SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Not a member yet
333 research outputs found
Sort by
Pengaturan Kecepatan Putaran Motor Listrik 3 Phasa Menggunakan Logika Fuzzy Tsukamoto pada Proses Penyaringan Minyak Goreng
Industri minyak goreng yang berasal dari minyak sawit mentah/CPO (Crude Palm Oil) berkembang dengan pesatnya dengan bertambahnya jumlah kebutuhan minyak goreng dalam negeri dan bertambahnya produksi bahan baku. Selain beberapa industri besar ada juga Industri mini minyak goreng salah satunya adalah Pabrik Mini minyak goreng Politeknik Kampar. Pabrik ini didirikan untuk menunjang proses belajar mengajar berbasis industri. Proses pembuatan minyak goreng dari minyak sawit mentah/CPO (Crude Palm Oil) secara garis besar terbagi menjadi dua bagian yaitu proses refining (pemurnian) dan fractionating (fraksionasi) atau pemisahan. Proses fraksionasi adalah proses membagi bahan baku menjadi 2 fraksi/bagian yaitu fraksi olein (minyak goreng) dan fraksi stearin (ampas). Pada pabrik mini minyak goreng Politeknik Kampar, proses fraksionasi menggunakan 1 unit motor listrik 3 phasa yang digunakan untuk mendorong bahan baku ke membran filter sehingga mendapatkan 2 fraksi yaitu olein dan stearin. Proses fraksionasi sangat menentukan kwalitas minyak goreng, sehingga proses ini banyak melibatkan operator. Untuk mengurangi kontribusi operator pada proses fraksionasi maka diterapkan logika Fuzzy Tsukamoto untuk mengatur kecepatan putaran motor listrik 3 phasa, dengan mempertimbangkan suhu dan campuran pada bahan bak
Optimasi Persediaan Sparepart Menggunakan Model Simulasi Monte Carlo
Perkembangan dunia industri yang begitu pesat dan ilmu pengetahuan yang begitu cepat, memunculkan banyak pelaku usaha menggunakan metode khusus untuk menjalankan usahanya untuk mendapatkan profit yang lebih banyak. Begitu juga halnya dengan pelaku usaha dari sektor bisnis penjualan sparepart yaitu AHASS CSC Arengka Pekanbaru belum menggunakan suatu metode khusus dalam menjalankan bisnisnya. Atas dasar itulah penulis mencoba menggunakan suatu metode kedalam usaha dari sektor bisnisnya yang dituangkan kedalam penelitian ini dengan menggunakan metode Monte Carlo. Metode tersebut dimodelkan dengan sebuah konsep simulasi yang didasarkan pada pencapaian keuntungan maximum berdasarkan permintaan per hari. Jenis sparepart yang dijadikan sebagai data dalam pengujiannya  adalah jenis sparepart yang banyak terjadi proses penjualannya antara lain AHM oil, busi, gigi tarek revo dan kampas rem belakang. Hasil yang diberikan dari sistem ini berupa simulasi yang dapat memproses perhitungan keuntungan maximum, rata-rata permintaan perhari dan juga stok perhari dengan cepat
Sistem Pakar untuk Memprediksi Jenis Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dengan Menggunakan Metode Forward Chaining (Studi Kasus di Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Sawahlunto)
AbstrakPenyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) merupakan merupakan salah satu persoalan yang penting yang ada di Negara Indonesia. Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial adalah perseorangan, keluarga, kelompok, dan/atau masyarakat yang karena suatu hambatan, kesulitan, atau gangguan, tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya, sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya baik jasmani, rohani, maupun sosial secara memadai dan wajar. Namun terkadang sering terjadi kesalahan dalam pendataan sehingga tidak tepat sasaran dalam pendataan dilapangan, sering terjadi kesalahan dalam pemberian bantuan, akibatnya angka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang ada di Indonesia tidak akan berkurang.Pada metode Forward Chaining ini dimana setiap Kriteria Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang ada dapat diidentifikasi  dan merupakan salah satu alternative untuk mengetahui jenis Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial berdasarkan kriteria yang ada.Â
Jaringan Syaraf Tiruan Peramalan Inventory Barang Habis Pakai Plastik Obat Menggunakan Algoritma Backpropagation
