Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)
Not a member yet
167 research outputs found
Sort by
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASET DAERAH GEDUNG PONTIANAK CONVENTION CENTER PONTIANAK
This study, entitled Optimizing Regional Asset Management in the Pontianak Convention Center Building, aims to analyze the economic optimization of the PCC building by calculating property values and PCC building rental income potential, using survey data with a cost approach and revenue approach, and a lease determination based on Peremdagri No. 19 2016.The analysis shows that the estimated property value of the Pontianak Convention Center building calculated using the cost approach is Rp28,415,461,957.60. Based on the income approach is Rp27,449,227,531.45, so the middle value of Rp27,932,344,744.52 is used, the value of the land used by the building is Rp69,054,757,200.00, so that the property value of the PCC building and building assets is Rp 96,987,101,944.52. Estimated rental value of Pontianak Convention Center building which is calculated based on Permendagri Number 19 of 2016 is Rp18,210,328.14, it’s specified according to the floor, that for a base floor rate is 65% x 18,210,328.14 = Rp 11,836,713.29 and an upper floor is Rp. 6,373,614.85 per day. The results of this assessment are far above the average value prevailing so far, so that the contribution to Pontianak City's PAD (local revenue) is very low, the value of the contribution of PCC building levies is quite large, reaching 42.31% of the total lease fees of Pontianak City.Keywords: Optimization, asset value, rental valu
PENGARUH NIM, BOPO, INFLASI, BI 7DAY RATE DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP NON PERFORMING LOAN BANK UMUM KONVENSIONAL INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang bersifat internal bank maupun faktor ekonomi diantaranya adalah NIM, BOPO, Inflasi, BI 7Day Rate dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap NPL. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bank Umum Konvensional Indonesia periode 2011-2018. Data yang digunakan adalah data time series secara triwulan, diambil dari Laporan Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan Vector error Correction Model (VECM) mengingat data stationer pada level 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama, dalam jangka pendek variabel BI 7Day Rate merupakan variabel yang berpengaruh dan signifikan terhadap NPL. Kedua, dalam jangka panjang, terdapat tiga variabel yang berpengaruh dan signifikan terhadap NPL, yakni Inflasi, BI 7Day Rate dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menunjukkan hubungan positif.Kata kunci : NPL, NIM, BOPO, Inflasi, BI 7Day Rate, dan Pertumbuhan Ekonomi
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN DAN ANGKA HARAPAN HIDUP (AHH) TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2010-2018
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran Dan Angka Harapan Hidup (AHH) Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010-2018: Kemiskinan saat ini menjadi salah satu masalah yang sulit untuk diatasi oleh banyak daerah, dan tidak terkecuali di Provinsi Kalimantan Barat. Provinsi yang memiliki 14 Kabupaten/Kota ini, menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki penduduk miskin cukup banyak, dengan persentase kemiskinan mencapai 8,06%. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan angka harapan hidup (AHH) terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. Sedangkan metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda untuk menganalisis data panel, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: 1. Bahwa secara parsial, variabel Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. 2. Untuk variabel Angka Harapan Hidup (AHH) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. 3. Namun demikian jika diuji secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Angka Harapan Hidup dan Kemiskina
PENGARUH ALOKASI BELANJA BIDANG INFRASTRUKTUR EKONOMI, KESEHATAN DAN PENDIDIKAN BERSUMBER DARI DANA PERIMBANGAN TERHADAP INDEK PEMBANGUNAN MANUSIA DI KALIMANTAN BARAT
Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) terdapat 3 indikator utama, yaitu indikator kesehatan, tingkat pendidikan dan indikator ekonomi. Pengukuran ini menggunakan tiga dimensi yaitu Dak Infrastruktur ekonomi, Dak Infrastruktur pendidikan dan Dak Infrastruktur kesehatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh alokasi belanja bidang infrastruktur ekonomi kesehatan dan pendidikan bersumber dari dana perimbangan terhadap indek pembangunan manusia di Kalimantan Barat. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan data sekunder berupa data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Indonesia dari tahun 2010-2019. Teknik analisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel DAK Infrastruktur Ekonomi berpengaruh terhadap IPM, DAK Infrastruktur Kesehatan tidak berpengaruh terhadap IPM dan DAK Infrastruktur Pendidikan berpengaruh terhadap IPM.Kata Kunci : DAK Infrastruktur Ekonomi, DAK Pendidikan, DAK Kesehatan dan Indek Pembangunan Manusia
Determinasi Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Perbankan Syari’ah Indonesia
This study aims to find out what are the factors that influence the portion of financing for micro small and medium enterprises (SMES) in Islamic banking in Indonesia. The samples used are 14 Sharia Commercial Banks, 469 Sharia BUS Commercial Bank Units, 154 Sharia Business Units (UUS) and 102 Islamic People's Financing Bank (BPRS) registered at Bank Indonesia during the period 2010-2018. The form of this research is quantitative descriptive using secondary data. The method used in this study is themethod VECM (Vector Error Correction Model)using the eviews 10 program. The results show that in the short term the BI Rate does not have a significant effect, but in the long term the BI Rate has a significant and positive effect. Economic growth in the short term does not have a significant effect but in the long run the variable of economic growth has a significant and positive effect. exchange rate in the short term has a significant and negative effect in the long run has a significant and positive effect. Third Party Funds, inflation, not performing financing (NPF) in the short term and long term have no significant effect on the portion of MSME financing in Islamic banks in Indonesia.Keywords: SMES Financing, BI Rate, Economic Growth, Exchange Rate, Third Party Funds, Inflation and NPF
EFEKTIFITAS KEGIATAN SARANA/PRASARANA DAN SIMPAN PINJAM KELOMPOK PEREMPUAN (SPP) PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN (PNPM MPd) DALAM PEMBANGUNAN DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Kegiatan Sarana/Prasarana dan SPP PNPM MPd di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sangat perlu dikaji secara rinci terlebih mengenai ketepatan program PNPM MPd dalam upaya memberikan kontribusi pembangunaan desa agar masyarakat dapat memperoleh fasilitas yang memadai agar roda usaha dari segala sektor dapat berjalan dengan mudah, sehingga sangat diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriftif. Dengan variable penelitian : 1. Untuk kegiatan sarana/prasarana menggunanakan indicator tepat waktu, tepat biaya, dan tepat jumlah (unit). 2. Untuk kegiatan Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) menggunakan indicator Tepat jumlah Pengembalian Dana Bergulir. Perhitungan kegiatan sarana/prasarana dari tahun 2011-2015 berdasarkan indicator dengan membandingkan Realisasi dengan Target. Hasil rekapitulasi dapat dikelompokkan menjadi lima (5) kriteria yaitu sangat efektif, efektif, cukup efektif, kurang efektif, dan tidak efektif. Perhitungan kegiatan SPP dari tahun 2011-2015 berdasarkan indicator dengan membandingkan Realisasi dengan Target. Hasil perbandingan dapat dilihat rasio keberhasilan, semakin besar rasio keberhasilan akan semakin efektif, standar minimal rasio keberhasilan adalah seratus persen. Dan untuk mengetahui efektivitas PNPM MPd dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menggunakan tanggapan responden sebanyak 77 orang sebagai sampel dari populasi sebanyak 337 orang.Berdasarkan analisis efektifitas dalam penelitian ini, untuk kegiatan sarana/prasarana dimana indicator ketepatan waktu yang memenuhi syarat ada sebanyak 98%, indikator ketepatan biaya yang memenuhi syarat ada sebanyak 100%, indikator ketepatan dimensi yang memenuhi syarat ada sebanyak 100 %, ketepatan jumlah yang memenuhi syarat ada sebanyak 100%. Sehingga PNPM MPd pada kegiatan sarana/prasarana berdasarkan indicator ketepatan waktu, indikator ketepatan biaya, ketepatan dimensi, indikator ketepatan jumlah sudah efektif. Untuk kegiatan SPP berdasarkan indikator jumlah pengembalian dana bergulir maka dihasilkan rekapitulasi 100,6 % atau rasio keberhasilan adalah lebih seratus persen adalah kegiatan ini berjalan sangat efektif. Sedangkan tanggapan responden PNPM MPd dalam pembangunan lebih dari 60% atau baik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat juga lebih dari 60% atau baik
