sikap mahasiswa calon guru matematika bersifat sangat kuat, kuat dan cukup dan bersifat positif atau negatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan pengisian  angket habits of mind. Berdasarkan hasil  analisis data angket Habit of Minds didapatkan hasil bahwa secara keseluruhan sikap mahasiswa calon guru matematika berada pada kriteria kuat, indikator tertinggi didapat pada indikator berpikir luwes, sedangkan indikator terendah terletak pada indikator berani bertanggung jawab dan menghadapi resiko. Kemudian berdasarkan rata-rata nilai sikap mahasiswa calon guru matematika secara keseluruhan terhadap 16 indikator habits of mind berada pada level positif. Indikator tertinggi terletak pada berpikir luwes sedangkan indicator teendah terletak pada indicator berani bertanggung jawab dan menghadapi resiko

    Peningkatan kemampuan berpikir statistis mahasiswa melalui challenge-based learning dengan strategi konflik kognitif

    Get PDF
    Tujuan penelitian mengkaji secara komprehensif perbedaan peningkatan kemampuan berpikir statistis mahasiswa calon guru melalui pembelajaran Challenge-Based Learning dengan Strategi Konflik Kognitif. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain penelitian Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group, melibatkan sampel dua kelas mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam di Sumedang. Instrumen yang digunakan tes berpikir statistis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir statistis antara mahasiswa yang pembelajaran challenge-based learning dengan strategi konflik kognitif memperoleh peningkatan lebih tinggi dari mahasiswa yang pembelajarannya ekspositori, baik secara keseluruhan mahasiswa maupun berdasarkan pengetahuan awal statistis. Terdapat interaksi antara jenis (pembelajaran challenge-based learning dengan strategi konflik kognitif dan ekspositori) dan kategori pengetahuan awal statistis (pandai, cukup, lemah) terhadap peningkatan kemampuan berpikir statistis mahasiswa. Pembelajaran berbasis tantangan dengan strategi konflik kognitif dapat memfasilitasi proses konflik, proses penemuan, proses interaksi sosial, dan proses reflektif mahasiswa sehingga kemampuan berpikir statistis mahasiswa lebih baik dari pada pembelajaran ekspositori

    Pengembangan soal matematika bernuansa Islami

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan soal matematika bernuansa Islami atau soal terintegrasi. Maksud terintegrasi disini merupakan keterhubungan antara matematika dengan kehidupan sehari-hari berlandaskan nilai-nilai Islami. Jenis penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D)  dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII salah satu Madrasah Tsanawiyah di Kota Bandung dan Kabupaten Sukabumi. Instrumen penelitian terdiri dari seperangkat soal bernuansa Islami dan angket. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa soal matematika bernuansa Islami telah memiliki kriteria soal yang baik melalui tahapan (R&D) sehingga layak untuk digunakan. Peserta didik merespon baik terhadap soal bernuansa Islami. Bagi peserta didik dan guru meskipun hal baru namun soal tersebut memberikan manfaat yang lebih bermakna akan adanya soal terintegrasi yang diharapkan tertanam nilai-nilai karakter yang baik

    Integrasi interkoneksi matematika agama dan budaya

    Get PDF
    Integrasi dan interkoneksi merupakan dua kata yang saling berkaitan integrasi berkaitan dengan memadukan atau menyatukan sedangkan interkoneksi berkaitan dengan keterhubungan. Sebuah ilmu akan lengkap manakala ada interkoneksi atau integrasi satu dengan lainnya dan terkadang ilmu itu berkembang melalui kedua hal tersebut, misalnya matematika yang terintegrasi akan lebih kontekstual apabila diintegrasikan atau diinterkoneksikan dengan bidang lain seperti masalah matematika yang konteksnya fisika, biologi, sosial humaniora, agama dan budaya. Jika dapat mengintegrasikan Islam dari setiap konsep matematika tentunya akan lebih mudah mengembangkannya dalam setiap proses pembelajara

    Penerapan Media Gambar Pembelajaran Matematika Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa Pada Materi Pokok Pecahan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang proses pembelajaran matematika yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran di kelas VI MIN Cilengkrang Sumedang. Kemampuan pemahaman matematika siswa kelas  VI MIN Cilengkrang Sumedang setelah pembelajaran yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran matematika pada tiap siklus, kemampuan pemahaman matematika siswa kelas VI MIN Cilengkrang Sumedang setelah pembelajaran yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran pada seluruh siklus, sikap siswa kelas VI MIN Cilengkrang Sumedang selama pembelajaran matematika yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di MIN Cilengkrang Sumedang dengan  subjek penelitian adalah siswa kelas VI  yang berjumlah 15 orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sikap siswa terhadap pembelajaran matematika melalui penerapan media gambar dalam pembelajaran cukup baik. Disarankan untuk mencoba menerapkan media pembelajaran supaya lebih banyak alternatif pembelajaran demi meningkatkan kemampuan dalam penguasaan materi pecahan, kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar

    Pendekatan Pembelajaran Generatif Sebagai Upaya Meningkatkan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Pokok Bahasan Phytagoras kelas VII di MTs Asy-Syarifiyyah Bandung

    Get PDF
    Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sukar oleh peserta didik dan banyak factor yang mempengaruhi pandangan peserta didik terhadap mata pelajaran tersebut, salah satu hal yang menjadi factor nya ialah metode pendekatan pembelajaran. Umumnya para guru masih menggunakan metode umum pada saat pengajaran yaitu dengan menjelaskan lalu diikuti oleh latihan soal-soal. Suatu soal merupakan masalah bagi siswa apabila soal tersebut tidak dikenalnya atau belum memiliki prosedur atau algoritma tertentu untuk menyelesaikannya, tetapi siswa tersebut memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelesaikannya. Dalam hal ini peneliti akan memaparkan hasil uji coba Metode Pembelajaran Generative terhadap siswa sebagai upaya meningkatkan pemecahan masalah matematika pada pokok bahasan Phytagora

    147

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Analisa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