InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan
Not a member yet
    304 research outputs found

    Komparasi Metode Simple Additive Weighting dan Weighted Product dengan Kombinasi Pembobotan Atribut Information Gain

    Full text link
    Pada penelitian ini menguji metode pengambilan keputusan dengan cara membandingkan metode lSimple lAdditive lWeighting (SAW) dengan lWeighted lProduct (WP) dalam hal proses pengambilan keputusan. Kemudian proses pembobotan atribut yaitu menggunakan perhitungan Information Gain untuk kedua metode tersebut. Data lyang ldigunakan lyaitu ldata lyang bersumber dari data mahasiswa aktif pada STIK-P Pembangunan Medan dalam seleksi penerima beasiswa. Data tersebut memiliki 70 data, 5 kriteria, 1 variable kelas. Hasil pembobotan atribut yang diperoleh dari perhitungan Information Gain yaitu IPK (C1) yaitu 0.361, Semester (C2) yaitu 0.029, lPenghasilan lOrang lTua (C3) yaitu 0.039, lTanggungan Orang lTua (C4) yaitu 0.012, dan Transportasi (C5) yaitu 0.027. Hasil dari pengujian dengan perhitungan metode SAW dan WP memiliki perbedaan dalam hasil perangkingan alternatif terbaik. Pada metode SAW menghasilkan A11 sebagai alternatif terbaik dengan waktu eksekusi program yaitu 0.05 detik. Sedangkan pada metode WP menghasilkan A27 sebagai alternatif terbaik dengan waktu eksekusi program yaitu 0.02 detik

    Komparasi Metode Elimination Et Choix Traduisant La Realite (Electre) dan K-NN Similarity dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Konsentrasi Jurusan Siswa SMK

    Full text link
    Penjurusan bidang oleh siswa SMK merupakan sesuatu yang penting karena hal tersebut akan menentukan masa depan siswa. Penentuan jurusan yang tepat merupakan salah satu isu yang harus dipecahkan, sehingga kesalahan dalam menentukan jurusan tidak sering terjadi. Variabel dalam menentukan jurusan disesuiakan dengan kemampuan akademik dan nilai tiap siswa, tujuan penjurusan ini yaitu agar siswa bisa terarah dalam menerima pelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki oleh siswa. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibangun sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan siswa SMK, metode yang digunakan adalah satu metode pengambilan keputusan multi kriteria berdasarkan pada konsep Outranking dengan menggunakan perbandingan berpasangan dari alternatif-alternatif berdasarkan setiap kriteria yang sesuai yaitu metode Elimination Et Choix Traduisant La Realite (Electre) dan metode KNN Similarity untuk membandingkan hasil kesesuaian jurusan untuk siswa. Hasil dari pengujian dari 2 metode tersebut menunjukan bahwa penggunaan KNN lebih baik dibanding electre terbukti bahwa KNN menghasilkan akurasi 75% dan presisi 66%, sedangkan penggunaan algoritma electre menghasilkan akurasi 75% dan presisi 50%

    Pengembangan Aplikasi Monitoring Armada Pengangkutan Sampah Di Kota Stabat dengan Teknologi GPS Berbasis Mobile

    Full text link
    Pemasalahan sampah menjadi masalah yang belum terselesaikan dengan baik. Dengan bertambahnya jumlah penduduk di suatu kota berbanding lurus dengan produksi sampah yang dihasilkan. Jika proses pengangkutan sampah tidak ditangani dengan baik maka akan menyebabkan penumpukan sampah pada Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang sudah disediakan. Untuk itu perlu dilakukan pengawasan dalam proses pengangkutan sampah dari TPS sampai dengan Tempat Pemerosesan Akhir (TPA). Pengelolaan sampah harus semakin diperhatikan karena berhubungan dengan kesehatan dan dampak kualitas lingkungan. Dengan semakin berkembangnya teknologi diperlukan adanya perubahan dan pengembangan terhadap proses pengangkutan sampah ke arah yang lebih baik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Aplikasi Monitoring Armada Pengangkutan Sampah dengan Teknologi GPS Berbasis Mobile menjadi pilihan agar sebuah sistem dapat di akses dimana saja. Dengan adanya Aplikasi monitoring armada pengangkutan sampah ini diharapkan dapat membantu armada pengangkut sampah dalam memberikan laporan tekait proses pengangkutan dan juga memudahkan instansi terkait dalam melakukan pengawasan proses pengangkutan sampah. Metodologi yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi monitoring armada pengangkutan sampah ini adalah metodologi waterfall dimana proses yang dilakukan dimulai dari pendefinisian requirement, design application, implementation sampai proses system testing, aplikasi yang akan dibangun berbasis mobile aplikasi dengan flatform android, yang memanfaatkan teknologi GPS (Global Position System) dan Google Map untuk memetakan rute perjalanan armada pengangkut sampa

    Rancang Bangun Sistem Kendali Smarthome Berbasis Elektrooculogram (EOG)

