Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Not a member yet
    285 research outputs found

    Determinan Perubahan Anggaran Belanja Modal

    Full text link
    Abstract. This study aims at examining the determinants of capital spending rebudgeting in Indonesia local government. There are four independent variables in the study: local revenue (PAD), the remaining balance in the budget (SiLPA), the region size, and economic growth. Sample of the study consists of district/cities in Indonesia. There are 326 district/cities for 2 years (2012-2013) observations. Method? The result of the study shows that four independent variables: local revenue (PAD), the remaining balance in the budget (SiLPA), the region size, and economic growth positively affect capital spending rebudgeting in Indonesia local government. Therefore, the higher local revenue, the higher the remaining balance in the budget (SiLPA), the bigger size of local government and the higher economic growth will likely increase the capital spending rebudgeting.  Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perubahan anggaran belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Terdapat empat variabel independen dalam penelitian ini: pendapatan asli daerah (PAD), sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA), luas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi. Sampel penelitian ini terdiri dari kabupaten/kota di Indonesia. Ada 326 kabupaten/kota dari 2 tahun (2012-2013) pengamatan. Methodologi penelitian? Hasil penelitian menunjukan bahwa empat variabel independen: pendapatan asli daerah (PAD), sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA), luas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap perubahan anggaran belanja modal. Oleh karena itu semakin tinggi pendapatan asli daerah, semakin tinggi sisa lebih perhitungan anggaran, semakin luas wilayah pemerintah daerah dan semakin tinggi pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan meningkatkan perubahan anggaran belanja modal. Kata kunci :Belanja Modal; Pertumbuhan Ekonomi; PAD; Luas Wilayah; SiLPA

    THE EFFECT OF INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) ON FIRMS PERFORMANCE

    Full text link
    Abstract. The purpose of this study is to see trends on firms formance that have conducted IPOs and to see differences in firms formance seen from the ratio of profitability, leverage, liquidity, activity and growth. This study uses quantitative research by conducting a different test analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test and MANOVA test on financial statements of firms that conducted IPOs in 2014. Based on the results of testing, it can be seen that financial performance trends show an increase in terms of profitability, liquidity and growth ratios but there is a decrease in terms of liquidity and activity ratios. The results of the Wilcoxon Signed Ranks Test show that only the leverage and liquidity ratios appear to have differences before and after the IPO. While other ratios do not appear to have a significant difference even though there is an increase in value but the increase does not cause significant differences. MANOVA test results to see the effect of IPO on company performance are seen through profitability ratios, leverage, liquidity, activity and growth simultaneously, it is known that there are no significant differences in company performance after and before the IPO. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tren dari kinerja perusahaan yang telah melakukan IPO dan untuk melihat perbedaan dari kinerja perusahaan yang dilihat dari rasio profitabilitas, leverage, likuiditas, aktivitas perusahaan dan pertumbuhan perusahaan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan melakukan analisis uji beda memakai Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji MANOVA terhadap laporan keuangan dari 13 perusahaan yang melakukan IPO di tahun 2014. Berdasarkan hasil pengujian, dapat diketahui bahwa secara trend kinerja keuangan menunjukan adanya peningkatan pada segi rasio profitabilitas, likuiditas dan pertumbuhan tetapi adanya penurunan di segi rasio likuiditas dan aktivitas. Hasil Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan bahwa hanya rasio leverage dan likuiditas yang terlihat memiliki perbedaan pada saat sebelum dan sesudah IPO. Sedangkan rasio lainnya terlihat tidak memiliki perbedaan yang signifikan meskipun terdapat kenaikan nilai tetapi kenaikan tersebut tidak menyebabkan perbedaaan yang berarti.  Hasil uji MANOVA untuk melihat pengaruh IPO terhadap kinerja perusahaan yang dilihat melalui rasio profitabilitas, leverage, likuiditas, aktivitas dan pertumbuhan secara simultan, diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti pada kinerja perusahaan sesudah dan sebelum IPO.Kata kunci: Initial Public Offering (IPO), Kinerja Perusahaan, Rasio Aktivitas, Rasio Leverage, Rasio Likuiditas, Rasio Pertumbuhan, Rasio Profitabilitas.

