SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Not a member yet
333 research outputs found
Sort by
Sistem Pakar Menggunakan Forward Chaining dan Certainty Factor Untuk Diagnosa Kerusakan Smartphone
Seiring berjalannya waktu perkembangan Smartphone semakin meningkat dan fasilitas – fasilitasnya pun semakin banyak dan berkembang, kerusakan yang terjadipun juga sering terjadi. Sehingga terjadinya kepadatan orang untuk melakukan service di berbagai tempat. Sistem pakar diagnosa dilakukan dengan tujuan agar membantu proses diagnosa kerusakan pada smartphone agar tidak memerlukan waktu lama untuk memastikan diagnosa lebih lanjut. Dengan menggunakan metode forward chaining dan certainty factor, dimulai dengan informasi yang ada berupa data real lalu digabungkan menjadi sebuah rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Hasil yang disimpulkan berdasarkan metode forward chaining dan certainty factor bisa mencapai kecocokan tingkat sebesar 73,33% dibandingkan dengan hasil yang didapatkan oleh pakar. Angka tersebut sudah menunjukkan bahwa metode ini cocok untuk membantu masyarakat
Implementasi Metode Webqual 4.0 untuk Mengukur Kualitas Website Sistem Informasi Akademik Sekolah
Banyaknya data yang dikelola oleh pihak akademik serta banyak informasi penting yang terdapat didalamnya tentu hal tersebut bukan perkara mudah dalam melakukannya. Pengolahan data akademik siswa menjadi satu permasalahan besar jika tidak di kelolah dengan sebuah sistem yang terorganisir dengan baik. Sistem informasi akademik bisa diartikan sebagai aplikasi yang dapat mempermudah pengelolaan informasi dan data yang berhubungan dengan lembaga pendidikan. Pengolahan data akademik SMK Negeri 4 Banda Aceh masih dilakukan secara manual yang artinya pengarsipan masih dalam bentuk buku atau kertas. Maka dari itu sistem informasi akademik ini dirancang dan dikembangkan untuk membantu proses pengelolaan kegiatan pada akademik. Kemudian, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kualitas sistem informasi akademik menggunakan metode pengujian WebQual 4.0 yang memiliki beberapa komponen yang terdiri dari kualitas penggunaan (Usability Quality), kualitas interaksi (Service Interaction Quality) dan Kualitas informasi (information Quality). Berdasarkan pengujian teori WebQul 4.0 kepuasan pengguna terhadap sistem, didapatkan hasil presentase yaitu bahwa pengguna yang memberikan respon positif terhadap sistem akademik yang dibangun, dengan nilai rata-rata yang didapat yaitu sebesar 2,88 dengan presentase 66% dan berada pada level mudah dan sesuai
Analisa Prioritas Bandwidth Menggunakan Metode HTB (Hierarchical Token Bucket) Studi Kasus : SMK Taruna Mandiri Pekanbaru
Banyaknya kebutuhan dunia pendidikan yang mengharuskan pihak pengembang aplikasi dalam mengembangkan berbagai terobosan teknologi untuk mendukung stabilitas dalam berinteraksi. Harga Bandwitdh yang cukup tinggi menyebabkan pihak sekolah melakukan pembatasan jumlah Bandwitdh yang diberikan oleh operator. Semakin meningkatnya kebutuhan akan internet hal ini menjadi permasaalahan bagi pengguna. Permasalahannya adalah semakin banyak yang membuka situs di internet tentu akan mengurangi kuota atau paket data. Untuk menyelesaikan permasalahan ini maka dilakukan proses tahapan analisa prioritas bandwidth menggunakan metode HTB (Hierarchical Token Bucket). Metode ini mempunyai kelebihan dalam pembatasan trafik pada tiap level maupun klasifikasi, sehingga bandwidth yang dipakai level yang tinggi dapat digunakan atau dipinjam oleh level yang lebih rendah. Berdasarkan hasil analisa dan pengujian yang telah dilakukan Penulis, maka dapat disimpulkan bahwa Metode antrian Hierarchical Token Bucket dinilai lebih efektif membagi bandwidth secara adil dan merata kepada masing-masing client yang membutuhkan bandwidth, terlihat dari grafik perhitungan nilai QoS yang telah dilakukan. Dari hasil perhitungan dalam pengujian metode HTB melalui download berkas, nilai rata-rata yang diperoleh berdasarkan standar kategori TIPHON untuk indeks parameter. Throughtput indeks parameter delay bernilai 4 dengan indeks parameter jitter indeks parameter packet loss
Pengembangan UX Aplikasi Panji Wedding Organizer Kota Pekanbaru Menggunakan Metode Lean UX
Pernikahan adalah janji suci antara pria dan wanita yang menghubungkan dua keluarga menjadi satu. Menyiapkan pernikahan perlu banyak hal seperti, tempat, dekor, hiburan dan baju mempelai untuk itu memakai jasa wedding organizer. Memakai jasa wedding organizer sangat memudahkan untuk masyarakat yang tidak ingin susah dalam mempersiapkan dan mengurus pernikahannya. Perkembangan teknologi sekarang berkembang sangat pesat. Sekarang dalam berbagai kegiatan apapun itu, membutuhkan suatu aplikasi yang bisa mempermudah kegiatan tersebut. Aplikasi adalah perangkat lunak yang ada dalam handphone, computer dan laptop yang memudahkan kegiatan masyarakat dengan fitur tertentu sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini akan membuat rancangan user experience aplikasi Panji Wedding Organizer menggunakan metode lean UX. User experience adalah design yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pengguna dari pikiran dan perasaan yang dialami oler pengguna disaat menggunakan perancangan design tersebut. Metode lean UX adalah metode yang merubah proses yang panjang menjadi singkat yang memiliki keberhasilan dan proses yang sangat cepat dan berfokus pada peningkatan pemahaman pengguna tentang design yang dirancang. Aplikasi Panji Wedding Organizer berisi cara memesan alat, tempat, hiburan dan juga baju mempelai, ketika pengguna membuka aplikasi ini, pengguna akan diarahkan pada pemilihan dekor yang sesuai selera, hiburan yang diminati, dan baju mempelai yang akan dipakai pada saat pernikahannya diadakan. Aplikasi ini akan memudahkan pengguna melakukan pemesanan pada Panji Wedding Organizer.