Jaringan syaraf adalah merupakan salah satu representasi buatan dari otak manusia yang selalu mencoba untuk mensimulasikan proses pembelajaran pada otak manusia tersebut. Dalam penelitian ini membahas  mengenai jaringan syaraf tiruan menggunakan metode algoritma backpropagation dalam peramalan inventory barang habis pakai di rumah sakit, karena persediaan barang habis pakai sangat mempengaruhi pelayanan terhadap pasien pada rumah sakit. Algoritma backpropagation pada jaringan syaraf tiruan dapat menyelesaikan masalah permalan, karena pola data dari peramalan adalah runtun waktu (time series). Backpropagation adalah metode penurunan gradient untuk meminimilkan kuadrat error keluaran. Hasil yang didapatkan adalah Jaringan Syaraf Tiruan dengan algoritma backpropagation dapat meramalkan inventory barang habis pakai pada bulan berikutnya
Jaringan Syaraf Tiruan Dengan Teknik Backpropagation Untuk Prediksi Standar Kelulusan Ujian Nasional Produktif Kompetensi Di Smk (Studi Kasus Di Smk Nasional Al Huda Pekanbaru)
Hasil Ujian Nasional Produktif Kompetensi sangat mempengaruhi total nilai Ujian Nasional. Penurunan nilai teori produktif berdampak siginifikan atas jumlah komulatif nilai ujian nasional. Salah satu teknik untuk mempredikasi Standar Ujian Nasional Produktif Kompetensi kelulusan adalah dengan metode jaringan saraf tiruan. Metode ini menggunakan prinsip kerja otak manusia yang terdiri dari neuron sebagai pemrosesan input untuk menghasilkan output berdasarkan bobot yang ada. Dengan methode Backpropagation ini dapat di peroleh tingkat RMSE (Root Mean Square Error) yang digunakan sebagai dasar pengayaan dan clustering kelas pada Smk Nasional Al Huda Pekanbaru. Â
Eksperimen Pengukuran Parameter RSSI dan Throughput Protokol ZigBee pada Perangkat XBee Seri 2
ZigBee adalah implementasi dari standar IEEE 802.15.4. XBee adalah perangkat keras yang menggunakan protokol ZigBee, salah satunya adalah XBee Seri 2. Pada penelitian ini dilakukan suatu eksperimen untuk mengukur parameter RSSI Receive Signal Strength Indicator) dan Throughput pada perangkat komunikasi XBee dengan protokol ZigBee. Pengukuran untuk parameter RSSI dilakukan dengan bantuan perangkat lunak XCTU, pengukuran parameter RSSI dilakukan berdasarkan tiga skenario yaitu dengan memberikan beban paket data kepada node sebesar 100, 250, hingga 500 paket data. Ukuran per paket data sebesar 84 Bytes, dimana ukuran tersebut adalah ukuran maksimum paket data yang dapat dikirimkan oleh perangkat XBee. Rata-rata RSSI pada semua skenario mencapai -41,6 dBm. Pengukuran parameter Throughput juga dilakukan dengan bantuan perangkat lunak XCTU dengan ukuran paket data 84 Bytes. Tetapi dengan jumlah paket data sebesar 500, 1000, hingga 2000 untuk setiap skenarionya. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata Throughput untuk semua skenario adalah sebesar 2,59 kbps
Jaringan Syaraf Tiruan untuk Memprediksi Prestasi Siswa Menggunakan Algoritma Backpropagation
Pemberian beasiswa sering tidak tepat di setiap sekolah menengah kejuruan karena waktu pemberian beasiswa tidak menentu dan tidak terjadwal sehingga tidak tepat sasaran pada siswa yang berprestasi. Sistem jaringan syaraf tiruan menggunakan metode algoritma backpropagation yang diterapkan dalam penelitian ini untuk memprediksi prestasi siswa, dan diharapkan dapat membantu memecahkan masalah emberian beasiswa terhadap siswa yang berprestasi. Dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan algoritma backpropagation prosess prediksi lebih cepat, akurat, minimalisir keselahan dan bisa menggunakan teknologi komputer. Serta mudah dalam pengembangannya. Semakin kecil tingkat ketelitian error yang digunakan maka akan semakin kecil penyimpangan hasil jaringan saraf tiruan dengan target yang di inginkan. Sistem jaringan syaraf tiruan ini diimplementasikan menggunakan matlab sebagai software pendukung
Penilaian Aspek Pengetahuan Kurikulum 2013 Berbasis Aplikasi .Net Framework 4.5