    Full text link
    Pada tahun 2010 telah ditemukan tiga puluh kelompok penyakit neuromusular atau gangguan syaraf. Penyakit syaraf ini bisa disebabkan karena penyakit diabetes, HIV, polio, stroke dan lain-lain. Pada tahun 2014 telah diteliti sebanyak rata-rata 0.05 sampai 9 atau (1-10) dalam seratus ribu populasi menderita penyakit gangguan syaraf pertahun. Penderita gangguan syaraf ini tidak bisa melakukan aktivitas oleh karena itu memerlukan alat bantu berupa tombol, joystick, keybord atau piranti interfase yang dapat membantu untuk melakukan aktivitas. Penelitian ini akan merancang bangung Sistem kendali smart home yang berbasis sinyal eletrooculogram yang dapat membantu aktivitas penderita gangguan saraf ataupun cacat sehingga dapat menyalakan lampu, kipas dan pintu dengan motor servo. Sensor yang digunakan dalam penelitian ini elektroda AgCl yang selanjutnya akan dikuatkan dengan penguat instrumentasi dan difilter. Kemudian sinyal tersebut akan di inputkan ke dalam Arduino yang akan mengendalikan output untuk menyalakan lampu, kipas angin dan motor servo. Hasil dari penelitian ini didapatkan penguatan instrumentasi untuk EOG sebesar 2010 kali dan frekuensi cut off low pass filter 16 Hz. Sinyal yang dihasilkan untuk bola mata melirik kekanan memiliki batas rata-rata tegangan= 2.13volt dan bola mata melirik kekiri batas rata-rata tegangan = 2.078 volt. Serta pengujian terhadap responden tiga orang memiliki nilai akurasi bola mata kekanan 80%, bola mata kekiri 82% dan bola mata normal 90%

    Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Pencari Kerja menggunakan TOPSIS (Studi Kasus: PT PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau)

    Full text link
    PT. PLN (Persero) in serving society requires quality human resources. Quality of employees in supporting the advancement of a company is very important, so that many companies are working to have quality qualified employees. One way to overcome these problems is by capturing prospective employees in accordance with the criteria desired by the company, it's just that many companies are often problematic in the process of filing and sorting because it is done manually, the result becomes not in accordance with the desired criteria of a prospective employee company. So it takes a decision support system (SPK) with the method of Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) for selection of employees who have several criteria such as the Endurance Test, Academic Test, Psych Test, Lab Test, And Interviews. Results can be concluded that the DSS employee acceptance using TOPSIS method produced a system that could provide the best applicant's recommendations in accordance with the criteria specifie

    Implementasi metode Naive Bayes Classifier pada Evaluasi Kepuasan Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring

    Full text link
    Dampak dari pandemic Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) salah satunya adalah kegiatan proses belajar dan mengajar yang dilakukan dengan secara Online. Pembelajaran secara daring bisa dilakukan dengan menggunakan piranti lunak masing masing. Smartphone, laptop, dan koneksi internet yang stabil menjadi hal yang sangat genting saat ini. Pembelajaran secara daring juga mengakibatkan proses belajar yang dialami mahasiswa menjadi kurang efektif dan efisien dikarenakan berbagai hal seperti perangkat yang kurang mendukung, koneksi internet yang kurang memadai khususnya di daerah perkampungan serta proses mengajar memaksa dosen dan mahasiswa harus belajar serba terdigitalisai. Hal ini juga tentu dirasakan mahasiswa pada Universitas Budi Darma. Naïve Bayes merupakan teknik prediksi berbasis probabilistik sederhana yang berdasar pada aturan bayes dengan asumsi independensi yang kuat. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah studi literatur yaitu mengumpulkan sampel data berupa keluhan atau aduan mahasiswa dalam bentuk kuesioner. Berdasarkan Hasil dari pengujian dengan menggunakan 97 responden training serta 12 responden testing menampilkan akurasi sebesar 83,33%. prediksi puas dan kenyataannya benar puas adalah 8 responden. Jumlah prediksi Tidak Puas dan kenyataannya benar puas adalah 0 responden. Jumlah prediksi Puas dan kenyataannya benar tidak puas adalah 2 responden. Jumlah prediksi puas dan kenyataannya benar tidak puas adalah 2 responden. Pada prediksi tidak puas class precision mempunyai nilai 50% sebaliknya prediksi puas mempunyai 100% serta class recall pada true tidak puas mempunyai nilai 50% sebaliknya class recall pada true puas mempunyai 100%

    Peningkatan Nilai Keanggotaan Model Segitiga Samakaki Pada Metode Mamdani Dengan Menggunakan Defuzzyfication Mean Of Maximum (MOM)

    Full text link
    Di dalam paper ini membahas serta menguji mengenai membandingkan dua model segitiga untuk menaikkan fungsi keanggotaannya. Pada model membership function segitiga samakaki terdapat nilai yang menurun dan sedangkan di dalam segitiga siku-siku ternyata tidak terdapat nilai yang turun. Berhitung dengan metode mamdani, hasil input output dengan model segitiga samakaki lebih rendah dari pada model segitiga siku-siku. Ini menyebabkan bahwa model segitiga siku-siku ternyata tak termiliki belahan sisi turun dan titik atas nilai keanggotaannya satu, serta batas pendekatan variabel setelahnya tak termiliki. Di defuzzyfication mean of maximum ternyata model segitiga siku-siku tak meningkatkan membership function