    Pengaruh Due Professional Care dan Kompetensi Auditor Terhadap Kualitas Audit

    Full text link
    Abstract. This study aim to get empirical evidence of influence of due professional care and auditor competency to the quality of audit. The population of this research is auditor in Bandung that registered in IAPI. Sample is taken within the population by using non probability samplin technique. Primary data is taken by using questionnaire. This study use multiple linear regression as a data analysis technique. The result shows that there is a significinat relation between due professional care, auditor competency toward audit quality. Keywords. Due professional care, public accountant, auditor competency , quality of audit, IAPI.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh due professional care dan kompetensi auditor terhadap kualitas audit. Populasi dari penelitian ini adalah auditor di Bandung yang terdaftar di IAPI sedangkan sampel diambil dengan menggunakan teknik sampling non probabilitas. Multiple regresi dilakukan untuk mengolah data kuisioner. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan adanya pengaruh due professional care dan kompetensi auditor terhadap kualitas audit baik secara parsial maupun secara simultan.Kata kunci.  Due professional care, akuntan publik, kompetensi auditor, kualitas audit, IAPI.

    Penerapan Penganggaran Berbasis Kinerja Dalam Rangka Mewujudkan Good Financial Governance

    Full text link
    Abstract. Financial reform mandates the importance of good financial governance, one of which is performance budgeting. The performance budgeting system is very concerned about the relationship between funding (input) and performance (output). The root of the problem in this study is the inconsistency between budget realization (92.72%) and output achievements (75%) in the implementation of performance budgeting in the Indonesian Ministry of Industry. This study aims to analyze the root causes of the problem. The theory of New Public Management (NPM) is used to see whether performanc budgeting is in accordance with the characteristics of the NPM, as measured by budget realization compared to the output achievements. The research approach is qualitative with a single case study method at the Indonesian Ministry of Industry. The results of the study show (1) the budget does not focus on supporting outputs but is used for other activities; (2) the targets set is not on target.These results indicate that the implementation of performance budgeting in the central government, especially in the Indonesian Ministry of Industry, has not been maximized and there are still several obstacles that have not been able to improve good financial governance. Keywords. Performance budgeting; good financial governance; and new public management.Abstrak. Reformasi keuangan negara mengamanatkan pentingnya good financial governance, salah satunya adalah penganggaran berbasis kinerja. Sistem penganggaran berbasis kinerja sangat memperhatikan keterkaitan antara pendanaan (input) dengan kinerja (output). Akar permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya inkonsistensi antara realisasi anggaran (92,72%) dengan capaian output (75%) dalam penerapan penganggaran berbasis kinerja di Kementerian Perindustrian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab akar permasalahan. Teori New Public Management (NPM) digunakan untuk melihat apakah penerapan penganggaran berbasis kinerja telah sesuai dengan karakteristik NPM, yang diukur dari realisasi anggaran dibandingkan dengan capaian output. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan metode single case study di Kementerian Perindustrian. Hasil penelitian menunjukkan (1) anggaran tidak fokus mendukung output tetapi digunakan untuk kegiatan lainnya; (2) target yang ditetapkan tidak tepat sasaran.Hasil tersebut menunjukkan penerapan penganggaran berbasis kinerja di pemerintah pusat terutama di Kementerian Perindustrian belum maksimal dan masih terdapat beberapa kendala sehingga belum dapat meningkatkan good financial governance.Kata kunci.  Penganggaran Berbasis Kinerja; Tata Kelola Keuangan Pemerintah yang Baik; New Public Management

    Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Simpanan Pada Koperasi Syariah Bina Usaha Muhajirin (Bumi)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi berbasis komputer untuk Koperasi Syariah BUMi. Dengan penerapan Fintech, diharapkan pengelolaan koperasi dapat dilakukan secara digital dan terkontrol, serta pelayanan untuk anggota koperasi Syari’ah bisa lebih baik. Perancangan sistem dikembangkan dengan metode System Development Life Cycle, aktivitasnya meliputi perencanaan sistem, analisis sistem, desain konseptual, pemilihan sistem, desain terperinci, implementasi sistem dan pemeliharaan sistem sebagai prosedur multi tahap yang digunakan sebagai petunjuk dalam pengembangan sistem. Hasil penelitian ini dapat membantu Koperasi Syariah BUMi mendapatkan informasi yang akurat mengenai sistem Aplikasi simpanan pada Koperasi, memudahkan petugas koperasi melakukan proses pemasukan data dan penyampaian informasi simpanan secara cepat kepada anggota, dan mempunyai backup data yang terorganisir