PENGARUH EKSPOR, IMPOR, DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI INDONESIA
This study entitled The Effect of Government Export, Import and Expenditure Values on Economic Growth and Community Welfare in Indonesia "aims to find out and analyze the influence of net exports, government spending on economic growth in Indonesia. and community welfare in Indonesia.It is a type of explanatory descriptive research, the variables studied are net exports (export-import), government expenditure, economic growth and HDI in 34 provinces in Indonesia. Data is obtained from the Ministry of Trade and BPS. The analytical method used is path analysis with multiple regression, t test, F test, Sobel test.The results of the analysis in the first regression showed that net exports had a positive and significant impact on economic growth but had no significant effect on the HDI. Government expenditure has a positive and significant effect on economic growth and is also significant to the HDI. The results of 2nd regression show that net exports have no effect on the HDI, but government expenditure has a significant effect on the HDI. The result of testing the indirect effect (Sobel test) of net exports and government expenditure on the HDI shows insignificant results, meaning that economic growth is not an intervener variable between net exports and government expenditure on the HDI. Keywords: export, import, government expenditure, economic growth, human development index.DAFTAR PUSTAKAAkhirman (2011), Pengaruh PDB, Jumlah Penduduk, Nilai Ekspor, Investasi (Pma,Pmdn),Laju Inflasi Dan Tenagakerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2005-2010 (Universitas Maritim Raja Ali Haji)Balassa, Bela (1986), Policy Response to Exogeneous Shocks in Developing Countries. American Economics Review, Vol 76, No 2 May, pp.75-78.Balassa, Bela (1986), Policy Response to Exogeneous Shocks in Developing Countries. American, Economics Review, Vol 76, No 2 May, pp. 75-78.Boediono (2011), Ekonomi Makro, Seri Sinopsis, Pengantar Ilmu Ekonomi No. 2. Edisi ke dua puluh tiga, BPFE – Yogyakarta, Indonesia.Chalid, Nursiah (2009), Peranan Ekspor dalam Perekonomian IndonesiaJurusan Ilmu Ekonomi Universitas Riau Pekanbaru (tidak dipublikasikan)Ghozali, H. Imam (2009), Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Edisi Ketiga, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.Hakim, Rahman (2012), Hubungan Ekspor, Impor Dan Produk Domestik Bruto (PDB) Sektor Keuangan Perbankan Indonesia Periode Tahun 2000-2011: Suatu Pendekatan dengan Model Analisis Vector Autoregression (VAR) Tesis, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Departemen Ilmu Administrasi Program Pascasarjana (tidak dipublikasikan)Irham (2003), Analisis Perkembangan Ekspor Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, JURNAL EKONOMI & BISNIS NO. 1, Jilid 8, Tahun 2003Jai S. Mah (2006), Export Promotion and Economic Development (The Case of Korea), Journal of World Trade; Feb 2006; 40, 1; ABI/Inform Research pg. 153-166.Jung and Marshall (1985), The Process of Industrial Development and Alternative Development Strategies. Princeton, N,J.: Princeton University Press.Mankiw, N. Gregory (2006), Principles Of Economics. Pengantar Ekonomi Mikro. Penerbit Selemba Empat. Jakarta.Mariam (2010), Pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Ekspor, Impor Dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2000:1 - 2009, Departemen Ilmu Ekonomi Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya (tidak dipublikasikan.Nanga, muana (2005), Makro Ekonomi : teori, masalah dan kebijakan. P.T. Raja Grafindo PersadaJakarta.Nopirin (1999), Ekonomi Moneter. Yogyakarta, BPFE-Yogyakarta.Salvatori, Dominick (1997), Ekonomi Internasional, Edisi V, Alih bahasa Aris Munandar, Jakarta, Erlangga.Samuelson (2004), Economics. Eighteenth edition. New York: McGraw-Hill.Samuelson, Paul A dan William D. Nordhaus (1995), Ilmu Makroekonomi. Edisi Tujuh Belas. Teijemaban. Jakarta: PT Media Global Edukasi.Sritua Arief (1993), Pemikiran Pembangunan dan Kebijaksanaan Ekonomi.Penerbit Lembaga Riset Pembangunan. JakartaSugiyono (2007), Metode Penelitian Bisnis, Alfabeta, Bandung.Sulaiman, Muna, et.al, (2006), An Analysis Of Export Performance And Economic Growth Of Malaysia Using Co-Integraton And Error Correction Models, International Islamic University Malaysia.Suliyanto (2006), Metode Riset Bisnis, ANDI Yogyakarta.Suliyanto (2011), Ekonometrika Teerapan Teori dan Aplikasi Dengan SPSS, Andi, Yogyakarta.Sutawijaya, Adrian (2007), Pengaruh Ekspor dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 1980-2006, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Jakarta.Todaro, MP dan Stephen C. Smith (2011) Pembangunan ekonomi di Dunia Ketiga. Edisi Kesebelas. Jakarta, Erlangga
PERKEMBANGAN KOMODITI ASAL MALAYSIA YANG MASUK DI PASAR LOKAL KABUPATEN BENGKAYANG
USTAMAN Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Doses Pembimbing 1 Dr. Afrizal, SE, M.Si Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Doses Pembimbing 2 Helly Suharlina, SE, MM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura ABSTRACTCommodity Development is a process of change For The better. The success of The Investment (sales commodity) to on expected destination supplay Growth of Economic and succses improve poeples. Trade between Countries Border Area of Bengkayang Regency For Long Developing The Commodity Expand Malaysia Activity Trade The Years on Developing an Dommestic Product Bengkayang Regency Than Expand Border Area East Malaysia Sarikin. The Commodity Superior is Commodity of the Competition Product The Competitiveness on the local market Bengkayang Regency For Developing so market. Commodity Development Expand Malaysia in Bengkayang Regency. Trade Between Countries and The Improve Economic of The Bengkayang Regency Average 5,62%. Keywords : Commodity Development, Local Market
PENGARUH TINGKAT KESEHATAN, TINGKAT PENDIDIKAN, DAN PRODUKTIVITAS TERHADAP KEMISKINAN DI KALIMANTAN
Kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang masih sulit terpecahkan hampir di setiap daerah di Indonesia. Istilah kemiskinan muncul ketika seseorang atau sekelompok orang tidak mampu mencukupi tingkat kemakmuran ekonomi yang dianggap sebagai kebutuhan minimal dari standar hidup tertentu. Kemiskinan dipahami sebagai keadaan kekurangan uang dan barang untuk menjamin kelangsungan hidup.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh tingkat kesehatan, tingkat pendidikan dan produktivitas terhadap kemiskinan di Kalimantan dari tahun 2013 hingga tahun 2018. Populasi data yang digunakan adalah semua variabel yang mempengaruhi kemiskinan di Kalimantan. Teknik analisis data terdiri dari pengujian asumsi klasik serta pengujian hipotesis dengan metode analisis regresi linier berganda.Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan dan tingkat pendidikan memengaruhi produktivitas secara positif. Sedangkan produktivitas berpengaruh secara negatif terhadap kemiskinan.Kata kunci: tingkat kesehatan, tingkat pendidikan, produktivitas, kemiskinan.
PENGARUH EKSPOR, IMPOR, INFLASI, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP NILAI TUKAR DI INDONESIA
Negara-negara di dunia umumnya menganut sistem perekonomian terbuka sehingga terjadilah arus pergerakan barang jasa antarnegara. Akan tetapi setiap negara memiliki mata uang yang berbeda. Perbedaan mata uang tersebut menyulitkan terjadinya kegiatan perdagangan internasional. Oleh sebab itu nilai mata uang suatu negara perlu dinyatakan dalam mata uang negara lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh ekspor, impor, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi terhadap nilai tukar di Indonesia. Teknik analisis data terdiri dari pengujian asumsi klasik serta pengujian hipotesis dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekspor berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tukar, impor tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar, inflasi berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tukar.Kata kunci: ekspor, impor, inflasi, pertumbuhan ekonomi, nilai tukar