    Implementasi Mesin Penerjemah Statistik Pada Aplikasi Chatting Berbasis Android Dengan Moses Decoder

    Full text link
    Chatting adalah salah satu bentuk komunikasi yang umumnya dilakukan antara dua orang atau lebih secara langsung (realtime) yang memanfaatkan fasilitas jaringan (LAN atau internet). Keberagaman bahasa yang luar biasa dan keterbatasan manusia dalam menguasai berbagai macam bahasa dapat menghambat tersampainya pesan atau informasi pada aktivitas chatting. Karakteristik bahasa chatting adalah menggunakan bahasa yang tidak baku sehingga muncul banyak sekali variasi dalam penuturan satu bahasa bergantung pada kondisi orang yang menuturkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah aplikasi chatting berbasis android yang mampu memperbaiki bahasa chatting ke bahasa baku dan menerjemahkan bahasa tersebut menggunakan mesin penerjemah statistik Moses Decoder, sehingga dapat digunakan pada komunikasi teks antar pengguna bahasa yang berbeda. Metodologi penelitian yang dilakukan meliputi analisis permasalahan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian sistem. Pada penelitian ini dilakukan pra proses pesan bahasa Melayu Sambas chatting dan penerjemahan bahasa Melayu Sambas ke bahasa Indonesia. Pengujian pada penelitian ini berupa pengujian akurasi hasil pra proses HMM, akurasi hasil terjemahan mesin penerjemah Moses Decoder, dan pengujian fungsionalitas aplikasi. Hasil pengujian pra proses HMM memperoleh nilai tertinggi 0,9 (accuracy), 0,834 (precision), 0,829 (recall), dan 0,832 (f-measure). Hasil pengujian akurasi terjemahan mesin translasi dengan BLEU memperoleh nilai tertinggi 53,14% sedangkan oleh ahli bahasa memperoleh nilai 86,86% dan 87,71%. Hasil pengujian black box menunjukkan aplikasi dapat mengirim, menerima, memperbaiki dan menerjemahkan pesan. Secara keseluruhan penelitian dinilai berhasil dalam membuat sebuah aplikasi chatting berbasis android yang dapat memperbaiki bahasa chatting, mengimplementasikan mesin penerjemah statistik Moses Decoder dan dapat digunakan sebagai media komunikasi teks

    Comparative Analysis of Accuracy in Identifying Types of Glass

    Full text link
    To see whether the proposed research model is able to improve the performance of the classification of the Glass Type Identification data using the K-Nearest Neighbor (K-NN) method then the results will be compared with the C4.5 method and the Naïve Bayes method, a performance analysis of the methods will be carried out. The results are based on the results of the Confusion Matrix tabulation (two-class prediction. In this study, only three preprocessing processes were carried out. The first process is handling missing value. The missing value for attributes with numeric values is replaced by the mean (mean) value of the attributes in the same column. Meanwhile, the missing values for attributes with nominal values are replaced by the most likely values for the attributes in the same column. Then the second process is the handling of duplicated data. The data recorded were 214 data, the number of attributes was 9 attributes and the number of classes was 6 classes.The results of this study show that the highest accuracy value is in the C4.5 method with an accuracy of 73.45% with a value of K = 2 and an error rate of 26.55%, while the method with low accuracy is the KNN method. with an accuracy value of 61.95% and an error rate of 38.05%. Naïve Bayes has an accuracy of 63.33% and an error rate of 36.67. Therefore C4.5 is more effective than the two methods.

    Penerapan Metode Perancangan Virtual Reality: Tinjauan Literatur

    Full text link
    Virtual Reality (VR) merupakan teknologi visual yang menyajikan tampilan alam maya sehingga sama persis dengan dunia nyata yang disimulasikan oleh komputer. Pengembangan aplikasi VR telah banyak digunakan dalam berbagai bidang dan aspek pada kehidupan. Dalam perancangan VR membutuhkan skenario yang kompleks agar aplikasi yang dikembangkan mendapatkan hasil yang terbaik. Artikel ini menjelaskan tentang metode-metode yang dapat digunakan dalam perancangan aplikasi berbasis virtual environment atau virtual reality.Ada 3 metode yang dievaluasi, metode Kaur, metode VRID dan metode Polcar. Metode Kaur menekankan pada perancangan dengan fokuspada bagian interaksi terhadap pengguna dalam dunia virtual, metode VRID berfokus merancang bagian interface atau antarmuka pada dunia virtual, dan metode Polcar merencanakan keseluruhan aspek pada setiap bagian secara detail pada perancangan dunia virtual. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan ketiga metode tersebut dan kegunaandari masing-masing metode untuk membantu perancang dalam memilih metode yang tepat untuk membangun aplikasi VR

    291

    full texts

    304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