    Pengaruh Faktor Keuangan Pemerintah Daerah terhadap Kualitas Internet Financial Reporting

    Full text link
    Abstract. Internet financial reporting (IFR) promotes transparency to maintain government-citizen relationship. Prior research has indicated that transparency in government depends on institutional and environmental factors. Nevertheless, those research shown heterogeneity results, so then academic researchers have difficulties to find out consistent conclusion. This research aims to identify financial factors which support local government IFR quality. We use 91 local governments in Indonesia as samples. Data was analyzed by multi regression and 5% significant level. Five independent variable were tested: liquidity, leverage, service level solvency (SLS) based on expenditure, SLS based on asset value, and financial dependence. Result shows that service level solvency as representation of local government ability to serve its citizen is significant to IFR quality. Keywords. Asset; Local Government Expenditure; Internet Financial Reporting; Local Government Dependency.Abstrak. Penyajian laporan keuangan di internet merupakan wujud upaya transparansi bagi pemerintah daerah. Beberapa hasil penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan transparansi keuangan pemerintah daerah didorong oleh faktor financialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor keuangan terhadap kualitas internet financial reporting (IFR) pada pemerintah daerah di Indonesia. Pada penelitian ini, IFR diukur menggunakan indeks kualitas IFR. Faktor keuangan yang diteliti mencakup likuiditas, leverage, service level solvency (SLS) berbasis nilai belanja, SLS berbasis aset, dan ketergantungan daerah. Sampel sebanyak 91 dan dianalisis menggunakan regresi berganda dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SLS berbasis belanja berpengaruh signifikan negatif dan SLS berbasis aset berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas IFR.

    Evaluasi Penerapan Strategi Antifraud dalam Mengelola Risiko Kecurangan pada PT X

    Full text link
    Abstract. This study aims to analyze the gap between the antifraud strategies that PT X have been implemented and the COSO Fraud Risk Management Guide framework. PT X is a manufacturing company engaged in providing liquid concrete and since its operating environment is in the construction sector makes it naturally exposed to a high risk of fraud. Some incidents of fraud such as theft of fuel by truck mixer drivers, cash theft by employees and misuse of company assets by marketing staff make PT X have to initiate proactive steps in mitigating fraud risk. This study uses a qualitative approach with a case study method. The data processed in this study is primary data obtained through interviews, observation and document studies. Based on the analysis, the strategies that PT X have taken to create antifraud working environment are such as making integrity as one of the company's main cultures, signing integrity pacts by employees and customers and processing all fraud cases independently by assigning investigations to company’s internal audit. Keywords. Antifraud strategy; Corporate Governance; Fraud.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesenjangan antara strategi antifraud yang telah diterapkan PT X dengan kerangka COSO Fraud Risk Management Guide. PT X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam penyediaan beton cair dimana lingkungan bisnis pada sektor konstruksi membuat PT X secara alamiah terpapar risiko fraud yang cukup tinggi. Beberapa kejadian fraud yang terjadi seperti pencurian solar oleh supir truk mixer, pencurian kas oleh karyawan dan penyalahgunaan aset perusahaan oleh staf pemasaran membuat PT X harus menginisiasi pengambilan langkah proaktif dalam memitigasi risiko fraud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang diolah dalam penelitian ini berupa data primer yang didapatkan melalui proses wawancara, observasi dan studi dokumen. Berdasarkan hasil analisa, langkah-langkah yang telah dilakukan oleh PT X untuk menciptakan lingkungan kerja antifraud diantaranya menjadikan kejujuran sebagai budaya utama perusahaan, penandatanganan pakta integritas oleh karyawan dan pelanggan serta memproses seluruh kasus fraud yang teridentifikasi secara independen dengan menugaskan investigasi kepada Satuan Audit Internal perusahaan