 
Analisis Penerimaan Aplikasi Shopee Pada Generasi Milenial Dengan Technology Acceptance Model
Shopee merupakan e-commerce yang berbasis aplikasi mobile dan sedang berkembang di Indonesia. Sebagai salah satu aplikasi mobile terbesar di Indonesia, Shopee memberikan tawaran jual beli online yang menyenangkan, gratis dan terpercaya. Sebagai salah satu platform terbesar di Indonesia tidak sedikit juga pengguna aplikasi Shopee yang merasa kecewa dengan pelayanan yang disediakan pada aplikasi ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat penerimaan pengguna dalam berbelanja menggunakan aplikasi Shopee dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM). Model pada penelitian ini menggunakan 5 variabel yaitu, perceived Ease Of Use, Perceived of Usefulness, Behavior Intention to Use, Actual System Usage dan Attitude Toward Using. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa perceived Ease of Use dari berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived of Usefulness, perceived Ease of Use dan Attitude Toward Using menunjukkan hasil yang berpengaruh positif, Perceived Of Usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap Attitude Toward Using, Attitude Toward Using berpengaruh signifikan positif terhadap Behavioral Intention to Use, Behavioral Intention To Use berpengaruh signifikan positif terhadap Actual System Usage. Secara umum penelitian ini menunjukan hasil yang cukup memuaskan. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa penggunaan aplikasi Shopee sudah baik. Hal ini juga dapat ditunjukan dari minat pengguna terhadap aplikasi Shopee yang memberikan banyak tanggapan baik terhadap masing-masing variabel penelitian
Alat Pendeteksi Ketepatan Penggunaan Masker Berbasis Arduino Menggunakan Bahasa Pemrograman Python
In early March 2020, Indonesia experienced an outbreak of the virus known as Corona Disease 2019 or covid-19 and has been declared by the World Health Organization as a pandemic on March 9, 2020. To prevent the transmission of the virus, the use of masks is a solution that is considered effective and efficient enough to prevent the spread of the covid-19 virus. But the use of this mask is sometimes still an unusual thing among the public. Detection of the use of masks so far is only done manually through observation by officers and this has some limitations that cannot be done every time and every place. For this reason, researchers make a mask-using precision detection tool made using machine learning. Machine learning works to classify data in the form of images then matched with the image of the face that has been captured, after which the data is sent to arduino as an output. If the facial data is not masked then LCD, red LED and Buzzer will light up. This python program is able to detect mask wearers with an accuracy of 100% at a distance of 50 cm. These results indicate that the problem can be solved properly
Penerapan Model Waterfall Pada Rancang Bangun Sistem Informasi Pengelolaan Surat Keterangan Usaha
Kantor Desa Banjarwaru Kecamatan Ciawi merupakan Instansi pemerintah tingkat yang paling bawah, dimana Kantor Desa ini merupakan suatu instansi yang melakukan pendataan penduduk. Salah satu pelayanan yang diberikan yaitu membuatkan surat keterangan usaha bagi warga yang memiliki usaha. Masih berlakunya sistem manual pada pengelolaan Surat Keterangan Usaha sering terjadi kendala seperti salah input, data tidak sama, tidak ada arsip data yang telah di ajukan akibatnya sewaktu-waktu dicari datanya tidak ada dan banyak lagi kendalanya sehingga tidak efektif dan efisien. Dalam pengelolaan Surat Keterangan Usaha tersebut menggunakan file berbentuk MS.Word yag bisa saja sewaktu-waktu hilang karena kesalahan petugas kasi pelayanan atau kerusakan komputer. Penelitian ini menganalisa dan merancang sistem berbasis desktop, untuk mempermudah petugas pelayanan dalam pembuatan, penyimpanan, pencarian Surat Keterangan Usaha, dengan metode Waterfall sebagai pengembangan sistem, sedangkan metode pengumpulan datanya menggunakan metode interview dan studi pustaka. Sistem ini juga menggunakan pemodelan struktur data unified model languange(UML). Perangkat lunak pendukungnya xampp dan database mysql
Analisis Kualitas Layanan Website Bukalapak Terhadap Kepuasan Pengguna Menggunakan Metode Webqual 4.0
Pertumbuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang demikian pesat menjadikan website sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah perusahaan dalam hal kualitas layanan bagi pelanggan khususnya pada website Bukalapak.com. layanan yang baik menjadikan alasan konsumen lebih tertarik untuk berbelanja secara online, Dengan itu suatu website perlu diukur untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Dalam penelitian ini, kualitas website Bukalapak.com diukur dengan menggunakan metode Webqual 4.0. Webqual merupakan instrumen yang menilai kualitas suatu website. Responden dalam penelitian ini adalah pengguna website. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 45 responden. Data penelitian diperoleh dari hasil penyebaran kuisoner terhadap responden.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 24.0 for windows.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara simultan kualitas website berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Sedangkan secara parsial terdapat dua dimensi Webqual yaitu kualitas kegunaan (Usability) dan kualitas informasi (Information Quality) tidak mempengaruhi kepuasan pengguna secara signifikan. Dengan kata lain pada dimensi kualitas kegunaan (Usability) dan kualitas informasi (Information Quality) perlu ditingkatkan lagi
Web Usage Mining Guna Analisis Pola Akses Pengunjung Website dengan Association Rule
Pengaruh internet erat dengan kehidupan masyarakat, terutama dalam menyediakan kemudahan akses informasi melalui website. Website digunakan oleh lembaga pendidikan khususnya kampus sebagai media promosi, media informasi, publikasi, dan pengenalan profil kampus. Pemanfaatan website secara optimal dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung, sehingga kepercayaan dan citra positif terhadap kampus pun dapat meningkat. Penting bagi pengelola untuk memperhatikan juga meningkatkan kualitas website, salah satunya dengan menerapkan web usage mining. Web usage mining bermanfaat untuk menggali informasi yang didapatkan dari web, dengan memahami data aktivitas pengunjung agar dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan website. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta melakukan analisis pola akses pengunjung website Unsika dengan web usage mining menggunakan Association Rule. Algoritma yang digunakan adalah Modified Apriori dengan teknik hashing. Teknik hashing digunakan untuk mengurangi waktu pencarian dengan menyimpan data ke dalam array sebagai key dan value pada saat proses iterasi. Berdasarkan hasil penelitian, dengan nilai minimum support 2 dan minimum confidence 65%, rule yang terbentuk yaitu sebanyak 27 dengan nilai support tertinggi 2.20%, nilai confidence tertinggi adalah 100%, dan lift ratio tertinggi sebesar 91
Penilaian Kematangan Proses Keamanan Sistem Informasi Pendaftaran Pasien Menggunakan Framework Cobit 4.1
Pentingnya tata kelola sistem informasi rumah sakit terutama sistem informasi untuk pelayanan pasien, sehingga dapat membantu dalam pengelolaan data pasien serta membantu pasien terkait dengan pelayanan yang harus diperoleh pasien. Rumah Sakit XYZ sudah memiliki sistem informasi pengelolaan rumah sakit, salah satunya adalah sistem informasi untuk pengelolaan pendaftaran pasien, sistem informasi ini berjalan dengan baik, akan tetapi keamanan data dirasa kurang optimal, karena masih ditemukan beberapa pengguna sistem tidak peduli terhadap username dan passwordnya. Sehingga dibutuhkan model tata Kelola untuk menilai tingkat kematangan proses keamanan system. Sebuah framework yang bisa digunakan untuk menyusun tata kelola TI maupun melaksanakan audit TI yang telah diakui secara Internasional salah satunya adalah COBIT (Control Objectives for Information and related Technology). Penelitian ini menggunakan framework COBIT 4.1 untuk menilai kematangan Proses DS5-Ensure Systems Security. Penilaian dilakukan terhadap bagian pengelolaan data pasien yang terdiri dari Kepala Bagian IT, 2 staff IT, 12 orang yang bertugas di bagian pendaftaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kematangan keamanan sistem informasi pendaftaran saat ini (as-is) rata-rata berada pada level 3 yaitu defined process, untuk tingkat kematangan atribut tools and automation berada pada level 2, pada Control Objective DS5.1, DS5.2, DS5.3, DS5.4, DS5.8, DS5.9, DS5.10, DS5.11. Tingkat kematangan yang diharapkan pada tingkat kematangan 5. Sehingga masih ditemukan Gap, dibutuhkan rekomendasi perbaikan untuk Control Objective dan Atribut yang tingkat kematangannya paling rendah. Rekomendasi perbaikan dengan mengacu pada Cobit 4.1