Upaya pemerintah dalam menjamin kualitas layanan pendidikan adalah dengan meluncurkan Kurikulum 2013 dan sistem penilaian yang komprehennsif sesuai dengan standar nasional pendidikan. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh tenaga pendidik saat ini adalah proses penilaian hasil belajar khususnya penilaian pada aspek pengetahuan. Tenaga pendidik dituntut untuk memetakan setiap Kompetensi Dasar (KD) dari Kompetensi Inti (KI-3) yang terdapat pada tiap tema dan sub tema muatan pelajaran. Selain harus menentukan nilai KKM untuk setiap KD, tenaga pendidik juga dituntut untuk merancang bentuk dan teknik penilaian yang akan digunakan setiap minggunya. Berdasarkan hasil pengelolaan nilai tersebut, tenaga pendidik juga harus menentukan muatan pelajaran yang perlu di remedi atau pengayaan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi penilaian Kurikulum 2013 pada aspek pengetahuan menggunakan .net framework 4.5. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Design Science Research Method (DSRM), dan teknik analisa menggunakan model Unified Model Language (UML). Dengan adanya aplikasi ini tenaga pendidik dapat dengan mudah mengelola nilai pengetahuan peserta didik dan setiap minggu tenaga pendidik dapat menentukan peserta didik yang perlu di remedial dan muatan pelajaran yang perlu pengayaa
Pengembangan Model Perancangan dan Pemograman Sistem Informasi Berbasis Web
Setiap organisasi dalam berbagai bidang dalam melakukan aktivitas internal maupun exsternal dituntut untuk menggunakan sistem informasi yang bisa diakses oleh berbagai kalangan yang berkepentingan dengan organisasi tersebut. Setiap sistem infomasi yang dipakai selalu menggunakan database untuk penyimpanan data. Sistem informasi yang dirancang menggunakan database pada saat awal implementasi tidak tampak berpengaruh pada waktu diakses. Seiring dengan perkembangan, jumlah record data dan pengguna yang semakin banyak, kecepatan akses infomasi dari database yang sampai pada pengguna yang semakin lama semakin lambat, sangat mempengaruhi kinerja sebuah sistem infomasi yang berujung pada kredibilitas organisasi tersebut. Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan akses database sistem informasi seperti: hardware, software, infrastruktur jaringan, bandwith dan strategi dalam perancangan database serta logika dan syntax bahasa pemograman yang digunakan. Dari setiap faktor yang diatas perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan model ideal dalam perancangan sistem infomasi yang dapat diakses dengan cepat oleh pengguna terutama pada sisi pengembangan dan strategi pembuatan software dan program. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: menganalisis dan identifikasi kebutuhan (hardware, software, infrastruktur), syntax dan logika program, perancangan database, merancang model-model dan pengujian serta justifikasi dan publikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan rancangan ideal membangun sistem informasi yang lebih cepat dalam mengakses database sehingga bisa menjadi referensi bagi perancang dan pembuat sistem informasi yang menggunakan databas
Implementasi Electronic Assistant Pelayanan Konsumen Penjualan Produk Nissan PT. Wahana Meta Riau
Sebagai salah satu instansi perusahaan yang bergerak dibidang penjualan otomotif mobil, PT. Wahana Meta Riau berusaha dengan keras melakukan berbagai usaha demi melancarkan dan mengoptimalkan penjualannya di wilayah Provinsi Riau dan sekitarnya. Untuk mencapai target penjualan yang telah ditetapkan oleh pihak Nissan pusat, dimana target tersebut telah dievaluasi dan disesuaikan dengan market pasar, tingkat kebutuhan ekonomi dan sumber daya manusia yang ada. Dealer mobil Nissan yang terpusat di Pekanbaru, dalam memasarkan produknya menggunakan jasa sales, dimana sales ini merupakan ujung tombak dalam pemasarannya, namun kegiatan yang dilakukan masih ada kendala, yang disebabkan luasnya wilayah sehingga sulit untuk menyampaikan informasi terkait harga, spesifikasi dan promo-promo mobil Nissan terbaru di periode tertentu, sehingga berdampak kurang maksimalnya target penjualan. Dalam meningkatkan pelayanan terhadap konsumen untuk penjualan produk Nissan PT. Wahana Meta Riau perlu adanya sebuah sistem aplikasi yang dapat melayani konsumen dengan cepat dan mudah, yaitu menggunakan electronic assistant. Sistem electronic assistant ini untuk peningkatan kegiatan pelayanan terhadap konsumen tanpa batas waktu dan dapat diakses langsung oleh konsumen.