    Penerapan Struktur Hybrid Entities Perusahaan Multinasional

    Full text link
    Abstract. This study aims to evaluate how tax planning on hybrid entities schemes are applied in practice by multinational companies as well as patterns that the Indonesian tax authorities must watch out for regarding the scheme. Research problems arise because the use of hybrid entities schemes causes double deduction or no tax imposed in two or more jurisdictions involved. This is a problem because double deduction causes injustice in paying taxes. This study uses a case study approach with qualitative analysis and data collection through document studies and in-depth interviews with tax practitioners and tax authorities in Indonesia. The findings of this study are hybrid entities implemented by McDonalds Corporation with the use of complex group structures and taking advantage of differences in the domestic provisions of the countries involved. The pattern of using hybrid entities that the Indonesian tax authorities need to watch out for is the use of a form of Persekutuan Komanditer (CV) or Limited Partnerships.Keywords.  Commanditaire Vennootschap (CV); Hybrid Entities; Tax Planning; Transparent and Non Transparent Entities.Abstrak. Masalah penelitian muncul karena penggunaan skema hybrid entities menyebabkan terjadinya double deduction atau tidak dikenakannya pajak di dua atau lebih yurisdiksi yang terlibat. Hal ini menjadi masalah karena double deduction menyebabkan ketidakadilan dalam pembayaran pajak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi bagaimana perencanaan pajak atas skemahybrid entities diterapkan dalam praktik oleh perusahaan multinasional serta pola yang harus diwaspadai oleh otoritas pajak Indonesia terkait skema tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan analisis bersifat kualitatif serta pengumpulan data melalui studi dokumen dan wawancara mendalam dengan praktisi perpajakan dan otoritas pajak di Indonesia. Temuan dari penelitian ini adalah hybrid entities diterapkan oleh McDonalds Corporation dengan penggunaan struktur grup yang kompleks serta memanfaatkan perbedaan ketentuan domestik negara yang terlibat. Pola penggunaan hybrid entities yang perlu diwaspadai otoritas pajak Indonesia adalah penggunaan bentuk usaha CV atau persekutuan/perseroan komanditer.Kata kunci.  Commanditaire Vennootschap (CV); Entitas Transparan dan Non-Transparan; Hybrid Entities; Perencanaan Pajak

    Mood Investor, Cuaca, dan Pergerakan Return Pasar Saham

    Full text link
     Abstract. The empirical aspect of fully rational assumption in stock trading in the stock exchange is a living debate. The findings of the study that link investors' moods with the movement of stock market returns are one of the criticism of research behavioral finance towards the assumption of full rational behavior. This study aims to examine empirically the influence of weather factors on investor mood reflected in stock market returns on the Jakarta stock exchange. To test the effect of weather, this study measures extreme weather conditions both low and high state. The findings show that the temperature factor is the most significant weather factor affecting the mood of investors and driving stock returns in the Jakarta stock exchanges. Keywords. : Behavioural Finance; Mood; Stock Market Return; Weather. Abstrak. Aspek empirik dari asumsi rasionalitas penuh dalam perdagangan di bursa saham banyak digugat. Temuan penelitian yang mengkaitkan mood investor dengan pergerakan return pasar saham menjadi salah satu gugatan alur riset behavioral finance terhadap asumsi perilaku rasional penuh.  Penelitian ini bertujuan menguji secara empirik pengaruh faktor-faktor cuaca terhadap mood investor yang tercermin pada return pasar saham di bursa saham Jakarta. Untuk menguji pengaruh cuaca, penelitian ini mengukur kondisi cuaca ekstrim baik yang rendah maupun yang tinggi. Temuan menunjukkan faktor suhu merupakan faktor cuaca yang paling signifikan mempengaruhi mood investor dan menggerakkan return saham di bursa saham Jakarta

    The Nexus Between Risk and Investment Factors on Insurance Companies Profit in Indonesia

    Full text link
    Abstract. This study aims to analyze the nexus between risk factors and investment returns to the profits of insurance companies in Indonesia, using a quantitative approach. The population of this research is insurance companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sampling technique uses purposive sampling. The number of samples is 10 insurance companies. This study uses secondary data with the documentation method, and uses multiple linear regression analysis models. The results showed: risk based capital, underwriting, and investment returns had a significant positive effect on insurance profit, while the claim expense ratio had a significant negative effect on insurance profit. Keywords. Investment; Insurances;  Profit; Risk.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor risiko dan pengembalian investasi terhadap keuntungan perusahaan asuransi di Indonesia, menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel adalah 10 perusahaan asuransi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode dokumentasi, dan menggunakan model analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: risiko berbasis modal, underwriting, dan pengembalian investasi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap laba asuransi, sedangkan rasio biaya klaim memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap laba asuransi.Kata kunci.  Asuransi; Investasi; Laba; Resiko

    267

    full texts

    285

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